Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENANAMAN KOMPETENSI KEWARGANEGARAAN MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP MAHASISWA DI STIKES MITRA RIA HUSADA JAKARTA Lutfi Hardiyanto; Siti Khodijah; Dina Martha Fitri
Edum Journal Vol. 6 No. 2 (2023): : Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v6i2.151

Abstract

Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan bangsa, karena melalui pendidikan kita bisa mengarahkan, menuntun dan membina insan-insan yang cerdas, berakhlak mulia serta mandiri. Masalah pendidikan adalah topik yang tidak ada habisnya dibicarakan di Indonesia. Setelah sekian lama pendidikan di Indonesia berjalan, meskipun mengalami banyak kemajuan, masih saja menyisakan banyak permasalahan yang justru lebih esensial dari sekedar peningkatan lembaga pendidikan formal di Indonesia. Tujuan Penelitian adalah (1) Untuk mendeskripsikan penanaman Civic Knowledge melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, (2) Untuk mendeskripsikan penanaman Civic Disposition melalui pembelajaran Pendidikan ewarganegaraan terhadap mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, (3) Untuk mendeskripsikan penanaman Civic Skill melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta. Peneliti melakukan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dikarenakan peneliti ingin mengetahui perspektif subjek penelitian secara alami yaitu dengan cara mengumpulkan dan menyusun hasil wawancara narasumber yakni mahasiswa semester 2 Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Sarjana Terapan Kebidanan di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, mengenai penanaman kompetensi kewarganegaraan melalui pembelajaran kewarganegaraan terhadap mahasiswa. Penelitian ini hanya dapat dijelaskan untuk mengetahui rumusan masalah penelitian. Oleh Karena itu, menggunakan metode penelitian ini dapat membantu peneliti agar dapat menganalisis dan menjawab persoalan yang tertera pada rumusan masalah. Penelitian ini menggunakan analisis data model Miles and Huberman yaitu tahap pertama tahap pengumpulan data, tahap kedua tahap reduksi data, kemudian penyajian data dan terakhir penarikan kesimpulan. Peneliti pemeriksaan atau pengecekan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) adalah upaya mengembangkan kualitas warga negara secara dalam berbagai aspek kehidupan. Penanaman Civic Knowledge melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2022 yaitu dengan menggunakan variasi pembelajaran yang menarik dan menggunakan media pembelajaran audio visual. Penanaman Civic Disposition melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2022 yaitu dengan pemberian nasihat dan pesan moral kepada mahasiswa serta dosen menjadi teladan. Penanaman Civic Skills melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap mahasiswa di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2022 yaitu dengan pemberian contoh atau teladan dari dosen.
Hubungan antara Evaluasi Pembelajaran Teori dan Praktik Laboratorium Asuhan Kebidanan Persalinan di Akademi Kebidanan Farama Mulya Fitri, Dina Martha; Nurhidayah, Nurhidayah
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v2i2.38

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui distribusi frekuensi dan hubungan antara evaluasi pembelajaran teori dan praktik asuhan kebidanan persalinan. Pembelajaran merupakan sistem yang terdiri atas beberapa unsur, yaitu masukan, proses dan keluaran atau hasil. Dalam pendidikan bidan, evaluasi dilakukan tidak hanya untuk mengukur keberhasilan dalam teori tetapi juga dilakukan evaluasi untuk praktik laboratorium. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan desain pendekatan Korelasional untuk meneliti sejauh mana variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi faktor lain berdasarkan koefisien korelasi dengan cara mendokumentasikan rekapitulasi nilai teori dan praktik laboratorium asuhan kebidanan persalinan mahasiswa semester V sebanyak 84 mahasiswa. Hasil penelitian evaluasi pembelajaran teori asuhan kebidanan dinyatakan lulus yaitu sebanyak 81 mahasiswa (96,4%). Sedangkan untuk evaluasi pembelajaran praktik laboratorium asuhan kebidanan persalinan yang dinyatakan lulus sebanyak 82 mahasiswa (97,6%). Adapun hasil uji korelasi memiliki hubungan positif dan signifikan antara evaluasi pembelajaran teori dan praktik laboratorium asuhan kebidanan persalinan. Kesimpulan diharapkan mahasiswa harus menguasai teori asuhan kebidanan persalinan tetapi mahir dalam melakukan praktik laboratorium asuhan kebidanan persalinan. Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian, maka peneliti memberikan saran untuk Akademi Kebidanan Farama Mulya untuk tetap meningkatkan proses pembelajaran yang terdiri dari unsur masukan, proses dan hasil pembelajaran.
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA, LINGKUNGAN, DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH HUMANIORA PADA MAHASISWA STIKES MITRA RIA HUSADA JAKARTA Fitri, Dina Martha; Hardiyanto, Lutfi; Khodijah, Siti
Edum Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v7i1.168

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan sistematis yang dilakukan oleh orang-orang yang diserahi tanggung jawab untuk mempengaruhi peserta didik agar mempunyai sifat dan tabiat sesuai dengan cita-cita Pendidikan maka dari itu perlunya dukungan keluarga, lingkungan dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui distribusi frekuensi dan pengaruh dukungan keluarga, lingkungan dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar mata kuliah Humaniora pada mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional pada bulan Juli 2023 populasi seluruh mahasiswa program studi Sarjana Kebidanan STIKes Mitra RIA Huasada Jakarta dengan jumlah sampel 48 orang. Data yang diambil adalah data primer dengan menggunakan kuesioner yang sudah di validasi dan reability setelah data di dapatkan data di olah menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa 13 (27%) responden mendapatkan nilai B (71-75) dalam mata ajar Humaniora sedangkan 35 (72%) responden lainnya mendapatkan nilai B- (66-70). Faktor dukungan keluarga sebanyak 27 (56%) responden, lingkungan sebanyak 28 (58%) dan kebiasaan belajar sebanyak 28 (58%) responden. Kesimpulan dari penelitian didapatkan sebagian besar mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta mendapatkan nilai B- dalam mata kuliah Humaniora dengan besar persentase 35 (72%). Oleh karena itu peneliti menyarankan dukungan keluarga yang baik, lingkungan kampus yang sudah memadai kebutuhan mahasiswa, dan kebiasaan belajar yang sudah baikpun agar dipertahankan atau ditingkatkan lagi. Dipertahankan dengan cara mahasiswa tetap aktif didalam kelas, saling bekerja sama dengan teman kelompok, dan menggunakan metode pembelajaran diskusi kelompok.
Program Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak dengan Media Pembelajaran di TK PKP JIS Jakarta Timur Imelda Diana Marsilia; Dina Martha Fitri
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol 3, No 2 (2021): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v3i2.231

Abstract

Children are the next generation of the nation in the future, of course, they need to get good attention and education so that their potential can be channeled and developed properly, so that they will grow and develop into humans who have various abilities and skills that are beneficial to life. Sex education in children is defined as education about the anatomy of organs that can be continued in sexual reproduction. Based on the various solutions for the activities mentioned above, the output targets to be achieved in this program are formulated, including scientific publications and increasing knowledge of teachers and students. This type of counseling with participatory methods in the Prevention of Sexual Violence in Children with Learning Media for teachers and students at PKP JIS Kindergarten, East Jakarta. The activity was carried out in January at the PKP JIS Kindergarten East Jakarta. The results of a series of community service activities for teachers and students at PKP JIS, Kindergarten, East Jakarta, turned out to be quite satisfying, both mastery of the material that had been given. The participants' understanding was seen during the discussion, KSPA asked and answered. From the results of the questions carried out in the discussion with the participants after being given counseling material, it can be concluded that the KSPA counseling went well, teachers and students looked enthusiastic about the large number of participants who attended and hoped that this activity would continue
Efektifitas Penggunaan Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Pengetahuan Anak Paud tentang Kekerasan Seksual di Kec. Batu Ampar Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Studi Kasus Penelitian Kualitatif) Imelda Diana Marsilia; Dina Martha Fitri
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 9 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v9i2.233

Abstract

Sex education in children can already be given to children at this age. Sigmund Freud (Santrock) in the theory of psychoanalysis that explains the development of gender and the development of sex roles in someone who has begun to give birth to a child. It seems that the efforts that have been made have not been maximized, this can be seen from the phenomenon of violence against children which is very worrying, especially sexual violence. Various print and electronic media reported many cases of sexual violence from various regions in Indonesia so that Indonesia was said to be an emergency of sexual violence. The purpose of this study was to determine the use of learning videos to increase PAUD children's knowledge of Sexual Violence in Kec. Batu Ampar Batam City, Riau Islands Province. This research is a classroom action research (CAR) carried out for two cycles. Each cycle consists of 2 meetings with the stages of planning, implementation, observation, and reflection. This research was conducted at PAUD Kec. Batu Ampar, Batam Kepualau Riau on April 22, 2019. The subjects of this study were PAUD students Kec. Batu Ampar, Batam as many as 30 children. All decision makers can explain about sexual violence against children (KSPA) and can explain examples of KSPA. PAUD teacher's knowledge of child sexual abuse in general is good, it can be seen from the informants' answers that are straightforward about the definition of sexual violence on children and can provide examples of sexual violence against children such as seeing or feeling the child's intimate organs (genitals and or breasts), obscene views, sexual abuse,showing his genitals to children. Keywords :  sexual assault, child sexual abuse, knowledge, tutorial video
PENGARUH MODEL PBL DENGAN PPT INTERAKTIF TERHADAP PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS PADA TEMATIK KELAS V DI SD Fitri, Dina Martha; Widiyati , Amanda Surya; Oktaria, Sheren Dwi
Edum Journal Vol. 7 No. 2 (2024): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v7i2.239

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V di SD Negeri 2 Hargomulyo.     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Model Problem Based Learning dengan PPT Interaktif terhadap peningkatan berpikir kritis peserta didik kelas V SD dan mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode penelitian ini adalah Quasi Experimental Group Design. Pengujian hipotesis yang pertama untuk melihat pengaruh menggunakan uji regresi linear sederhana, kemudian untuk melihat adanya perbedaan menggunakan uji t-test. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan yaitu lebih dari 60 % dari model Problem Based Learning dengan PPT Interaktif terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V di SD Negeri 2 Hargomulyo
Implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in Elementary Schools Nurmala, Viviani; Astiti, Niken Yuni; Fitri, Dina Martha; Wuryandani, Wuri
Journal of Integrated Elementary Education Vol. 5 No. 1 (2025): October-March
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang in collaboration with PD PGMI Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jieed.v5i1.23644

Abstract

This study investigates the existing gap in research concerning the implementation of the Project for Strengthening the Pancasila Student Profile (P5) in elementary schools. The primary goal is to analyze how P5 is executed and assess its effectiveness in promoting character development among students. Additionally, the research aims to identify the factors that support and the challenges faced in implementing P5 within educational settings. This qualitative research included seven subjects: a school principal, a curriculum officer, two project teachers, two students, and one guardian. The study utilizes Robert K. Yin's case study methodology and focuses on a single-case approach. Data were gathered through interviews, observations, and documentation. The analysis employed Miles and Huberman's interactive model, encompassing data reduction, display, and conclusion drawing. The results indicate that implementing P5 significantly contributes to students' ability to incorporate the Pancasila Student Profile into their daily lives. The active involvement of teachers, students, parents, and the broader community is critical to achieving this goal. The identified characteristics associated with P5 include faith, dedication to God, moral integrity, teamwork, global inclusivity, and innovation. The successful implementation of P5 is contingent upon the proactive engagement of teachers, support from parents, availability of adequate facilities, and effective leadership from the principal. However, the study also identifies several challenges, including time constraints, diverse student characteristics, the integration of technology, and occasional resistance from parents. By addressing these challenges, educational institutions can enhance the implementation of P5, thereby facilitating the internalization of Pancasila values in students' educational experiences and daily interactions.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Artikel Ilmiah Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pada Mahasiswa Fitri, Dina Martha; Agustina, Ema
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/abdi.v7i1.246

Abstract

Kualitas penulisan artikel ilmiah mahasiswa yang masih rendah, ditambah dengan kewajiban penyusunan artikel sebagai syarat mengikuti ujian komprehensif sesuai ketentuan akademik, mendorong perlunya solusi yang tepat. Untuk itu, diselenggarakan sebuah program pengabdian yang bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa Magister Teknologi Pendidikan Universitas Lampung (Unila) dalam menulis artikel ilmiah melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Program ini diikuti oleh 30 mahasiswa yang telah menyelesaikan penelitian mereka. Pelaksanaan kegiatan mencakup pelatihan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik, serta pendampingan melalui klinik penulisan artikel ilmiah. Keberhasilan program dievaluasi dengan menggunakan instrumen pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah. Peningkatan ini terlihat dari perbedaan pengetahuan mahasiswa sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan, serta dari kualitas artikel yang telah layak untuk diajukan ke jurnal ilmiah. Oleh karena itu, program ini disarankan untuk terus dilaksanakan secara rutin guna mendukung peningkatan kualitas penulisan mahasiswa
Transformation of Traditional Learning Models in Elementary Schools in Lampung Province: An Adaptation Approach Arrasyid, Abi Krisna; Herpratiwi, Herpratiwi; Sinaga, Risma Margaretha; Fitri, Dina Martha
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i2.pp1310-1327

Abstract

Transformation of Traditional Learning Models in Elementary Schools in Lampung Province: An Adaptation Approach. Objective: This study aims to explore the transformation of traditional learning models in elementary schools in Lampung Province in response to the emerging challenges and opportunities of the digital era. The main focus is to examine how the adaptation of instructional approaches, particularly in methods, media, and teacher roles, can improve the quality of basic education through the integration of information and communication technology (ICT). This transformation is viewed as essential in meeting the educational demands of the 21st century. Methods: This research employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques such as observation, in-depth interviews, and documentation. The study participants include teachers, principals, and students from several elementary schools in Lampung Province that have initiated the implementation of digital learning models. Thematic analysis was employed to identify patterns of adaptation, challenges in implementation, and strategies developed to address these changes. Findings: The study reveals that learning transformation involves not only the use of technology but also significant shifts in the teacher's role as a facilitator, more participatory teaching strategies, and dynamic patterns of interaction. Key challenges include limited ICT infrastructure, human resource readiness, and resistance to school culture change. However, there are significant opportunities through teacher training, digital curriculum development, and supportive education policies. The two most important findings are: first, teachers successfully modified traditional teaching into project-based and collaborative learning supported by ICT; second, students showed increased engagement and learning motivation in interactive digital environments. Conclusion: The transformation of learning models in elementary schools is a complex process that requires fundamental changes in how knowledge is constructed, shared, and applied. Collaborative strategies among educational stakeholders, sufficient technological support, and capacity-building for teachers are essential to establishing an adaptive, inclusive, and sustainable learning ecosystem. This study makes a conceptual contribution by demonstrating that teacher agency in resource-constrained settings can bridge the gap between global constructivist pedagogical ideals and local sociocultural realities, resulting in a unique and contextually grounded hybrid learning model. Keywords: learning transformation, digital era, educational technology, education quality, teacher roles.
ANALISIS SURVEI TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI GURU SMA TERHADAP PENDEKATAN DEEP LEARNING Agustina, Ema; Triaristina , Aprilia; Dina Martha Fitri; Manalu , Theresia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5324

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan persepsi guru SMA terhadap pendekatan Deep Learning. Pendekatan deep learning ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam, relevan, dan menyenangkan bagi siswa melalui tiga pilar utama, yaitu Mindfull Learning, Meaningfull Learning, dan Joyfull Learning. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif metode survei yang melibatkan 20 orang guru SMA di Kota Bandung dan Kota Bandar Lampung melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan analisis data percentage correction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% responden yang pernah mendengar istilah deep learning, 65% responden mengungkapkan jika deep learning bagian dari kecerdasan buatan (artificial intelligence). Kemudian 55% responden menganggap bahwa deep learning sangat penting dalam konteks pendidikan, 55% responden sangat mengetahui cara penerapan deep learning dalam pendidikan, hanya 25% responden yang mengetahui aplikasi deep learning dalam pendidikan dan 15% responden menyebut bahwa Vertex AI sebagai aplikasi deep learning. Selanjutya, 65% responden setuju bahwa mereka perlu mengusai deep learning untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan 35% responden menyebutkan jika deep learning dapat membantu dalam mengidentifikasi kebutuhan siswa. Terdapat 45% responden menganggap jika mereka sudah siap menggunakan deep learning dalam pembelajaran. Diharapkan, hasil analisis ini dapat memberikan gambaran tentang kesiapan dan harapan para pendidik dalam menghadapi dinamika perkembangan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.