Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengembangan Media Wayang Kartun Pada Materi Organ Gerak Hewan Weni Dwi Utami; Muhammad Tahir; Nurul Kemala Dewi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3365

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pembuatan dan menilai kelayakan media pembelajaran berupa wayang kartun pada materi Organ Gerak Hewan SDN Galang Bulan Kecamatan Jonggat Lombok Tengah. Penelitian menggunakan metode ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Jenis penelitian R&D (Research and Development). Subjek penelitian yaitu siswa kelas V SDN Galang Bulan sejumlah 30 orang siswa dengan teknik sampling menggunakan teknik penarikan sampel jenuh (sampel sensus). Objek penelitian yaitu media pembelajaran wayang kartun pada materi organ gerak hewan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi angket validasi ahli materi, ahli alat peraga, angket respon guru kelas V dan respon siswa kelas V sebagai pengguna produk. Teknik analisis data deskriptif kualitatif dan data kuantitatif. Proses desain pengembangan media wayang kartun menggunakan bahan kertas karton kemudian digambar dan diwarnai sesuai karakter hewan. Gambar hewan yang digunakan adalah gambar ular, sapi, siput, burung, kancil, dan kelinci. Sisi depan wayang menampilkan gambar hewan sesuai bentuk aslinya dan sisi belakang menampilkan gambar organ gerak hewan. Hasil penilaian dan validasi ahli materi didapatkan skor persentase validasi sebesar 81,3%. Hasil penilaian dan validasi ahli media didapatkan skor persentase validasi sebesar 86,5%. Hasil perolehan skor persentase respon guru sebesar 97,5%. Hasil perolehan skor persentase respon siswa sebesar 89%. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian bahwa menurut ahli materi, ahli media, guru dan siswa menilai bahwa media wayang kartun Sangat Layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada materi organ gerak hewan.
Analisis Nilai Karakter Pada Buku Siswa Kelas IV Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku Pada Muatan SBDP winda gusparinda; Nurul Kemala Dewi; Siti Istiningsih
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.3895

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mendeskripsi nilai-nilai karakter pada buku siswa kelas IV tema 7 indahnya keragaman di negeriku pada muatan SBDP. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif jenis . Objek yang akan diteliti yaitu teks bacaan pada buku siswa kelas IV tema 7 indahnya keragaman di negeriku. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tehnik baca, tehnik catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai karakter yang terdapat pada buku siswa kelas IV tema 7 indahnya keragaman di negeriku ditemukan pada 5 teks bacaan pada lagu sebayak 12 nilai karakter antara nilai; karakter mandiri, bersahabat/komunikatif, peduli sosial, tolerasi, jujur, peduli lingkungan, tangung jawab, cinta tanah tanah air, dan cinta damai. Nilai karakter pada teks bacaan lagu paling banyak mengandung nilai karakter cinta tanah air, nilai karakter mandiri, dan nilai karakter jujur.
Profil Kemampuan Literasi Baca Tulis Peserta Didik Pasca Implementasi Model TaRL SAC Bima Adha; Nurul Kemala Dewi; Arif Widodo
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.3992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan profil kemampuan literasi baca tulis peserta didik kelas III di MI Minhajussa’adah pasca implementasi model TaRL SAC tahun ajaran 2022/2023 dan faktor-faktor yang mempengaruhi literasi baca tulis peserta didik di kelas III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan tes, obervasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa pasca implementasi metode TaRL terhadap kemampuan literasi baca tulis di Mi Minhajussa’adah hal ini dapat dilihat darikemampuan awal pesrta didik dari level kemampuan literasi sebelum implementasi: 1 peserta didik pada level pemula, 1 peserta didik pada level huruf, 1 peserta didik pada level kata, 6 peserta didik pada level paragraf, 5 peserta didik pada level cerita 1, dan 1 pada level cerita 2. Sedangkan sesudah penerapan Semua Anak Cerdas (SAC) dengan menggunakan metode TaRL tedapat 1 peserta didik pada level kata, 1 pada level paragraf, 1 peserta didik pada level cerita 1, 12 peserta didik pada level cerita 2. Adapun faktor yang mempengaruhi kemapuan lierasi baca tulis peserta didik antara lain kurangnya ekonomi keluarga, kurangnya minat baca pada diri anak, kurangnya kesadaran orang tua, dan tidak adanya les tambahan bagi anak. Berdasarkan penilaian akhir dapat disimpulkan bahwa dari 15 peserta didik, terdapat 12 peserta didik yang kemampuan membacanya sudah berada pada level cerita 2 sehingga penerapan Semua Anak Cerdas (SAC) dengan menggunakan metode TaRL berhasil meningkatkan kemampuan literasi baca tulis peserta didik di kelas III MI Minhajussa’adah.
Pengaruh Media Papan Magnet Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Lale Riskika Alfia Ningrum; Nurul Kemala Dewi; Lalu Hamdian Affandi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.4625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media papan magnet terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SDN 1 Lendang Tampel tahun pembelajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis quasi eksperimental design tipe non equivalent control grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II SDN 1 Lendang Tampel. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampling jenuh dengan sampel sebanyak 21 peserta didik kelas II A sebagai kelas eksperimen dan 20 peserta didik kelas II B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar matematika berupa tes pilihan ganda (pre-test dan post-test). Data peneliti dianalisis dengan bantusn SPSS.25. Penguji hipotesis peneliti menggunakan perhitungan Uji Independent Sampel T-Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 dengan thitung(5,890) > t tabel (2.023) dengan signifikasi 5% dan df =39, maka H0 ditolak dan Ha diterima atau terdapat pengaruh yang signifikan media papan magnet terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II SDN 1 Lendang Tampel tahun pelajaran 2022/2023.
Analisis Kesulitan Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 Amelia Pitriana Haris; Nurul Kemala Dewi; Abdul Kadir Jaelani
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.4692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan pembelajaran (RPP) Kurikulum 2013 di SD N 4 Kuripan. Kesulitan tersebut terdiri atas kesulitan yang dihadapi guru, faktor penyebab, dan cara dalam mengatasi kendala yang diamali dalam menyusun RPP Kurikulum 2013. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif naratif. Penelitian ini dilakukan di SDN 4 Kuripan semester genap. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas 1, guru kelas 2, guuu kelas 3, guru kelas 4, guru kelas 5, guru kelas 6 dan kepala sekolah SDN 4 Kuripan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data Model Milles dan Huberman yang terdiri atas, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian : 1) Kendala yang dihadapi oleh guru dalam penyusunan RPP Kurikulum 2013: Guru Kesulitan dalam mengembangkan beberapa komponen RPP Kurikulum 2013, komponen tersebut adalah indikator pencapaian kompetensi, metode pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran dan penilaian pembelajaran. 2) Faktor penyebab dari kesulitan yang dihadapi oleh guru dalam menyusun RPP adalah: guru tidak pernah mengikuti pelatihan, guru tidak memiliki waktu untuk menyusun RPP, 3) cara yang digunakan guru dalam mengatasi kendala yang dihadapi: menggunakan RPP yang sudah ada, menggunakan buku guru sebagai salah satu pedoman dalam menyusun RPP Kurikulum 2013, melakukan diskusi dengan guru yang pernah mengikuti pelatihan dan workshop
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPS Hanifah Wardatul Jannah; Nurul Kemala Dewi; Arif Widodo
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 4 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v4i3.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Leraning Tipe Group Investigation berbantuan media Gambar terhadap pemahaman konsp IPS siswa kelas IV di SDN 2 Gerung Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 2 Gerung Utara yang berjumlah 53 siswa. Design penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Eksperimental Tipe Noneequivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes untuk mengetahui pemahaman konsep IPS yang sebelumnya sudah divalidasi. Analisis data menggunakan uji Independent Sampel T-Test pada taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil uji Independent Sampel T-Test diperoleh nilai sig (2-tailed) data posttest 0,022 Ë‚ 0,05 yang menunjukan bahwa model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Group Investigation berbantuan media gambar berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPS siswa kelas IV di SDN 2 Gerung Utara .
Pengembangan Media Pohon Literasi Berbasis Cerita Rakyat Suku Sasak Untuk Siswa Ummara Syahadatun Ain; Siti Istiningsih; Muhammad Erfan; Nurul Kemala Dewi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.5651

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas IV SDN 44 Ampenan adalah guru masih jarang menggunakan media pembelajaran, khususnya media pembelajaran yang berhubungan dengan pembelajaran literasi. Keterbaharuan yang ditunjukan dalam penelitian ini dibandingkan dengan penelitian sebelumnya ialah terletak pada konsentrasi akan pengenalan nilai kebudayaan Suku Sasak melalui penggunaan cerita rakyat Suku Sasak untuk memperkenalkan nila-nilai budaya Suku Sasak pada peserta didik melalui penggunaan media pohon literasi. Media pohon literasi merupakan media yang berfungsi untuk mengukur banyaknya jumlah bacaan yang telah dibaca  Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah pembuatan media pohon literasi berbasis kearifan lokal suku sasak untuk siswa kelas IV SDN 44 Ampenan, dan (2) mengetahui kelayakan/tingkat validitas media pohon literasi berbasis kearifan lokal suku sasak untuk siswa kelas IV SDN 44 Ampenan. Jenis penelitian pada penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE dengan 5 tahapan yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan dokumentasi dan angket baik angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket respon guru dan angket respon peserta didik. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah media pembelajaran pohon literasi berbasis cerita rakyat Suku Sasak. Berdasarkan penilaian dari validator ahli media mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 93% dan penilaian dari ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 86%. Penilaian dari guru mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 92,5%. Hasil coba kelompok besar mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata persentase 87,4% dan coba kelompok kecil mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata persentase 93%. Oleh karena itu media pembelajaran pohon literasi berbasis cerita rakyat Suku Sasak dapat digunakan untuk pembelajaran literasi di kelas IV SD.
Analisis Kesulitan Guru Kelas V Dalam Melaksanakan Pembelajaran SBDP Materi Seni Rupa Sayuna, Vaniamadeline; I Nyoman Karma; Nurul Kemala Dewi
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i2.7650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan apa saja yang dihadapi guru kelas V dalam melaksanakan pembelajaran (seni budaya dan prakarya) SBdP materi seni rupa di SDN 28 Mataram tahun ajaran 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru Kelas V yang mengajar mata pelajaran SBdP di SDN 28 Mataram. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Model Miles and Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, pemyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SBdP dalam melaksanakan pembelajaran SBdP materi seni rupa di kelas V SDN 28 Mataram masih mengalami kesulitan. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru kelas V yang mengajar SBdP materi seni rupa berupa: (1) kesulitan dalam perencanaan pembelajaran yang terdiri dari kesulitan dalam membuat PROMES, kesulitan dalam menjabarkan tujuan pembelajaran, kesulitan dalam memilih media pembelajaran, dan kesulitan dalam menerapkan model pembelajaran; (2) kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran yang meliputi kesulitan dalam mengadakan variasi pembelajaran, kesulitan membimbing diskusi kelompok kecil dalam pembelajaran, dan kesulitan mengelola kelas dalam pembelajaran; (3) kesulitan dalam evaluasi pembelajaran meliputi kesulitan menentukan jenis evaluasi dan kesulitan dalam membuat pedoman evaluasi. Melalui karya peserta didik diajarkan untuk berkomunikasi secara visual sebagai bentuk ungkapan rasa dan pikiran seorang anak seperti yang diajarkan kepada peserta didik untuk mempelajari konsep seni rupa yang berfokus pada KD 3.4 yaitu memahami karya seni rupa daerah.
Pengembangan Media Buku Komik Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas II SDN 12 Cakranegara Putri Dhika Kusuma Ningsih; Nurul Kemala Dewi; Muhammad Syazali
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan tingkat kepraktisan media buku komik sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca peserta didik kelas II. Media pembelajaran konvensional yang selama ini dimanfaatkan di SDN 12 Cakranegara kurang melatih kemampuan membaca peserta didik, ini berdampak pada rendahnya kemampuan tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut diputuskan dengan mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan bervariatif yaitu buku komik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Penelitian ini dilakukan di SDN 12 Cakranegara dengan 34 orang peserta didik kelas II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku komik sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca mendapatkan 93.73% dari ahli materi dan 92.42% dari ahli media dengan kriteria sangat valid berdasarkan uji kevalidan produk, 87.99% dari respon kelompok kecil dan 87.43% dari respon kelompok besar dengan kategori praktis serta 98.82% dengan kategori sangat praktis dari respon guru berdasarkan uji kepraktisan produk. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa buku komik yang dikembangkan valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca peserta didik.
Pengembangan Media Buku Komik Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Peserta Didik Kelas II SDN 12 Cakranegara Putri Dhika Kusuma Ningsih; Nurul Kemala Dewi; Muhammad Syazali
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan tingkat kepraktisan media buku komik sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca peserta didik kelas II. Media pembelajaran konvensional yang selama ini dimanfaatkan di SDN 12 Cakranegara kurang melatih kemampuan membaca peserta didik, ini berdampak pada rendahnya kemampuan tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut diputuskan dengan mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan bervariatif yaitu buku komik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Penelitian ini dilakukan di SDN 12 Cakranegara dengan 34 orang peserta didik kelas II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku komik sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca mendapatkan 93.73% dari ahli materi dan 92.42% dari ahli media dengan kriteria sangat valid berdasarkan uji kevalidan produk, 87.99% dari respon kelompok kecil dan 87.43% dari respon kelompok besar dengan kategori praktis serta 98.82% dengan kategori sangat praktis dari respon guru berdasarkan uji kepraktisan produk. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa buku komik yang dikembangkan valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca peserta didik.