p-Index From 2021 - 2026
9.301
P-Index
This Author published in this journals
All Journal INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Analisis Kebijakan Pertanian Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Jurnal Pangan dan Agroindustri Jurnal Industri Hasil Perkebunan Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesian Journal of Chemistry Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Food Science and TechnologyJournal Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Gorontalo Agriculture Technology Journal Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Saintech Transfer Jurnal Agritechno To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Mutu Pangan : Indonesian Journal of Food Quality JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Media Agribisnis Jurnal Bioindustri Food ScienTech Journal Analisis Kebijakan Pertanian Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Buletin Poltanesa Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknologi Pangan Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan Warta LPM Celebes Journal of Community Services Journal of Bioindustry Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Antihyperglycemic and antioxidant activity of Bajakah herbal tea made from Bajakah rod-Tikung honey-Amblycarpa lime (jeruk Sambal) [Aktivitas antihiperglikemia dan antioksidan minuman teh herbal Bajakah yang dibuat dari madu Tikung-batang Bajakah-jeruk Sambal] Marina, Aristawipana; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol 30, No 1 (2025): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v30i1.23-34

Abstract

Hyperglycemia is characterized by elevated blood glucose levels, defined as instant blood glucose exceeding 200 mg/dL or fasting blood glucose surpassing 126 mg/dL. This condition has the potential to increase free radicals in the body. Using herbal ingredients or herbal drinks can also be a way to control blood glucose and free radicals. The Uncaria genus has functional anti-diabetic properties because it contains alkaloids and flavonoid compounds with antihyperglycemic and antioxidant effects. This study aimed to measure the antioxidant and antihyperglycemic potential of bajakah herbal tea with its raw materials (bajakah wood extract, honey, and Amblycarpa lime (jeruk Sambal)). The formulation of Bajakah herbal tea consists of 19.32 g Amblycarpa lime (jeruk Sambal), 46.38 g Bajakah rod extract, and 57.97 g honey. Antioxidant activity was achieved using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl or DPPH method, and antihyperglycemic methods were used, such as the Oral Glucose Tolerance Test (OGTT). Physical characteristics are also tested for pH, color, and total dissolved solids. Data was analyzed using one-way ANOVA. The results showed that the combination of Bajakah-based herbal drinks, Bajakah herbal tea (123.67 g or equivalent to a carbohydrate content of 50 g), and the single preparation did not have antihyperglycemic activity. However, bajakah herbal tea has the highest antioxidant activity compared to its raw materials.
Aktivitas Antioksidan dan Karakteristik Sensori Madu Kelulut Asal Kalimantan Barat Utami, Dwi; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Teknologi Pangan Vol 18, No 2 : DESEMBER 2024
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v18i2.4769

Abstract

Madu adalah cairan alami yang berasal dari nektar bunga dan sekresi tanaman oleh lebah, salah satunya berasal dari lebah kelulut (Trigona sp.). Madu yang dipasarkan saat ini memiliki karakteristik dan kualitas yang beragam karena berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan tingkat kesukaan madu kelulut asal Desa Parit Baru, Desa Jawa Tengah dan Desa Galang. Penelitian dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor yaitu perbedaan asal daerah madu kelulut dengan geografis yang berbeda (K). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa komponen fitokimia yang terkandung didalam madu kelulut asal Desa Parit Baru, Desa Jawa Tengah dan Desa Galang terdiri dari fenol, flavonoid, alkaloid, tanin dan terpenoid. Nilai aktivitas antioksidan tertinggi berasal dari madu kelulut asal Desa Parit Baru sebesar 41%. Nilai total flavonoid tertinggi berasal dari madu kelulut asal Jawa Tengah sebesar 27,53 mg QE/g. Nilai total fenol tertinggi berasal dari madu kelulut asal Desa Galang sebesar 14,15 mg GAE/g. Tingkat kesukaan ketiga madu kelulut terhadap warna, aroma, dan rasa menunjukkan rentang skor 3,30 hingga 3,83, yaitu agak suka hingga suka.
Characteristics of Goat's Milk Yoghurt With The Addition of Pineapple Juice (Ananas comosus (L.) Merr.) Rahmah, Maulia; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma; Maherawati, Maherawati
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 7, No 2 (2024): October
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jft.v7i2.90376

Abstract

Yoghurt is a dairy product fermented with Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophilus bacteria, which are then inoculated until the characteristic acidity, odor, and taste are achieved. Goat's milk is an alternative for making yoghurt due to its better nutritional content compared to cow's milk. The addition of pineapple juice in yoghurt production is believed to improve the physicochemical and sensory properties of the yoghurt. This study aimed to investigate the effect of pineapple juice supplementation and determine the concentration of pineapple juice that results in the best physicochemical and sensory characteristics of goat milk yoghurt. The study used a single-factor Randomized Block Design (RBD) with six treatment levels (0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%). The best treatment was 20% pineapple juice, which resulted in an average total dissolved solids of 16.50 ºBrix, pH 4.41, total acidity of 0.60%, vitamin C content of 44.00 mg/100g, antioxidant activity of 72.56%, L* of 30.75, a* of -1.48, and b* of 5.43. The sensory characteristics had average values ranging from 3.50 to 3.93, indicating a preference for the color, aroma, texture, taste, and overall characteristics.
FORMULASI PERMEN JELLY DARI BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) DAN NANAS (Ananas comosus L.) Aprillia, Nelvy Regina Dwi; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 14 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i2.91428

Abstract

Permen merupakan makanan ringan berkalori tinggi dengan bahan dasar gula, air, dan sirup glukosa yang sangat disukai anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi bayam merah dan nanas yang menghasilkan sifat fisikokimia dan sensori dari permen jelly. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor dan 5 perlakuan. Penelitian ini terdiri dari formulasi yang dibagi menjadi 5 perlakuan berupa rasio bayam merah dan nanas dengan konsentrasi 100%:0%, 75%:25%, 50:50%, 25%:75%%, 0%:100%%. Analisis data yang digunakan yaitu Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Perbedaan formulasi sari bayam merah dan nanas mempengaruhi kadar air, kadar abu, kandungan vitamin C, kadar gula pereduksi, dan atribut sensorik. Formulasi terbaik diperoleh dengan perbandingan sari bayam merah 50% dan nanas 50%, dengan kadar air 7,11%, kadar abu 0,21%, gula pereduksi 31,13%, vitamin C 47,52 mg/100g, dan nilai sensori permen jelly bayam merah dan nanas menunjukkan penampilan yang mengkilap, warna merah muda, aroma sayur dan buah, tekstur kenyal, rasa manis, dan tingkat kesukaan "lebih suka".
KARAKTERISTIK ES KRIM SUSU KAMBING DENGAN PENAMBAHAN SARI JERUK SAMBAL (Citrus amblycarpa) Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
Jurnal Agritechno Jurnal Agritechno Vol. 17, Nomor 1, April 2024
Publisher : Depertemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/at.v17i1.1286

Abstract

Ice cream is a processed dairy product that enjoyed by various population. One source of animal milk that can be used in ice cream production is goat milk. However, goat milk has a drawback, that its strong aroma (goaty flavor), which makes it less appealing to the public. Efforts made to reduce the aroma of goat milk prengus are by adding Citrus amblycarpa juice. Citrus amblycarpa juice can be used as a substitute for synthetic flavoring. The purpose of this study is to develop the potential of Citrus amblycarpa juice as a natural flavoring in goat milk ice cream and obtain the best concentration of Citrus amblycarpa juice in goat milk ice cream formula. The study consists of six treatments, namely the addition of Citrus amblycarpa juice to the total ice cream formulation (0, 2.5, 5, 7.5, 10, and 12.5%). Each treatment is repeated four times. The observed parameters include physicochemical characteristics such a melting speed, total acidity, and total soluble solids. Sensory characteristics include color, taste, aroma, and texture. The best treatment is determined by the Syarifah effectiveness index. The results show that the addition of 2.5% Citrus amblycarpa juice to the total ice cream formulation is the best treatment, with physical and chemical characteristics of 29.25°Brix total soluble solids, 25.43 minutes melting speed, and 0.90% total acidity. For sensory characteristics, the color has a score of 3.50 (liked), aroma 3.53 (liked), taste 3.53 (liked), and texture 3.50 (liked).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI PERMEN JELLY DENGAN RASIO IKAN PATIN (Pangasius sp.) DAN NANAS (Ananas comosus (L.) Merr) Fatmawati, Dwi; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 1 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.1.15-22

Abstract

Ikan kaya akan nutrisi, namun kurang diminati terutama oleh anak-anak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat konsumsi ikan adalah inovasi pengolahan ikan menjadi permen jelly. Kendala dalam mengolah ikan adalah adanya flavor dan aroma amis. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan mengkombinasikannya dengan nanas. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh rasio ikan patin dan nanas terbaik pada pembuatan permen jelly berdasarkan karakteristik fisikokimia dan organoleptik (metode deskriptif dengan menggunakan 30 orang panelis semi terlatih). Perlakuan dalam penelitian ini adalah 5 rasio ikan patin dan nanas dengan 5 kali ulangan. Rasio ikan patin dan nanas yang digunakan adalah 2:8, 3:7, 4:6, 5:5, dan 6:4. Parameter yang digunakan adalah kadar air, kadar abu, kadar protein, gula reduksi, warna, dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan rasio ikan patin dan nanas mempengaruhi karakteristik fisikokimia (kadar abu, kadar protein, dan warna L*, a*, dan b*) dan karakteristik sensori (warna) pada permen jelly. Permen jelly dengan rasio ikan patin:nanas 2:8 merupakan perlakuan terbaik. Karakteristik fisikokimia permen jelly ikan patin dan nanas terbaik memiliki kadar air (16,32%), kadar abu (2,84%), kadar protein (2,62%), gula reduksi (55,12%), dan warna L* (21,94), a* (3,44), b* (7,82). Karakteristik sensori permen jelly tersebut yaitu memiliki penampakan mengkilap, berwarna kuning orange, beraroma tidak amis, memiliki rasa yang manis, bertekstur kenyal, dan kesukaan keseluruhan adalah lebih suka.
TRANSFER TEKNOLOGI PENGOLAHAN BUAH MENJADI PRODUK KERIPIK DAN PERMEN JELLY Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 21, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2657.58 KB) | DOI: 10.21831/ino.v21i1.14514

Abstract

The purpose of this community service is diversification of local fruit processed products, so that seasonal fruit can be consumed out of season in processed form. The group involved in this activity is Calikng Raya Jaya Farmers Group which is a local fruit processors and catholic women group which is a product marketers. The main training methods provided are fruit sorting techniques, fruit storage, and vacuum frying process. Also jelly sweets making process, product quality measurement, and product packaging. Product quality characteristics measured on chips are texture and also calories as nutritional information on the packaging label, while for jelly sweets are the water content. The results showed that fruit chips and jelly sweets can be used as alternatives products that have long shelf life. Processed fruit chips and jelly sweets can be used as alternative processed food that has potential as a source of income in Lingga Village, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province
Pemanfaatan Pangan Lokal Sebagai Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Rasau Jaya III Dzul Fadly; Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi; Oke Anandika Lestari
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v1i1.148

Abstract

Desa Rasau Jaya III merupakan bagian wilayah Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya yang melimpah akan hasil buah-buahan. Pisang merupakan buah yang memiliki tingkat produksi tertinggi di Kecamatan tersebut. Tingginya produksi pisang belum diimbangi dengan pemanfaatannya sebagai bahan pangan dan ditambah lagi pisang memiliki umur simpan yang singkat. Oleh sebab itu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarat di Desa Rasau Jaya III dengan ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini memiliki tujuan mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan pisang sebagai pangan lokal menjadi bahan baku pembuatan es krim. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa tingkat kesukaan, tingkat kesulitan pengolahan, dan tingkat kemungkinan pengulangan dalam membuat es krim pisang menurut peserta secara berurutan adalah tingkat penerimaan rasa yang baik ( 27% sangat suka dan 73% suka); tingkat kesulitan rendah yang tinggi (20% sangat mudah, 70% mudah, dan 10% agak mudah); dan seluruh peserta menyatakan akan mengulang praktik pengolahan es krim pisang tersebut. Dengan demikian, pengolahan pisang sebagai bahan baku es krim diharapkan dapat meningkatkan upaya perwujudan ketahanan pangan dan meningkatkan konsumsi buah di tingkat keluarga.
KAJIAN KARAKTERISTIK FISIK DAN ANTIOKSIDAN FENOLIK MADU KELULUT ASAL DESA JAWA TENGAH, DESA GALANG, DAN DESA PARIT BARU, KALIMANTAN BARAT Junloi, Feliks Chu; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma; Maherawati, Maherawati
Jurnal Teknologi Pangan Vol 19, No 1 : JUNI 2025
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v19i1.5059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antioksidan madu lebah kelulut dari tiga lokasi berbeda di Kalimantan Barat: Desa Jawa Tengah, Desa Galang, dan Desa Parit Baru. Penelitian ini menganalisis parameter fitokimia kulaitatatif, warna, viskositas, total padatan terlarut, dan aktivitas antioksidan fenolik. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu asal daerah amdu (Desa GalangDesa, Parit Baru, dan Desa Jawa Tengah) dan 9 ulangan dari masing-masing sarang lebah. Data analisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNJ 5%, serta Uji Indeks Efektivitas untuk menentukan perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu di ketiga daerah secara kualiatatif mengandung fitokimia alkaloid, fenol, flavonoid dan terpenoid. Madu desa Galang dan Parit Baru lebih memiliki warna yang lebih terang jika dibandingkan dengan sampel madu kelulut yang berasal dari desa Jawa Tengahmadu dari Desa Galang memiliki viskositas 0,395 – 0,407 poise, aktivitas antioksidan DPPH sebesar 69,76% yang menunjukkan potensi biologis yang unggul dan total padatan terlarut tertinggi (65,44 °Brix). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan geografis mempengaruhi kualitas madu.
SENSORY DESCRIPTION OF SAWI-NEANAS JELLY CANDY WITH SWEETENER (SUCROSE, KELULUT HONEY AND STEVIA) Farahiyati, Lana; Lestari, Oke Anandika; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 14 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v14i4.90992

Abstract

Jelly candy is a transparent and clear candy made from a mixture of fruit juice with the addition of gel-forming ingredients. Jelly candy with the addition of mustard greens has advantages because it has complete nutritional content and as a natural coloring in jelly candy. In addition, pineapple juice is added. Pineapple has a low pectin content for gel formation in jelly candy. The purpose of this study was to obtain the best sweetener formulation (sucrose, stingless bee honey and stevia) on the physicochemical and sensory characteristics of mustard greens-pineapple jelly candy. This study used a Randomized Block Design (RBD) with one factor, namely the comparison of sweetener formulations and there were 6 levels of treatment f0 (100%: 0%: 0%), f1 (50%: 50%: 0%), f2 (50%: 37.5%: 12.5%), f3 (50%: 25%: 25%), f4 (50%: 12.5%: 37.5%) and f5 (50%: 0%: 50%) with 4 replications. The results showed that the best treatment based on sensory tests and physicochemical characteristics was treatment f2 (50%: 37.5%: 12.5%).
Co-Authors Abdul Haris Adi Suyatno Agusfiansyah, Syarif Agustina, Mulya Aklisa, Seskia Amalia Nur Alber Tulak Anggraeni, Wanda Putri Anis Shofiyani Anti Uni Mahanani Aprillia, Nelvy Regina Dwi Aschida, Feliks Chu Junloi Ayudianty, Laras Billhaq, Sabila Meirizqina Boangmanalu, Tania Roitona Brigita Ratna Harsanti Chairunnisa, Wafa Darmaniva, Marentina deviantika, deviantika Dewi, Theresia Oktavia Triprastika Dian Ulfa Dinda Chandra Anggrayni Doga, Konius Dwi Fatmawati, Dwi Dwi Raharjo Dzul Fadly Dzul Fadly Elia Radianto Emelda, Plaviana Fabiola, Vonny Fadly, Dzul Fani Indriani, Fani Farahiyati, Lana Florentina, Devi Viola Gian Melinda Saputri Govinda Anggita Fortin Hanafie, Hadriana Hanni Tuhuteru Hasbullah Hasbullah Hasbullah Heni Pujiastuti Himan, Rusina Ifwarisan Defri Janny Jovita Pakanan Joselina Tuhuteru Junloi, Feliks Chu Karuru, Perdy Komariyati Komariyati Komaryati, Komaryati Lengka, Mariana Lestari, Oke Anandika Lestari Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti, Lucky Maherawati, Maherawati Maherawati, Maherawati Maherawati, Maherawati Mahyuddin, Masriani Mardiana Putri Marina, Aristawipana Marito, Yohanes Maryanto - Mastira, Susi Mia Sari Muhammad Rizki Aimanulhaq Nabilah, Uray Ulfah Nada, Geri Neli Muflihah Nurhayati, Nurhayati Nurmainah Nurmainah Oke Anandika Lestari Oke Anandika Letari Oktavianti, Naya Elva Olivia Feny Panjaitan, Pritania Selena Plaviana Emelda Putra, Cahyo Purnama Putri, Alintianni Yolla Putri, Dea Malyana Rafika Suci Rahmah, Maulia Rahmidiyani Reni Septiana Rokhaenah, Siti Rumbiak, Rein Edward Yohanes Salsabhilla, Keisya Aura Saputri, Gian Melinda Sari, Sandytia Permata Sherlirianti Sherlirianti Sholahuddin Sholahuddin - Siahaya, Griennasty Clawdya Siti Fauziah Sri Wahyuni Suko Priyono Sumiyati Tuhuteru Surachman Surachman Suyatno, Adi Syafitri, Dhea Syamsi, Wisi Wilanda Syarifah Fatimah Humaira Syarifah Nabila Syarifah Zahrah Tabo, Opapur Tabuni, Endius Taneasy, Ian Th. Candra Wasis Agung Sutignya Thomas Candra Wasis Agung Tri Rahayuni Ubi Mekar Ulfa, Dian Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Utami, Dwi Vonny Fabiola Wei, A Wenda, Benius Wenda, Endison Widadi Padmarsari Soetignya Winda Rahmalia Wisi Wilanda Wisi Wilanda Syamsi Yohanes Marito