Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Pendahuluan Kandungan Kimia Tanaman Cendedet, Ki Urat, Meniran Sri Yuliani; NFN Hernani
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 1 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v3n1.1988.32-34

Abstract

The Analysis of β-cryptoxanthin and Zeaxanthin using HPLC in the Accumulation of Orange Color on Lowland Citrus Inanpi Hidayati Sumiasih; Roedhy Poerwanto; Darda Efendi; Andria Agusta; Sri Yuliani
International Journal of Applied Biology Vol. 1 No. 2 (2017): International Journal of Applied Biology
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/ijab.v1i2.3066

Abstract

Citrus peel color is one of the main quality attributes which was caused by the accumulation of carotenoids and its derivatives, especially β-citraurine. It makes citrus peel color looks attractive (orange). The orange color is a mixture of β-cryptoxanthin with β-citraurin. The objectives of this study were (1) to observe the effect of precooling and duration of proper ethylene exposure in the formation of orange color on citrus peel, (2) to identify and determine the β-cryptoxanthin content and total chlorophyll on citrus peel. Citrus was from Tuban, East Java while the study was conducted at PKHT IPB and LIPI. Precooling and without precooling treatment prior to injection of 100 ppm of ethylene exposed at 15 °C, duration of exposure control (0), 24, and 48 hours. The results show that the best color of the Citrus Color Index (CCI) is the precooling treatment and the duration of ethylene exposure for 24 hours, which can reduce total chlorophyll content about 8 times and proved to increase β-cryptoxanthin pigment content five times in accelerating the formation of orange citrus reticulata peel color to bright orange. Degreening has no significant effect on total dissolved solids and the firmness level of citrus fruits.Keyword: β-cryptoxhantin; citrus; chlorophyll; degreening; ethylene zeaxanthin.
Formulasi Granul Ekstra Jahe Berkarbonat Sri Yuliani; Nunik Purwanti; Teti Indrawati
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 13, No 2 (2002): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v13n2.2002.13-24

Abstract

Analisis Mutu Berbagai Jenis KAPOLAGA Sri Yuliani; NFN Ma'mun
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 3, No 2 (1988): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v3n2.1988.62-67

Abstract

Identifikasi Berbagai Klon Minyak Jahe Sri Yuliani; NFN Risfaheri
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 5, No 2 (1990): Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v5n2.1990.65-72

Abstract

KADAR TANIN DAN QUERSETIN TIGA TIPE DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) Sri Yuliani; Laba Udarno; Eni Hayani
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Vol 14, No 1 (2003): BULETIN PENELITIAN TANAMAN REMPAH DAN OBAT
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/bullittro.v14n2.2003.%p

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap senyawa tanin dan querstin dalam daun jambu biji tipe I, II dan III mulai April sampai juni 2001 di Laboratorium Fisiologi Hasil, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kandungan kedua senyawa tersebut dalam beberapa tipe jambu biji. Penelitian ini dibagi menjadi 3 tahap kegiatan yaitu : 1) Karakteristik dan identitifikasi ekstrak daun jambu biji, pengamatan dilakukan terhadap morfologi tanaman, kadar air, bentuk, warna, rasa dan aroma ekstrak serta bercak warna komponen dari Kromatografi Lapis Tipis. 2) Penentuan adanya tanin menurut metode Lowenthal – Procter. 3) Penentuan adanya quersetin menurut metode Kimia Farma Bandung, pengamatan dilakukan terhadap persentasi kadar tanin dan quersetin. Hasil penelitian menunjukan bahwa ke 3 tipe jambu biji baik morfologi maupun ekstraknya memiliki karakteristik yang berbeda. Hasil analisis dengan KLT menunjukkan komponen paling banyak yaitu 9 bercak terdapat pada ekstrak tipe I dan II, sedangkan kadar tanin tertinggi yaitu 12,66 % diperoleh dari daun jambu biji tipe II dan kadar quersetin tertinggi yaitu 1,12 % diperoleh dari tipe I .
Penghijauan Lingkungan Melalui Pembagian 1000 Bibit Tanaman kepada Masyarakat Desa Pulau Rengas Nurdiansyah Nurdiansyah; Luki Alvino; Dika Meilisan; Adrian Roy Sanda Manurung; Nurhaliza Nurhaliza; Istiqoma Helmi Putri; Marsye Wulandari; Nasrul Ulfa; Sri Yuliani; Febiola Febiola; Ropi Saputri
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 4 No 2 (2022): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Rengas merupakan desa yang ada di Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Indonesia. Secara geografis desa ini terletak dibagian selatan Kecamatan Pangean yang berada di bantaran sungai Kuantan. Menurut pengamatan Tim Kukerta Universita Riau di Desa Pulau Rengas kurangnya jumlah pohon buah-buahan dan kurangnya jumlah pohon penahan tebing sungai Kuantan, hal inilah yang mendorong Mahasiswa Kukerta Universitas Riau melakukan pembagian 1000 bibit tanaman di Desa Pulau Rengas. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan Tim Kukerta Universiatas Riau yang bertujuan untuk penghijaun desa, untuk melestarikan buah-buahan lokal dan memperkuat tebing sungai agar tidak mudah longsor. 1000 bibit yang akan dibagikan terdiri dari bibit buah-buahan yaitu matoa, durian, sirsak, petai dan bibit pohon penahan tebing sungai Kuantan agar tidak longsor yaitu bibit trambesi dan mahoni. Proses mendapatkan 1000 bibit ini dimulai dari pengantaran proposal permohonan bibit ke Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Pekanbaru dan setelah disetujui Tim Kukerta melakukan pengambilan bibit di SMK Kehutanan Pekanbaru. Proses pembagian bibit dilakukan dengan cara mendata seluruh penduduk Desa Pulau Rengas yang terdiri dari 164 Kartu Keluarga dan pembagian dibuka oleh Kepala Desa Pulau Rengas lalu dilanjutkan dengan memanggil setiap nama Kepala Keluarga agar setiap penduduk mendapatkan bibit. Penanaman pohon trambesi dan pembagian bibit ini diharapkan agar Desa Pulau Rengas akan selalu menjadi desa yang asri.
Strategi Pemasaran Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM di Desa Sambiharjo Kecamatan Paranggupito Sri Yuliani; Maulana Al Ghifari; Albanna Sayf Aladl; Aly Farhan; Jeremy Farrel Pratama; Agnes Ardiani; Indira Hapsari Estiningtyas; Melania Ika Wardani; Regina Dewitri; Verensia Juan Akyani; Zain Afdha Zulaechah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1548

Abstract

MSMEs have an important contribution to the growth and development of the Indonesian economy. However, there are many problems faced by MSMEs, one of the aspects of poor marketing. The lack of marketing aspects occurred in MSMEs in Sambiharjo Village, Paranggupito District, Wonogiri Regency. So a marketing strategy is needed with the aim of increasing the productivity of MSMEs and increasing the economic value of MSME actors through updating and improving the marketing aspects of MSMEs.The method used to improve marketing strategy are interviews, explanation, discussion, and practices. Activities to marketing strategies applied adjust by deprivation and for businesses covering every product packaging, products photos, branding the product, and digital marketing. The development of micro and small scale business strategy that has already been done will be monitored through social media to sustainable. Exposure and training related to marketing strategies is expected to provide the ability to a small and medium enterprises actors to carry out marketing strategies well independently. In addition, this activity can have an impact on the progress of MSMEs, especially in rural areas, which have limitations both in terms of capital and access to marketing.
Strategi Pemasaran Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM di Desa Sambiharjo Kecamatan Paranggupito Sri Yuliani; Maulana Al Ghifari; Albanna Sayf Aladl; Aly Farhan; Jeremy Farrel Pratama; Agnes Ardiani; Indira Hapsari Estiningtyas; Melania Ika Wardani; Regina Dewitri; Verensia Juan Akyani; Zain Afdha Zulaechah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1548

Abstract

MSMEs have an important contribution to the growth and development of the Indonesian economy. However, there are many problems faced by MSMEs, one of the aspects of poor marketing. The lack of marketing aspects occurred in MSMEs in Sambiharjo Village, Paranggupito District, Wonogiri Regency. So a marketing strategy is needed with the aim of increasing the productivity of MSMEs and increasing the economic value of MSME actors through updating and improving the marketing aspects of MSMEs.The method used to improve marketing strategy are interviews, explanation, discussion, and practices. Activities to marketing strategies applied adjust by deprivation and for businesses covering every product packaging, products photos, branding the product, and digital marketing. The development of micro and small scale business strategy that has already been done will be monitored through social media to sustainable. Exposure and training related to marketing strategies is expected to provide the ability to a small and medium enterprises actors to carry out marketing strategies well independently. In addition, this activity can have an impact on the progress of MSMEs, especially in rural areas, which have limitations both in terms of capital and access to marketing.
Meningkatkan Kecakapan Literasi Digital Melalui Program #BijakBersosmed Diyah Ayu Rizqiani; Ause Labellapansa; Sri Yuliani; Diah Puspa Kumala
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): November : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v3i4.1977

Abstract

Siswa sekolah menengah pertama adalah para remaja dengan rentang usia 12-15 tahun yang merupakan kelompok pengguna aktif media sosial. Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa mereka rata-rata menghabiskan antara 3-4 jam setiap hari untuk mengakses media sosial seperti Youtube, Facebook, Instagram, TikTok, dan Whatsapp. Sehingga dapat dikatakan jika media sosial telah menjadi bagian penting kehidupan mereka sehari-hari. Namun sayangnya, tingginya frekuensi pemakaian media sosial belum diimbangi dengan kecakapan literasi digital. Akibatnya, mereka menjadi tidak dapat menggunakan media sosial secara bijaksana dan menjadi korban peredaran berita bohong (hoax). Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan literasi digital siswa SMP Negeri 37 Pekanbaru melalui program pemerintah yang bertajuk #BijakBersosmed. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan menggunakan dua yakni metode ceramah, metode ini bertujuan untuk membekali siswa dengan wawasan cara pemanfaatan media sosial secara bijaksana. Metode yang kedua adalah praktik yang bertujuan untuk melatih siswa agar mampu mengidentifikasi informasi yang didapatkan dari media sosial. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu membangkitkan kesadaran kritis siswa, selain itu siswa juga mengetahui tentang etika bermedia sosial. Setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini, para siswa diharapkan mampu menapis berita bohong (hoax), ujaran kebencian (hate speech), dan menghentikan fenomena oversharing bagi para pengguna media sosial.
Co-Authors Adrian Roy Sanda Manurung Agnes Ardiani Ahmad Farkhan Albanna Sayf Aladl Aly Farhan Amin Sumadyo Ana Hardiana Andria Agusta Arif Rosidi Ause Labellapansa, Ause Bernad Arifin Pasaribu Bhesh R. Bhandari Dea Sekar Dhiani Dyahjatmayanti Diah Puspa Kumala Dicki Hartanto Dika Meilisan Diyah Ayu Rizqiani Djajeng Sumangat Dyah Susilowati Pradnya Paramita Edi Pramono Singgih Efendi, Darda Ella Afrianty Endang Y Purwani Endang Yuli Purwani Eni Hayani Ermi Sukasih Erpan Nur Saputro Febiola Febiola Gunawan Gunawan Hadi Setyawan Haliatur Rahmai I Made Suastika Iceu Agustinisari Ika Amalia Kartika Inanpi Hidayati Sumiasih, Inanpi Hidayati Indira Hapsari Estiningtyas Istiqoma Helmi Putri J Rosalina J. Knol Jeremy Farrel Pratama Jumsu Trisno Kurnia Saputri, Kurnia Laba Udarno Lilik Kustiyah Luki Alvino M Paillard Marsye Wulandari Martinius Martinius Maulana Al Ghifari Maya Rahmawati Melania Ika Wardani Muhamad Rizal Martua Damanik Musyawaroh Musyawaroh Nanan Nurdjannah Nasrul Ulfa nFN Desmawarni NFN Hernani NFN Ma'mun NFN Risfaheri NFN Setyadjit nFN Suyanti Nhestricia, Nhadira Niken Harimurti Nurdiansyah Nurdiansyah Nurhaliza Nurhaliza Nusyirwan Nusyirwan Ofita Purwani, Ofita Peter J. Torley Puji Astuti, Endang Purwanti, Nunik Rachel Greaty Gracia Reflin Reflin Regina Dewitri Ristiara Wantemas Rita Noveriza Roedhy Poerwanto Ropi Saputri Salsabila, Unik Hanifah Sari Intan Kailaku Sri S. Yuliani Sri S. Yuliaru Sri Usmiati Stefany Windira Pramudita Sulusi Prabawati Sumali M Atmojo Teti Indrawati Titis Srimuda Pitana Verensia Juan Akyani Widi Suroto Winda Haliza Wisnu Broto Wiwik Setyaningsih Yosafat Winarto Yosafat Winarto Yoyok Ariyono Zain Afdha Zulaechah