Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT pada Materi Sistem Gerak Kelas 6 SDN Pakis V Surabaya Agustin, Silviana; Anam, Fatkul; Fitriyah, Enok
Journal of Education and Pedagogy Vol. 1 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v1i2.9

Abstract

Penelitian ini didasari kepada siswa yang kurang mempunyai motivasi untuk belajar yang sangat tinggi, mereka terlihat pasif saat proses pembelajaran berlangusng, dan hanya sedikit sekali siswa yang mempunyai keaktifan dalam proses pembelajaran. Selain itu, model pembelajaran yang tidak variatif yang digunakan guru menyebabkan siswa bosan dan mengantuk. Berdasarkan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) guna memberikan peningkatan motivasi siswa untuk belajar terkait materi sistem gerak manusia kelas VI di SDN Pakis V Surabaya. Studi tindakan kelas ini melibatkan 29 siswa di kelas VI-A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian angket, observasi, serta tes. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa model pembelajaran kooperatif dengan tipe TGT (Team Games Tournament) dapat memberikan peningkatan motivasi siswa dalam mempelajari materi berbasis gerak manusia. Motivasi belajar tercapai pada siklus 1 dengan hasil persentase 69% kategori tinggi dan pada siklus 2 dengan hasil persentase 76% kategori sangat tinggi, sehingga penelitian yang dilakukan dianggap berhasil
Peningkatan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Materi Penggunaan Kata Tanya Melalui Media Poster Interaktif pada Peserta Didik Kelas II SDN Pakis V Surabaya Parindrasuri, Dinnie Miatri; Anam, Fatkul; Fitriyah, Enok
Journal of Education and Pedagogy Vol. 1 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v1i2.17

Abstract

Dengan menggunakan media poster interaktif, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme siswa untuk belajar. Semua dua puluh delapan siswa kelas dua dari SDN Pakis V Surabaya berpartisipasi dalam penelitian ini, yang menggunakan metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Kombinasi teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk memeriksa data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa untuk belajar dapat ditingkatkan dengan pemanfaatan media poster interaktif. Delapan siswa (28,57%) berhasil melewati siklus I dengan motivasi belajar rata-rata 47,5, sementara dua puluh siswa (71,42%) gagal melakukannya. Selama siklus II, ada peningkatan motivasi belajar rata-rata menjadi 90,71, dengan 26 siswa (90,85%) telah menyelesaikan kursus dan 2 siswa (7,14%) tidak. Lebih dari 75% siswa telah memenuhi KKM, yang menunjukkan bahwa ada keberhasilan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada siklus II.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa melalui Penggunaan Media Kartu Kuartet pada Materi Penerapan Sila-sila dalam Pancasila Kelas V SDN Pakis V Surabaya Noviasari, Dina; Anam, Fatkul; Fitriyah, Enok
Journal of Education and Pedagogy Vol. 1 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v1i2.18

Abstract

Hasil observasi awal menunjukkan bahwa 60% siswa kurang memiliki motivasi untuk belajar dan mengamalkan sila-sila Pancasila yang menjadi dasar penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai keefektifan penggunaan media permainan kartu kuartet untuk meningkatkan motivasi siswa kelas V-C di SDN Pakis V Surabaya. Penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengikuti 4 fase model Kemmis dan McTaggart, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, digunakan. Sebanyak 20 siswa dari kelas V hingga C mengikuti penelitian ini selama dua semester. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan media permainan kartu kuartet mampu meningkatkan motivasi siswa secara signifikan. Pada prasiklus, motivasi siswa meningkat sebesar 60%. Persentase siswa yang termotivasi meningkat menjadi 88,69% pada siklus II dari 75,93% pada siklus I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V SDN Pakis V Surabaya lebih termotivasi untuk mengamalkan sila-sila Pancasila ketika menggunakan media permainan kartu kuartet.
Reflections on 4F Model Learning for Professionalism Development of Prospective Teachers: Evidence from Teacher Professional Education Anam, Fatkul; Muharlisiani, Lusy Tunik; Soewardini, Herfa Maulina Dewi; Purnomo, Agung
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.740

Abstract

Pembelajaran reflektif dalam pendidikan calon guru merupakan pendekatan penting untuk mempersiapkan mereka menjadi pendidik profesional. Penelitian ini menyelidiki bagaimana Model Pembelajaran Refleksi empat F meningkatkan pengembangan profesional calon guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis tanggapan dari dua belas mahasiswa di berbagai program pendidikan di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya di Indonesia. Model empat F, yang meliputi Fakta, Perasaan, Temuan, dan Masa Depan, berfungsi sebagai kerangka praktik reflektif dalam pendidikan guru. Temuan mengungkapkan bahwa model ini secara signifikan meningkatkan pengetahuan teoretis dan kompetensi profesional serta menumbuhkan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa. Siswa melaporkan pengalaman emosional yang positif namun mencatat stres karena beban kerja yang berat. Di sini, pembelajaran teori diintegrasikan dengan magang praktis dan secara efektif memperkaya filosofi pendidikan dan metodologi pengajaran siswa. Studi ini juga mengidentifikasi area perbaikan, termasuk mengoptimalkan Sistem Manajemen Pembelajaran dan meningkatkan materi perkuliahan. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman praktik reflektif dalam pendidikan guru, menekankan pentingnya pendekatan holistik dan berpusat pada siswa dalam pengembangan profesional.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Tipe Team Game Tournament pada Materi Sikap Bangga Sebagai Bangsa Indonesia di Kelas 4C SD Negeri Dukuh Kupang 5 Surabaya Rofii, Muhammad Taufik; Anam, Fatkul; Juwairiyah, Siti
Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v2i2.46

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV C SD Negeri Dukuh Kupang 5 Surabaya pada materi “Sikap Bangga Sebagai Bangsa Indonesia” tahun ajaran 2024/2025 melalui implementasi pembelajaran tipe TGT.  Permasalahan yang timbul pada siswa di kelas IV C adalah masih belum maksimalnya pencapaian hasil belajar siswa. Nilai yang diperolehnya masih di bawah kata tuntas. Penelitian yang digunakan dalam penerapan model TGT ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri pra siklus, siklus satu, dan siklus dua. Penelitian dilaksanakan dengan cara menganalisis data hasil penelitian di setiap siklusnya. Subjek penelitian ini yakni siswa kelas IV C SDN Dukuh Kupang 5 Surabaya sebanyak 26 orang. Dalam kegiatannya menggunakan lesson study yang mencakup merencanakan, melakukan,dan melihat. Sedangkan dalam implementasinya menggunakan pengelompokan siswa, media, dan LKPD berupa kertas soal berisi soal rahasia. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan pembelajaran tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila materi  Sikap Bangga Sebagai Bangsa Indonesia. Hal tersebut dibutikan dengan nilai siswa melampui KKTP dari siklus satu sampai dengan siklus dua. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pembelajaran tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila materi “Sikap Bangga Sebagai Bangsa Indonesia”.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Wordwall untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD pada Materi Diagram Batang Lutfiyah, Lutfiyah; Anam, Fatkul; Juwariyah, Siti
Journal of Education and Pedagogy Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v2i2.51

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah kurangnya variasi dalam pembelajaran, pendekaran dan model pembelajaran yang masih berpusat pada guru, serta minimnya penggunaan media pembalajaran yang interaktif sehingga membuat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran menjadi rendah. Hal tersebit membuat masalah-masalah yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Tindakan kelas dengan subjek 28 siswa kelas IV di SDN Dukuh Kupang 5 Surabaya. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan terhadap hasil belajar siswa, dengan ketuntasan klasikal yaitu 28,57% pada pra siklus, meningkat menjadi 53,57% pada siklus I, dan pada siklus II meningkat lagi sebesar 89,28%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournamen (TGT) yang didukung media audiovisual efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV di SDN Dukuh Kupang V Surabaya.
Implementasi Model Pembelajaran Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka: Studi Fenomenologis Pengalaman Guru Sekolah Dasar Asitah, Nur; Anam, Fatkul; Ismanto, Hadi; Wahyudi, Achmad; Adi, Tirto
Nusantara Educational Review Vol 4 No 1 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/ghqj5z66

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut transformasi pembelajaran menuju pendekatan yang bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik. Model pembelajaran deep learning dipandang relevan untuk menjawab kebutuhan tersebut, namun praktik implementasinya di sekolah dasar masih menunjukkan dinamika yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dan tantangan penerapan deep learning dalam Kurikulum Merdeka berdasarkan pengalaman guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar menggunakan kata kunci “deep learning” dan “kurikulum merdeka”, yang menghasilkan sepuluh artikel terpilih untuk dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa implementasi deep learning memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, penguatan pembelajaran reflektif dan kontekstual, peningkatan keterlibatan aktif siswa, serta pengembangan berpikir kritis, kreativitas, dan karakter. Di sisi lain, tantangan utama meliputi keterbatasan pemahaman konseptual guru, minimnya pelatihan dan pendampingan profesional berkelanjutan, kendala infrastruktur dan literasi digital, serta meningkatnya beban administratif. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan sistem pelatihan guru berbasis praktik reflektif, penyediaan sarana pendukung yang memadai, serta kebijakan institusional yang adaptif untuk menjamin keberhasilan implementasi deep learning secara sistematis dan berkelanjutan di sekolah dasar. The implementation of the Independent Curriculum demands a transformation of learning toward a meaningful, reflective, and learner-centered approach. The deep learning model is considered relevant to address these needs, but its implementation in elementary schools still exhibits complex dynamics. This study aims to analyze the impact and challenges of implementing deep learning within the Independent Curriculum based on the experiences of elementary school teachers. The method used was a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA protocol. A literature search was conducted through the Google Scholar database using the keywords "deep learning" and "independent curriculum," resulting in ten selected articles for thematic analysis. The synthesis results indicate that the implementation of deep learning has a significant impact on improving teachers' pedagogical competence, strengthening reflective and contextual learning, increasing student active engagement, and developing critical thinking, creativity, and character. However, key challenges include teachers' limited conceptual understanding, lack of ongoing professional training and mentoring, infrastructure and digital literacy constraints, and increasing administrative burdens. These findings emphasize the need to strengthen teacher training systems based on reflective practice, provide adequate supporting facilities, and adopt adaptive institutional policies to ensure the successful and sustainable implementation of deep learning in elementary schools.