Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi E-Government Berbasis Online Single Submission (OSS) Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Layanan Publik Digital Dewi, Risna; Priyanti, Helen; Aisyah, Ti; Hasyem, Muhammad
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i3.5340

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi e-government berbasis OSS dalam meningkatkan kualitas layanan publik digital di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program OSS telah diterapkan secara efektif, terutama dalam menyederhanakan prosedur perizinan bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Program ini meningkatkan efisiensi birokrasi, menghilangkan tumpang tindih regulasi, serta memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi. Sosialisasi yang awalnya dilakukan secara langsung kini beralih ke platform daring yang dikelola oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Kota Lhokseumawe. Namun, upaya monitoring dan evaluasi masih belum optimal. Secara keseluruhan, e-government berbasis OSS merupakan inisiatif strategis menuju layanan publik digital yang lebih efisien dan mudah diakses, meskipun masih diperlukan perbaikan dalam aspek pengawasan.
Peranan Komunikasi Keluarga Dalam Pencegahan Perkelahian Antar Remaja murtala, Murtala; Fitri, Dwi; Dewi, Risna; Alawi, Muh Fahrudin; Fachrurrazi, Sayed; Avisha, Cut Dinda
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i2.13581

Abstract

Perkelahian atau lazim dikenal dengan tawuran di Kota Lhokseumawe sudah sangat meresahkan. Setidaknya sudah beberapa kali terjadi di tahun 2023 ini tanpa sebab yang jelas, sehingga ketentraman kota menjadi terusik. Peran keluarga sangat sentral dalam pembentukan karakter anak. Komunikasi dalam keluarga yang baik merupakan salah satu kunci keharmonisan dalam berkeluarga sekaligus berpengaruh terhadap pembentukan dan perubahan perilaku, sikap, baik efek positif dan negative pada anak. Permasalahan yang muncul ke permukaan saat ini adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya berkomunikasi intens dengan sesama anggota keluarga. Sehingga tak jarang anak mencari solusinya sendiri diluar rumah, dibandingkan solusi dari keluarganya dalam setiap permasalahan sosial yang dia hadapi. Ada banyak faktor yang menyebabkan generasi muda salah pergaulan atau perilaku negative lainnya, yaitu minimnya komunikasi dalam keluarga. Selain faktor kesibukan orangtua, hal ini juga bisa disebabkan oleh pengabaian oleh para orangtua akan pentingnya komunikasi dalam keluarga. Gampong Blang Pulo sebagai mitra dalam pengabdian ini merupakan salah satu kampung yang berada dalam  lingkar kampus Unimal  di  Blang Panyang.  Jaraknya  yang berada  dalam radius 100 meter dari kampus Unimal menjadikannya sebagai desa lingkungan yang perlu diperhatikan pembangunannya. Keberadaan remaja di kampung ini sangat variatif karena banyaknya pendatang; mahasiswa yang menuntut ilmu di Unimal memilih pemondokan di kampung ini. Masyarakat Blang Pulo berasal dari kelas menengah kebawah, berpendidikan rendah, akses jalan desa dan sanitasi yang belum memadai menandakan sikon kampung yang belum maju. Tingkat pendidikan, sosial ekonomi warganya yang belum memadai, kemudian menjadi salah satu pemicu tawuran remaja yang pernah terjadi dikampung ini. Pengabdian penyuluhan komunikasi keluarga kali ini merupakan sebuah wujud dari komunikasi interpersonal, yang menyasar para orangtua untuk melek akan pentingnya sebuah komunikasi efektif dalam keluarga dengan membantu memberikan motivasi lewat penyuluhan akan serta membantu  mencerdasi potensi konflik pada anak yang menyebabkan tawuran.          Keyword:komunikasi keluarga, tawuran, konflik,
Pewarisan Tari Sampan di Sanggar Palito Nyalo Koto Panjang Kelurahan Limau Manis Kecamatan Pauh Kota Padang Provinsi Sumatera Barat Dewi, Risna; Mansyur, Herlinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membahas Pewarisan Tari Sampan Di Sanggar Palito Nyalo Koto Panjang Kelurahan Limau Manis Kecamatan Pauh Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. instrument penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrument pendukung seperti kamera dan alat tulis. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Tehnik pengumpulan data yaitu dengan cara studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah untuk menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pewarisan Tari Sampan di sanggar Palito Nyalo ini adalah sistem pewarisan terbuka dalam bentuk pelatihan yang diberikan kepada keluarga maupun masyarakat umum, yang terhimpun dalam sanggar Palito Nyalo. Kegiatan dalam bentuk pelatihan dengan proses rekrutment murid yaitu datang langsung mendaftar dan menyampaikan niat baik, serta bersungguh-sungguh untuk menjadi murid di sanggar Palito Nyalo. Adapun gerak- gerak dalam tari Sampan yaitu: (1) gerak maniliek ari, (2) gerak maangkek biduak, (3) gerak mandayuang, (4) gerak manurunan sauah/ jangkar, (5) gerak mamanciang, (6) gerak maelo panciang, (7) gerak dielo lauak, (8) gerak balik katapian/mandayuang, (9) gerak maangkek sampan ketika mau pulang. Namun demikian masih ada kendala dalam pewarisan ini dimana sang pelatih saat ini belum menemukan calon pewaris yang utuh dan sanggup untuk menjadi pewaris tari Sampan. Murid yang ada saat ini hanya tahap belajar secara fisik saja bukan sebagai penanggung jawab sebagai pewaris, yang nantinya juga diharapkan sebagai guru tari. Oleh karena itu fungsi sanggar Palito Nyalo lebih berfungsi sebagai sarana komunikasi dan ajang bergaul antara muda-mudi baik masyarakat pauh maupun masyarakat diluar pauh itu sendiri.
Sustainable Strategies for Urban Waste Management: Examining the Implementation of the ‘Broh Jeut Keu Peng’ Public Policy in Lhokseumawe City Dewi, Risna; Maisyura , Maisyura; Fitri, Dwi; Hanif, Amirul
Journal of Social and Policy Issues Volume 5, No 4 (2025) October - December
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v5i4.551

Abstract

This study examines strategies for sustainable urban waste management through the implementation of the “Broh Jeut Keu Peng” (Waste Becomes Money) policy in Lhokseumawe City. Introduced through Qanun No. 1 of 2015 on Waste Management, the policy aims to address persistent challenges, including inadequate infrastructure, low community participation, and weak stakeholder coordination. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews, field observations, and document analysis to explore how the policy is being translated into practice. The findings reveal that despite having strong legal legitimacy, the policy remains in its early implementation phase. Benchmarking activities, such as visits to Banyumas, an area known for its advanced waste management system, have been conducted, but concrete actions in Lhokseumawe are still limited. The policy outlines four strategic components: (1) educational efforts promoting the 3R concept and environmental awareness grounded in local culture; (2) technical and infrastructural improvements, including strengthened TPS facilities, transportation fleets, and area-based TPS3R development; (3) economic incentives through waste banks, compost production, and reward-and-punishment mechanisms; and (4) collaborative engagement involving government bodies, community leaders, religious figures, the informal sector, and private stakeholders. In conclusion, the “Broh Jeut Keu Peng” policy holds strong potential for sustainable waste management, but its success requires effective implementation, improved facilities, consistent public education, and coordinated multi-actor collaboration.