Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Ekonomi Digital Syariah: Peluang dan Tantangan Sistem Pembayaran Cashless di Indonesia Hasibuan, Reni Ria Armayani; Anwar, Faisal; Muhammad, Ali Syibran; Sania, Vera
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan ekonomi digital syariah di Indonesia dengan fokus pada peluang dan tantangan penerapan sistem pembayaran cashless yang sesuai prinsip muamalah. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan untuk menelaah literatur terkait digitalisasi transaksi, QRIS syariah, fintech syariah, serta penerapan pembayaran cashless pada pesantren dan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan inklusi keuangan syariah melalui sistem pembayaran yang lebih cepat dan akuntabel. Meskipun demikian, implementasi cashless masih menghadapi hambatan seperti ketimpangan infrastruktur, rendahnya literasi digital, risiko kejahatan siber, serta kurangnya kesiapan manajerial pada lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan infrastruktur, peningkatan keamanan teknologi, edukasi digital, dan regulasi yang sesuai syariah menjadi langkah penting agar sistem pembayaran cashless dapat diterapkan secara optimal dan mendukung perkembangan ekonomi digital yang aman, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Daya Tarik Investasi dan Kesejahteraan Domestik: Analisis Kritis Dampak Investasi terhadap Struktur Ekonomi Indonesia Amelia, Nova; Humaidah, Atikah; Amrullah, Abdul Malik Karim; Hasibuan, Reni Ria Armayani
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i1.305

Abstract

Investasi asing langsung (FDI) telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan infrastruktur, dengan realisasi mencapai Rp465,2 triliun pada triwulan I 2025. Namun, dampaknya terhadap kesejahteraan domestik bersifat ambivalen karena ketimpangan regional, dominasi sektor ekstraktif, dan risiko terhadap UMKM lokal akibat ketergantungan modal asing. Penelitian ini menggunakan observasi literatur sistematis untuk merekomendasikan kebijakan inklusif guna menyeimbangkan manfaat FDI bagi pertumbuhan berkelanjutan.
Perekonomian Indonesia Setelah Kemerdekaan Putri, Cindy Amelia; Siregar, Lian Diza Loriva; Abrar, M. Hanif; Rahmadhini, Nur Azmi; Hasibuan, Reni Ria Armayani
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i1.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara sistematis perjalanan perekonomian Indonesia pasca-kemerdekaan dengan fokus pada dinamika kebijakan ekonomi dari rezim Orde Lama hingga era Reformasi. Melalui pendekatan deskriptif-analitis, artikel ini menyoroti bagaimana pergeseran orientasi politik memengaruhi stabilitas makroekonomi, pertumbuhan, dan aspek sosial-ekonomi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa masa Orde Lama ditandai dengan ketidakstabilan akibat dominasi politik atas ekonomi yang memicu inflasi ekstrem. Orde Baru berhasil melakukan stabilisasi dan industrialisasi yang pesat, namun menciptakan kerentanan struktural akibat praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Masa transisi dan Reformasi menjadi titik balik krusial yang memperkenalkan desentralisasi fiskal serta transformasi digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberlanjutan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada keseimbangan antara pertumbuhan tinggi, pemerataan sosial, tata kelola pemerintahan yang transparan, serta adaptasi terhadap inovasi teknologi di era globalisasi.and supporting the optimization of village economic potential in a sustainable manner.
Transformasi Sistem Ekonomi Sosial Indonesia 1945-1960: Dari Kekacauan Kolonial Menuju Kemandirian Berbasis Gotong Royong Hani, Nazwa Akhaza; Rahmi, Siti; Yusliandi, Rifaldy; Hasibuan, Reni Ria Armayani
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.302

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi sistem ekonomi sosial Indonesia periode 1945-1960 sebagai fase krusial membangun kemandirian ekonomi nasional di tengah warisan struktur kolonial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian mengkaji lima fase: warisan ekonomi kolonial, rekonstruksi ekonomi nasional (1945-1950), era Demokrasi Liberal (1950-1959), implementasi prinsip gotong royong, dan ekonomi berdikari (1959-1960). Hasil menunjukkan Indonesia mewarisi kondisi paradoks kaya sumber daya namun terbelenggu kemiskinan struktural akibat dualisme ekonomi kolonial. Upaya rekonstruksi menghadapi hyperinflasi, defisit anggaran kronis, dan infrastruktur hancur. Para pendiri bangsa merumuskan alternatif ketiga antara kapitalisme dan sosialisme melalui ekonomi gotong royong yang diinstitusionalisasikan dalam Pasal 33 UUD 1945. Periode Demokrasi Liberal ditandai Program Benteng yang belum optimal, sementara Demokrasi Terpimpin menekankan ekonomi berdikari melalui Manipol-USDEK. Meskipun idealisme kuat secara filosofis, implementasi menghadapi kendala teknis-manajerial. Penelitian menyimpulkan periode 1945-1960 meletakkan fondasi identitas ekonomi Indonesia yang menekankan keseimbangan efisiensi ekonomi dan keadilan sosial, dengan relevansi nilai gotong royong terhadap prinsip ekonomi Islam seperti ta'awun dan keadilan sosial.
Pengaruh Kemiskinan Terhadap Stabilitas Pangan di Indonesia: Analisis Dampak Ekonomi dan Sosial Zain, Fandi Ahmad; Fathiha, Herly Febri; Nurkomaria; Hasibuan, Reni Ria Armayani
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.324

Abstract

Kemiskinan dan stabilitas pangan merupakan persoalan struktural yang saling berkaitan dan masih menjadi tantangan utama pembangunan di Indonesia. Meskipun angka kemiskinan nasional menunjukkan tren penurunan, ketidakstabilan akses pangan yang berkelanjutan masih dialami oleh rumah tangga berpendapatan rendah, terutama akibat keterbatasan daya beli, fluktuasi harga pangan, dan ketimpangan wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kemiskinan terhadap stabilitas pangan di Indonesia dengan meninjau dampak ekonomi dan sosial yang menyertainya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah studi empiris mengenai dampak kemiskinan terhadap stabilitas pangan di Indonesia dalam kerangka ekonomi dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap stabilitas pangan melalui keterbatasan pendapatan, tingginya proporsi pengeluaran pangan, serta rendahnya kapasitas adaptasi rumah tangga miskin dalam menghadapi guncangan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Faktor sosial, seperti tingkat pendidikan, literasi pangan dan gizi, serta karakteristik rumah tangga, berperan sebagai faktor mediasi yang memperkuat kerentanan stabilitas pangan. Selain itu, terdapat perbedaan pola kerentanan antara wilayah perkotaan dan perdesaan, namun keduanya sama-sama rentan terhadap ketidakstabilan pangan akibat kemiskinan dan ketimpangan wilayah. Penelitian ini menegaskan bahwa stabilitas pangan tidak dapat dicapai secara berkelanjutan tanpa integrasi kebijakan pengentasan kemiskinan, penguatan daya beli, dan pembangunan sistem pangan yang inklusif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan publik yang lebih komprehensif dan berorientasi jangka panjang dalam mewujudkan stabilitas pangan dan keadilan sosial di Indonesia.
Kontribusi Pasar Modal Indonesia Terhadap Pertumbuhan dan Stabilitas Perekonomian Nasional Lubis, Namira Hamni; Syahinda, T. Razita; Adrio, Edo; Hasibuan, Reni Ria Armayani
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i1.327

Abstract

Pasar modal merupakan salah satu pilar penting dalam sistem keuangan nasional yang berperan dalam mendukung pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Di Indonesia, pasar modal berkembang sebagai sarana penghimpunan dana jangka panjang yang mempertemukan pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan pembiayaan untuk kegiatan produktif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pasar modal Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi serta perannya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai buku teks ekonomi dan pasar modal, jurnal ilmiah nasional terakreditasi, serta publikasi resmi lembaga terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, perluasan akses pendanaan bagi perusahaan, dan efisiensi alokasi sumber daya. Selain itu, pasar modal juga berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi dengan meningkatkan ketahanan sistem keuangan, memperkuat kepercayaan investor, serta menyediakan alternatif pembiayaan selain sektor perbankan. Namun demikian, pasar modal Indonesia juga menghadapi tantangan seperti volatilitas pasar global dan ketergantungan pada aliran modal asing. Oleh karena itu, penguatan regulasi, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan investor domestik menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan peran pasar modal. Secara keseluruhan, pasar modal Indonesia memiliki potensi besar sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional.
ANALISIS DAMPAK INFLASI TERHADAP DAYA BELI MASYARAKAT Herlambang, Muhammad Farhan; Pratiwi, Regina; Naila Zain; Hasibuan, Reni Ria Armayani
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2160

Abstract

This research aims to analyze the impact of inflation on the purchasing power of the community. This study uses a qualitative approach through interviews and literature studies as secondary data. The results conclude that inflation has a proven negative effect on the purchasing power of the community, especially low-income groups and small business actors. At a broader level, high and uncontrolled inflation can widen social disparities and reduce welfare, as the poor bear a heavier burden than high-income groups. Overall, these findings emphasize that inflation control must be accompanied by policies to protect purchasing power so that economic stability goes hand-in-hand with social justice and welfare.  
Analisis Perbandingan Antara Saham Syariah Dan Emas Ditinjau Dari Risk Dan Return Periode 2023 – 2025 Sitorus, Sry Rahayu Ningsih; Hasibuan, Reni Ria Armayani; Harahap, Muhammad Ikhsan
Jambura Economic Education Journal Vol 8, No 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jeej.v8i2.37798

Abstract

This study aims to compare the investment performance of sharia stocks and ANTAM gold based on return and risk levels during the 2023–2025 period. The methodology used is a quantitative approach with a descriptive-comparative research model. The research data consists of the weekly closing prices of sharia stocks included in the Indonesia Sharia Stock Index, namely AALI, ACES, and ABMM, as well as the price of ANTAM gold. Data processing was conducted by calculating returns and risk using standard deviation, followed by the Jarque–Bera normality test, the Augmented Dickey–Fuller (ADF) stationarity test, the independent samples t-test, and volatility analysis using the GARCH (1,1) model. The results of the study indicate that there is no significant difference in return levels between sharia stocks and ANTAM gold. However, sharia stocks have higher risk and volatility levels compared to gold. These findings indicate that gold tends to be more stable as a hedging instrument, while sharia stocks offer greater return potential with the consequence of higher risk. The results of this study recommend portfolio diversification between sharia stocks and gold, and can serve as a reference for regulators. Further research is suggested to expand the study period and variables.
Religiosity, Lifestyle, and Sharia Financial Literacy on Paylater Usage Behaviour Harahap, Mhd. Rivaldhy; Hasibuan, Reni Ria Armayani; Nur Ahmadi Bi Rahmani
Islamic Economics and finance in Focus Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyse the influence of religiosity, lifestyle and Sharia financial literacy on paylater usage behaviour in North Sumatra. This study employs a quantitative approach using a survey method involving 100 students from the Faculty of Islamic Economics and Business at the State Islamic University of North Sumatra who have used or are currently using paylater services. The data were analysed using multiple linear regression with the aid of SPSS. The results indicate that, taken together, all independent variables have a significant influence on ‘PayLater’ usage behaviour. However, when analysed individually, only religiosity has a significant influence, whilst lifestyle and Sharia financial literacy do not have a significant influence. These findings indicate the existence of a gap between religious values and financial behaviour (value-behaviour gap), whereby a high level of religiosity is not always accompanied by financial practices that conform to Sharia principles. The coefficient of determination of 0.506 indicates that the research model has a reasonably strong explanatory power. This study makes an empirical contribution to understanding the use of ‘paylater’ services among Muslim students and emphasises that the implementation of religious values and Sharia financial literacy needs to be strengthened in a more practical manner in order to foster financial behaviour that is in line with the principles of Islamic economics.