Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Peran Pembimbing Akademik dengan Prestasi Belajar Dina Martha Fitri; Nurhidayah Nurhidayah
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v3i1.81

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk diketahuinya hubungan peran pembimbing akademik dengan prestasi belajar. Metode penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Dengan populasi mahasiswa D-III Kebidanan tingkat II dan III. Dengan jumlah sampel 85 orang. Data yang dipakai adalah data primer menggunakan kuisoner yang di uji menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Diolah dan dianalisis menggunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa hasil belajar yang memuaskan yaitu sebanyak 78 (91,7%). Dan terdapat 66 (77,6%) responden mengatakan bahwa peran dosen pembimbing akademik aktif. Hasil uji staistik chi-square di dapatkan bahwa Ha di terima dengan kesimpulan bahwa ada hubungan yang bermakna antara peran pembimbing akademik dengan prestasi belajar responden. Kesimpulan pada penelitian ini adalah Mayoritas mahasiwa D-III Kebidanan Tingkat II dan III memiliki prestasi belajar yang memuaskan dan memiliki dosen pembimbing akademik yang berperan aktif. Sehingga di sarankan untuk meningkatkan peran aktif sebagai motivator pada mahasiswa.
Hubungan antara Evaluasi Pembelajaran Teori dan Praktik Laboratorium Asuhan Kebidanan Persalinan di Akademi Kebidanan Farama Mulya Dina Martha Fitri; Nurhidayah Nurhidayah
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v2i2.38

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan antara evaluasi pembelajaran teori dan praktik asuhan kebidanan persalinan. Pembelajaran merupakan sistem yang terdiri atas beberapa unsur, yaitu masukan, proses dan keluaran atau hasil. Dalam pendidikan bidan, evaluasi dilakukan tidak hanya untuk mengukur keberhasilan dalam teori tetapi juga dilakukan evaluasi untuk praktik laboratorium. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan desain pendekatan Korelasional untuk meneliti sejauh mana variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi faktor lain berdasarkan koefisien korelasi dengan cara mendokumentasikan rekapitulasi nilai teori dan praktik laboratorium asuhan kebidanan persalinan mahasiswa semester V sebanyak 84 mahasiswa. Hasil penelitian evaluasi pembelajaran teori asuhan kebidanan dinyatakan lulus yaitu sebanyak 81 mahasiswa (96,4%). Sedangkan untuk evaluasi pembelajaran praktik laboratorium asuhan kebidanan persalinan yang dinyatakan lulus sebanyak 82 mahasiswa (97,6%). Adapun hasil uji korelasi memiliki hubungan positif dan signifikan antara evaluasi pembelajaran teori dan praktik laboratorium asuhan kebidanan persalinan. Kesimpulan diharapkan mahasiswa harus menguasai teori asuhan kebidanan persalinan tetapi mahir dalam melakukan praktik laboratorium asuhan kebidanan persalinan. Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian, maka peneliti memberikan saran untuk Akademi Kebidanan Farama Mulya untuk tetap meningkatkan proses pembelajaran yang terdiri dari unsur masukan, proses dan hasil pembelajaran.
Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak (SDIDTK) Pada Anak Usia 54-72 Bulan di Tk Cikal Cendikia Cileungsi Kab.Bogor Imelda Diana Marsilia; Nurulicha Nurulicha; Dina Martha Fitri; Yulita Nengsih; Eka Maulana Nurzanah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i4.5704

Abstract

 ABSTRAK Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) sangat perlu dilakukan terutama pada usia dibawah lima tahun karena akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini, semua balita dan anak pra sekolah mendapatkan pelayanan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang sesuai dengan usianya. Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak ini bertujuan dalam mendeteksi bayi pada pertumbuhan dan perkembangannya, sehingga akan dilakukan  stimulasi apabila ditemukan adanya penyimpangan dalam pertumbuhan dan perkembangan pada bayi tersebut. Dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh 28 anak usia dini yang berasal dari TK Cikal Cendikia Cileungsi. Stimulasi yang dilakukan menggunakan KPSP (Kuisioner Pra Skrining Perkembangan). Pada kegiatan ini juga dilakukan penimbangan BB, pengukuran TB dan lingkar kepala. Hasil pemeriksaan pada anak usia dini TK Cikal Cendikia adalah Pertumbuhan anak-anak pada batas normal yaitu pemeriksaan terdiri dari berat badan, panjang badan, lingkar kepala. Perkembangan anak-anak hasil KPSP anak sesuai perkembangan, tes daya lihat 10% anak mengalami kesulitan melihat Huruf E pada baris ke tiga. Tes daya dengar dengan hasil normal anak-anak melakukan instruksi dengan baik dan benar. Kata Kunci:  Perkembangan anak, SDIDTK, KPSP  ABSTRACT Development is an increase in the structure and function of the body which is more complex in the ability of gross motion, fine motion, speech and language as well as socialization and independence. Stimulation, Detection and Early Intervention on Growth and Development (SDIDTK) really need to be done, especially at the age of under five years because it will influence and determine the next child's development. In this community service activity, all toddlers and pre-school children receive stimulation, detection and early intervention services for growth and development deviations according to their age. Early Detection and Intervention on Child Development aims to detect infants in their growth and development, so that stimulation will be carried out if deviations are found in the growth and development of the baby. The implementation of this community service was attended by 28 early childhood children from Cikal Cendikia Kindergarten, Cileungsi. The stimulation was carried out using the KPSP (Pre-screening Development Questionnaire). This activity also carried out weight weighing, TB measurements and head circumference. The results of the examination in early childhood at Cikal Cendikia Kindergarten were that the child's growth was within normal limits, namely examination of weight, body length, head circumference. children's development results KPSP children according to development, vision test 10% of children have difficulty seeing the letter E on the third row. Hearing test with normal results the children carried out the instructions properly and correctly. Key Word : Child growth, SDIDTK, KPSP
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI MENGENAI PENANGANAN DISMENORE DENGAN ABDOMINAL STRETCHING DI SMP NEGERI 1 CISALAK KABUPATEN SUBANG TAHUN 2020 Hilya Auliya RM; Nurhidayah; Dina Martha Fitri; Diah Warastuti
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN Vol 11 No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.815 KB)

Abstract

Effectiveness of Health Education Towards The Increase of Young Women On The Treatment Of Dismenorrhea With Abdominal Stretching In SMP Negeri 1 Cisalak Subang 2020ABSTRACTHealth education is a series of experiences that influence an individual's knowledge. The success of health counseling depends on the component or the media of learning. Based on the results of the recapitulation data of SMP Negeri 1 Cisalak’s female students who had to leave their study activities and rest at home due dismenorrhea to 33%, the figure is quite high compared to the incidence of other diseases that cause students to rest at home. The purpose of this research is to know the effectiveness of health education through video and leaflets on young women's knowledge of the treatment of dismenorrhea with abdominal stretching in SMP Negeri 1 Cisalak. This research uses Quasi Experiment Design and Non Equivalent Control Group (pretest posttest control group design) approach method. The sample of this research is 153 students who were taken from the 3rd grade students of SMP Negeri 1 Cisalak. Respondents will be divided into two groups. A total of 77 were included in the video group and a total of 76 were included in the leaflet group. The instrument used is a questionnaire. The study was conducted in August 2020. The results used Paired samples T-Test with an average knowledge score of 80.07 leaflet group and 83.70 video group with P-Value of 0.000. The conclusion of this study is that there were significant differences in average scores between leaflet and video groups. So health education is more effectively provided with video media. It is hoped that this research adds insight into health education through video media.Keywords: Dismenorrhea, Abdominal Stretching, Knowledge, Health Education, Video Media, Leaflet Media
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III DI PUSKESMAS KECAMATAN CIPAYUNG JAKARTA TIMUR Wahyuningsih; Diah Warastuti; Dina Martha Fitri
JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN Vol 11 No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : STIKES MITRA RIA HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.815 KB)

Abstract

Physical changes that occur in the second and third trimesters of pregnancy sometimes cause discomfort to the mother, one of which is lower back pain. The purpose of this study was to determine the effect of pregnancy exercise on reducing low back pain in pregnant women in the second and third trimesters of the Cipayung District Health Center. The population of this study were all patients at the Cipayung District Health Center with a sample of 20 respondents. This study was a quantitative pre-experimental study with a one group pretest- posttest design type. Retrieval of data using the Numeric Rating Scale. The analysis used was univariate and bivariate. The results showed that the p-value was 0.001 with the p value of this study showed the p value <α (0.05) which means that it has a very significant difference in value. So it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted for the reduction of low back pain in pregnant women in trimesters II and III. It is recommended that pregnant women in the II and III trimesters do exercise so that the lower back will experience a reduction in pain where the mother can ask for information from health workers about how to do pregnancy exercise Keywords Pregnancy exercise, lower back pain, pregnant women in the II and III trimesters
Pemijatan pada Bayi Usia 0-2 Tahun di Rw 4 (Rt 1 Dan 3) Desa Wantisari Kec. Leuwidamar, Kab. Lebak Nurulicha Nurulicha; Imelda Diana Marsilia; Eka Maulana Nurzannah; Dina Martha Fitri; Yulita Nengsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7937

Abstract

ABSTRAK Stimulasi atau rangsangan yang baik untuk anak dapat diberikan oleh orang tua untuk perkembangan potensinya secara maksimal. Faktor yang berhubungan dengan tumbuh kembang anak yaitu nutrisi yang tercukupi, lingkungan keluarga yang mendukung merupakan dasar untuk tumbuh kembang anak. Selain itu dari segi personal anak dapat diberikan stimulasi, salah satu bentuk stimulasi yang umum dilakukan orang tua untuk bayi. Saat memijat bayi, kita membantu otak anak memproduksi hormon oksitosin, yang menurunkan kadar stres dalam otaknya. Dengan kata lain, pijatan bayi bisa membantunya relaks, mengurangi lama ia menangis, dan membantunya tidur. Selain itu, salah satu keuntungan lain untuk pijat bayi adalah kemampuannya untuk memperkuat sistem pencernaannya, sehingga membantu ketidaknyamanan yang dialami bayi, seperti masuk angin dansembelit. Selain membantu sistem penting dalam tubuh si anak, memijat bayi juga membantu pertumbuhannya. Saat kita memijat si bayi, sentuhan tersebut mengirimkan sinyal kepada kelenjar pituitary di dalam otak si kecil. Hal ini kemudian melepaskan HGH, hormon pertumbuhan manusia, yang artinya membantu si bayi tumbuh dan berkembang. Pengabdian Masyarakat ini mulai dilaksanakan pada bulan Maret 2022 di RW 04 (RT 1 dan 3) Desa Wantisari, Kec. Leuwidamar, Kab Lebak. Metode pelaksanaan kegiatan yang diberikan adalah dalam bentuk penyuluhan dan Demonstrasi pentingnya Baby Massage. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan terhadap ibu ibu diketahui bahwa ibu sudah mengerti tentang pemijatan bayi dan dapat mengaplikasikan langsung gerakan gerakan massage tersebut pada bayinya dan kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari Kepala Desa, Bidan desa dan Kader. Kata Kunci: Tumbuh Kembang Anak, Pemijatan Bayi, Perkembangan Anak  ABSTRACT Development is an increase in the structure and function of the body which is more complex in the ability of gross motion, fine motion, speech and language as well as socialization and independence. Stimulation, Detection and Early Intervention on Growth and Development (SDIDTK) really need to be done, especially at the age of under five years because it will influence and determine the next child's development. In this community service activity, all toddlers and pre-school children receive stimulation, detection and early intervention services for growth and development deviations according to their age. Early Detection and Intervention on Child Development aims to detect infants in their growth and development, so that stimulation will be carried out if deviations are found in the growth and development of the baby. The implementation of this community service was attended by 28 early childhood children from Cikal Cendikia Kindergarten, Cileungsi. The stimulation was carried out using the KPSP (Pre-screening Development Questionnaire). This activity also carried out weight weighing, TB measurements and head circumference. The results of the examination in early childhood at Cikal Cendikia Kindergarten were that the child's growth was within normal limits, namely examination of weight, body length, head circumference. children's development results KPSP children according to development, vision test 10% of children have difficulty seeing the letter E on the third row. Hearing test with normal results the children carried out the instructions properly and correctly. Keyword: Child Growth, SDIDTK, KPSP
HUBUNGAN PERAN PEMBIMBING KLINIK DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING PADA MAHASISWA KEBIDANAN DI RSUD CIBINONG Dina Martha Fitri; Nurhidayah Nurhidayah
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION 2020: SPECIAL EDITION
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v1i1.7460

Abstract

PBL or problem based learning is a learning approach that uses real-world problems as a context for students to learn about critical thinking and problem-solving skills for which a clinical counselor is needed. So the purpose of research to find out "The relationship of clinical counselor role with the method of Problem Based Learning on the students practice at RSUD Cibinong in December 2017 July 2018. This research method used a quantitative research design using cross sectional approach in July 2018 population of all students who practice at RSUD Cibinong 2018 with a sample of 52 people. The data taken are primary data by using questionnaires that have been validated and reability after data obtained in data though using univariate analysis with frequency distribution and bivariate analysis using chi-square test. The results showed that PBL method was achieved as much as (73.1%), while the other 26.9% had not been able to achieve the problem based learning method. The role of clinical counselor as educator (51,9%), as role model as much (55,8%), facilitator as much (71,2%) and role as evaluator as much (59,6%). From the result of the research, it can be concluded that there is a significant relationship between problem based learning method with the role of clinical counselor as educator (p = 0,000) and facilitator (p = 0,041) and no relation on role model role (p = 0,453) and evaluator role p = 0.677). The conclusions of the research conducted at RSUD Cibinong mostly achieved. In this research is expected role of clinical counselor as role model can exemplify good behavior in learners and can do evaluation in structured and make improvement based on evaluation result
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR HUMANIORA PADA MAHASISWA SARJANA TERAPAN KEBIDANAN STIKES MITRA RIA HUSADA JAKARTA Nurul Azmi Aprianti; Dina Martha Fitri
Edum Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v6i1.132

Abstract

Pendidikan dan pengajaran adalah suatu proses yang sadar tujuan. Tujuan dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk memberikan rumusan hasil yang diharapkan mahasiswa setelah melaksanakan pengalaman belajar. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, hasil belajar mata kuliah Humaniora program studi Sarjana Terapan Kebidanan (STR Kebidanan) dengan nilai rata-rata yaitu 2,60 pada tahun 2020 sampai 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran tipe TGT dibandingkan metode konvensional pada mata kuliah Humaniora. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain Non Equivalent Control Group Design Pretest - Posttest yang tidak equivalent, populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STR Kebidanan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta sebanyak 32 mahasiswa. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling dikarenakan populasi kescil atau kurang dari seratus. Analisis data menggunakan analisisi univariat dan bivariat. Hasil uji statisik menunjukkan nilai P-Value = 0,004 dengan Relative Risk (1,684) adanya keefektivitasan yang signifikan terhadap metode pembelajaran tipe TGT. Dari penelitian ini dapat disimpulkan ada keefektifitasan yang signifikan dari metode pembelajaran tipe TGT. Saran bagi STIKes Mitra RIA Husada Jakarta agar dapat melakukan monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan terhadap seluruh aspek proses pendidikan khususnya model pembelajaran yang dipakai dosen pengajar sebagai salah satu bagian terpenting dalam proses pembelajaran agar senantiasa dapat meningkatkan mutu pendidikannya.
Food Absolute Promotion In The Process Of Perineum Wound Healing Using Counseling Media Nur Hidayah; Dina Martha Fitri; Hanum Hanum
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i2.6751

Abstract

Latar belakang;  Budaya pantang makanan di masa nifas masih banyak terjadi di Indonesia yang menyebabkan lamanya proses penyembuhan luka perineum. untuk menghadapi budaya  tersebut, ibu nifas perlu diberikan penyuluhan. Berbagai media dapat digunakan untuk melakukan penyuluhan  seperti media video dan leaflet yang bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang budaya pantang makanan dalam proses penyembuhan luka perineum.Tujuan; mengetahui perbedaan  peningkatan pengetahuan ibu nifas tentang pantang makanan dalam proses penyembuhan luka perineum menggunakan media video dan leaflet Metode: Jenis penelitian yang digunakan Quasi Experimental dengan Pretest-posttest control group design. Lokasi penelitian dilaksanakan di Poskesdes Mahang Sungai Hanyar dengan jumlah sampel 30 orang ibu nifas   yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dengan menggunakan media video, dan leaflet Analisa data menggunakan Uji T Hasil; Hasil analisis didapatkan ada perbedaan rata-rata antara peningkatan  pengetahuan pretest dengan posttest pada media video dan leaflet dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05 dan  nilai rata rata media video (-1.533) serta leaflet (-1.867).Kesimpulan: Ada perbedaan peningkatan pengetahuan dengan  penyuluhan mengunakan media video  dan leaflet Kata kunci : Pantang Makanan, Luka Perineum, Media Video Dan Leaflet ABSTRACT Background; The culture of abstinence from food during the puerperium still occurs in Indonesia which causes the perineal wound healing process to take longer. To deal with this culture, postpartum mothers need to be given counseling. Various media can be used to provide counseling such as video media and leaflets that aim to increase the knowledge of postpartum mothers about the culture of abstinence from food in the perineal wound healing process.Objective; knowing the difference in increasing knowledge of postpartum mothers about food abstinence in the perineal wound healing process using video media and leafletsMethods: The type of research used is Quasi Experimental with Pretest-posttest control group design. The research location was carried out at Poskesdes Mahang Sungai Hanyar with a sample of 30 postpartum mothers who were divided into two groups, namely the experimental group using video media, and leaflets. Data analysis used t TestResults; The results of the analysis showed that there was an average difference between increasing pretest and posttest knowledge on video media and leaflets with a Sig (2-tailed) value of 0.000 < 0.05 and an average value of video media (-1.533) and leaflets (-1.867).Conclusion: There is a difference in increasing knowledge with counseling using video media and leaflets Keywords: Abstinence of Food, Perineal Wounds, Video Media and Leaflets
Optimalisasi SDIDTK melalui Peningkatan Literasi Kesehatan Mental Maternal di Posyandu Melati Kabupaten Bogor Nurulicha Nurulicha; Perwitasari Perwitasari; Sinta Dwi Juwita; Dina Martha Fitri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i7.10153

Abstract

ABSTRAK Periode kritis untuk pertumbuhan dan perkembangan anak berada pada usia 0-6 tahun, sehingga masa tersebut disebut periode usia emas. Masalah tumbuh kembang pada anak-anak yang tinggal di negara berkembang menjadi pusat kesehatan dunia, khususnya masalah sunting. Masalah kesehatan di komunitas  muncul setelah dilaksanakan penelitian di wilayah dimana pengabdian masyarakat ini dilakukan. Hasil penelitian melaporkan lebih dari 40% bayi usia 0-36 bulan pada penelitian ini mengalami masalah perkembangan. Skrining tersebut dilakukan dengan menggunakan instrumen KPSP. Untuk mengurangi masalah tersebut, pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan meningkatkan literasi kesehatan mental maternal dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang SDIDTK (Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang). Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu memberikan penyuluhan tentang kesehatan mental maternal dan SDIDTK pada 10 ibu yang memiliki anak usia 0-5 tahun di wilayah Posyandu Melati Desa Citapen Bogor. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan yaitu kuesioner pre-test dan post-test. Hasil pengabdian masyarakat yang menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang pertumbuhan dan perkembangan dari skor rata-rata 8.4 menjadi 8.6. dan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan mental  juga meningkat dari skor rata-rata 8.7 menjadi 9.3. Dari kegiatan penyuluhan ini diharapkan mampu meningkatkan literasi kesehatan mental dan pengetahuan SDIDTK pada peserta agar para ibu dapat memiliki kesadaran tinggi untuk mengontrol pertumbuhan dan perkembangan anaknya melalui Posyandu/Puskesmas sehingga kasus setunting di Kabupaten Bogor dapat dicegah. Disarankan pada kegiatan pengabdian masyarakat selanjutnya agar menjangkau sasaran lebih luas. Kata Kunci: Tumbuh Kembang Anak, Kesehatan Mental, Maternal  ABSTRACT Critical period for child growth and development occur between age 0- 6 years old, thus this stage is known as golden age  period.  Growth and development issues   among children  living in  developing countries  are considered as global health   focus, especially stunting issue. The health problem  in the community emerged after a study  had been conducted in the area where community service took place. The study result reported that  more than  fourty percent of the babies aged 0-36 who took part  in the study  were   having developmental  problems. The screening was carried out with the use of KPSP instrument. To reduce this problem, the community service which aimed at enhancing maternal mental health literacy and improving  knowledge on  SDIDTK were implemented. The implementation method was education about maternal mental health and SDIDTK to 10 mothers who have baby age 0-5 years old at Posyandu Melati Citapen Village Bogor. To assess level of knowledge, pre and post-test questionnaire were distributed. The result showed that level of mother knowledge on child’s growth and development increased from 8.4  to 8.6, and knowledge on mental health rose from 8.7 to 9.3. It is expected that this community service could enhance maternal mental health literacy and SDIDTK knowldge thus mothers have high awareness to monitor their children’s growth and development through Posyandu/Puskesmas (community health center) in hope that the  cases of stunting  in Bogor Regency  could be averted. Future similar community service should be able to reach wider community.  Keywords: Child Growth And Development, Maternal, Mental Health