Hidayat, Syarip
Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

Published : 55 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Learn From Home dengan Motivasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar Tika Yulianti; Syarip Hidayat; Resa Respati
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 1 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.855 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i1.32925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan learn from home (belajar dari rumah) dengan motivasi belajar peserta didik kelas IV di sekolah dasar Negeri 1 Nagarawangi Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian korelatisional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 peserta didik kelas IV-A SD Negeri 1 Nagarawangi Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket tertutup dengan jenis skala Likert dan alternatif jawaban Selalu (4), Sering (3), Kadang-kadang (2), dan Tidak Pernah (1). Sementara itu, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial parametik yaitu menggunakan formula korelasi product moment, uji regresi sederhana, uji signifikasi, dan uji koefisien deterinasi  dengan bantuan IBM SPSS ver 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata persentase learn from home yaitu sebesar 51%. Nilai tersebut berada pada kategori sedang. Sementara itu, rata-rata persentase motivasi belajar yaitu sebesar 65% dan berada pada kategori sedang. Kemudian, hasil uji korelasi menunjukan angka 0, 775 yang berarti tingkat korelasi berada pada korelasi kuat. Sedangkan, hasil uji regresi sederhana diperoleh nilai a (nilai konstan) sebesar -25,750 dan nilai b (koefisien regresi) sebesar 1,773. Artinya setiap penambahan 1% nilai learn from home, maka nilai motivasi akan menurun sebesar 1,773. Dengan demikian, semakin lama learn from home maka motivasi peserta didik akan menurun. Selain itu, uji hipotesis (uji signifikasi) menunjukan nilai sig. 0,05 yaitu sig. 0,003, artinya hipotesis alpa  (Ha) diterima yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara antara learn from home dengan motivasi belajar peserta didik di sekolah dasar.
Analisis Kebutuhan Pengembangan bahan bacaan Buku cerita Bergambar Situs Kerajaan Kendan Berbasis Karakter di Sekolah Dasar Syifa Suaibah Aslamiah; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.285 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41753

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan bahan bacaan cerita kearifan lokal situs kerajaan kendan sebagai dalam pembelajaran bahasa Indonesia  di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan analisis kebutuhan pengembangan bahan ajar membaca buku cerita bergambar situs kerajaan kendan berbasis  karakter untuk kelas IV Sekolah Dasar. Cara ini dipilih untuk mengetahui kebutuhan pengembangan bahan ajar membaca situs kerajaan kendan berbasis karakter yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripstif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pendahuluan, kajian literature, observasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan bahwa permasalahan dalam pengadaan buku cerita bergambar 1) guru tidak pernah menggunakan buku cerita bergambar dalam pembelajaran bahasa Indonesia 2) belum ada buku yang memuat kearifan lokal situs kerajaan kendan 3) penguatan pendidikan karakter hanya diimplementasikan dalam materi pelajaran 4) guru hanya menggunakan buku tematik dalam pembelajaran 5) guru membutuhkan buku cerita bergambar kearifan lokal untuk menambah wawasan siswa 6) guru membutuhkan buku cerita bergambar yang dapat mengedukasi siswa. Peneliti berharap dengan adanya bahan bacaan buku cerita bergambar situs kerajaan kendan berbasis karakter mampu membantu guru dalam pengadaan bacaan siswa mengenai kearifan lokal dan sebagai sarana penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran. Serta membantu siswa dalam menambah wawasan kearifan lokal situs kerajaan kendan dan penanaman nilai karakter melalui karya tulis.
Analisis Kebutuhan E-LKPD berbasis HOTS Bermuatan KarakterAnalisis Kebutuhan E-LKPD berbasis HOTS Bermuatan Karakter Ajeng Purnama Endah; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 4 (2022): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.06 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v9i4.53979

Abstract

Model Penanaman Nilai Keimanan Pada Anak Usia Sekolah Dasar di Madrasah Diniyah Miftahurrahman Kabupaten Cilacap Linda Novianti; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 2 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i2.25622

Abstract

Penanaman nilai keimanan amat penting dilakukan secara kontinu sejak usia dini, mengingat banyaknya kasus penyimpangan di masyarakat karena kurangnya penanaman nilai keimanan pada sistem pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, model pelaksanaan, dan evaluasi penanaman nilai keimanan pada anak usia sekolah dasar di Madrasah Diniyah Miftahurrahman. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah pimpinan madrasah, para pendidik, dan santri usia sekolah dasar. Tempat penelitian yaitu Madrasah Diniyah Miftahurrahman Karang Pucung, Kabupaten Cilacap. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi. Kemudian data yang didapat diperiksa keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi, dan dianalisis dengan analisis kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Perencanaan penanaman nilai keimanan di Madrasah Diniyah Miftahurrahman dilakukan secara terpadu. 2) Model penanaman nilai keimanan di Madrasah Diniyah Miftahurrahman yaitu model deduktif, induktif, dan reflektif. Penanaman nilai keimanan melalui berbagai program yang diadakan di dalam dan di luar kelas, serta melalui berbagai metode yang digunakan oleh para pendidik, yaitu metode ceramah, keteladanan, pembiasaan, dan bercerita. 3) Evaluasi penanaman nilai keimanan dilakukan secara terprogram melalui evaluasi proses dan tes tertulis.
Pendidikan Karakter; Penumbuhan Kreativitas siswa melalui Program Ekstrakurikuler Teater di Sekolah Dasar Nur Apriyanti Suci; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2019): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.899 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v6i1.12751

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler memiliki peranan penting khususnya dalam pendidikan karakter terutama karakter kreativitas siswa. Dari beberapa jenis ekstrakurikuler yang ada, drama atau Teater merupakan salah satu alternatif program ekstrakurikuler yang dapat menumbuhkan kreativitas siswa. Kegiatan drama atau teater dapat membantu siswa mengembangkan kreativitasnya dalam berkarya, siswa mengekspresikan dirinya melalui berakting, menari, memainkan alat musik, menulis naskah cerita, membuat kerajinan. Dalam konteks dunia pendidikan, pendidikan karakter sangat diperlukan untuk menanamkan sikap kreatif kepada siswa. Namun ruang gerak untuk melahirkan ide kreatif bagi siswa masih minim. Dengan alasan itu, adanya kegiatan ekstrakurikuler teater memberikan ruang bagi siswa untuk menumbuhkan kreativitasnya. Adapun fokus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pendukung dan hambatan pendidikan karakter penumbuhan kreativitas siswa melalui ekstrakurikuler teater. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini berusaha mengungkap fenomena upaya penumbuhan kretivitas siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler teater di sekolah dasar. data diungkap melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, melalui tiga tahap: reduksi data, display data, dan verifikasi data . Berdasarkan hasil interpretasi terhadap data penelitian,  menunjukkan bahwa kreativitas siswa tumbuh dan berkembang secara optimal melalui ekstrakurikuler teater dengan menggunakan strategi 4P (Pribadi, Pendorong, Proses, Produk) dan metode tutor sebaya. Tetapi masih di temukan kekurangan dari apresiasi pihak sekolah terhadap hasil karya siswa dan sarana prasarana yang harus diperbaharui dan dilengkapi.
Permainan Tradisional untuk Menumbuhkan Karakter Anak Nova Helvana; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 7, No 2 (2020): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v7i2.25623

Abstract

This paper purpose to provide an overview of the benefits of traditional games as an effort to grow children's character. This paper is based on a literature study to describe the growth of children's characters through traditional games. An important character is owned by elementary school age children as a provision in the future. Character is the characteristic of someone who distinguishes himself from others. The growth of elementary school age children characters is very effective through games because the child's world is a world of play. Games that are suitable for growing competent and virtuous character of children are with traditional games. Traditional games are games that have existed for a long time which contain cultural values or are closely related to culture. Traditional games in Indonesia are very many including games such as cim-ciman, sunda manda, bentengan, kontrakol, gobag sodor, and congklak. Playing cim-ciman for children has many benefits, namely to instill and shape cultural values and build children's character such as honesty, discipline, creative, independent, responsibility, social care, hard work, enthusiasm, respect for achievement, friendly or communicative, peace-loving, and deliberations. Besides that, the game of sunda manda, bentengan, contractol, gobag sodor contain values that reflect the love of the motherland and also in it there are characters of responsibility, patience, discipline, perseverance, democratic. Traditional games can also be used as learning media such as the congklak game, there are nine character values contained in the congklak game if used as a medium for learning mathematics, namely the value of honesty, discipline, hard work, creative, curiosity, independent, communicative, responsibility answer and appreciate achievement.  Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang manfaat permainan tradisional sebagai upaya penumbuhan karakter anak. Tulisan ini didasarkan pada studi pustaka untuk mendeskripsikan penumbuhan karakter anak melalui permainan tradisional. Karakter penting dimiliki oleh anak usia Sekolah Dasar sebagai bekal di masa depan. Karakter merupakan sifat atau watak khas seseorang yang membedakan dirinya dengan orang lain. Penumbuhan karakter anak usia Sekolah Dasar sangat efektif dilakukan melalui permainan karena dunia anak adalah dunia bermain. Permainan yang cocok untuk menumbuhkan karakter anak yang kompeten dan berbudi luhur yaitu dengan permainan tradisional. Permainan tradisional adalah permainan yang sudah ada sejak dulu yang mengandung nilai-nilai budaya atau erat hubungannya dengan budaya. Permainan tradisional di Indonesia sangatlah banyak diantaranya ada permainan cim-ciman, sunda manda, bentengan, kontrakol, gobag sodor, dan congklak. Bermain cim-ciman bagi anak memiliki banyak manfaat yaitu untuk menanamkan dan membentuk nilai-nilai budaya dan membangun karakter anak seperti jujur, disiplin, kreatif, mandiri, tanggungjawab, kepedulian sosial, kerja keras, semangat, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, dan musyawarah. Selain itu, permainan sunda manda, bentengan, kontrakol, gobag sodor mengandung nilai-nilai yang mencerminkan cinta tanah air dan juga didalamnya terdapat karakter tanggungjawab, kesabaran, kedisiplinan, ketekunan, demokratis. Permainan tradisional juga bisa digunakan sebagai media pembelajaran seperti permainan congklak, terdapat sembilan nilai-nilai karakter yang terdapat di dalam permainan congklak jika digunakan sebagai media pembelajaran matematika yaitu nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, mandiri, komunikatif, tanggung jawab dan menghargai prestasi. 
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Film Animasi “Serial D.O.A” pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Ikrima Ayu Shofarani; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 8, No 4 (2021): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.814 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v8i4.41816

Abstract

Penanaman nilai-nilai pancasila pada anak-anak bukanlah suatu hal yang mudah karena rentang perhatian mereka masih sangat pendek. Sehingga dibutuhkan media yang dapat menstimulasi anak supaya dapat menerima nilai-nilai Pancasila dengan cara yang mudah diterimasalah satu media tersebut adalah film animasi. Film animasi selain dapat digunakan sebagai media tontonan anak juga dapat digunakan sebagi sarana belajar anak. Sehingga penanaman nilai-nilai pancasila dapat dilakukan melalui film animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pancasila yang terdapat pada film animasi Serial D.O.A episode “Pentingnya Membaca Buku” sehingga dapat dilakukan internalisasi nilai-nilai pancasila pada pembelajaran PKn di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Serial D.O.A menghasilkan 13 nila-nilai yang terkandung dalam sila pancasila yaitu 1) Memiliki rasa bersyukur 2) Meminta pertolongan dan berdo’a kepada Tuhan Yang Maha Esa 3) Jangan pernah berburuk sangka kepada orang lain 4) Memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian sesama 5) Berkumpul untuk menjaga hubungan baik meski berbeda-beda suku, agama, dan bahasa 6)Bersama-sama memiliki cita-cita yang sama untuk digapai bersama 7) Mengapresiasi karya teman meskipun berbeda bahasa 8) Saling mengingatkan satu sama lain 9) Bersama-sama melakukan kebaikan 10) Menjelaskan suatu kejadian agar tidak terjadi kesalah pahaman 11) Saling berbagi pendapat untuk dapat menyelesaikan masalah 12) Sadar akan kewajiban sebagai seseorang yang mampu 13) Memberikan sebuah apresiasi sebagai bentuk menghargai atas apa yang telah seseorang lakukan. Sehingga dari ke 13 nilai-nilai tersebut dapat digunakan sebagai contoh dari nilai-nilai yang dapat diterapkan pada anak dalam kehidupan sehari-sehari pada kegiatan pembelajaran PKn sekolah dasar
Pengaruh Media Gambar Seri terhadap Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi di Sekolah Dasar Rini Amalia; Syarip Hidayat
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 1 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i1.53690

Abstract

PENANAMAN NILAI EMPATI MELALUI APLIKASI “TEMAN DISABILITAS” DI SD ISLAMIC LEADER SCHOOL Amanda Aulia Rahmatika; Syarip Hidayat; Muhammad Rijal Wahid Muharram
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i3.17419

Abstract

This research is a research on the development of the “Teman Disabilitas” application to instill the value of empathy for people with physical disabilities. The purpose of the research is to find out the need for applications based on the value of empathy for disability in elementary schools, develop and describe the form of application designs based on the value of empathy for disabilities in elementary schools, conduct trials of application products based on empathy values for disabilities in elementary schools, and produce a form of the end of the application product based on the value of empathy for disabilities in elementary schools. The method in this research is Design Based Research according to Reeves. This research was conducted at SD Islamic Leader School. The stages in this research are (1) principles and collaborative problem and practice analysis, (2) prototype development as a solution based on existing design, and technological innovations, (3) iterative testing cycle and solution refinement in practice, and (4) cycle improvement and refinement of solutions in practice. The types of data collection used are interviews, questionnaires, observations, and Values Clarification Test. The final product of this research is the “Teman Disabilitas” application. This research trial was conducted before and before using the “Teman Disabilitas” application using the Values Clarification Test. Based on data analysis, there was an increase in the empathy value of students before and before using the "Teman Disabilitas" application.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan aplikasi “Teman Disabilitas” guna menanamkan nilai empati kepada disabilitas fisik. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui kebutuhan aplikasi berbasis nilai empati terhadap disabilitas di Sekolah Dasar, mengembangkan dan mendeskripsikan bentuk rancanagan aplikasi berbasis nilai empati terhadap disabilitas di Sekolah Dasar, melakukan uji coba produk aplikasi berbasis nilai empati terhadap disabilitas di Sekolah Dasar, dan menghasilkan bentuk akhir produk aplikasi berbasis nilai empati terhadap disabilitas di Sekolah Dasar. Metode pada penelitian ini yaitu Design Based Reseacrh menurut Reeves. Penelitian ini dilakukan di SD Islamic Leader School. Adapun tahapan pada penelitian ini (1) identifikasi dan analisis masalah dan praktisi secara kolaboratif, (2) pengembangan prototype sebagai solusi yang berdasarkan desain, prinsip, dan inovasi teknologi yang ada, (3) siklus berulang pengujian dan penyempurnaan solusi dalam praktik, dan (4) siklus berulang pengujian dan penyempurnaan solusi dalam praktik. Jenis pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, angket, observasi, dan Values Clarification Test. Produk akhir penelitian ini berupa aplikasi “Teman Disabilitas”. Uji coba penelitian ini dilakukan pada saat sesudah dan sebelum menggunakan aplikasi “Teman Disabilitas” menggunakan Values Clarification Test. Berdasarkan analisis data adanya peningkatan nilai empati peserta didik pada saat sesudah dan sebelum menggunakan aplikasi “Teman Disabilitas”.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER MANDIRI PESERTA DIDIK KELAS IV SDN CIKATE Usi Susilawati; Syarip HIdayat
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i3.13538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap pembentukan karakter mandiri peserta didik. Karakter mandiri menjadi bahasan utama atas permasalahan yang banyak terjadi di lingkup usia sekolah dasar. Rendahnya tingkat kemandirian peserta didik dalam aktivitas pmbelajaran, memiliki hubungan sejajar dengan motivasi belajar yang menjadi dasar yang mendorong dan menggerakan peserta didik memiliki karakter mandiri. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengkaji hubungan antar variable penelitian. Penelitian ini dilakukan di SDN Cikate Sukabumi, sampel yang digunakan dalam penelitian adalah Kelas IV. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengkaji korelasi antar variable adalah angket denggan menggunakan rating scale. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan statistika deskriptif dan inferensial dalam aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan positif antara motivasi belajar dengan karakter mandiri peserta didik. penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dengan karakter mandiri peserta didik kelas IV SDN 1 Cikate. Motivasi mempengaruhi kemandirian peserta didik sebesar 32,2%. Kekuatan hubungan antara motivasi dengan karakter mandiri peserta didik termasuk kategori sedang. Semakin tinggi motivasi pada diri peserta didik maka semakin tinggi pula karakter mandiri peserta didik.