Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Ulil Albab

Gambaran Waktu Tunggu Pelayanan Resep Pasien Rawat Jalan Musa Fitri Fatkhiya; Heni Rahmawati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i2.1234

Abstract

Salah satu Standar Minimal Pelayanan Farmasi Rumah Sakit adalah waktu tunggu. Waktu tunggu berpengaruh pada kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit dengan jenis pelayanan farmasi gambaran waktu tunggu pasien rawat jalan di RSUD Kraton Pekalongan. Penelitian in merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Waktu penelitian yaitu pada bulan Juli 2022. Waktu tunggu pelayanan resep meliputi resep obat jadi dan obat racikan kemudian dilakukan persentase kesesuaian dengan SPM kategori lama waktu tunggu pelayanan resep poli dalam, jiwa, syaraf, anak, paru dan jantung. Jumlah resep yang diteliti dalam penelitian ini sebanyak 8.336 lembar resep merupakan resep obat jadi atau non racikan. Rata-rata waktu tunggu untuk resep racikan yaitu 20,22 menit dan resep non racikan yaitu 9,91 menit. Dapat disimpulkan bahwa pelayanna resep di RSUD Kraton sudah sesuai dengan standar pelayanan minimal yang di persyaratkan oleh Kepmenkes No.129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit.
Penggunaan Obat Hipertensi Di Puskesmas Buaran Kota Pekalongan Periode Juli Tahun 2022 Bellia Irawan; musa fitri fatkhiya
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i6.1625

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan, hanya dapat dikontrol dan membutuhkan pengobatan dalam jangka panjang bahkan seumur hidup. Setiap tahun prevalensi hipertensi di Indonesia mengalami peningkatan. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologi dengan pemberian obat antihipertensi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan obat hipertensi yang diberikan untuk pasien hipertensi di Puskesmas Buaran Pekalongan. Penelitian ini merupakan penelitian studi deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 79 lembar resep. Data dihitung presentase dengan menggunakan miscrosoft office excel. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik berdasarkan penggunaan obat di Puskesmas Buaran Kota Pekalongan adalah Amlodipine 5 mg sebanyak 76 resep (96,2%), Nifedipine 10mg sebanyak 2 resep (2,6%) dan Furosemide 40mg sebanyak 1 resep (1,2%). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat antihipertensi yang paling tinggi adalah obat Amlodipine sebanyak 76 resep (96,2%).
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Antibiotika di Masyarakat Dusun Sidungkal Desa Gerlang Astriyani, Yunfika Ida; Fatkhiya, Musa Fitri
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 8: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i8.4629

Abstract

Penggunaan antibiotika yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotika, kejadian resistesi antibiotika dapat disebabkan apabila kurangnya pengetahuan masyarakat dan perilaku penggunaan antibiotika yang tidak tepat. Masyarakat cenderung tidak mengetahui bahwa menggunakan antibiotika dengan dosis dan waktu yang tidak tepat akan menimbulkan masalah pada kesehatan mereka sendiri. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku dalam penggunaan antibiotika. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskripif dengan pengambilan data secara prospektif. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 75 responden. Penelitian ini dilakukan dengan memperoleh data dari responden dengan mengedarkan lembar pertanyaan (Kuisioner) yang berupa data primer ke responden secara langsung. Data yang diperoleh kemudian dianalisa secara deskriptif dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat. Penelitian ini dilakukan pada 75 reponden yang memenuhi kriteria inklusi dan diperoleh hasil nilai signifikasi yang didapatkan sebesar 0,507, nilai signifikasi >0,05 maka tidak ada hubungan yang bermakna antara variabel-variabel. Maka pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap penggunaan antibiotika di Dusun Sidungkal Desa Gerlang.