Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Gizi Dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja Tentang Anemia Melalui E- Modul Pembelajaran Marsilia, Imelda Diana; Kubillawati2, Sri; Hidayah, Nur Rahmah; Fitri, Dina Martha
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50559

Abstract

Abstrak Anemia merupakan salah satu masalah gizi utama pada remaja putri yang berdampak serius terhadap kesehatan, konsentrasi belajar, dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi gizi melalui e-modul pembelajaran dalam meningkatkan kesadaran remaja putri tentang anemia di Karang Taruna Desa Mampir. Desain penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang disertai uji coba lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 30 remaja putri yang dipilih secara random. Instrumen penelitian berupa pretest dan posttest digunakan untuk menilai perubahan tingkat pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest, dengan perolehan N-Gain sebesar 0,707 (kategori tinggi/efektif). Respon pengguna juga menunjukkan bahwa 95% menyatakan modul mudah dipahami, 92% menilai bahasa sesuai usia, dan 88% menilai desain visual menarik. Dengan demikian, e-modul pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja putri mengenai anemia serta berpotensi diintegrasikan dalam program edukasi gizi berbasis sekolah maupun komunitas.
Analysis of Needs And Distribution of Public Senior High Schools in Bandar Lampung City Permatasary, Nayla Alviani; Firdaus, Rangga; Fitri, Dina Martha
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 10 No. 2 (2025): April
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v10i2.15195

Abstract

This study aims to determine the spatial distribution of public high schools in Bandar Lampung City, the needs of public high schools in Bandar Lampung City based on the Regulation of the Minister of National Education No. 24 of 2007, and the accessibility of public senior high schools with settlements according to the standards of the Minister of National Education of the Republic of Indonesia No. 24 of 2007. The research method used is descriptive method. The data analysis used is descriptive with secondary data analysis techniques. The population in this study were all State Senior High Schools in the city of Bandar Lampung, namely 17 school units. Data collection techniques used in this study are surveys and documentation. The results of the study found that the overall distribution of public high school locations in Bandar Lampung City was not evenly distributed. Public High School in Bandar Lampung City based on the standards of the Minister of National Education of the Republic of Indonesia No. 24 of 2007 according to Permendiknas is that at least one sub-district has one school unit with a minimum of 3 study groups and a maximum of 27 study groups, so for sub-districts that do not have public high schools, new school units are required to be built. Based on the threshold theory, the availability of educational facilities in Bandar Lampung City is still low. The accessibility of the school-age population to get education based on the zoning radius of 3 km is quite even.edu
Implementation of Audio Visual Learning Media in Extracurricular Dance Activities Nadiya, Nursya Fathin; Herpratiwi, Herpratiwi; Fitri, Dina Martha
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 10 No. 2 (2025): April
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v10i2.15201

Abstract

: The implementation of audio-visual media has an important role in extracurricular activities, especially in learning that prioritizes aspects of skills and practical activities such as in extracurricular dance activities. Audio visual media can display visuals clearly and audio simultaneously so that learning becomes more real. This study aims to analyze the implementation of audio-visual learning media that can be used in extracurricular dance activities. The research method used is literature study research by collecting data from various references such as books, journals and theses, then analyzing it, then reducing the data, presenting the data in matrix form and drawing conclusions. The results of the research that has been conducted are the importance of implementing audio-visual media learning in extracurricular dance activities which include planning, implementation, and evaluation because audio-visual media in extracurricular dance activities can provide more real experience to students, besides that extracurricular dance becomes more fun, varied, not monotonous, not boring, and students are not easily bored in learning. Judging from the appreciation shown through dance video shows, students absorb more knowledge about various kinds of dances. The conclusion of the research conducted is that audio visual media provides significant benefits, both for students and teachers. especially in dance skills material because audio visual media can attract students' interest and motivation, can stimulate thoughts, feelings, can attract students' attention and affect students' emotions so that dance learning becomes more fun, varied and not monotonous.
ANALISIS SURVEI TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI GURU SMA TERHADAP PENDEKATAN DEEP LEARNING Agustina, Ema; Triaristina , Aprilia; Dina Martha Fitri; Manalu , Theresia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5324

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan persepsi guru SMA terhadap pendekatan Deep Learning. Pendekatan deep learning ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam, relevan, dan menyenangkan bagi siswa melalui tiga pilar utama, yaitu Mindfull Learning, Meaningfull Learning, dan Joyfull Learning. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif metode survei yang melibatkan 20 orang guru SMA di Kota Bandung dan Kota Bandar Lampung melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan analisis data percentage correction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% responden yang pernah mendengar istilah deep learning, 65% responden mengungkapkan jika deep learning bagian dari kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kemudian 55% responden menganggap bahwa deep learning sangat penting dalam konteks pendidikan, 55% responden sangat mengetahui cara penerapan deep learning dalam pendidikan, hanya 25% responden yang mengetahui aplikasi deep learning dalam pendidikan dan 15% responden menyebut bahwa Vertex AI sebagai aplikasi deep learning. Selanjutya, 65% responden setuju bahwa mereka perlu mengusai deep learning untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan 35% responden menyebutkan jika deep learning dapat membantu dalam mengidentifikasi kebutuhan siswa. Terdapat 45% responden menganggap jika mereka sudah siap menggunakan deep learning dalam pembelajaran. Diharapkan, hasil analisis ini dapat memberikan gambaran tentang kesiapan dan harapan para pendidik dalam menghadapi dinamika perkembangan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
PENGARUH MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KREATIVITAS MAHASISWA Fitri, Dina Martha; Agustina, Ema; Oktaria, Sheren Dwi
Edum Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i2.297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh manajemen pembelajaran berbasis proyek terhadap kreativitas belajar mahasiswa di Program Studi S2 Teknologi Pendidikan Universitas Lampung tahun 2024. Fokus penelitian ini adalah pada dua aspek utama dalam manajemen pembelajaran, yaitu perencanaan dan evaluasi, dengan hipotesis bahwa keduanya memiliki pengaruh terhadap kreativitas belajar mahasiswa. Data penelitian diperoleh melalui tanggapan responden menggunakan angket yang diisi oleh mahasiswa, dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang dari Program Studi S2 Teknologi Pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, sementara analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran berbasis proyek memiliki pengaruh sebesar 23,0% terhadap kreativitas belajar mahasiswa, seperti ditunjukkan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,230, (2) Evaluasi pembelajaran berbasis proyek berkontribusi sebesar 19,2% terhadap kreativitas belajar, dengan koefisien regresi sebesar 0,192, (3) Kombinasi perencanaan dan evaluasi memberikan pengaruh sebesar 26,0% terhadap kreativitas belajar, sebagaimana dibuktikan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,260.
Development of an Interactive E-Module Based on Project-Based Learning to Improve English Speaking Skills for Seventh Grade Junior High School Students Dwi Mahya Sari; Dina Martha Fitri; Rangga Firdaus; Sheren Dwi Oktaria; Herpratiwi
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8721

Abstract

This article presents the development of an interactive e-module based on Project-Based Learning (PBL) aimed at enhancing English speaking skills for Grade VII students of Junior High School (SMP). Speaking skills are critical for students in the 21st century, and traditional print-based modules often fail to provide opportunities for meaningful interaction. This research employs a research and development (R&D) approach with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The needs of students were analyzed during the Define phase, while content, project tasks, and interactive media were designed during the Design phase. The module was developed using a digital platform and integrated with the PBL cycle, allowing students to engage in authentic projects such as vlogs, drama, interviews, and presentations. Expert validation showed that the designed e-module is feasible for use; practitioners and students found it practical and effective (Amini, 2022). PBL has proven to enhance motivation, self-confidence, creativity, and speaking fluency (Luh et al., 2017), thus the integration of PBL in the e-module is expected to encourage active student participation.
Analisis Desain Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning berbasis ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluation) Setiadi, Kusno; Martha, Dina
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/w1p8tr94

Abstract

This study aims to analyze learning design with an approachdeep learningbased on the ADDIE model at SDIT Permata Bunda, Rajabasa District. The method used was qualitative research with a case study design. The research subjects were teachers, and the research object was the problem-based learning design.deep learningData were collected through observation, interviews, and document analysis, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that in the analysis stage, there was a need to shift from conventional learning to more contextual learning. In the design stage, teachers began to develop holistic learning objectives, while the development stage was characterized by the use of digital media such as video.gameeducational and collaborative platforms. The learning implementation demonstrated increased student participation, particularly in discussions, Q&A sessions, and real-world problem-solving. Evaluation was conducted through observation, portfolios, projects, and student feedback, which was used to improve the next cycle. Challenges that arose included limited time, resources, and teacher competency, but the ADDIE model provides a systematic framework to address these issues.