Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Perancangan Ulang User Interface Website Smp Pomosda Tanjunganom Menggunakan Pendekatan Design Thinking Dan System Usability Scale (SUS) Novalutfia; Sukarni
Jurnal Aplikasi Sistem dan Teknik Informatika Pomosda (JASTIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Aplikasi Sistem dan Teknik Informatika Pomosda (JASTIP)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Website sekolah berperan penting sebagai media informasi, komunikasi, dan promosi dalam lingkungan pendidikan. Namun, Website SMP POMOSDA Tanjunganom masih memiliki keterbatasan pada aspek antarmuka pengguna seperti tampilan yang kurang menarik, navigasi yang belum intuitif, dan tingkat aksesibilitas yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang antarmuka pengguna Website SMP POMOSDA Tanjunganom menggunakan pendekatan Design Thinking serta mengevaluasi tingkat kegunaan (usability) melalui metode System Usability Scale (SUS). Tahapan Design Thinking meliputi empathize, define, ideate, prototype, dan test, dengan implementasi desain menggunakan Figma yang diwujudkan ke dalam website berbasis HTML, CSS, dan JavaScript. Hasil pengujian awal terhadap website lama menunjukkan skor SUS sebesar 44 kategori Not Acceptable, sedangkan hasil pengujian setelah perancangan ulang menunjukkan peningkatan skor menjadi 73 kategori Acceptable. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan metode Design Thinking efektif dalam meningkatkan tingkat kegunaan dan kualitas pengalaman pengguna website sekolah.
Physical and Chemical Characteristics of Bio-Oil From Pyrolysis of Moringa Oleifera Seeds Using Microwave Technology Abram Puspa Pramudita; samsudin anis; Wahyudi; Fitriyana, Deni Fajar; Halim, Sonika Maulana; Sukarni
Jurnal Bahan Alam Terbarukan Vol. 14 No. 2 (2025): December 2025 [Nationally Accredited Sinta 3]
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbat.v14i2.29284

Abstract

This research aims to assess the potential of bio-oil from Moringa oleifera seeds through the analysis of physical and chemical characteristics resulting from the pyrolysis process. Raw materials in the form of Moringa oleifera seed powder were pyrolyzed at 400°C using a microwave reactor. To create oxygen free pyrolysis conditions, nitrogen gas was constantly flowed into the system at a rate of 0.15 NL/min. The process temperature was monitored using a K-type thermocouple, and the reaction was stopped when condensed vapor output was no longer observed. The pyrolysis products in the form of bio-oil and bio-char were then collected and weighed to determine the product fraction. Furthermore, the bio-oil was analyzed to determine its physical and chemical properties, including density, pH, and an indication of its constituent compound components. The results showed that pyrolysis under these conditions produced a dominant amount of bio-char (54.3%) and bio-oil of 24.7% of the total weight. The bio-oil obtained had a high density, in the range of 0.97-1.00 g/cm³, with a relatively acidic pH of 4.5-5.5. Although the bio-oil yield is not high, its complex chemical properties, particularly the content of phenolic compounds, nitriles, and amides, show great potential to be developed as a valuable bio-chemical base material such as antioxidants, biophenols, resins, and bioplastic raw materials. These findings strengthen the prospect of Moringa oleifera seeds as a strategic local biomass for sustainable bioindustry.
EVALUATION OF THE PHYSICAL AND CHEMICAL PROPERTIES OF BIO-CHAR DERIVED FROM THE PYROLYSIS OF MORINGA OLEIFERA SEEDS Muhammad Ziddun Ni’am; Wahyudi; Fitriyana, Deni Fajar; Sonika Maulana; Sukarni; Samsudin Anis
Jurnal Bahan Alam Terbarukan Vol. 14 No. 2 (2025): December 2025 [Nationally Accredited Sinta 3]
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbat.v14i2.29285

Abstract

This study aims to assess the potential of bio-char derived from Moringa oleifera seeds through an evaluation of its physical and chemical properties. Moringa oleifera seeds were processed into fine powder, dried, and then subjected to pyrolysis at 400°C using a microwave reactor. Nitrogen gas was introduced before and during the pyrolysis process to create a low-oxygen environment. The pyrolysis continued until no more condensable vapors were detected, indicating that the thermal decomposition process had reached completion. The resulting bio-char was collected and analyzed to determine its physical and chemical characteristics, including proximate analysis (moisture content, ash content, volatile matter, and fixed carbon), calorific value, and density. The results showed that the bio-char from Moringa oleifera seed powder had a very high fixed carbon content of 79.13% and low volatile matter. The calorific value reached 25.04 MJ/kg, which is comparable to that of low-rank coal. Additionally, the bio-char had a density of 0.905 g/cm³, which is relatively high compared to most biomass-derived bio-chars. These characteristics indicate that bio-char from Moringa oleifera seeds holds significant potential for use as a solid fuel in the form of briquettes or pellets, as a biomass energy source, and as a long-term carbon storage medium for climate change mitigation.
PREVALENCE OF POOR SLEEP QUALITY AMONG PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS IN PONTIANAK: A CROSS-SECTIONAL STUDY Priyono, Djoko; Afrian Sulistyawati, Ririn; Sukarni; Agung Krisdianto, Muhammad
Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Literasi Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71203/jrkk.v2i6.87

Abstract

Background: Sleep disorders are a significant health concern among patients with type 2 diabetes. Understanding their prevalence and underlying factors is key to designing effective interventions. Methods: A descriptive cross-sectional study was conducted in 2023 involving 119 patients with type 2 diabetes aged 30–70 years at diabetic wound care and primary health clinics in Pontianak City. Data were collected using a demographic checklist and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Associations between sleep quality and various factors were analysed using chi-square tests and binary logistic regression. Poor sleep quality was defined as a PSQI score of 5 or higher. Results: 119 individuals (53.7 %) demonstrated poor sleep quality and had a moderate level of sleep disturbance (mean PSQI score 6.9±3.16.9±3.1), with sleep latency being the most affected domain (mean score 1.9±1.41.9±1.4). Comorbid chronic diseases (OR 2.80, p=0.001), smoking (OR 2.95, p=0.005), diabetes duration >10 years (OR 2.55, p=0.004), and obesity (BMI ≥ 30.0 kg/m²; OR 1.89, p=0.021) were significantly associated with poor sleep quality. Older age had a protective effect (OR 0.94, p=0.007). Conclusion: Sleep disorders, particularly difficulty initiating sleep, are highly prevalent among type 2 diabetes patients and associated with comorbidities, smoking, prolonged disease duration, and obesity. Interventions targeting these factors are essential to improve sleep quality and diabetes management.
IMPROVING FINE MOTOR SKILLS OF 4–5 YEAR OLD CHILDREN THROUGH BOTTLE CAP MEDIA Sukarni; Pipit Nuri Mulyaningtias; Noor Ishma
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 02 (2025): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v3i02.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui penggunaan media tutup botol di PAUD Az-Zahra Rengas Kota Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya stimulasi perkembangan motorik halus pada anak usia dini yang berada pada masa golden age, di mana koordinasi jari, pergelangan tangan, serta keterampilan manipulatif sangat diperlukan untuk menunjang kesiapan belajar di jenjang berikutnya. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 anak, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk melihat perkembangan kemampuan motorik halus anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah penerapan media tutup botol, di mana pada pra siklus rata-rata ketuntasan hanya 45,9%, meningkat menjadi 70,8% pada siklus I, dan mencapai 99,9% pada siklus II, yang melebihi indikator keberhasilan sebesar 80%. Peningkatan tersebut terlihat dari kemampuan anak dalam mengelompokkan, menyusun, serta memanipulasi tutup botol dengan baik sehingga keterampilan motorik halus mereka berkembang secara optimal. Dengan demikian, penggunaan media tutup botol terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini memberikan implikasi penting bahwa guru dapat memanfaatkan media sederhana, murah, namun kreatif seperti tutup botol untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, bermakna, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Prosedur Penyimpanan Kearsipan Dan Pengawasan Pemakaian Arsip Sekolah Nur Hazilna; Zakiatul Munawwarah; Riko Arianto; Sukarni
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Prosedur Penyimpanan Kearsipan dan Pengawasan Pemakaian Arsip Sekolah. Latar belakang dilakukannya penelitian ini didasarkan pada pentingnya sistem pengarsipan yang terorganisir dan pengawasan yang efektif dalam lingkungan sekolah. Dengan adanya sistem penyimpanan dan pengawasan arsip yang baik, sekolah akan lebih siap menghadapi tantangan transparansi, mampu memberikan pelayanan informasi secara profesional, serta dapat menjaga warisan dokumentasi institusional dengan lebih baik. Ini menjadi langkah strategis dalam membangun tata kelola pendidikan yang kredibel, efisien, dan berorientasi pada mutu. Penulisan jurnal ini menggunakan pendekatan metode studi pustaka (library research), yaitu suatu metode penelitian kualitatif yang dilakukan dengan mengkaji secara mendalam berbagai sumber tertulis yang relevan dan terpercaya. Sumber-sumber tersebut meliputi buku, jurnal ilmiah, artikel kebijakan publik, dokumen perundang-undangan, serta berbagai literatur akademik lainnya yang memiliki keterkaitan langsung dengan tema dasar hukum dan kriteria minimum standar sarana dan prasarana. Proses penelitian dilakukan secara sistematis melalui tahapan evaluasi dan seleksi sumber, pengelompokan data ke dalam tema utama, analisis isi (content analysis), hingga proses sintesis dan penarikan kesimpulan yang mencakup perspektif normatif-hukum serta praktik kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip di lingkungan sekolah merupakan aspek fundamental dalam menunjang kelancaran administrasi dan akuntabilitas lembaga pendidikan. Arsip yang dikelola dengan baik memberikan kemudahan dalam pencarian data, mempercepat proses pelayanan, serta menjadi sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Prosedur penyimpanan arsip harus dilaksanakan secara sistematis dan terstandar, mulai dari pencatatan, klasifikasi, penyimpanan, hingga penentuan masa retensi arsip. Sementara itu, pengawasan terhadap penggunaan arsip sangat penting untuk menjamin keamanan, kerahasiaan, dan keutuhan dokumen. Pengawasan dilakukan dengan membatasi akses, mencatat peminjaman arsip, dan melakukan audit berkala. Meskipun demikian, berbagai kendala masih dihadapi sekolah, seperti kurangnya tenaga administrasi yang kompeten, keterbatasan sarana fisik, dan minimnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip. Oleh karena itu, pembenahan sistem pengarsipan sekolah perlu segera dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.