Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ETHNOMATHEMATICAL EXPLORATION OF THE TRADITIONAL FABRIC OF KARAWO GORONTALO IN RELATION TO THE CONCEPT OF TRANSFORMATION GEOMETRY Kobandaha, Putri Ekawaty; Arief, Ilham; Ibrahim, Nur Fadillah; A, Wikan Tiyasning
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 19 No 1 (2025): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol19iss1pp119-128

Abstract

This study aims to explore the ethnomathematics contained in the traditional fabric motifs of Karawo Gorontalo in relation to the concept of geometry transformation. This research is qualitative in ethnographic design. The subjects of this study were Karawo embroidery craftsmen with research locations in Karawo production houses, Ayula village, Tapa district, Bone Bolango regency, Gorontalo Province. Data collection techniques with observation, interviews, documentation studies, and literature studies are then analyzed using Spradley’s domain analysis method. The results showed that is an embroidery art that has been preserved since 1600 AD and continues to be preserved by Gorontalo women until now. Karawo also has a manufacturing process that includes slicing and plucking yarn, Mo-Karawo or embroidery, and the last stage is to make refinement. The Ethnomathematics of Karawo fabric embroidery patterns is the geometry of transformation, which is some motifs that can apply the concepts of translation, reflection, dilation, and rotation. This application shows a relationship and can explain the relationship between the concept of transformation geometry and Karawo and can also be illustrated in the Cartesian diagram.
HUBUNGAN PELAYANAN INFORMASI OBAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS CIPUTAT KOTA TANGERANG SELATAN Arief, Ilham; Hartono, Irwan; Dzakiyyah, Zulfa Hurriyatudz
Edu Masda Journal Vol 9, No 1 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i1.279

Abstract

                                     ABSTRACTPatients visiting the Ciputat Health Center are increasing. However, patients do not fully get maximum drug information services. Drug information services at the health center will continue to be improved in order to increase patient satisfaction. The purpose of this study was to determine the relationship between drug information services and patient satisfaction. The research method used is descriptive research method with quantitative approach and using cross sectional design. Data collection was done by distributing questionnaires with a Likert Scale. Sampling was carried out using purposive sampling method with the inclusion criteria of patients aged 12 years and over and patients who visited the Ciputat Health Center more than once. The total sample in this study was 362 respondents. Data analysis using a spearman rank correlation. The results of the analysis show that the P-Value is 0.000 <0.05, which means that there is a correlation between drug information services and patient satisfaction and has a moderate positive correlation with a correlation coefficient of 0.506. The conclusion correlation between drug information with patient satisfaction has moderate positive correlation.                                                  ABSTRAKPasien yang berkunjung ke Puskesmas Ciputat semakin meningkat. Namun, pasien tidak sepenuhnya mendapatkan layanan informasi obat yang maksimal. Pelayanan informasi obat di puskesmas akan terus ditingkatkan agar dapat meningkatkan kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pelayanan informasi obat dengan kepuasan pasien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan menyebarkan angket dengan skala Likert. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria inklusi pasien yang berusia 12 tahun ke atas dan pasien yang berobat ke Puskesmas Ciputat lebih dari satu kali. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 362 responden. Analisis data menggunakan korelasi rank spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa P-Value 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara pelayanan informasi obat dengan kepuasan pasien dan memiliki hubungan positif yang sedang dengan koefisien korelasi sebesar 0,506. Kesimpulan pelayanan informasi obat memiliki hubungan dengan tingkat kepuasan pasien dengan tingkat hubungan positif sedang .
PENANAMAN DAN PEMANFAATAN ALOE VERA MENJADI HANDSANITIZER BERSAMA RUMAH PANTI ASUHAN WISMA KARYA BAKTI Aulia, Gina; Pratiwi, Rita Dwi; Ismaya, Nurwulan Adi; Hasanah, Nur; Fahriati, Andriyani Rahmah; Arief, Ilham; Jaya, Fadly Putra; Ayuningtyas, Gita; Indah, Fenita Purnama Sari; Al-Hafiz, Mohammad
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v4i2.31185

Abstract

Aloe vera digunakan oleh semua negara di dunia sebagai obat dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Lidah buaya mengandung sekitar 75 kandungan aktif yang sudah teridentifikasi dan memiliki efek terapi. Kandungan polisakarida pada daun lidah buaya dihubungkan dengan aktivitas biologi lidah buaya, didukung efek sinergisme dari berbagai kandungan lain dalam tanaman. Daging buah lidah buaya telah digunakan secara luas pada produk komersial misalnya untuk produk makanan dan kosmetik. Tujuan  pengabdian masyarakat ini agar  masyarakat dapat mengetahui penanaman aloe vera dan pemanfaatan  alovera menjadi handsanitizer yang memiliki nilai jual. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh Panti Asuhan Wisma Karya Bakti tersebut merupakan aset yang potensial dalam upaya mengembangkan usaha pemanfaatan Aloe vera. Selain itu, Panti Asuhan Wisma Karya Bakti masih memiliki lahan yang luas untuk dimanfaatkan sebagai area pertanian Aloe vera. Jika usaha pemanfaatan Aloe vera ini berhasil diterapkan maka para pengurus maupun anak asuh yang berada di Panti Asuhan Wisma Karya Bakti akan merasakan manfaat yang besar dalam meningkatkan taraf perekonomian dan juga wawasan mengenai pertanian dan usaha mandiri. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan bahwa usaha pemanfaatan Aloe vera bisa membantu perekonomian warga sekitar dan membuka peluang untuk bekerjasama dengan pihak industri. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 8 tahapan pelaksanaan kegiatan kepada masyarakat. Tim pelaksana kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah dosen dan mahasiswa STIKes Widya Dharma Husada Tangerang.Kata Kunci : Aloe vera, Penanaman. Pemanfaatan, Hand sanitizer
Pengkajian Paket Kebutuhan Obat dan Alat Kesehatan di Ruang Bedah Rumah Sakit Immanuel Bandung Arief, Ilham; Endang Kumolosasi; Tomi Hendrayana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i6.98

Abstract

Banyaknya tindakan medis yang dilakukan di ruangan bedah Rumah Sakit membutuhkan perencanaan obat dan alat kesehatan yang efektif dan efisien dari Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui standar paket kebutuhan obat dan alat kesehatan di ruangan bedah Rumah Sakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pengambilan data retrospektif bulan Februari sampai dengan April tahun 2006. Hasil penelitian menunjukkan ada 3 (tiga) sub bedah yang dibuat paket kebutuhan obat dan alat kesehatan yaitu digestif, onkologi, dan obstetrik-ginekologi dan 19 kelompok tindakan bedah. Pada sub bedah digestif terdapat 8 paket kebutuhan yaitu tindakan bedah apendiktomi, herniorafi, debridemen, tonsilektomi, sirkumsisi, laparatomi illeus, hemoroidektomi, dan kolesistektomi; pada sub bedah onkologi terdapat 9 paket kebutuhan yaitu tindakan bedah ekstirpasi tumor, kuretase, laparatomi ovarial kista, ekstirpasi lipoma, insisi abses, ekstirpasi ganglion, ekstirpasi aterom, laparatomi mioma uteri, dan biopsi tumor;  serta pada sub bedah obstetrik-ginekologi terdapat 2 paket kebutuhan yaitu tindakan bedah seksio sesarea, dan histerektomi. Paket kebutuhan obat dan alat kesehatan yang umum dibutuhkan dalam satu kali pembedahan oleh ke-19 kelompok tindakan bedah tersebut meliputi obat-obatan seperti obat pramedikasi, anestesi, analgesik-antipiretik-anti-inflamasi, relaksan otot, antiemetik, antiseptik, dan pengganti cairan tubuh; dan alat kesehatan seperti benang bedah, semprit sekali pakai, pisau bedah, kateter, plester, dan sarung tangan.
A Systematic Framework for Understanding Doctoral Study Intentions Based on Theory of Planned Behaviour Arief, Ilham; Ardi Ardi; Fedrini, Sally
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Science and Education (JSE)
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v6i2.643

Abstract

Research capability and the teaching pipeline are seriously threatened by the global drop in the number of students pursuing PhD degrees. There is still a lack of consensus across disciplines and theoretical stances about the intricate decision-making process that shapes intentions for PhD study. The present systematic review aims to synthesize elements affecting doctorate study palns, focusing on the Theory of Planned Behaviour (TPB) and provide a thorough theoretical lens that allows to analyze this significant educational option. In accordance with PRISMA, 45 research articles that had been released between 2000 and 2023 and were accessible through four databases (Scoups, ERIC, PsycINFO, and Web of Science) were examined. Empirical investigations into factors influencing doctorate study plans among prospective or current master’s grads or students were taken into consideration while determining the selection requirements. The results suggest that the most crucial determinant of students’ intents to pursue a doctoral degree is their mindset regarding their motifs of pursuing a doctoral at academic institutions (attitudes towards doctorate’s studies), particularly their intrinsic desire and love for researching. The next most significant indicators are self-efficacy, money related issues, and a sense of behavioral control. Although subjective norms are important, their impact varies depending on the society. The three TPB constructs work together rather than against each other.