Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK SEBAGAI SUMBER PAKAN ALTERNATIF DALAM MENINGKATAN PRODUKTIVITAS KAMBING PERANAKAN ETTAWA (PE) DI KELOMPOK TERNAK KERTA BANGKIT DESA GANGGA Wandira, Ica Ayu; Dohi, Muhammad; Sadia, I Nyoman; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Nano Septian, I Gede; Saedi, M. Ridwan; Hermansyah, Hermansyah; Amin, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.8039

Abstract

The availability of quality feed is a crucial factor in supporting the productivity of Peranakan Ettawa (PE) goats, which have high potential for both milk and meat production. The main challenges faced by farmers, particularly those in the Kerta Bangkit Livestock Group, Gangga Village, North Lombok, are the limited availability of forage during the dry season and the high cost of commercial feed. To address these challenges, a community service program was implemented, focusing on the utilization of organic waste as an alternative feed source. The program was conducted on June 25, 2025, involving 21 farmers as active participants. The activities included a preliminary survey, participatory socialization, training on semi-moist feed fermentation techniques using organic waste, and field mentoring. The training results showed an improvement in farmers’ knowledge and skills in processing organic waste into nutritionally valuable feed. Field evaluations recorded an average body weight gain of 62–85 g/head/day in PE goats after receiving fermented feed. In addition to reducing production costs, the program also contributed to environmentally friendly waste management. Overall, this community service program successfully enhanced farmers’ independence, supported the sustainability of smallholder livestock farming, and provided positive impacts on both community welfare and the environment. Keywords: Ettawa Crossbred Goats, alternative feed, organic waste, fermentation
Peningkatan Pemeliharaan Kambing Peranakan Etawa (PE) sebagai Ternak Kambing Perah di Kelompok Ternak Tunas Maju Desa Setanggor Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Wandira, Ica Ayu; Saedi, M. Ridwan; Aminurrahman; Amalyadi, Rezki; Anwar, Khairil; Putra, Ryan Aryadin; Gifari, Zaid Al; Nurjanah, Luluk Lailatun; Pertiwi, Eva Amalia; Firhamsah, Ikhwan; Suryadi, Muh. Aidil Fitriyan Fadjar; Dohi, Muhammad; Sadia, I Nyoman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12756

Abstract

Peranakan Etawa (PE) goats have significant potential as dairy livestock producing high-quality milk, yet their management in the Tunas Maju Livestock Group, Setanggor Village, remains focused on meat production. The main issues include limited knowledge of dairy goat management, efficient feeding, and livestock health practices. This community service aimed to improve farmers’ skills through socialization, training on feed formulation, and livestock health management. The approach combined lectures, discussions, and practical demonstrations to strengthen applied understanding. The results indicated that farmers gained greater awareness of the potential of PE goats as milk producers, improved their knowledge of balanced feeding, and recognized the importance of animal health practices. Despite challenges in inadequate housing facilities, the program positively impacted farmers’ capacity in dairy goat management, thereby supporting community welfare and strengthening the local economy
Pemanfaatan Potensi Pakan Lokal Dalam Peningkatan Produksi Daging Dan Susu Kerbau Di Desa Sangiang Kecamatan Wera Wandira, Ica Ayu; dohi, muhammad; yanuarianto, oscar; amin, muhammad; karni, ine; aminurrahman; nano septian, i gede; aryadin putra, ryan; amalyadi, rezki; al gifari, zaid; amalia pratiwi, eva; lailatun nurjanah, luluk; firhamsah, ikhwan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12764

Abstract

This community service program was carried out in Sangiang Village, Wera District, Bima Regency, with the aim of enhancing the use of local feed resources to improve buffalo meat and milk production. Sangiang Village was chosen as the program location due to its relatively large buffalo population and the abundance of local feed resources, which had not yet been optimally utilized by farmers. The activities were conducted using a participatory approach, consisting of program socialization, extension activities on feed management, and hands-on training in processing local feed through fermentation and storage. Continuous monitoring and evaluation were undertaken to ensure the objectives were achieved. The results showed improvements in farmers’ knowledge, skills, and awareness regarding the use of alternative feed resources such as corn stover, cassava leaves, sweet potato leaves, and groundnut straw. Farmers also began adopting the introduced feed processing techniques, enabling them to provide quality feed reserves throughout the year. This program not only strengthened farmers’ technical capacity but also contributed to improved buffalo productivity in terms of daily weight gain and milk yield, while supporting food
Identifikasi SNP pada Gen CAPN1, MSTN Dan FREM2 sebagai Marka Genetik dalam Peningkatan Kualitas Daging Sapi Bali (Article Review) Pertiwi, Eva Amalia; Suryadi, Muh. Aidil Fitriyan Fadjar; Firhamsah, Ikhwan; Wandira, Ica Ayu; Karni, Ine; Muharram, Fadhil
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 6 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026 (In Progress)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v6i1.1434

Abstract

Sapi Bali merupakan sapi potong asli Indonesia yang memiliki potensi genetik tinggi dalam menghasilkan daging berkualitas dengan persentase karkas lebih besar dibandingkan sapi lokal lainnya. Kualitas daging ditentukan oleh beberapa indikator penting seperti kelembutan, marbling, rasa, dan warna, yang sangat memengaruhi preferensi konsumen dan nilai ekonomi. Seiring kemajuan teknologi molekuler, identifikasi penanda genetik berbasis single nucleotide polymorphism (SNP) menjadi strategi efektif dalam seleksi genetik untuk peningkatan kualitas daging sapi Bali. Penelitian ini merupakan studi deskriptif berbasis tinjauan pustaka dengan data sekunder yang diperoleh dari berbagai publikasi ilmiah yang diakses melalui PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar menggunakan kata kunci “Bali cattle”, “meat quality”, dan “meat quality genes”. Artikel yang dikaji dipilih berdasarkan relevansi, tahun terbit 2010-2024, serta kesesuaian dengan topik genetik sapi Bali. Hasil telaah menunjukkan bahwa gen CAPN1 dan MSTN memiliki beberapa SNP signifikan yang berhubungan dengan kelembutan dan komposisi otot, sedangkan gen FREM2 memiliki satu SNP yang terkait dengan pembentukan jaringan ikat yang memengaruhi tekstur daging. Temuan ini memperkuat potensi penggunaan ketiga gen tersebut sebagai marka seleksi dalam program pemuliaan sapi Bali untuk peningkatan kualitas daging secara genetik.
Identifikasi Keragaman Kerbau Lokal Berdasarkan Mikrosatelit Lokus CSSM038 di Kabupaten Dompu Pertiwi, Eva Amalia; Nurjannah, Luluk Lailatun; Firhamsyah, Ikhwan; Wandira, Ica Ayu; Karni, Ine; Saedi, M Ridwan; Muharram, Fadhil; Yunitasari, Fitri
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v5i2.993

Abstract

Kerbau lokal Dompu di kawasan Doroncanga, Nusa Tenggara Barat, merupakan sumber daya genetik penting yang berperan dalam sistem pertanian tradisional dan ekonomi masyarakat setempat. Namun, informasi mengenai keragaman genetiknya masih terbatas, padahal data tersebut sangat diperlukan untuk mendukung program pemuliaan dan konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keragaman genetik kerbau lokal berdasarkan analisis mikrosatelit lokus CSSM038 menggunakan teknik polymerase chain reaction (PCR). Sebanyak empat puluh sampel darah kerbau lokal yang sehat secara klinis diambil secara purposive sampling dari peternakan rakyat di Doroncanga, Kabupaten Dompu. DNA hasil ekstraksi diamplifikasi menggunakan primer spesifik CSSM038 dan divisualisasikan melalui elektroforesis gel agarosa 1,5 persen. Analisis frekuensi alel dan genotipe dilakukan untuk menentukan tingkat variasi genetik antar individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel memiliki genotipe homozigot AA dengan frekuensi alel A sebesar seratus persen, yang menandakan lokus CSSM038 bersifat monomorfik pada populasi kerbau lokal Dompu. Kondisi ini mengindikasikan rendahnya keragaman genetik yang diduga dipengaruhi oleh ukuran populasi efektif yang kecil, isolasi geografis, serta pola perkawinan tidak terarah di tingkat peternakan rakyat. Kesimpulannya, populasi kerbau lokal Doroncanga menunjukkan homogenitas genetik pada lokus CSSM038, sehingga diperlukan penelitian lanjutan menggunakan penanda genetik lain dan cakupan wilayah yang lebih luas untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai struktur genetik kerbau lokal di Nusa Tenggara Barat serta sebagai dasar penyusunan strategi konservasi genetik yang berkelanjutan.