Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH STRATEGI KWL (KNOW, WANT TO KNOW, LEARNED) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS FIKSI SISWA KELAS V SD NEGERI 163 LALEBATA KECAMATAN LAMURU KABUPATEN BONE Mujahidah; Achmad Shabir; Andi Rezky Amelia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15022

Abstract

This quantitative study aims to determine the effect of the KWL strategy on the reading comprehension ability of fictional texts of fifth-grade students at SD Negeri 163 Lalebata, Lamuru District, Bone Regency. This research is a quasi-experimental study using a nonequivalent control group design. The total sample consisted of 34 students, divided into 21 students in the experimental class and 13 students in the control class. The data collection technique used was tests in the form of a pretest and posttest. The results showed that the average posttest score of the experimental class was 73.71, while the control class was 72.31. Based on the Independent Sample T-Test, the significance value obtained was 0.685 > 0.05 and tcount < ttable, thus H0 is accepted and Hₐ is rejected. The conclusion of this study is that there is no significant effect of using the KWL strategy on the reading comprehension ability of fictional texts of fifth grade students at SD Negeri 163 Lalebata.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA MAGNETIC BOARD TERHADAP KREATIVITAS SISWA MEMBUAT KOLASE (Studi pada mata pelajaran SBdP kelas IV SDN 17 Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur Babupaten Bone) Sitti Rahmi; Achmad Shabir; A.Sulfadila
MACCA : Science-Edu Journal Vol.3, No.2, Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/msej.v3i2.4947

Abstract

This study is a quantitative research with an experimental method using a pre-experimental design, namely the OGPPD. The purpose of this study is to determine the effect of using magnetic board media on students’ creativity in making collages in the SBdP subject for fourth grade students of SDN 17 Bajoe, Bone Regency. The independent variable in this study is magnetic board media, while the dependent variable is students’ creativity in making collages. The population consists of all fourth grade students totaling 41 students, using a saturated sampling technique. Data were collected using a performance test with a rubric-based assessment sheet. Data analysis was carried out using descriptive and inferential statistics, including normality tests and hypothesis testing. The results show that the average score of students’ creativity before using the magnetic board media was 54.43, , while after using the media it increased to 69.32. The hypothesis test results indicate that the t-value (10.393) is greater than the t-table value (2.02108) with a significance value of 0.000 < 0.05. Therefore, there is a significant effect of using magnetic board media on students’ creativity in making collages.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP CAHAYA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Noviana; Achmad Shabir; Muhammad Ikhsan Sukaria
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9480

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar memerlukan penerapan model pembelajaran yang efektif untukmeningkatkan pemahaman konsep peserta didik, khususnya pada materi cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Direct Instruction dan kemampuan awal terhadap pemahaman konsep cahaya peserta didik, serta interaksi antara kedua variabel tersebut pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain faktorial 2 × 2. Subjek penelitian terdiri atas 56 peserta didik kelas V SD Negeri 23 Jeppe’e yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep cahaya yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua jalur (Two-Way ANOVA) setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep cahaya peserta didik, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), di mana peserta didik yang belajar menggunakan model Direct Instruction memiliki pemahaman konsep yang lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional; (2) kemampuan awal peserta didik berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman konsep cahaya, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), di mana peserta didik dengan kemampuan awal tinggi memiliki pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan peserta didik dengan kemampuan awal rendah; dan (3) tidak terdapat interaksi yang signifikanantara model pembelajaran dan kemampuan awal terhadap pemahaman konsep cahaya peserta didik, dengan nilai signifikansi 0,170 (> 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas model Direct Instruction tidak bergantung pada tingkat kemampuan awal peserta didik.
PENGARUH PENDEKATAN JOYFUL LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA SEKOLAH DASAR Andi Siti Hardianti Sofyan; Achmad Shabir; Sitti Rahmi
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.9673

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendekatan joyful learning terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 125 Waemputtange. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan yaitu one-group pretest-posttest. Variable dalam penelitian ini terdiri atas pendekatan joyful learningsebagai variabel bebas dan hasil belajar sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SDN 125 Waemputtange sebanyak 25 orang siswa dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diambil dari hasil tes yang dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) penggunaan pendekatan joyful learning terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 125 Waemputtange. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan uji Paired Simple t-Test. Hasil penelitian secara deksriptif menunjukkan perolehan skor rata- rata (mean) pre-test adalah 53,80. Sedangkan perolehan rata rata (mean) post-test berada pada skor 80. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan nilai t hitung dan t yaitu tabel 20.670 >2.063. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pendekatan joyful learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 125 Waemputtange Kabupaten Bone.