Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS MULTIKULTURAL DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PROGRESIVISME DI SMAN 2 SANGATTA UTARA Faelasup, Faelasup
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the decline in the moral values ​​of the nation's children, especially school education (SLA). Many violations and social deviations are committed by school children (SLA). This research method is qualitative with primary data taken in the field, namely SMAN 2 Sangatta Utara. Analysis with character education theories, multicultural education and educational philosophical theories. The theoretical reference is used to analyze the data obtained in the field to reach the resulting conclusions. The results of research and discussion are as follows: 1) The implementation of character education that is integrated with intracurricular results is good but there are still difficulties in integrating the subject matter. 2) The implementation of character education integrated with extracurricular activities is very good, compulsory extracurricular or optional extracurricular activities.3) The application of multicultural education is very successful with extracurricular practices and habituation and becomes a very good school culture. 4) The perspective of progressivism philosophy is most widely used in the development of character education and multicultural education at SMAN 2 Sangatta Utara.
KAWIN BEDA AGAMA Faelasup, Faelasup
At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 02 (2021): December
Publisher : Ekonomi Syariah STAI Sangatta Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/tawazun.v9i02.97

Abstract

Penelitian dengan judul kawin beda agama ini dilatarbelakangi berkepanjangannya kasus ini dibahas oleh semua kalangan baik ulama maupun ilmuwan juga karena banyaknya terjadi perkawinan beda agama di kalangan seebritis yang akhirnya diikuti oleh para penggemarnya. Fokus penelitiannya adalah 1) perkawinan beda agama dalam Islam, dan Dasar pernikahan beda agama, 2) Pernikahan beda agama menurut perundang-undangan. 3) pernikahan agama dalam perspektif hadits. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dengan studi literatur, artikel, jornal ilmiah, dan penelusuran pada tafsir qur`an yang berkaitan dengan masalah-masalah perkawinan beda agama. Hasil penelitian 1) Pernikahan beda agama dalam Islam dilarang berdasarkan ayat-ayat al-Qur’an Q.S. al-Baqarah [2]: 221, Q.S. al-Mumtahanah [60]: ayat 10, dan Q.S. al-Maidah [5]: 5.  2) perkawinan beda agama tidak diatur dalam UU No. 1 tahun 1974, sehingga harus merujuk Pasal 66 UU No. 1 Tahun 1974 jo Pasal 2 dan Pasal 7 ayat 2 GHR adalah tidak tepat. Tidak diaturnya perkawinan beda agama secara eksplisit di dalam UU No. 1 Tahun 1974 adalah karena perkawinan tersebut tidak dikehendaki pelaksanaannya oleh UU. 3) Sedangkan dalam nash hadits adalah hadits yang diriwayyatkan oleh al-Thabari (w. 310 H), al-Nasa’i, 1995, III: 113), al- Bukhari, 1994, III: 262-26,3 ibnu Hibban dan beberapa rawi lainnya melarang perkawinan beda agama.