Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN SISWA SLTA DI PURBALINGGA Rakhma Nugraheni; Nanang Martono; Elis Puspitasari
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.294 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i3.3810

Abstract

Artikel ini menjelaskan hubungan status sosial ekonomi keluarga dan tingkat kedisiplinan siswa SLTA di Purbalingga Jawa Tengah. Tujuan artikel ini adalah menjelaskan hubungan status sosial ekonomi orang tua dengan tingkat kedisiplinan siswa SLTA di Purbalingga. Penelitian ini dilakukan di SMA dan SMK di Purbalingga menggunakan metode survei dengan teknik sampel acak sederhana sejumlah 271 responden. Metode pengolahan data menggunakan uji korelasi tau kendal. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat hubungan negatif status sosial ekonomi keluarga dengan tingkat kedisiplinan dengan nilai korelasi sebesar -0,007 dan nilai signifikansi 0,912. Artinya, tingkat kedisiplinan siswa dari kelas atas cenderung lebih rendah daripada siswa dari kelas bawah. Nilai hubungan antarvariabel yang sangat rendah (0,007) menunjukkan bahwa status sosial ekonomi keluarga tidak menjadi faktor utama penentu kedisiplinan siswa. Ada banyak faktor lain yang menentukan kedisiplinan siswa, seperti: teman sebaya, motivasi diri, dan lingkungan sekolah. Teman sebaya menjadi salah satu agen sosialisasi di luar keluarga yang dapat memengaruhi seseorang untuk bertindak. Selain itu motivasi yang datang dari diri sendiri juga dapat memengaruhi bagaimana kedisiplinan individu tersebut apakah memiliki motivasi diri untuk disiplin atau justru tidak memiliki motivasi dan cenderung malas. Lingkungan sekolah sebagai agen sosialisasi selain keluarga juga turut membentuk kedisiplinan siswa melalui peraturan yang ada.
BIAS KELAS DALAM VIDEO PEMBELAJARAN TV EDUKASI KEMENDIKBUD Siti Murtafiah; Nanang Martono; Tri Rini Widyastuti
Jurnal Education and Development Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1144.048 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i1.4315

Abstract

Televisi sebagai media massa populer yang dikonsumsi masyarakat dari berbagai kalangan, seringkali lebih mengakomodasi budaya kelas dominan (kelas atas). Hal ini ditunjukkan melalui berbagai program TV mulai dari sinetron, film, komedi, talk show, reality show, hingga iklan, yang sering menampilkan simbol status kelas atas. Peran TV Edukasi (TVE) sebagai salah satu media pendidikan menjadi penting untuk untuk mengenalkan nilai-nilai budaya dari kelas atas maupun kelas bawah. TVE tentu diharapkan mampu menyajikan tayangan yang dapat mengakomodasi nilai-nilai budaya semua lapisan masyarakat secara seimbang. Namun, dalam realita yang terjadi bisa saja tidak demikian. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasikan keberadaan bias kelas dalam program Belajar Dari Rumah (BDR) di TVE Kemendikbud serta menggambarkan budaya kelas atas dan kelas bawah yang disosialisasikan pada program tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar simbol status yang disosialisasikan pada tayangan BDR adalah simbol kelas atas. Hal ini mengindikasikan adanya bias kelas atas dalam tayangan tersebut. Melalui sosialisasi yang didominasi kelas atas, kelas bawah dipaksa mempelajari budaya yang berbeda dengan budayanya sendiri. Inilah yang kemudian disebut sebagai kekerasan simbolik. Mekanisme ini terlihat jelas dari proporsi budaya kelas atas yang lebih banyak disosialisasikan daripada kelas bawah.
KEMISKINAN, PENDIDIKAN, DAN AKSES LAYANAN KESEHATAN DI INDONESIA Haura Sabitta Zikra Loen; Sabita Alya Siti Azahra; Herni Yulianti; Olivia Nur Fatimah; Permata Indah Sari; Ishfa Nur Azizah; Adinda Triani Rahma Putri; Nanang Martono
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i2.5650

Abstract

Health issues are still a major problem all over the world. Health issues include the quality of health services and issues of social inequality in the provision of health facilities. Some people who suffer from health complaints have difficulty accessing health care, one of them on the outpatient health facility. The availability of health care facilities affects people's decision to do treatment when they are get sick. The study aims to analyze factors that influence the population's decision not to take medication when ill, such as: poverty levels, education levels, and the number of health facilities. This research uses methods of quantitative secondary data analysis. Data obtained from BPS in 2023. Data analyzed using product moment correlation calculations. The variables analyzed are the percentage of the population that has health complaints and does not take medication (Y); the percent of the poor population (X1); the level of education (X2); the proportion of the number of health facilities (X3). Based on the results of the study, the ratio of the percentage of the poor population with the main reason not taking medication because there are no transportation costs is significant. The ratio between the percentage of the poor population with the main reason not taking medication because there is no transportation facilities is significant. The ratio between elementary school GER with the main reason not taking medication because there are no transportation costs is significant. The ratio between the percentage of the number of health facilities with the main reason not taking medication because due to long waiting times for sevices.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Achsan, Ibnu Adinda Triani Rahma Putri Agung Kurniawan Agung Kurniawan Aldri Frinaldi Alfiana Meyla Putri Amalia Nur Ramadhani Apriliani, Adelia Apriyanti, Siti Arif Darmawan Arlina, Dyah Nur Aurellia, Alya Nisa' Ayuningsih, Iis Baharuddin, Nalfaridas Elis Puspitasari Elis Puspitasari Elsa Novi Pravitriani endang Dwi Sulistyoningsih, endang Dwi Fatimah, Olivia Nur Febrianti, Laetare Clara Febryanti, Mirna FX Wardiyono Wardiyono Gandarukmi, Mijil Sekar Hadiraharjo, Muhamad Dwidyandra Handika, Pamungkas Haura Sabitta Zikra Loen Hepi Nursela Herni Yulianti Imam Santosa Indratno, Geisella Purnamaputri Insannia, Rumaisha Cahaya Ishfa Nur Azizah Isnania, Rahma Izah, Nafa Kintan Putri Salsabiil Kusuma, Andhika Raka Kusuma, Lisa Dwijaya L. Lisnawati Laila Sabrina Layli Triana Lestari, Soetji Lisnawati Lisnawati Maharani, Aulia Putri Manziz, Ilham Marlinah, Titi Maulida, Maliha Binta Mawarni, Gina Putri Mentari, Tania Ridi Putri Mintarti Mintarti Mintarti Mintarti, Mintarti Nabilla Khansa Naura Nabilla Khansa Naura Nafa Izah Nafis, Aulia Hakqi Naura, Nabilla Khansa Niken Paramarti Dasuki Noviana, Zein Kharisma Yogi Nugraheni, Rakhma Nurhikmah, Nazilah Nurokhmah, Wulan Nurrokhmah, Wulan Nurul Hidayati Olivia Nur Fatimah Pamekas, Anggraitha Widya Cahyaningrum Pangesti, Shinta Maulidya Permata Indah Sari Permatasari, Sri Metaria Pingkan Zahra Azizah Prasetyoningsih, Tri Wahyu Setiawan Pravitriani, Elsa Novi Primadata, Ankarlina Pandu Putri, Adinda Triani Rahma Putri, Amanda Nurmala Radite, Nabila Dian Rahayu, Retno Sri Rahma Isnania Rakhma Nugraheni Ratna Dewi Ratna Dewi Rinaningsih Rinaningsih Riyanti, Salwa Sabita Alya Siti Azahra Sabrina, Laila Safitri, Annisa Aulia Salma, Nisrina Dheya Salsabila, Nike Rifda Salsabilla Retno Sedah Mirah Murcahyaningrum Setianingsih, Tutut - Shafara, Adiva Putri Sintia Margani Siti Murtafiah Suci Ramadhani, Suci Sulyana Dadan Syamsiar, Syamsiar Tri Rini Widyastuti Triana, Layli Tyas Retno Wulan Umami, Zahratul Urbaningrum, Luhjingga Panasari Urip Tri Wijayanti Utama, Rifa'i Setia Vina Octaviani Viona, Riyani Lintang Wahyuni, Elsya Wardhana, Ivan Satria Wibisono, Sentot Satrio Wiman Rizkidarajat Wiyasri, Megi Xielfa, Balqist Maghfira Zahrah, Vidya Lathifa