Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pemberdayaan Madrasah: Upaya Peningkatan Kualitas Mi Nurul Iman Kabo Jaya Sangata Kutai Timur Faelasup, Faelasup
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i2.24679

Abstract

Dengan desentralisasi, semua lembaga pendidikan menghadapi tantangan berat, yaitu menciptakan lembaga pendidikan yang represantif bagi masyarakat. Menghadapi persaingan antara sekolah dan madrasah yang sangat kuat, MI Nurul Iman Kabo Jaya perlu mengembangkan madrasah dengan menggunakan strategi yang tepat. Arah dan orientasi pengembangan madrasah ini adalah penguatan mendapatkan seluruh sumber daya madrasah dengan cara yang rasional dan sistematis, yang melibatkan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan tindakan dan pengendalian sehingga madrasah mampu menjadi sekolah adaptif yang memiliki kemampuan mengatasi masalah yang dihadapi. dan untuk menunjukkan kemampuan merenovasi. Hasilnya, madrasah mampu menghasilkan pendidikan yang baik secara kualitas maupun kuantitas. Pengembangan madrasah adalah upaya melakukan perubahan secara terencana, terkoordinasi, dinamis, dan berkesinambungan agar madrasah dapat mencapai tujuannya berdasarkan faktor keberhasilan yang kritis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mempotret secara menyeluruh upaya peningkatan kualitas madrasah di MI Nurul Iman Kabo Jaya Sangatta Utara, (2) mendeskripsikan strategi pengembangan MI Nurul Iman Kabo Jaya.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatannya dengan depth interview. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan model interaktif, Miles and Huberman yaitu: (1) kondensasi data (pengembunan), (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan (conclusion drawing).  Berdasarkan hasil dan analisis data, maka disimpulkan bahwa MI Nurul Iman Kabo Jaya merupakan madrasah yang mandiri dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikannya, strategi pengembangan MI Nurul Iman Kabo Jaya dengan penguatan kelembagaan dan penguatan kemitraan
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL (Fenomena Kerukunan Antar Umat Beragama Pada Acara Keagamaan Di Dusun Kabo Jaya Swarga Bara Sangatta Utara Kutai Timur) Faelasup, Faelasup
FIKRUNA Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan Vol 4 No 1 (2021): FIKRUNA : JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEMASYARAKATAN
Publisher : STIT Ibnu Rusyd Tanah Grogot

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.386 KB) | DOI: 10.56489/fik.v4i1.58

Abstract

Konsep Pendidikan Islam multicultural merupakan sebuah ajaran yang menekankan nilai-nilai taawun, tawazun, dan tawasuth, dan keterbukaan pada keragaman budaya, ras, suku, dan agama. Pendidikan Islam multikultural merupakan salah satu Pendidikan yang dapat memahami masyarakat beragam tentang pentingnya saling menjunjung tinggi dan menghormati nilai-nilai keberagaman dalam agama. Pada hakikatnya, masyarakat Dusun Kabo Jaya sudah menyadari dan menghormati adanya perbedaan dalam keyakinan dan beribadah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memperoleh gambaran implementasi nilai-nilai Pendidikan Islam multicultural di Dusun Kabo Jaya, (2) mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pendidikan Islam multikultural pada fenomena kerukunan anatar umat beragama pada acara keagamaan di Dusun Kabo Jaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatannya menggunakan depth interview. Teknik analisis yang dipakai adalah analisis kualitatif dengan model interaktif, Miles and Huberman yaitu: (1) kondensasi data (pengembunan), (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan (conclusion drawing). Berdasarkan hasil dan analisis data, maka disimpulkan bahwa penerapan Pendidikan agama Islam multicultural di Dusun Kabo Jaya melalui konsep tasamuh, taawun dan tawasuth. Implementasi Pendidikan agama Islam multicultural di Dusun Kabo Jaya melalui kegiatan kerja bakti dan bakti sosial, keagamaan, dan seni budaya.
Peran Psikologi Dalam Meningkatkan Pembelajaran Siswa zahra, Zaitun; Adiliani, Zahrina Farizah; Fatrah, Fatrah; Faelasup, Faelasup
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 6 (2024): Mei - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i6.1795

Abstract

Abstract Psychology plays an important role in the world of education, namely in advancing the quality of education so that it becomes even better and in accordance with the goals of education, namely bringing students to change for the better, both in behavior and in knowledge. The aim of this research is to determine the role of psychology in improving student learning. The results obtained by researchers show that there are 5 roles of psychology in improving student learning, including: 1) psychology helps educators understand individual differences, such as learning styles and cognitive abilities, 2) provides insight into student motivation, which will later be used as an incentive for students to learn , 3) helps develop student learning skills, such as study skills, problem solving, and cognitive skills, 4) helps students to manage their emotions, and also 5) plays an important role in developing student measurement and evaluation. This research uses qualitative methods with data collection techniques through library research, where the results obtained will be explained in descriptions and illustrations.
Strategi Pengelolaan Kelas Dengan Tiga Program Pembelajaran Di Bimbel Raudhatul Ilmi Sangatta Utara Zaitun Zahra; Faelasup, Faelasup
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9534

Abstract

Pengelolaan kelas yang baik sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif, meningkatkan motivasi siswa, serta memastikan tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal. Pendidikan, baik formal, informal, maupun nonformal, semuanya tetap membutuhkan pengelolaan kelas yang baik, karena secara umum semua pendidikan tentunya memiliki tujuan yang sama yaitu mencerdaskan anak bangsa, maka dari itu pengelolaan kelas sangat penting dilakukan karena sangat besar dampaknya bagi tercapainya tujuan pendidikan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai strategi pengelolaan kelas dengan tiga program pembelajaran yang ada di Bimbel Raudhatul Ilmi Sangatta Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis field research, dengan teknik penelitiannya yaitu observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Kemudian, data dianalisis dan dideskripsikan secara jelas dan teratur, agar mudah dipahami. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan beberapa strategi yang digunakan oleh pihak bimbel dalam mengelola kelasnya, diantaranya yaitu: perencanaan pembelajaran, pengorganisasian kelas, pengelolaan lingkungan fisik, pengelolaan waktu, menentukan strategi pembelajaran, pengelolaan perilaku, serta evaluasi dan tindak lanjut. Seluruh komponen tersebut sangat penting bagi terlaksananya  pengelolaan kelas yang efektif.
Pengaruh penggunaan metode storytelling terhadap pemahaman materi PAI pada siswa kelas VII di SMP Al-Munawwir Sangatta Selatan Muhammad Efendi; Faelasup, Faelasup; Mukhtar, Mukhtar
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 8: Juli 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i8.10033

Abstract

Pemahaman merupakan suatu hal yang penting dalam pembelajaran, menjadi sebuah tolak ukur berhasil atau tidaknya suatu proses pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan termasuk dalam penelitian lapangan (field research). Sampel penelitian ini berjumlah 60 siswa kelas VII. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi Pearson’s Product Moment Corellation sebesar R = 0,264, yang mengindikasikan korelasi rendah atau lemah antara penggunaan metode Storytelling dan pemahaman materi PAI. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 34,36 + 0,269X. Meskipun korelasinya rendah, hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode Storytelling terhadap pemahaman materi PAI siswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 26,4% menunjukkan bahwa 26,4% pemahaman materi PAI siswa dapat dijelaskan oleh penggunaan metode Storytelling, sedangkan 73,6% sisanya diduga dipengaruhi oleh variabel lain seperti metode pembelajaran, motivasi, lingkungan belajar, dan karakteristik individu.
Refleksi Kisah Isra Mi’raj dalam Pendidikan dan Masyarakat di Masjid As-Shobirin Teluk Pandan Rani, Nur Maha; Hidayat, Muhammad Rachmad; Elpina, Elpina; Faelasup, Faelasup
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Januari-April
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v3i1.112

Abstract

STAI Sangatta students carry out the Community Service Program (PkM) through social service activities with the aim of increasing knowledge and insight in the fields of education and society. One of the challenges faced by the community is the lack of interest among teenagers in the area to be active in religious activities, especially at the As-Shobirin Mosque, Teluk Pandan Village. Lack of participation in Islamic activities, including congregational prayers, is a major problem. To overcome this, the PkM team is trying to revive interest and a positive image of the mosque through activities to commemorate Isra Mi'raj. The method applied in Community Service includes planning, implementation, as well as monitoring and evaluation stages. Through this social service activity, students as organizers get positive benefits and the surrounding community also feels the positive impact and friendship is established between all parties involved.
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Rapat Koordinasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kutai Timur Yasin, Muhammad; Faelasup, Faelasup; Basir, M. Abdul; Gozali, Imron
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Januari-April
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v2i3.114

Abstract

The Indonesian Ulema Council (MUI) itself has duties and responsibilities Providing oversight for Muslims Providing education and guidance for adherents of Islam, Recruiting better cadres, Providing a way out of problems related to religion in the international world, Forming the concept of Islamic education, Overseeing content in the mass media and Running cooperation with various religious organisations Increasing faith, morals, and Sharia where the coordination meeting of the MUI of East Kutai Regency aims to increase belief, character, and Islamic law in Indonesian society Cooperation Development where the coordination meeting of the MUI of East Kutai Regency becomes a forum for safety and cooperation between various parties, including ulama, government, Islamic scholars and companies The influence of leadership in the Coordination Meeting of MUI of Kutai Timur Regency shows the importance of the leader's role in leading and controlling Muslims, as well as maintaining the interests of the ummah in Indonesia and The evaluation of this activity is very important because the Coordination Meeting of MUI shows the importance of evaluation in evaluating the extent to which the activity has achieved the goals that have been set, as well as to find the weak points of the implementation of the activity and provide recommendations for improvement so that the activity can run more effectively in the future.
Strategi Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kompetensi Digital Wanita Karier Miramadhani, Avicni; Kurniawati, Mega; Faelasup, Faelasup
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v3i2.1662

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kompetensi digital wanita karier di era transformasi digital. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini menganalisis integrasi nilai-nilai Islam dalam pengembangan literasi dan etika digital bagi perempuan Muslim yang aktif di dunia kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Agama Islam dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter digital yang beretika, memperkuat spiritualitas, serta mendorong adaptasi teknologi yang bertanggung jawab. Strategi yang diusulkan meliputi pengembangan kurikulum terintegrasi antara keterampilan digital dan nilai-nilai Islam, penggunaan platform pembelajaran Islami, serta pembentukan komunitas belajar yang mendukung pemberdayaan perempuan secara spiritual dan profesional.
The Role of Pai Teachers in Overcoming Students' Difficulties in Qur'an Literacy Faelasup, Faelasup; Nurwati
Educompassion: Jurnal Integrasi Pendidikan Islam dan Global Vol. 2 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/educompassion.v2i2.214

Abstract

This study examines the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in overcoming students' difficulties in Al-Qur'an literacy at the junior high school level. PAI teachers act as motivators, counselors, observers, facilitators, informants, and evaluators who actively support the learning process. Through regular guidance, the application of appropriate learning methods such as the Nderes method, and a personal and empathetic approach, teachers are able to help students overcome challenges in reading and writing the Al-Qur'an. Supporting factors such as a supportive curriculum, availability of learning media, teacher motivation, and family support strengthen the effectiveness of learning, while inhibiting factors such as lack of reading habits, low student awareness, and minimal family support pose challenges that need to be addressed. The positive impact of the PAI teachers' role is evident in the improved Al-Qur'an literacy skills of students, increased enthusiasm and self-confidence, as well as the strengthening of students' character and spirituality. In conclusion, the holistic role of PAI teachers, in synergy with various stakeholders, is crucial to the success of Al-Qur'an literacy learning and the formation of a faithful and morally upright generation.
Integrasi Antara Pendidikan Agama Islam dengan Pendidikan Umum dalam Peningkatan Kualitas Santri di Pondok Pesantren Daarul Ikhlash Sangatta Selatan Setiawan, Selawat; Fahriannor, Muhammad; Faelasup, Faelasup
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 5 No. 4 (2025): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v5i4.8216

Abstract

Education has a central role in shaping the foundation of the spread of Islam in Indonesia, with pesantren as a traditional educational institution that integrates religious and general knowledge. The pesantren functions not only as a center for teaching Islam, but also as a social institution that preserves the values of local culture and fosters the next generation of Islamic preaching. This research aims to examine the quality of students at the Daarul Ikhlash Islamic Boarding School Sangatta Selatan with a focus on the integration of the Islamic religious education curriculum and general education. Through a qualitative approach with a phenomenological design, data were obtained through observation, interviews, and documentation of the head of the pesantren, teachers, and students. The results showed that the integration of curriculum significantly improved the quality of santri, both in the aspects of spiritual, academic, skills, and character. The students are able to compete in the academic field while having a strong moral and religious foundation. Although there are challenges such as time management and the readiness of educators, this integration remains an important strategy in producing a generation of Muslims who are noble, knowledgeable, and ready to face global challenges. This study concludes that the integrative education model in pesantren makes a positive contribution to improving the quality of Islamic education in the modern era.