Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Cerita Bergambar terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Nurfidah, Nurfidah; Damayanti, Sri
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 4, No 1 (2025): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v4i1.8611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan cerita bergambar terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas 2 Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain pre-test dan post-test yang melibatkan dua kelompok siswa, yaitu kelompok eksperimen yang diajarkan menggunakan cerita bergambar dan kelompok kontrol yang diajarkan dengan pendekatan konvensional. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman membaca yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelompok eksperimen yang menggunakan cerita bergambar. Skor rata-rata post-test kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Peningkatan kemampuan membaca pemahaman ini terlihat pada kemampuan siswa dalam memahami teks, membuat inferensi, dan menarik kesimpulan dari cerita yang dibaca. Cerita bergambar tidak hanya membantu siswa memahami isi cerita, tetapi juga meningkatkan minat dan motivasi mereka dalam membaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan cerita bergambar dapat menjadi metode yang efektif dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas 2 Sekolah Dasar. Oleh karena itu, pendidik disarankan untuk memanfaatkan media cerita bergambar dalam proses pembelajaran untuk mendukung perkembangan literasi siswa, khususnya pada tahap awal pembelajaran membaca.  
Kajian Pragmatik Percakapan Dosen Dan Mahasiswa Pada Mata Kuliah Pragmatik Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Stkip Harapan Bima Yani, Muhammad; Nurfidah, Nurfidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan (1) tindak tutur yang digunakan dalam percakapan Dosen dan Mahasiswa pada mata kuliah Pragmatik; dan (2) maksud yang terkandung di balik percakapan Dosen dan Mahasiswa pada mata kuliah Pragmatik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Teknik analisis dilakukan dengan teknik mengalir. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Dosen dan Mahasiswa menggunakan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam pembelajaran; (2) maksud-maksud yang terkandung di balik tuturan Dosen dan Mahasiswa, antara lain: untuk menyuruh, memotivasi, mengklarifikasi, menguatkan, menghipakr, dan menyimpulkan. Dengan demikian, percakapan Dosen dan Mahasiswa menggunakan tindak tutur langsung dan tidak langsung pada Mata Kuliah Pragmatik Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Harapan Bima.
Philosophy Of Education In The Perspective Of Ecophenomenology: A New Approach To Sustainable Education Nurfidah, Nurfidah; Fandir, A.; Rosdiyanti, Evi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i3.9081

Abstract

This study explores the contribution of ecophenomenology in the philosophy of education to support sustainable education. By integrating the principle of the interconnectedness of humans and nature, direct experience through environmental- based learning, and critical reflection, this approach is able to increase students' ecological awareness and ethical responsibility. The results of the study indicate that ecophenomenology-based education can be an important tool in social transformation, although it still faces obstacles such as limited resources and policies. However, opportunities through green technology and environmentally friendly policies provide hope for building an education system that is more relevant and responsive to ecological challenges. This study emphasizes the importance of synergy between education, policy, and innovation to create a generation that is able to face global sustainability challenges holistically and sustainably.
Moral Value-Based Lecturer Spiritual Leadership Model In Improving Students' Emotional Intelligence Fandir, A.; Nurfidah, Nurfidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 2 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i2.8822

Abstract

This study explores the role of spiritual leadership based on moral values applied by lecturers in improving students' emotional intelligence. By prioritising values such as integrity, honesty, empathy, and exemplary behaviour, lecturers function not only as academic educators but also as moral role models who shape students' character. This study shows that spiritual leadership creates a harmonious, supportive academic environment that focuses on students' moral and emotional development, which ultimately affects their academic achievement, social skills, and critical thinking skills. The study was conducted through a qualitative approach in a higher education environment, using in-depth interviews, FGDs, and observations. The results confirm that this leadership model has a positive impact on the development of students' emotional intelligence, which is very relevant to their academic success and professional lives. The study recommends that educational institutions support lecturers through spiritual leadership training and emotional intelligence development, as well as integrating moral activities such as ethical discussions and community service programs to strengthen students' character.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA STKIP HARAPAN BIMA Nurfidah, Nurfidah; Rosdiyanti, Evi; Khairunnisah, Noni Antika
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3246

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode Problem Based Learning, aktivitas belajar, dan hasil belajar mahasiswa pendidikan bahasa dan sastra dalam mengikuti mata kuliah keterampilan menulis menggunakan metode Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa program studi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di STKIP Harapan Bima. Dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti menggunakan strategi dengan model siklus. Setiap siklus memiliki empat tahap, yaitu perencanaan (planning), tindakan(acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Tahap-tahap tersebut dapat dilanjutkan ke siklus berikutnya secara berulang sampai permasalahan yang dihadapi dapat teratasi/terpecahkan. Data penelitian yang dikumpulkan berupa informasi tentang aktivitas dan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran khususnya matakuliah Keterampilan Menulis. Data diperoleh dari (1) Hasil observasi keaktifan mahasiswa selama proses perkuliahan; (2) Hasil evaluasi pretest pada awal siklus I dan posttest di akhir siklus; (3) Dokumentasi penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis yakni analisis kualitatif meliputi pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan dan analisis kuantitatif ditujukan untuk mengetahui jumlah keseluruhan skor total pretest dan posttest mahasiswa. Teknik analisis data kuantitatif yang digunakan untuk menganalisis berupa test untuk menentukan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil pre-test, post-tes I dan post-test II yang dilakukan serta membandingkannya pada setiap siklus dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dalam mata kuliah Keterampilan Menulis dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor aktivitas mahasiswa pada siklus I adalah 64,2 persen dan mengalami peningkatan rata-rata pada siklus II menjadi 69,6 persen, sedangkan untuk hasil belajar mahasiswa pada siklus I memiliki rerata sebesar 78,6 dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 87,9. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan untuk menerapkan model PBL sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa.
PENERAPAN PENILAIAN AUTENTIK GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT BERBASIS PROYEK DI SMA, SMK, DAN MA DI KECAMATAN WERA Nurfidah, Nurfidah; Rostati, Rostati; Yani, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i4.3969

Abstract

Kurikulum 2013, sebagai kurikulum yang berbasis pada kompetensi, semua kegiatan pembelajaran diarahkan pada pencapaian kompetensi pada ketiga ranah, yaitu ranah sikap, ranah, pengetahuan, dan ranah keterampilan. Guru masih mengalami kendala-kendala dalam pelaksanaan penilaian autentik yaitu keterbatasan waktu, peserta didik, dan banyaknya rubrik penilaian. Penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa indonesia berbasis teks perlu ditinjau secara komprehensif, khususnya penerapan dalam proses pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek. Oleh karena itu, yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran adalah sejauh mana capaian hasil belajar peserta didik (subjek-belajar). Berdasarkan hal itu pula, tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan penerapan penilaian autentik guru bahasa Indonesia SMA, SMK, dan MA di Kecamatan Wera dalam pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek. Terkait dengan penelitian ini belum dilakukan oleh para peneliti dan belum ada hasil survei khususnya di Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengamati subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang ada. Lokasi penelitian ini pada SMAN 1 Wera dan SMKN 1 Wera dan MA Al-Faqih Wera, responden penelitian ini berjumlah lima belas responden diantaranya satu orang wakil kepala sekolah/wakil kurikulum, dua orang guru bahasa indonesia dan dua orang peserta didik masing-masing sekolah. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian di SMAN 1 Wera, SMKN 1 Wera dan MA Al-Fakih Wera bahwa guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek yakni melakukan persiapan sebelum pelaksanaan penilaian autentik. Persiapan yang dilakukan yaitu dengan menyusun RPP, silabus, promes, prota, dan KKM selain itu juga membuat kisi-kisi berdasarkan standar kompetensi inti (KI) dan kompetensi standar (KD) menentukan tujuan tes, indikator, soal, dan penskoran yang digunakan penilaian yang dilakukan yaitu penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan pada setiap tahapan yakni pemodelan, kerjasama, dan kerja mandiri. Pelaksanaan penilaian autentik dilakukan secara menyeluruh dari mulai perencanaan pembelajaran sampai pelaporan proses pembelajaran. Sebagai keunggulan dari kurikulum 2013 penilaian autentik merupakan penilaian dari semua aspek. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan bahwa telah melakukan perencanaan sebelum melaksanakan penilaian berdasarkan kisi-kisi yang telah disiapkan di dalam RPP sebagai acuan pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang lebih terarah dan efektif. Penilaian autentik guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek yakni melalui aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan dengan tahapan pembelajaran pemodelan, kerjasama dan kerja mandiri melalui aspek kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.  Berdasarkan data yang didapat melalui wawancara dari responden terkait, serta hasil dari dokumentasi, dan hasil analisis dari observasi. Membuktikan bahwa guru- guru dalam melakukan pelaporan penilaian autentik khususnya dalam pembelajaran menulis teks anekdot berbasis proyek, dari ranah penilaian pengetahuan dalam teknis tes tulis, tes lisan, penugasan, dan penilaian keterampilan menggunakan teknik kinerja dan proyek. Secara keseluruhan penerapan penilaian autentik dapat melatih guru khususnya guru bahasa Indonesia karena penilaian autentik dapat mendorong kreativitas peserta didik, terutama dalam pembelajaran menulis teks berbasis proyek.
Teacher And Students’ Perception Towards The Use Of Speaking Board Games In Online English-Speaking Lesson In Senior High School Yani, Muhammad; Nurfidah, Nurfidah; Khairunnisah, Noni Antika
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i4.6100

Abstract

Speaking board games is one of the strategies used in English learning process in order to improve students' speaking skills, however, during the coronavirus disease (COVID 19), these speaking board games were applied using online classroom. In learning process, the used speaking board games in online classroom, the teacher can apply speaking board games strategies to improve students' speaking skills. This research aims to know the teacher and students’ perception in English learning the use speaking board games in online classroom. This research used a qualitative descriptive, the conducted in-dept interview with the teacher and four students. The results of this research show a positive response when using speaking board games strategy in online classroom. In applying the speaking board games strategy in online classroom, the teacher and 4 students get the benefits. The teacher has the advantage of increasing student creativity. Furthermore, the students also get the benefit of helping to improve their speaking skills, get to learn via the internet, and get a new knowledge. However, the teacher and students also experience some difficulties when used speaking board games strategy in online classroom. The concern experienced by the teacher is internet connection, and it is difficult to control students, students' understanding. In addition, students' difficulties include internet connection, knowledge of technology, and student preparation.
SCIENTIFIC WRITING ABILITY IN STUDENTS INDONESIAN LANGUAGE AND LITERATURE EDUCATION nurfidah, nurfidah; Rosdiyanti, Evi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i1.2921

Abstract

Writing scientific papers, students often have difficulty mastering vocabulary and grammar. Difficulty in getting ideas or ideas has always been an obstacle, even though in writing a scientific paper the author is required to have ideas or ideas as well as adequate vocabulary and relate to the theme that will be raised in writing. This study aims to describe the ability to write scientific papers in students of the Indonesian language and literature study program STKIP Harapan Bima. The type of research used descriptive qualitative. The samples used in this study were 11 students of the third semester of the Indonesian Language and Literature Education Study Program. The data collection techniques through interview, observation, and documentation of students work. Data analysis is the process of systematically searching and compiling data sequences, data obtained from interviews, field notes, and documentation, by organizing data into categories, describing them into units, synthesizing, arranging into patterns, and choosing which ones are important. What will be studied, and then make conclusions so that they are easily understood by themselves and others. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the ability to write scientific papers toward students of the Indonesian Language and Literature Education study program STKIP Harapan Bima were declared unable.
KONTRIBUSI MAHASISWA PRAKTIK KERJA LAPANGAN JURUSAN ILMU PERPUSTAKAAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR DALAM PENATAAN ULANG PERPUSTAKAAN MTSN 1 KOTA MAKASSAR Nurfidah, Nurfidah; Magfira, Magfira; Bahtiar, Armita; Syahrini, Syahrini; Muthiah, Chaerun; Marni, Marni; Umar, Touku; Abidin, Saenal
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 05 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi mahasiswa jurusan ilmu perpustakaan UIN Alauddin Makassar dalam kegiatan penataan ulang koleksi dan tata ruang perpustakaan MTsN 1 Kota Makassar, melalui penerapan teori dan keterampilan praktis yang diperoleh selama perkuliahan. Metode yang digunakan adalah metode pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan partisipatif dan deskriptif kualitatif. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dan melibatkan mahasiswa secara langsung dalam berbagai aktivitas teknis dan manajerial perpustakaa. P elaksanaan pengabdian meliputi kegiatan inventarisasi koleksi, pemberian nomor klasifikasi DDC, penulisan nomor induk, pelabelan, penataan rak buku, serta digitalisasi data koleksi melalui aplikasi SLIMS. Mahasiswa juga berperan dalam mengidentifikasi koleksi yang rusak, dan membantu merapikan tata ruang. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas dan waktu pelaksaan, kegiatan ini berhasil meningkatkan efesiensi tata koleksi serta memperkuat keterampilan mahasiswa dalam bidang katalogisasi, klasifikasi, dan manajemen informasi. Secara keseluruhan, hasil kegiatan menunjukkan bahwa program PKL ini berkontribusi signifikan terhadap optimalisasi layanan perpustakaan sekolah serta berfungsi sebagai media pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori dengan praktek lapangan.
Implementation of Flipped Learning Based on Video Learning to Improve English Speaking Ability Oya, Abas Oya; Nurfidah, Nurfidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 4 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i4.6178

Abstract

The video-based learning model is an effective and enjoyable learning concept for students against laziness in learning and understanding material from writing/textbooks. The use of learning videos will make it easier to understand when delivering lecture material. This learning video was designed directly by researchers based on the material in each lecture. Learning using videos with the application of flipped learning will be very suitable and helpful for the conditions of STKIP Harapan Bima students in learning English. The aim of the research is to improve students' English speaking abilities through video-based learning in a flipped learning approach. This research is Research and Development (R & D) research by adopting the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model. The methodology used is a mix method (a combination of qualitative and quantitative methods). The instrument used in data collection was a questionnaire which was processed through a validity test. This video-based learning supports the success of the flipped classroom for the Non-English PGSD Study Program because it involves several learning characteristics (a) student-centered learning, (b) an ecosystem to generate learning motivation, and (d) contextual learning experiences.