Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR KUALITAS BELAJAR ANAK AUTIS SDLB SUNAN KUDUS Shobirin, Muhammad; Sugiarti , Rini; Erlangga, Erwin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas belajar anak autis di Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Sunan Kudus. Dalam konteks ini, kami akan membahas tiga faktor utama: strategi pembelajaran, metode Applied Behavior Analysis (ABA), dan gaya belajar. Anak autis memiliki kebutuhan yang unik dalam proses pembelajaran, sehingga penting untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas belajar mereka. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis data dari berbagai sumber, termasuk wawancara dengan guru, serta pengamatan langsung di kelas, penelitian ini menemukan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang tepat, penggunaan metode ABA yang efektif, dan penyesuaian gaya belajar dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar anak autis. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pengajaran yang lebih baik di SDLB dan institusi pendidikan lainnya.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Di SMA Kesatrian 2 Semarang Purwanti, Anik; Erlangga, Erwin; Sugiarti, L. Rini
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i4.1767

Abstract

Dalam membantu anak meningkatkan prestasi belajarnya, para pendidik khususnya guru harus menciptakan iklim yang merangsang daya pikir dan keterampilan kreatif anak di sekolah. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa atau disebut faktor internal, dan faktor yang berasal dari luar diri siswa disebut faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika di kelas XI SMA 2 Kesatrian Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Metematika di kelas XI SMA 2 Kesatrian Semarang. Sampel berjumlah 60 Orang. penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data variabel bebas diambil dengan menggunakan angket dengan skala likert, sedangkan data variabel terikat dikumpulkan dari rapor pada semester genap. Data tersebut kemudian akan diuji prasyarat selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana melalui program statistik SPSS 23.0. Hasil Penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar berpengaruh atau mempunyai hubungan dengan prestasi belajar matematika siswa dan kontribusi motivasi belajar terhadap prestasi belajar sebesar 56,3%
Analisis Kuantitatif Terhadap Faktor Penentu Integritas Akademik Dosen Di Pendidikan Tinggi Indonesia Yudatama , Uky; Sugiarti, Rini; Erlangga, Erwin
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 9 No 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v9i1.4661

Abstract

Research on lecturers' academic integrity is still relatively limited, especially those that simultaneously examine organizational and individual factors in a single structural model. This study aims to analyze the factors influencing lecturers' academic integrity in Indonesia by placing organizational commitment as a mediating variable. The study used a quantitative approach with the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method on 63 lecturers in Indonesia. The results showed that ethical leadership significantly influenced organizational commitment (β = 0.311; p < 0.01). Workload negatively influenced lecturers' academic integrity (β = −0.183; p < 0.05). Meanwhile, ethical competence (β = 0.263; p < 0.05), incentives (β = 0.215; p < 0.05), and academic sanctions (β = 0.222; p < 0.05) had a significant positive effect on academic integrity. In contrast, organizational culture did not show a significant effect on academic integrity (β = −0.147; p > 0.05). In addition, organizational commitment had a strong influence on lecturers' academic integrity (β = 0.391; p < 0.01) and was proven to mediate the relationship between ethical leadership and academic integrity (indirect β = 0.122; p < 0.05). The R² value of 0.709 indicates that 70.9% of the variation in academic integrity can be explained by the research model. This research contributes to the development of academic integrity studies by integrating leadership, organizational, and individual factors in one PLS-SEM-based empirical model. Keywords: Academic Integrity; Ethical Leadership; Organizational Culture; Workload; Ethical Competence; Organizational Commitment
Individual counseling to argue in social media Erlangga, Erwin
COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy & Indonesian Counselor Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/002017023810

Abstract

The purpose of this study is to improve students' argumentation skills in social media. The subjects were 20 students who were divided into two groups: the control group consisting of 10 people and the experimental group consisting of 10 people. The technique used was an quasi experiment with 10 interventions using individualized counseling services to the control group and experimental group. Based on the quasi experimental results by giving counseling to 20 students 10 times and analyzed, students' argumentation skill level increased after individual counseling. Shown with change of skill level of argumentation before treatment (preliminary evaluation) and after (final evaluation) as much as 90 points and through test using test with significance level 5% show t count = 7.077> t table = 2,179. Based on the results of these calculations, show that the hypothesis mentions individual counseling affect students' argumentation skills can be accepted.