Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Modifikasi Mesin Pengupas Serabut Kelapa Bukhari; Leni, Desmarita; Ikbal; Fardinal; Sumiati, Ruzita
SURYA TEKNIKA Vol 9 No 2 (2022): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v9i2.4376

Abstract

Rancangan modifikasi mesin pengupas serabut kelapa ini dibuat untuk membantu proses pemisah serabut kelapa dari batok kelapa. Untuk mengupas serabut kelapa masih menggunakan proses manual dengan pisau yang membutuhkan tenaga serta banyak waktu kurang dari 1 jam untuk mengupas 10 buah kelapa. Rancang mesin pengupas serabut kelapa bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pengupasan serabut kelapa. Pada penguspasan 10 buah kelapa pengupasan waktu rata rata yang digunakan untuk mengupas satu buah kelapa berkisar 5-9 detik, sehingga menghemat waktu dan tenaga manusia. Pengupasan dilakukan menggunakan mesin dimana sistem pengoperasiannya menggunakan poros dan dibantu dengan pengerak motor. Motor bensin 6 hp yang menggerakan beberapa transmisi ,di antaranya menggerakan gearbox sampai menggerakan mata pisau,dalam pengujian alat pengupasan kelapa lebih tinggi kapasitasnya dibandingkan dengan pengupasan manual.
Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Islam: Tela’ah Pemikiran Muhammad Iqbal: Penelitian Ahmad Husein An Nury; M Satrio Wijaya; Bukhari; Nur Maulida Utari; Muhammad Syaifuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1017

Abstract

This paper examines Muhammad Iqbal's thoughts on Islamic education as a form of conceptual reconstruction of the education system that remains relevant for Muslims in facing the challenges of modernity. As a 20th-century Muslim philosopher and thinker, Iqbal emphasized the importance of holistic education, which integrates intellectual, spiritual, and social dimensions while rejecting the mechanistic and secular nature of colonial education models. At the core of Iqbal's educational philosophy lies the concept of khudi (individuality), which highlights self-development, freedom of thought, and the cultivation of a superior character. Through a library research approach, this study explores Iqbal’s educational principles, including individualism, the balance between physical and spiritual aspects, the role of intellect and intuition, creativity, and social education. The relevance of his ideas lies in their ability to offer a visionary and inclusive framework for Islamic education, aimed at shaping individuals with high integrity who can respond effectively to the dynamics of the times.
Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Aparatur Sipil Negara pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Armiwal; Bukhari; Ibrahim, Syafei
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2023)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v1i4.1109

Abstract

Pada dasarnya pengertian ASN telah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Dalam Undang-Undang tersebut dijelaskan bahwa ASN adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah. Aparatur Sipil Negara (ASN) kini memiliki Nilai-Nilai Dasar (Core Values) untuk menjadi pendorong atau penyemangat bagi seluruh ASN baik di tingkat pusat hingga daerah agar terus memiliki semangat dan kemampuan yang tinggi dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan berkualitas baik sebagai abdi negara maupun sebagai abdi masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimana Pelaksanaan Tugas Pokok Aparatur Sipil Negara pada Sekretariat DPR Aceh, 2) Bagaimana Fungsi Aparatur Sipil Negara Dalam menyelesaikan Tugas Kesekretariatan Pada Sekretariat DPR Aceh. Kegunaan Hasil Penelitian ini secara teoritis, Merupakan sumbangan peneliti dalam brain storming (curah pendapat) dan sebagai landasan berfikir bagi perkembangan Ilmu Administrasi Publik khususnya terhadap Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi Aparatur Sipil Negara pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh. Hasil Penelitian Terbatasnya Aktifitas ASN dalam menyelesaikan administrasi pada Sekretariat DPR Aceh, dikarenakan masih kurangnya pemahaman ASN sebagai tugas bantu kedewanan yang secara fungsi operasional tunduk kepada pimpinan dewan dan secara administratif tunduk kepada kepala daerah, Sekretaris Daerah Aceh.
Peran Mahkamah Syar’iyah Dalam Pembinaan Adat Istiadat: Landasan Hukum Dan Dampak Sosial Di Masyarakat Bukhari; Anwar
CONSTITUO : Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik Vol 2 No 2 (2023): CONSTITUO Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara Islam (Siyasah Syar'iyyah) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/constituo.v2i2.2574

Abstract

Tulisan ini membahas peran penting Mahkamah Syar’iyah dalam pembinaan adat istiadat serta implikasinya terhadap masyarakat. Melalui landasan hukum yang kuat, Mahkamah Syar’iyah memegang peranan utama dalam membentuk dan menjaga adat istiadat dalam masyarakat berbasis nilai-nilai Islam. Analisis ini mencakup landasan hukum yang digunakan oleh Mahkamah Syar’iyah dalam mengembangkan adat istiadat, menjelaskan peran lembaga tersebut dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi, serta mempertimbangkan dampak sosial yang timbul dari intervensi hukum dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Melalui tinjauan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai kontribusi Mahkamah Syar’iyah dalam membina adat istiadat dan bagaimana hal ini berdampak dalam kehidupan sosial masyarakat.
The Correlation of Social Support for Families with Hypertension in the Elderly in Gampong Baro, Peudada District, Bireuen Regency Bukhari; Roslaini
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 1 No 1 (2021): EDISI APRIL 2021
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v1i1.12

Abstract

The biggest hope of the elderly is going to spend live time happily, but most of them experience the opposite. They have to live with the unhappiness and causing the uncomfortable feeling inside. The aim of the research is to determine the correlation between social support and the incidence of hypertension in the elderly in Baro Village, Peudada District, Bireuen Regency. This is descriptive research, with a sample of 75 elderly and the sampling technique is taken by total sampling. The results showed that the average elderly experienced hypertension with the following causes, 51 (68.0%) hypertension caused by informational support, 55 elderly (73.3%) hypertension caused by assessment support, 52 elderly (69.3%) hypertension caused by instrumental support, 53 elderly (70.7%) hypertension caused by emotional support, 55 elderly (73.3%) caused by elderly hypertension. The cause of hypertension in the elderly in Gampong Baro is due to family support factors. It is suggested to families for paying more attention to things that cause hypertension in the elderly and provide support both in terms of information, instrumental, emotional, and social support.
The Relationship Between Employee Motivation and Work Discipline to the Nurse of the Mongeudong Public Health Center, Banda Sakti District, Lhokseumawe City Bukhari; Wawan Supandi
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 1 No 2 (2022): EDISI OKTOBER 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v1i2.47

Abstract

The IOM (United States Institute of Mediciene), in 2000 made a report "To Error is Human, Building to Safer Health System" which states that discipline carries out the work that has been set. The impact of a lack of discipline in work includes a lack of quality in service, while based on a report from New York it was found that 3.7% of unexpected events, 13.6% of them were of low quality. The incidence rate is not estimated with a range of 3.2 to 16.6% in hospitals in various countries, namely Australia, Denmark, England and the United States. Motivation is a desire, need, goal and drive, so it can be concluded that motivation is a condition that can encourage, move or activate and direct and channel a person's behavior that is directed at achieving a goal. Discipline is a force that grows and develops within the worker's body and causes the worker to voluntarily conform to decisions, rules, and high work values ​​and behavior. The research model used in this study is analytic observation, where the research model is cross sectional. The population in this study were all employees of the Mongeudong Public Health Center, Banda Sakti District, Lhokseumawe City, totaling 88 people. The side technique used is Total Sampling. Research instruments and measurement methods; Data collection researchers used a questionnaire that was tested for reliability and validity. By using the Chi Square test method, it was found that the P value = 0.002 <= 0.05, so H0 was rejected, or in other words there was a relationship between work motivation and employee discipline at the Mongeudong Health Center, Banda Sakti District, Lhokseumawe City.
THE RELATIONSHIP BETWEEN STUNTING AND STUDENT LEARNING ACHIEVEMENT IN ELEMENTARY SCHOOL/MINISTRY IN THE WORKING AREA OF LIGAN PUSKESMAS, ACEH JAYA DISTRICT Ambia Nurdin; Fauzan; Muhammad; Zamzami; Bukhari; Murtadhahadi; Mohd Isa T.Ibrahim; Mulyadi; Zahrul Fuadi; Mahyuddin
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 3 No. 1 (2023): January
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v3i1.592

Abstract

The incidence of stunting (short) under five is a major nutritional problem in all countries. Based on three years of nutritional status monitoring (PSG) data, stunting in Indonesia shows that stunting has the highest prevalence compared to other nutritional problems such as malnutrition, wasting, and obesity. This is due to the pregnancy process of mothers who experience malnutrition during pregnancy, low Early Breastfeeding Initiation (IMD), and inadequate provision of MP-ASI. This study aims to determine the relationship between stunting and student achievement in SD/MIN schools in the work area of ​​the Ligan Health Center, Aceh Jaya Regency. This study uses a type of quantitative research. The population of this study were all SD/MIN students in the working area of ​​the Ligan Health Center, Aceh Jaya Regency in 2022. The respondents used were students aged 7-12 years and had complete report cards. Researchers took samples using the consecutive sampling method. The samples obtained were 49 samples from different schools. This research was conducted in 3 schools in the working area of ​​SD/MIN Puskesmas Ligan, Aceh Jaya Regency. There were 18 children from SD 12, 15 children from SD 2 and 17 children from MIN 8. The statistical test analysis used the Chi-Square Test, while the student measurements used a meter, then plotted onto the CDC-2000 curve to see TB according to age. The research results obtained 49 students as respondents. The average respondent was found at the age of 7 years (30.6%), and the least was found at the age of 12 years (6%). The results of the analysis test showed that there was no significant relationship between stunting and learning achievement (0.452 > 0.05). Conclusion: There is no significant relationship between stunting and student achievement.
Efektifitas Batuk Efektif Terhadap Kemampuan Pengeluaran Sputum Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Rumah Sakit Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah: Tuberkulosis Paru Ikhsa ramadhan; Bukhari; Ubiet Junita Sari
Indonesia Vol 7 No 1 (2025): April
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian akibat Tuberculosis secara keseluruhan juga terbilang sangat tinggi,setidaknya 1,6 juta orang mati akibat tuberculosis, angka ini naik dari tahun sebelumnyayakni sekitar 1,3 juta orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas batuk efektif terhadap kemampuan pengeluaran sekret pada pasien Tuberkulosis Paru (TB Paru) di Rumah Sakit Umum Munyang Kute Kabupaten Bener Meriah. Jenis penelitian menggunakan desain penelitian quasi experimental designs, dengan perancangan One Group Pretest dan Posttest. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 4 Januari 2024 sampai dengan 27 Juni 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Tuberkulosis Paruselama bulan Januari 2024 yang berjumlah 69 orang. Teknik pengampilan sampel yaitu quota sampling yaitu berjumlah 30 responden. Di Uji dengan menggunakan uji paired ttest. Hasil diperoleh kemampuan pengeluaran sekret pada pasien TB sebelum melakukan batuk efektif yaitu tidak efektif sebanyak 28 responden (93,4%), kemampuan pengeluaran sekret pada pasien TB sesudah melakukan batuk efektif yaitu efektif sebanyak 19responden (63,3%), uji normalitas diperoleh nilai ρ kemampuan pengeluaran sekret pada pasien TB pre test (0,095) > α (0,05) dan post test (0,049) > α (0,05), maka data berdistribusi secara normal, rata-rata kemampuan pengeluaran sekret pada pasien TB sebelum melakukan batuk efektif adalah 68,53 (tidak efektif) dengan standar deviasi 1,543, sesudah diberi perlakukan menjadi 5,35 (efektif) dengan standar deviasi 1,100, nilai ρ (0,002) < α (0,05). Batuk efektif dapat mengeluarkan sputum. Diharapkan bagi responden agar dapat melakukan dan melatih terus latihan batuk efektif yang dapat membantunya untuk proses pengeluaran sputum serta pemulihan kembali.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK (TODDLER) DI DESA PULO GISA KECAMATAN GANDAPURA KABUPATEN BIREUEN Bukhari; Fatna, Nesa
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 5 No 1 (2026): EDISI APRIL 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v5i1.239

Abstract

Status gizi anak usia toddler sangat dipengaruhi oleh pola makan yang diberikan keluarga, meliputi frekuensi makan, jumlah makanan, dan variasi makanan. Pengetahuan keluarga yang baik mengenai pola makan sehat berperan penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak sesuai tahap pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga tentang pola makan dengan status gizi anak usia toddler di Desa Pulo Gisa Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 35 keluarga yang memiliki anak usia toddler dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan pola makan yang terdiri dari 16 pertanyaan mencakup frekuensi makan, jumlah makanan, dan variasi makanan, serta penilaian status gizi anak. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga memiliki pengetahuan tentang pola makan dalam kategori tinggi yaitu 54,3%. Pada subvariabel frekuensi makan dan jumlah makanan, masing-masing sebanyak 60% responden berada pada kategori tinggi, sedangkan pada subvariabel variasi makanan sebanyak 51,4% responden berada pada kategori tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan keluarga tentang pola makan dengan status gizi anak usia toddler dengan nilai p = 0,002. Selain itu, terdapat hubungan antara pengetahuan keluarga mengenai frekuensi makan dengan status gizi anak dengan nilai p = 0,005, jumlah makanan dengan nilai p = 0,002, dan variasi makanan dengan nilai p = 0,001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan keluarga tentang pola makan berhubungan dengan status gizi anak usia toddler. Diharapkan tenaga kesehatan, khususnya perawat komunitas dan keluarga, dapat meningkatkan penyuluhan serta promosi kesehatan tentang pola makan sehat untuk mendukung status gizi anak secara optimal.
Manhaj as Epistemological Foundation: Rethinking Da'wah Messages in Salafi Communities, West Sumatra Afandi, Yusuf; Bukhari; Andri Ashadi
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 9 No. 1 (2026): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/muharrik.v9i1.9619

Abstract

This article aims to identify and conceptualize the “manhaj” message as an epistemological category within Salafi da’wah practices in West Sumatra. This study is an extension of existing theories of da’wah messages, which have so far been limited to the aspects of 'aqidah, sharia, and akhlak, while the aspects that shape religious practice and the formation of a framework of thought in understanding religious teachings have not yet received attention from experts and academics in the field of da’wah. Using a qualitative exploratory-conceptual approach, the author collected data from various studies on Salafi da'wah in West Sumatra through interviews, observations, and documentation of various online and offline studies conducted by the Salafi da'wah community. This study found that the "manhaj" is one of the most important messages in Salafi da'wah activities. This message emphasizes following the Sunnah (ittiba` as-sunnah), rejecting innovation (bid'ah), issuing warnings (tahdzir), and reinforcing the authority of specific scholars as the primary reference in religious practice. This manhaj message not only serves as da'wah material in da'wah studies but also shapes an individual's way of thinking in understanding, practicing, and evaluating their religious practices. Thus, the manhaj message functions as the epistemological foundation of Salafi da'wah. This study concludes that the concept of "manhaj" is a significant category in the study of da'wah, expanding the analytical framework for da'wah messages from a normative to an epistemological dimension, and making a theoretical contribution to the development of da'wah studies in the contemporary era.