Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Edukasi Pendataan Disabilitas sebagai Upaya dalam Meningkatkan Pemerataan Hak Warga Disabilitas di Desa Pasanggrahan Asmiati, Neti; Al Atsari, Atsir; Anugrah, Rizky Siti; Az-Zahra, Fathya Apriana; Ningtia, Choirinnisa; Izzati, Asiyah Nurul; Muinah, Eneng Bai; Salsabila, Naila
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v4i2.161

Abstract

Latar Belakang: Data disabilitas merupakan instrumen penting dalam perencanaan kebijakan ataupun analisis program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas. Tujuan: Edukasi yang diberikan kepada Desa Pasanggrahan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten bertujuan untuk mendukung terbentuknya kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas. Metode: Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahapan yang diawali dengan tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Program pengabdian ini dihadiri oleh perangkat desa, kepala RT dan RW, serta tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Pabuaran. Hasil: Pelaksanaan program pengabdian menghasilkan fakta bahwa masih adanya penyandang disabilitas yang belum memiliki data pribadi berupa KTP. Kesimpulan: Edukasi pendataan disabilitas di Desa Pasanggrahan berjalan dengan cukup baik, sehingga memunculkan antusias warga untuk ikut serta berpartisipasi.
Analisis Manajemen Program Pelatihan Kewirausahaan untuk Penyandang Disabilitas di Workshop Disabilitas Serang Atsari, Atsir Al; Nurachmah Sabina; Rizky Siti Anugrah; Ahmad Nasrudin; Asmiati, Neti
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16909

Abstract

Abstract: Background: Training plays an important role in preparing people with disabilities to develop the skills necessary to become entrepreneurs, reduce dependence on government assistance, and increase independence. Objective: Understanding the management of entrepreneurship training programs at the Serang Disability Workshop (WDS). Method: This study used a qualitative approach with a case study design, employing three primary data collection methods: interviews, observations, and documentation. Results: The study revealed that the training program at the Serang Disability Workshop (WDS) implements the POAC management functions. Conclusion: The application of POAC management functions at the Serang Disability Workshop (WDS) demonstrates interconnectivity and mutual support within the social context, as well as addressing the needs of the activities carried out. Abstrak: Latar Belakang: Pelatihan memainkan peran penting dalam mempersiapkan penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi wirausahawan, mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah, dan meningkatkan kemandirian. Tujuan: Pemahaman mengenai manajemen program pelatihan kewirausahaan di Workshop Disabilitas Serang (WDS). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga metode utama, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Dalam pelaksanaan penelitian menghasilkan fakta bahwa program pelatihan di Workshop Disabilitas Serang (WDS) menerapkan fungsi-fungsi manajemen POAC. Kesimpulan: Penerapan fungsi-fungsi manajemen POAC pada Workshop Disabilitas Serang (WDS) menunjukkan keterkaitan dan mendukung satu sama lain dengan konteks sosial, serta kebutuhan dalam kegiatan yang dilaksanakan.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM KEMANDIRIAN ANAK DENGAN HAMBATAN INTELEKTUAL DI SKH NEGERI 02 KOTA SERANG Humairoh, Zakiyah Putri; Utami, Yuni Tanjung; Asmiati, Neti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.2951

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran pola asuh orang tua pada kemandirian anak dengan hambatan intelektual dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan triangulasi dengan sistem observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan empat data primer dari 3 orang tua dan 1 guru. Hasil dari penelitian ini didapat pola asuh orang tua dalam kemandrian anak dengan hambatan intelektual pada jenjang SMAKh di SKh Negeri 02 Kota Serang yaitu kedua orang tua anak A. M dan T. Y. A menerapkan pola asuh demokrasi dan orang tua anak I. M. S menerapkan pola asuh campuran yakni pola asuh permisif, pola asuh otoriter dan pola asuh demokrasi. Berdasarkan hasil penelitian ketiga orang tua mempunyai caranya masing-masing dalam mengembangkan kemandirian hal ini dikarenakan adanya perbedaan kepercayaan, kepribadian orang tua dan penerimaan pola asuh yang pernah diterima orang tua. Namun kemandirian anak dengan hambatan intelektual dapat berkembang dengan cara orang tua yang menyesuaikan dengan kebutuhan setiap anak. Penelitian ini diharapkan dapat membantu menjadi informasi orang tua pada penerapan pola asuh dalam kemandirian anak dengan hambatan intelektual.
Analisis terhadap Aksesibilitas Lingkungan Fisik untuk Mahasiwa Disabilitas di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Asmiati, Neti; Abadi, Reza Febri; Mulia, Dedi
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 7 No. 2 (2023): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v7i2.684

Abstract

The purpose of this study was to analyze the accessibility of the physical environment for students with disabilities at Ageng Tirtayasa university. To support the activities of disabled students on campus, of course, universities must provide accessible facilities and infrastructure for students with disabilities. This study uses descriptive qualitative methods, broadly this research goes through 3 stages and this research will be carried out at Sultan Ageng Tirtayasa University with research informants 2 policy makers at the university and faculty level, 3 students with disabilities where the results obtained from this study are Sultan Ageng Tirtayasa University has provided physical accessibility facilities for students with disabilities such as guaiding blocks, ramps and hand trails, lifts in the new building and access to classes on the ground floor for students with disabilities in the old building. However, the provision of this accessibility is still not optimal, but until now the University of Sultan Ageng Tirtayasa continues to strive to provide accessibility according to standards in new buildings which are still in progress.
PENERAPAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING DALAM MEREDUKSI PERILAKU AGRESIF PADA SISWA TUNAGRAHITA KELAS V SDKH DI SKH NEGERI 01 PANDEGLANG Nurjanah, Okeu; Asmiati, Neti; Sidik, Sistriadini Alamsyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknikassertive training dalam mereduksi perilaku agresif pada siswa tunagrahita sedang kelas V SDKh di SKh Negeri 01 Pandeglang. Metode yang digunakan pada penelitian iniadalah metode eksperimen dengan jenis penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan pada penelitian eksperimen adalahSingle Subject Research (SSR), dengan desain A-B-A. Subjekpada penelitian ini yatu satu orang siswa tunagrahita sedang.Target behavior pada penelitian ini yaitu perilaku agresif non-verbal (memukul, menjambak, dan melempar barang). Hasil mean level frekuensi kemunculan secara keseluruhan dariperilaku agresif non-verbal pada fase baseline 1 (A1), intervensi (B), baseline 2 (A2) yaitu 19,75, 11,875, dan 7,5. Hasil mean level frekuensi kemunculan perilaku agresif non-verbal (memukul) pada fase baseline 1 (A1), intervensi (B), baseline 2 (A2) yaitu 9,25, 5,75, dan 4. Hasil mean level frekuensi kemunculan perilaku agresif non-verbal (menjambak) pada fase baseline 1 (A1), intervensi (B), baseline 2 (A2) yaitu 6,5, 3,25, dan 2. Hasil mean level frekuensi kemunculan perilaku agresif non-verbal (melemparbarang) pada fase baseline 1 (A1), intervensi (B), baseline 2 (A2) yaitu 4, 2, dan 1. Hasil pada penelitian ini menunjukkanbahwa perilaku agresif non-verbal siswa tunagrahita sedangberkurang atau menurun dilihat dari mean level yang terusmenurun setelah memperolehnya intervensi melaluipenerapan teknik assertive training, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik assertive training dapatmereduksi perilaku agresif non-verbal siswa tunagrahitasedang kelas V SDKh di SKh Negeri 01 Pandeglang.  
PENGARUH MEDIA FLASHCARD BERBASIS AUGMENTED REALITY TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA FUNGSIONAL ANAK TUNAGRAHITA SEDANG Puspita, Agnes; Asmiati, Neti; Maslahah, Sayidatul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41936

Abstract

Functional reading ability is an essential skill that supports the independence of students with moderate intellectual disabilities in daily life. However, cognitive limitations and the low attractiveness of instructional media often hinder the learning process of reading skills. This study aimed to analyze the effect of augmented reality–based flashcard media on the functional reading ability of students with moderate intellectual disabilities. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental pretest–posttest design. The research subjects consisted of three students with moderate intellectual disabilities. The instrument used was a functional reading ability test. Data were analyzed using the Wilcoxon test to examine differences in reading ability before and after the use of the media. The results indicated that the use of augmented reality–based flashcard media showed a positive effect on improving functional reading ability among students with moderate intellectual disabilities. These findings suggest that the integration of augmented reality technology into visual learning media can enhance students’ understanding and learning motivation. Therefore, augmented reality–based flashcard media shows potential as an alternative instructional medium to support functional reading learning for students with moderate intellectual disabilities.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN VOKASIONAL UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHSUS DI SLB NEGERI TAMANSARI Nisaa, Syahla Hulwatun; Asmiati, Neti; Mulia, Dedi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45441

Abstract

This study is motivated by the suboptimal implementation of vocational learning for students with special needs at SLB Negeri Tamansari in supporting students’ independence and work readiness. The study aims to analyze the implementation of vocational learning based on educational management functions, including planning, organizing, implementation, and supervision. This research employs a descriptive qualitative method with data collection techniques consisting of observation, interviews, and documentation. Data analysis uses the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by triangulation to ensure data validity. The findings reveal that vocational program planning is based on students’ needs assessment and adaptive curriculum, but lacks competency testing standards and adequate facilities. Organizational aspects involve collaboration among schools, teachers, parents, and industry partners, although not yet optimal. The implementation is conducted through demonstrations, hands-on practice, and work habituation, yet faces challenges such as varying student abilities and limited resources. Supervision is carried out through evaluation of learning processes and outcomes, but lacks a comprehensive monitoring system. The study implies the need to strengthen vocational program management through improving teacher competence, developing infrastructure, establishing competency-based evaluation standards, and expanding partnerships to enhance the independence and work readiness of students with special needs.
ANALISIS PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSI UNTUK PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS JENJANG SEKOLAH DASAR NEGERI DI JAKARTA BARAT Aulia, Jaujatul; Asmiati, Neti; Mulia, Dedi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45442

Abstract

Inclusive education policies in Jakarta have been regulated, but their implementation in the field still faces challenges. Problems in implementing inclusive education in schools include limited understanding among educators, a lack of accessible facilities, and a lack of special assistant teachers. This study aims to analyze the implementation of inclusive education for students with special needs at public elementary schools in West Jakarta. The UNS Inclusion Metric was used as a reference in analyzing the implementation of inclusive education for students with special needs in schools. This study was conducted in three schools, namely SDN Kapuk 15 Pagi, SDN Kapuk 01 Pagi, and SDN Kapuk 12 Petang, using a mixed method approach through the distribution of attitude assessment instruments as well as observation, interviews, and documentation. The results showed that the attitudes of school members towards inclusive education were in the fairly good category, with an average score of 29.75 out of 36, which indicates a positive attitude towards students with special needs. However, the implementation of inclusive education has not been optimal. The LED results revealed limitations in institutional aspects, a lack of GPK, the unavailability of SOPs for inclusive learning, a lack of psychological services, and the unavailability of accessible facilities. Overall, the school has an attitude that supports inclusion, but it is necessary to strengthen teacher competencies, provide support services, and improve policies and infrastructure so that inclusive education can be implemented effectively and sustainably.