Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Promotif Preventif

Analisis Bibliometrik Angka Kematian Akibat Human papillomavirus (HPV) Hardia, Lukman; Pratama, Agus Sangka; Budiyanto, Angga Bayu; Irwandi, Irwandi; Muslihin, A. M.; Astuti, Ratih Arum
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 6 (2023): Desember 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i6.1166

Abstract

Infeksi human papillomavirus (HPV) menjadi suatu tantangan bagi dunia kesehatan karena sebagian besar wanita yang positif terinfeksi HPV mempunyai resiko tinggi dapat berkembang menjadi kanker serviks dalam 3 sampai 5 tahun setelah dinyatakan positif terinfeksi HPV. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis bibliometrik angka kematian akibat infeksi HPV sehingga diharapkan bisa menjadi salah satu langkah yang mampu menjadi solusi atas permasalahan infeksi HPV. Data diperoleh dari sumber data base Pubmed. Kata pencarian yang digunakan adalah human papillomavirus mortality, HPV mortality, human papillomavirus, HPV, dan mortality. Hasil Penelitian menunjukkan, sejak tahun 1995 sampai 2023, ditemukan 1.311 artikel publikasi, dimana 1.140 (86,96%) berjenis artikel jurnal. Publikasi terbanyak diperoleh dari International Journal of Cancer (78 artikel publikasi). Canfell K adalah penulis dengan jumlah publikasi terbanyak (15 publikasi), USA menjadi negara urutan pertama dengan 1.386 publikasi (19,4%). Analisis bibliometrik angka kematian akibat infeksi HPV memberikan gambaran untuk penelitian lebih lanjut terkait resiko kematian pada kasus infeksi HPV, misalnya dengan mencari kata kunci angka kematian terkait usia, jenis kelamin, dan penyakit penyerta seperti kanker serviks, faktor resiko, prevalensi kejadian infeksi HPV, dan vaksin HPV.
Efektivitas Ekstrak Daun Rambusa (Passiflora foetida L.) Sebagai Analgesik Rohmania, Siti; Budiyanto, Angga Bayu; Astuti, Ratih Arum
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1340

Abstract

Nyeri dapat didefinisikan sebagai suatu pengalaman sensorik dan emosional yang berkaitan dengan adanya kerusakan jaringan. Daun rambusa (Passiflora foetida L.) bisa dimanfaatkan sebagai alternatif pada pengobatan penyakit rheumatoid asthritis (rematik), sakit perut, diare dan inflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas analgesik ekstrak daun rambusa pada mencit. Daun rambusa diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penelitian ini menggunakan hewan uji mencit sebanyak 25 ekor yang dikelompokkan menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (CMC-Na), kontrol positif (Paracetamol), ekstrak daun rambusa 85 mg/KgBB, 170 mg/KgBB dan 340 mg/KgBB. Pengujian dilakukan dengan metode tail flick menggunakan alat analgesy meter. Data yang diperoleh dianalisa dengan uji ANOVA, kemudian dilanjutkan dengan uji LSD untuk mengetahui perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dosis ekstrak 340 mg/KgBB efektif dalam memberikan efek analgesik yang sebanding dengan efektivitas kontrol positif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun rambusa dapat memberikan efektivitas analgesik pada mencit.
Karakterisasi Fitokimia dan Gugus Fungsi Senyawa Alkaloid dan Flavonoid Kulit Batang Anamirta cocculus: Potensi Tanaman Endemik Papua Sebagai Obat Tradisional Fadhilah, Windi Nur; Muslihin, A.M.; Astuti, Ratih Arum
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i5.2099

Abstract

Tali kuning (Anamirta cocculus) merupakan tanaman endemik Papua yang dikenal memiliki khasiat sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi senyawa alkaloid dan flavonoid dalam ekstrak kulit batang tali kuning menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dan FTIR, dengan variasi jenis pelarut dan konsentrasi. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol menghasilkan kadar alkaloid tertinggi (0,778 mgAE/g) dan flavonoid tertinggi (0,524 mgQE/g), diikuti oleh etanol 90%, dan terendah pada etanol 70%. Gugus fungsi yang teridentifikasi dalam senyawa alkaloid dan flavonoid adalah O-H, N-H, C=O, dan C=C aromatik, serta senyawa lain seperti tanin dan terpenoid.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Lip Balm Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea americana Mill.) dengan Metode DPPH Syahrani, Anggi; Astuti, Ratih Arum; Budiyanto, Angga Bayu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2430

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menetralkan radikal bebas, yaitu molekul reaktif yang berpotensi menimbulkan kerusakan sel dan memicu stres oksidatif. Biji alpukat (Persea americana Mill.) diketahui mengandung flavonoid, tanin, dan polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak etanol biji alpukat ke dalam sediaan lip balm serta mengkaji sifat fisik dan aktivitas antioksidannya. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70% dan diformulasikan dalam konsentrasi 2%, 4%, dan 6%. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, stabilitas, serta pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH pada panjang gelombang 517 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki konsistensi semi-solid yang stabil, homogen, pH sekitar 6, serta memenuhi kriteria fisik lip balm tanpa perubahan warna, aroma, atau bentuk selama penyimpanan. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa F1 memiliki aktivitas sangat lemah dengan nilai IC₅₀ (555,64 µg/mL), F2 memiliki aktivitas sedang dengan IC₅₀ (161,32 µg/mL), dan F3 menunjukkan aktivitas kuat dengan IC₅₀ (61,73 µg/mL). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak etanol biji alpukat dapat diformulasikan dengan baik dalam lipbalm, namun aktivitas antioksidannya menurun pada konsentrasi ekstrak yang lebih kecil.