Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

KEMAMPUAN TECHNOLOGI PEDAGOGICAL AND CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) MAHASISWA CALON GURU PGSD MELALUI PRESENTASI DI KELAS Nurfidah, Nurfidah
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i4.2572

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bisa dijadikan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh calon guru. Untuk itu, tujuan penelitian ini mengetahui kemampuan Technologi Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) Mahasiswa Calon Guru PGSD melalui Presentasi di Kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari 53 mahasiswa, hanya 30 mahasiswa yang menjadi subjek penelitian di STKIP Harapan Bima yang mengikuti mata kuliah kajian bahasa Indonesia SD. Instrumen penilaian yang digunakan berupa lembar penilaian presentasi yang digunakan selama perkuliahan dan lembar observasi. Analisis dan observasi dilakukan difokuskan pada pengembangan kemampuan mahasiswa calon guru dalam Technologi Pedagogical And Content Knowledge (TPACK). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa calon guru dalam Technologi Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) tergolong cukup baik. TPACK merupakan salah satu jenis  pengetahuan baru yang harus dikuasai calon guru untuk dapat mengintegrasikan teknologi dengan baik dalam pembelajaran. Selain itu, TPACK telah menjadi kerangka kerja atau framework yang dapat digunakan untuk menganalisis pengetahuan guru terkait dengan integrasi teknologi dalam pembelajaran sesuai dengan perubahan zaman digital.
Revitalisasi Usaha Tembe Nggoli Masyarakat Desa Kaleo dalam Mewujudkan Ekonomi Kreatif dan Mengentas Kesenjangan Ekonomi Arwan, Arwan; Nurfidah, Nurfidah; Suryaningsih, Sri
Abdi Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v4i2.4680

Abstract

Permasalahan pokok pada kegiatan pengabdian ini adalah tidak maksimalnya hasil produksi kain tenun tembe nggoli dikarenakan bahan pokok yang mahal sehingga penenun susah mendatkannya. Selain itu, menejemen usaha mitra dan bentuk pemasaran yang dilakukan oleh mita tidak maksimal. Akibatnya harga hasil tenun masyarakat menjadi sangat murah. Kemudian permasalah lebel sebagai ciri khas produk tidak dimiliki oleh penenun dan mitra, sejauh ini lebel masih secara umum lewat swadaya masyarakat yang hanya dikenal dengan kai tenun tembe nggoli. Solusi permasalahan tersebu adalah; pertama, Meningkatkan hasil produksi dengan memberikan atau mengadakan bahan pokok berupa benang untuk menunjang kegiatan aktivitas menenun masyrakat. Dengan demikian jumlah produksi hasil tenun Tembe Nggoli bisa lebih dioptimalkan lagi dan memenuhi kebutuhan pasar; kedua, Mitra berinovasi dan memperluas jejaring usaha untuk memperluas pasar sehingga ada Checks and balances antara penenun dan mitra sebagai bentuk aktivitas usaha yang menguntungkan; ketiga, Mitra sebagai kelompok sasaran mempelajari dan memahami tentang membuat serta memiliki lebel sendiri sebagai ciri khas. Target luaran wajib di dalam kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat PKM ini adalah publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi sinta 1-6, publikasi lewat media massa elektronik online/bisa diakses, vidio pelaksanaan kegiatan akan dibagikan secara online/bisa diakses lewat chanel Youtube, dan tercapainya peningkatan pemberdayaan mitra. Selain itu, untuk luaran tambahannya adalah membuat buku referensi yang ber ISBN. Kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat (PKM) direncanakan akan dilaksanakan selama satu tahun kalender penelitian pada tahun 2022.
Strong Literacy, Great Village: Building Villages Through Literacy Culture in Bima Regency Nurfidah, Nurfidah; Oya, Abas; Suryaningsih, Sri
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.6035

Abstract

Desa Mandala merupakan salah satu desa terpencil dan sebagian besar masyarakatnya memiliki profesi sebagai petani. Masyarakat memandang bahwa gerakan untuk membudayakan literasi seakan-akan tidak ada hubungannya serta korelasi dengan pekerjaannya sehari-hari dan bahkan tidak ada sama sekali ketersediaan sarana infrastruktur penunjang literasi seperti tidak adanya perpustakaan desa maupun taman literasi. Pelaksanaan dan metode pengabdian kepada Masyarakat ini sebagai berikut: (1) Tahap Sosialisasi (2) Tahap seminar, (3) Tahap Penyuluhan dan terakhir (4) Tahap pengadaan taman literasi mandala. Berdasarkan hasil Pengabdian kepada Masyarakat, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga berimbas pada peningkatan keterampilan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini yang telah tercapai yaitu pelaksanaan sosialisasi, penyuluhan, dan seminar telah terlaksana untuk meningkatkan keberdayaan kesadaran dan kualitas SDM masyarakat Desa Mandala dan pengadaan taman literasi Mandala selesai dan telah dilakukan peresmian secara resmi.
Membangun Budaya Literasi Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Mandala Kecamatan Wera Nurfidah, Nurfidah; Rosdiyanti, Evi; Khairunnisah, Noni Antika
Abdi Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v4i2.6056

Abstract

Dalam mengembangkan literasi di pedesaan, terutama di Desa Mandala, penting untuk memahami dan menghormati nilai-nilai kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat desa. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana membangun budaya literasi yang berakar pada kearifan lokal di Desa Mandala. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada bulan April 2022. Metode yang digunakan mencakup pendampingan pengajaran, sosialisasi, dan pembinaan. Salah satu langkah awal adalah mengidentifikasi permasalahan literasi di desa mitra melalui kerjasama dengan Taman Baca Milik (TBM) setempat. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan membangun literasi berbasis kearifan lokal dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di desa, seperti rumah warga, alam terbuka, masjid, serta permainan tradisional. Penggunaan bahasa daerah juga diutamakan untuk memfasilitasi pemahaman dan komunikasi yang efektif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan motivasi anak-anak desa untuk belajar dan membaca buku di Taman Baca. Melalui pembinaan yang diberikan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), jumlah anak desa yang menggunakan fasilitas Taman Baca semakin meningkat. Dapat disimpulkan bahwa rendahnya tingkat literasi di pedesaan bukan disebabkan oleh kemalasan anak-anak, melainkan lebih kepada kurangnya pendampingan dan fasilitas pendukung. Dengan membangun literasi berbasis kearifan lokal dan melibatkan masyarakat serta memanfaatkan fasilitas yang ada, kita dapat meningkatkan literasi di pedesaan dan memperkuat hubungan antara pendidikan formal dan kearifan lokal yang ada di masyarakat.
Pelatihan Metode Pembelajaran bagi Guru SD dan SMP Se-Kecamatan Wera Kabupaten Bima Fauzi, Azra; Widia, Widia; Salahuddin, Muhammad; Nurfidah, Nurfidah; Hardyanti, Hardyanti; Khairunnisah, Noni Antika
Abdi Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v4i1.3573

Abstract

tujuan dari penelitian ini meningkatkan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran sehingga menghasilkan proses pembelajaran yang menarik dan membangun motivasi siswa dalam belajar. Materi pokok pelatihan pada kegiatan ini yaitu: (1) Metode Pembelajaran Jigsaw; (2) Metode pembelajaran Role Playing; (3) Metode Pembelajaran Maind Mapping; (4) Model Problem Based learning; (5) Model Contextual Teaching ang Learning. Hasil pengabdian ini dapat dilihat melalui kegiatan pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara dan tanya jawab serta pengamatan secara langsung selama kegiatan pengabdian pada masyarakat. Adapun hasil yang diperoleh selama kegiatan ini berlangsung yaitu dapat memberikan dampak sebagai berikut: (1) Meningkatnya pengetahuan dan pemhaman guru tentang penerapan model dan metode pembelajaran; (2) Meningkatnya keterampilan guru dalam menerapkan model dan metode pembelajaran. Adapun dalam pengabdian ini ada beberapa faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi hasil dari kegiatan.
Video-Based Learning Media Development Training (Learning Videos and Video Assignment Recordings) Flipped Learning Model For Teachers at SMAN 2 Madapangga Oya, Abas; Nurfidah, Nurfidah; Arwan, Arwan
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.6039

Abstract

Learning methods and media are very influential for successful learning. Many teachers at SMAN 2 Madapangga do not apply technology to participate in learning. Lack of skills in the use of technological devices to support the teaching and learning process. Lack of utilization of adequate school facilities and infrastructure to support the learning process. One of the efforts offered is to conduct training on the development of flipped learning model video-based learning media for teachers of SMAN 2 Madapangga. Training on the development of learning media based on learning videos and training on the application of assignments based on video task recordings. The aim of the dedication is to increase the potential of teachers in developing learning media based on learning videos and training in the application of assignments based on video task recordings with a flipped learning model approach. This program is carried out in three stages. The preparation stage is conducting initial observations and designing various conceptual and administrative matters. Implementation is a learning model training (flipped learning) and video-based learning media. Finally, the evaluation stage is evaluating the implementation of the beginner community service program. The training and mentoring programs for teachers at SMAN 2 Madapangga ran smoothly and achieved the set objectives. This is indicated by an increase in teacher understanding of the learning model (Flipped Learning) by 55%, an increase in skills in making learning media with MC. Power Point, Canva and KineMaster applications by 66%, and an increase in the ability to develop learning media by 77%.
Leadership Training for Inclusive Village Women Pranata, Andi; Ramdhani, Suci; Yasa, I Putu Buda; Al Farisi, Moh. Salman; Nurfidah, Nurfidah; Fandir, A.; Rahmatika, Qais Ainu; Auliya, Indana Zahratul
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v6i2.7814

Abstract

Inclusive Village Women's Leadership Training aims to increase women's leadership capacity at the village level with an approach based on gender equality and inclusive development. This training involved 40 female participants from various villages in diverse areas, with a focus on empowering women through strengthening knowledge and skills in leadership, decision making and managing village resources. The methods used in this training include theoretical lectures, participatory discussions, simulations and role playing, case studies, and field experiences, all of which are designed to hone participants' practical skills in facing leadership challenges in their villages. The results of the training implementation showed a significant increase in participants' understanding of the concepts of inclusive leadership, gender equality and women's empowerment. Post-training evaluations also showed that most participants felt more confident in taking on leadership roles and playing an active role in decision making in their villages. However, challenges in implementing this training include knowledge gaps between participants, limited access to technology in some villages, and the need to strengthen more specific material according to the local context. Overall, this training was successful in providing a strong foundation for women to lead inclusively, but requires ongoing monitoring to ensure effective implementation at the village level. 
Transformational Leadership in Academic Supervision: Implications for School Development Syahrir, Syahrir; Fandir, A.; Nurfidah, Nurfidah
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i1.8256

Abstract

This study explores the role of transformational leadership in academic supervision and its impact on school development. Using a qualitative approach with a case study design, this study focuses on principals, supervisors, and teachers involved in academic supervision. Data were obtained through in-depth interviews, observations, and literature studies. The study's results indicate that principals' transformational leadership creates a collaborative, innovative environment that supports continuous improvement in teaching quality. Principals who apply this leadership style play a role in forming a shared vision, providing positive feedback, and motivating teachers to improve teaching methods. The implications of this approach include increasing teacher competence and motivation, as well as creating a collaborative work culture in schools. This study suggests that schools implement transformational leadership in academic supervision to improve the overall quality of education
Bahasa Indonesia sebagai Alat Pemersatu Bangsa di Tengah Keberegaman Budaya Nurfidah, Nurfidah; Hijrah, Hijrah
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.8576

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keberagaman budaya, suku, dan bahasa daerah yang sangat kaya. Keberagaman ini dapat menjadi tantangan dalam menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa. Bahasa Indonesia, yang diresmikan sebagai bahasa negara, memegang peran penting sebagai alat pemersatu di tengah keragaman tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bahasa Indonesia dapat berfungsi sebagai penghubung antarwarga negara, serta peranannya dalam membangun identitas nasional yang inklusif. Melalui tinjauan literatur dan studi kasus, artikel ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol nasionalisme dan identitas bangsa. Dengan demikian, bahasa Indonesia tidak hanya menyatukan berbagai elemen budaya, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di tengah perbedaan yang ada.
Socialization of Academic Information System (SIKAD) as Transparency and Efficiency in Campus Services for Lombok Business Academy Students Khairunnisah, Noni Antika; Nurfidah, Nurfidah; Damayanti, Sri; Junaedi, Junaedi; Azim, Muhammad; Alwyah, Lila
Abdi Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i1.8708

Abstract

The development of information technology has driven the transformation of the academic administration service system in higher education towards a more efficient and transparent direction. The Academic Information System (SIKAD) is present as a digital solution in managing academic data, which includes information on grades, attendance, class schedules, and other administrative processes. However, the level of student understanding and utilization of this system still needs to be improved. This community service activity aims to socialize the use of SIKAD to Lombok Business Academy students in order to create a comprehensive understanding of the functions and benefits of the system in supporting accountable and efficient academic processes. The implementation method includes delivering materials, demonstrating system usage, direct practice, and evaluation through discussions and questionnaires. The results of the activity show that students gain a better understanding of the features of SIKAD and realize the importance of this system in supporting openness and effectiveness of academic services. With this socialization, it is hoped that there will be an increase in student participation and independence in accessing academic information digitally and in real-time. This activity is also the first step in supporting digital transformation in the higher education environment, especially in efforts to realize transparent and technology-based academic administration governance.