Claim Missing Document
Check
Articles

Differentiated Learning Innovation in Elementary Schools: A Nvivo Analysis of Combined Strategies Alfurqan Alfurqan; Wirdati Wirdati; Rahmi Wiza; Zilham Usral; Ardi Satrial
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 6 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jet.v6i1.486

Abstract

Learning practices in elementary schools have not fully enhanced students' creativity. The diverse learning needs of students pose challenges in fostering creative and critical learners. Differentiated learning strategies aim to address these needs by adjusting content, processes, and products to match students' abilities and interests. This research explores differentiated learning as an innovation in elementary schools. A qualitative multiple case study design was employed to compare variations and similarities in differentiated learning practices across five selected schools. The schools were chosen based on criteria such as student population, teacher qualifications, and certification percentages. Thirty-two certified teachers with relevant qualifications participated as respondents. Data were analyzed using Nvivo 12 software through coding, categorization, matrix coding, and project mapping. The findings reveal that combined differentiated learning strategies effectively meet students' needs, talents, and interests. These strategies involve integrating varied learning resources and digital media within interactive learning communities. This study provides practical strategies for elementary teachers to enhance student creativity through diverse media and suitable learning environments. The findings support previous research on differentiated learning's role in developing creative, critical, and enthusiastic learners.
Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Guru TPQ Berantas Rendahnya Literasi al-Qur'an di Aur Duri, Surantih Kanus, Oktari; Halomoan , Halomoan; Rahmi Wiza; Rahmat Fauzi; Ahmad Saerozi; Nazwa Fitria Habibah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i4.1395

Abstract

Permasalahan utama di Kenagarian Aur Duri, Kecamatan Surantih, Pesisir Selatan, adalah rendahnya literasi al-Qur'an yang dipicu oleh kualitas pembelajaran TPQ yang belum memadai. Guru-guru TPQ masih menerapkan proses pembelajaran yang sederhana dan kurang efektif, tanpa didukung media, kurikulum, dan bahan ajar yang terstruktur. Secara empiris, kondisi ini terkonfirmasi dari asesmen awal yang menunjukkan bahwa 75% guru belum memiliki kompetensi mengajar yang layak dan diperparah oleh ketiadaan lembaga manajemen yang menaungi perkumpulan guru TPQ di nagari tersebut. Menanggapi permasalahan ini, Program pengabdian masyarakat ini menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Guru TPQ. Metode Kegiatan yang digunakan meliputi seminar, sesi praktik (simulasi mengajar), dan diskusi terfokus mengenai teknik pembelajaran al-Qur'an modern, penyusunan bahan ajar, serta perintisan struktur manajemen lembaga TPQ. Hasil dari kegiatan ini membuktikan peningkatan kompetensi guru secara signifikan. Peningkatan ini ditunjukkan dengan kenaikan rata-rata skor post-test sebesar 30 poin dan keberhasilan 90% peserta dalam menyusun rencana pembelajaran yang terstruktur. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta mengenai urgensi pembentukan lembaga manajemen TPQ. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa intervensi melalui pelatihan yang didukung data empiris merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kualitas guru dan manajemen lembaga TPQ, yang menjadi fondasi utama untuk memberantas rendahnya literasi al-Qur'an di Kenagarian Aur Duri secara berkelanjutan.
Implementasi Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah untuk Meningkatkan Kualitas Praktik Keagamaan di Nagari Harau Wiza, Rahmi; Wardefi, Riza; M. Yemmardotillah; Purwaningtyas, Dhita Ayomi; Putawa, Rilliandi Arindra; Alfurqan; Nurjanah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.16706

Abstract

Penurunan pengetahuan masyarakat dan rendahnya partisipasi remaja dalam penyelenggaraan jenazah menjadi perhatian penting di Nagari Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Banyak remaja enggan terlibat dalam praktik fardhu kifayah karena pemahaman yang terbatas, kurangnya proses kaderisasi, serta anggapan bahwa pengurusan jenazah hanya menjadi tanggung jawab kelompok orang dewasa tertentu. Kondisi ini mengancam keberlanjutan praktik keagamaan yang benar dan dapat mengurangi penghormatan serta kesucian jenazah. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi konseptual dan keterampilan praktis masyarakat dalam tata cara penyelenggaraan jenazah sekaligus mendorong lahirnya kader remaja yang baru. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi awal dengan pemangku kepentingan lokal, pelatihan teori terstruktur, demonstrasi praktik langsung, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, serta pendampingan berkelanjutan melalui platform komunikasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, kepercayaan diri, dan keterampilan peserta, di mana lebih dari 80% menunjukkan perkembangan terukur pada pemahaman teori maupun praktik simulasi. Secara kualitatif, kegiatan ini memperkuat kerja sama antargenerasi, meningkatkan motivasi remaja, serta memperbaiki kesiapan masyarakat dalam menghadapi situasi kematian. Secara keseluruhan, program ini mampu memperkuat kapasitas masyarakat dan mendukung keberlanjutan praktik penyelenggaraan jenazah sesuai tuntunan agama
Implementasi Ajaran Tarekat Naqsyabandiyah Yayasan Jabal Qubis dalam Membina Akhlak Jamaah Rasella, Rasella; Wiza, Rahmi
TSAQOFAH Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i3.5750

Abstract

The moral crisis currently afflicting society has become a serious concern in various aspects of life, including social, cultural, and spiritual dimensions. One approach believed to effectively address this crisis is through moral development based on Sufism teachings, particularly the tariqa (order). This article discusses the implementation of the Naqshbandi teachings of the Jabal Qubis Foundation in nurturing the morals of its congregants. The objective of this research is to understand how the implementation of the Naqshbandi teachings, particularly at the Naqshbandi surau (prayer house) of the Jabal Qubis Foundation, fosters the morals of congregants in Pasaman District. The method employed is qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The data sources for this research were obtained from eight informants, consisting of one mursyid (spiritual guide) and seven congregants of the Naqshbandi Foundation. The results of the study indicate that: 1) The application of the tariqa teachings consists of three stages: baiat (initiation), tawajuh (spiritual focus), and suluk (spiritual journey); 2) The challenges faced by the mursyid include the presence of unseen beings within congregants who feel discontent, while challenges from the congregants arise internally, such as laziness in doing good deeds, and externally, including ridicule from family, society, friends, as well as economic factors.
Pelaksanaan Kegiatan “Cinta Lingkungan” dalam Membentuk Karakter Peduli Lingkungan di SMP Negeri 4 Gunung Talang Islami, Yulvi; Wiza, Rahmi
TSAQOFAH Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i3.6019

Abstract

This study aims to describe the implementation of the "Cinta Lingkungan" (Love for the Environment) program at SMP Negeri 4 Gunung Talang as an effort to cultivate environmental awareness among students. A qualitative approach with a case study method was employed. Data sources included the principal, program supervisors, and both participating and non-participating students, supported by relevant documentation. The findings indicate that the implementation of the "Cinta Lingkungan" program involved the development of a regular schedule, various environmental activities such as school area cleaning and tree planting, and the utilization of the surrounding school environment as the activity site. Program evaluation was based on timing and types of activities conducted. However, supervisors faced several challenges, including students’ initial lack of awareness regarding the importance of environmental preservation and limited operational funding. These findings suggest that the "Cinta Lingkungan" extracurricular program can serve as a strategic means to instill environmental care values but requires sustained support from both the school and students to achieve optimal outcomes.
The Urgency of Linguistic Skills to Read Kitab Tafsir in Boarding Schools in Indonesia: Analysis of Students’ Learning Issue Namira, Silva; Wiza, Rahmi; Huda Binti Mohd Nadhir, Nazratul; Alhabib, Alhabib
International Journal of Islamic Studies Higher Education Vol. 2 No. 1 (2023): March
Publisher : Islamic Studies and Development Center in collaboration with Department of Islamic Education Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/insight.v2i1.140

Abstract

The study is aimed at investigating learners’ issues on reading kitab tafsir in boarding schools in Indonesia. This study employs the case study approach of the qualitative method. Data is collected through in-depth interviews with ten informants (teachers and learners) selected by using purposive sampling technique. The data is thematically analyzed by using interactive analysis technique of Miles & Huberman model of NVivo 12. The findings of the study reveal that there are nineteen learners’ linguistic issues to understand the kitab tafsir. All issues are grouped into four categories, namely: two issues are related to ashwat (phonology), six issues are connected to sharaf (morphology), six issues are about nahwu (syntax), and other five issues are related to dilalah (semantic). All issues revealed in the study are crucial to be solved to understand the kitab tafsir in boarding schools all over Indonesia. Thus, teachers should be creative to find interesting and innovative learning techniques so that reading the kitab tafsir is no longer an issue for learners. The nineteen issues are deeply and comprehensively analyzed and discussed in the article.
Living Hadith: Etika Makan dan Minum Mahasiswa Riza Wardefi; Muhammad Hidayat; Rahmi Wiza
Jurnal Kawakib Vol 6 No 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kwkib.v6i1.295

Abstract

This article is motivated by the differences in the eating and drinking practices of students with the hadith of the Prophet SAW. The problem in this study is to analyze the eating and drinking ethics of students at Padang State University (UNP). The object of this study is UNP students, on the grounds that the majority of students here are Muslim and have a strong Minangkabau culture with Islamic values. The concept of living hadith is a study of hadith that lives in society based on the hadith of the Prophet SAW. The research method used is a descriptive qualitative method based on a case study approach. The analysis of this study uses a SWOT analysis. The results of the study indicate that the eating and drinking practices of UNP students on campus are currently generally not in accordance with the ethical values ​​of eating and drinking in Islamic teachings.
Problematika Quick Response Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI Kelas XI di SMAN 1 2X11 Enam Lingkung Rani Salsabila; Rahmi Wiza
YASIN Vol 6 No 2 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i2.9467

Abstract

Although the issue of students’ quick response in Islamic Education (PAI) learning has received attention in various studies, research that specifically positions this phenomenon as a form of multidimensional student engagement remains limited. This study aims to describe the problems of students’ quick response, analyze the supporting and inhibiting factors, and identify teachers’ efforts to improve it. This study employed a qualitative approach with a descriptive qualitative design, involving 13 participants consisting of school personnel, teachers, and eleventh-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and were then analyzed using the interactive analysis of Miles and Huberman. The results showed that the problems of students’ quick response were characterized by slow responses, low participation, passive tendencies, and hesitation in answering. The supporting factors included interactive learning methods, engaging learning media, a conducive classroom atmosphere, and teacher motivation, whereas the inhibiting factors included low self-confidence, lack of understanding of the material, less varied methods, and a less supportive learning environment. These findings contribute to strengthening the concept of student engagement in Islamic Education (PAI) learning. This study concludes that improving students’ quick response requires interactive and innovative learning strategies, and also confirms the importance of optimizing active learning methods and utilizing digital media to improve learning quality.
Upaya Guru dalam Menanggulangi Kesulitan Siswa Menghafal al-Qur’an di SD IT Hasanah Kecamatan Pantai Cermin Selvi Tria Ananda; Rahmi Wiza
YASIN Vol 6 No 2 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i2.9484

Abstract

Although studies on teachers’ efforts to address students’ difficulties in memorizing the Al-Qur’an have been conducted previously, discussions that specifically highlight these efforts through structured evaluation remain limited. This study aims to examine the forms of students’ difficulties in memorizing the Al-Qur’an at SD IT Hasanah, Pantai Cermin Subdistrict, as well as the efforts made by teachers to address them through various forms of evaluation. This study used a qualitative method with a case study type. The data sources were obtained from informants selected through purposive sampling, and were supported by primary and secondary data. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation, and were then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model through the stages of data condensation, data display, and conclusion drawing. The results showed that students’ difficulties in memorizing the Al-Qur’an included low motivation, lack of seriousness, infrequent muraja’ah, and not yet optimal mastery of makharijul huruf and tajwid. In addressing these difficulties, teachers applied context, input, process, and outcome evaluation. These findings indicate that structured evaluation can be an effective way to improve students’ Al-Qur’an memorization ability, shape religious and disciplined character, and serve as a reference for teachers in carrying out tahfiz activities sustainably. This study emphasizes the importance of continuous evaluation in addressing students’ difficulties in memorizing the Al-Qur’an and opens opportunities for further research on the role of parents in assisting students’ memorization at home.
Pola Pembinaan Program Unggulan Kader Ulama dalam Membentuk Kompetensi Da’i Muda di Pondok Pesantren Islamic Center Muhammadiyah Kinali Ziyani; Rahmi Wiza
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7950

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pembinaan kader ulama untuk mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi keislaman dan kemampuan berdakwah. Pondok Pesantren Islamic Center Muhammadiyah Kinali menyelenggarakan program unggulan kader ulama sebagai sarana pembentukan kompetensi da’i muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pembinaan program unggulan kader ulama dalam membentuk kompetensi da’i muda serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pembinaan program unggulan kader ulama dilaksanakan secara terstruktur dan berkesinambungan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program pembinaan meliputi kegiatan tahfidz Al-Qur’an, kajian Islami, bahasa Arab, dan muhadharah dengan menerapkan metode keteladanan, pembiasaan, hafalan, nasihat, latihan/praktik, serta perhatian dan pemantauan perkembangan santri. Evaluasi dilakukan melalui penilaian perkembangan santri pada setiap kegiatan dan penilaian langsung dari masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan dan Madrasah Diniyah (Madin). Program ini bertujuan membentuk kompetensi da’i muda yang mencakup kemampuan menghafal Al-Qur’an, penguasaan keilmuan Islam, kemampuan bahasa Arab, dan keterampilan komunikasi. Faktor pendukung program meliputi minat santri, bakat dan potensi individu, lingkungan pesantren yang kondusif, serta sarana dan prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambatnya adalah rendahnya minat dan motivasi sebagian santri, perbedaan latar belakang dan karakter individu, kejenuhan dalam mengikuti program, serta keterbatasan strategi pembinaan yang kreatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa program unggulan kader ulama dapat menjadi model pembinaan yang efektif dalam membentuk kompetensi da’i muda.
Co-Authors Adlin Binti Wan Aminudin, Wan Sofea Afifah Febriani Al Ikhlas, Al Ikhlas Alfurqan Alfurqan Alfurqan Alfurqan, Alfurqan Alhabib Alhabib Alhabib, Alhabib Alqori Luthfi Amelia Fitri Amri Amir Amri Amir Antoni Antoni Ardi Satrial Atikah, Septina Aulia Hudamahya Bahar, Muchlis Bella Shantika Budi Santoso Wibowo Chaeroni, Ahmad Dani Ibrahim Deri Rizal Desmalinda Dewi, Juliana Candra Edi Saputra Febriani, Afifah Febriza, Zuhri Fitri, Dhea Syafrima Fitri, Malia Rahma Halomoan , Halomoan Hasikin, Nurul Huda Binti Mohd Nadhir, Nazratul Ibrahim, Anas Malik Illiyinna Rahmi Islami, Yulvi M Berian Purnama M. Yemmardotillah Mahagandi, Vici Okta Marlia Fadila Putri Miftahul Jannah MIFTAHUL JANNAH Mizia Eliska Muhammad Hidayat Namira, Silva Nazratul Huda Binti Mohd Nadhir Nazwa Fitria Habibah Nur Hapipa Siregar Nuraini Nuraini Nurjanah Oktari Kanus Purwaningtyas, Dhita Ayomi Putawa, Rilliandi Arindra Putri Ramadhan Putri, Anggi Revania Putri, Archi Armelya Putri, Vira Nahelma Rahma Indah Adisty Rahmat Fauzi Rahmatul Hasni Firsya Rama Sani Ramadhan, Putri Rani Salsabila Rasella, Rasella Raudhatur Rahmi Rezha Hermawati Maber Rika Efrita Rilliandi Arindra Putawa Riski Renaldi Riza Wardefi Riza Wardevi Rolima Tumanggor Saerozi, Ahmad Salem Al-Saedy, Ibrahim bin Sari, Siska Sentia Selvi Tria Ananda Seprian Saputra Silva Namira Siraj, Firdaus Sulaiman Sulaiman Susanti, Melia Syadza Alzahra Indraeni Syafei Syafei Syahputra, Eko Syuhood B. Kooria Tri Afrida Trisna Erdianti Nengsih Triyola, Sismi Vira Nahelma Putri Wan Sofea Adlin Binti Wan Aminudin Wardevi, Riza Wini Afriani Wirdati, Wirdati Yesi Gusmita Yola Lestari Zilham Usral Ziyani