Hidayat, Syarip
Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

Published : 55 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ARTICULATE STORYLINE MEDIA FOR CREATIVE THINKING OF LEARNERS ON HUMAN RESPIRATORY SYSTEM MATERIAL IN ELEMENTARY SCHOOL Daniaty SR Danial; Ghullam Hamdu; Syarip Hidayat
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i3.14051

Abstract

This research aims to analyze the effectiveness of Articulate Storyline media on the human respiratory system material in Class V of SDN 3 Sukamenak. This study employs a qualitative approach with a Design-Based Research (DBR) method. Data collection techniques include observation, interviews, and questionnaires. The study involved 1 material expert and 1 media expert as validators, 1 classroom teacher as a respondent, and 31 fifth-grade students as participants. The results of the material expert validation showed a percentage of 94.05% in the "very valid" category, while the media expert validation obtained a percentage of 92.5%, also categorized as "very valid." The teacher's response to the media reached 84.62%, indicating a "good" category, while the students' response was 78.87%, also falling into the "good" category. These results indicate that the Articulate Storyline media on the human respiratory system is not only feasible for use as a learning tool but also has strong potential to enhance students' creative thinking skills. This media provides an interactive and engaging learning experience that supports the achievement of learning objectives more effectively.
Analisis perbandingan IPM pendidikan di Kecamatan Culamega dan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 Syarip Hidayat; Wirda Nur Aulia
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 1 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i1.35469

Abstract

Analisis ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar Indeks Pembangunan Manusia bidang pendidikan dengan dicarinya nilai harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah di Kecamatan Culamega dan Cisayong. Sehingga kedua kecamatan dapat dilihat perbandingannya dan mencari rekomendasi untuk meningkatkan pembangunan manusia bidang pendidikan sesuai dengan keadaan masing-masing kecamatan. Metode yang digunakan yakni metode deskriptif, dokumentasi dan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam artikel ini adalah data jumlah penduduk dari masing-masing jenjang pendidikan dari SD sampai perguruan tinggi. Jenis data yang digunakan dalam analisis ini adalah data sekunder. Data ini merupakan data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah Kecamatan Culamega dan Cisayong dengan data statistik jumlah sekolah masing-masing kecamatan. Hasil tersebut terbukti dari adanya nilai Harapan Lama Sekolah (HLS) Kecamatan Culamega yaitu, 6.08 tahun, ada harapan bagi penduduk di kecamatan tersebut untuk menamatkan pendidikan sampai jenjang SD/sederajat. Sedangkan Kecamatan Cisayong nilai HLS-nya yaitu, 8.04 tahun, ada harapan bagi penduduk di kecamatan tersebut untuk menamatkan pendidikan sampai jenjang SMP/sederajat. Namun, didapatkan nilai Rata-rata Lama Sekolah (RLS) Kecamatan Culamega yaitu 7.98 dan Kecamatan Cisayong yaitu 14.02. Data statistik jumlah sekolah pun menunjukkan bahwa tidak setiap kecamatan terdapat SMA. Sehingga pemerintah perlu menyelenggarakan SMA di Kecamatan Culamega agar memudahkan masyarakat dalam menempuh pendidikan. Pemerintah juga perlu menyadarkan masyarakat tentang pentingnya pendidikan.
Pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Manonjaya Titing Sulastri; Syarip Hidayat; Yusuf Suryana
Jurnal Abmas Vol. 21 No. 1 (2021): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v21i1.35467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Manonjaya. Hipotesis yang diuji yaitu: terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V SDN 1 Manonjaya. Populasi dalam penelitian menggunakan seluruh siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri 1 Manonjaya yang berjumlah 41 siswa terdiri dari 21 siswa kelas VA dan 20 siswa kelas VB. Jenis penelitian adalah ex post facto. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kecerdasan emosional sedangkan prestasi belajar matematika sebagai variabel terikat. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket kecerdasan emosional dan dokumentasi prestasi belajar matematika. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan teknik analisis regresi sederhana. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan emosional siswa secara umum termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 63,4%. Sedangkan gambaran hasil belajar matematika siswa secara umum termasuk dalam kategori sedang dengan persentase 61,0%. Dari hasil analisis inferensial menggunakan regresi linier sederhana, diperoleh persamaan Y = 70,636 + 0,081X. Dari hasil uji signifikan diperoleh nilai signifikan sebesar 0,028 di mana nilai signifikan < 0,05 (0,028 < 0,05), dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar matematika.
Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap self control siswa di sekolah dasar Elsa Eka Ayuningtyas; Syarip Hidayat; Lutfi Nur
Jurnal Abmas Vol. 22 No. 1 (2022): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v22i1.47582

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan self control pada siswa Sekolah Dasar. Rendahnya self control pada siswa Sekolah Dasar ditandai dengan kenakalan ringan sampai mengarah kepada perilaku destruktif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu melalui permainan tradisional engklek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh permainan tradisional engklek terhadap self control siswa di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di Kelas VI SD Negeri 4 Gunungtanjung. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen, desain penelitian pre-experimental design, dan bentuk desain one group pretest-posttest design. Dalam pengumpulan data, teknik yang digunakan yaitu teknik non-tes berupa angket self control scale. Analisis data yang digunakan berupa analisis data kuantitatif dengan menggunakan program Microsoft Excel 2013 dan program SPSS 25. Hasil kemampuan self control siswa pada pretest dengan rata-rata skor 46,72. Sedangkan pada posttest dengan rata-rata skor sebesar 70,50. Hasil dari penelitian ini yaitu permainan tradisional engklek berpengaruh terhadap self control siswa di Sekolah Dasar.
Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap self control peserta didik Elsa Eka Ayuningtyas; Syarip Hidayat; Lutfi Nur
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i1.35466

Abstract

This research is motivated by low self-control among elementary school students. The lack of self-control in elementary students can indicate a behavior that can escalate to destructive behavior. One effort that can be made to address this issue is through the traditional game of engklek. The purpose of this study is to describe the effect of the traditional engklek game on the self-control of elementary school students. This research was conducted in Grade VI at SD Negeri 4 Gunungtanjung. The study used an experimental method with a pre-experimental design, specifically the one-group pretest-posttest design. A non-test technique was used as a self-control scale questionnaire for data collection. The data were analyzed quantitatively using SPSS 25. The average pretest score for students' self-control was 46.72, while the posttest average score was 70.50. The result of this study shows that the traditional engklek game improves the self-control of elementary school students.   Abstrak Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pengendalian diri pada peserta didik sekolah dasar. Rendahnya pengendalian diri pada peserta didik sekolah dasar ditandai dengan kenakalan ringan sampai mengarah kepada perilaku destruktif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu melalui permainan tradisional engklek. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh permainan tradisional engklek terhadap pengendalian diri peserta didik di sekolah dasar. Pengabdian ini dilakukan di Kelas VI Sekolah Dasar Negeri 4 Gunungtanjung. Pengabdian dilakukan dengan metode eksperimen, rancangan pengabdian pra-eksperimen, dan bentuk rancangan satu kelompok praujian-pascaujian. Dalam pengumpulan data, teknik yang digunakan yaitu teknik non-tes berupa angket skala pengendalian diri. Analisis data yang digunakan berupa analisis data kuantitatif dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Hasil kemampuan pengendalian diri peserta didik pada praujian dengan rata-rata skor 46,72. Sedangkan pada pasca ujian dengan rata-rata skor sebesar 70,50. Hasil dari pengabdian ini yaitu permainan tradisional engklek berpengaruh terhadap pengendalian diri peserta didik di sekolah dasar. Kata Kunci: engklek; pengendalian diri; permainan tradisional