Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Mitigasi Longsor Berbasis Komunitas Melalui Penerapan Metode Bioengineering Rumput Vetiver di Desa Petir Putra, Heriansyah; Sutoyo, Sutoyo; Ramadhanis, Zainab; Apriadi, Apriadi; Utami, Anisa Dwi; Khayyira, Avrill; Aryanti, Windy D; Bilqist, Fitri W; Praditya, Meindika R; Faiq, Muhammad F; Munawar, Muhammad A I; Hutapea, Jose T; Athourrohman, Muhammad
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1457

Abstract

Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tanah longsor yang tinggi. Kondisi topografi yang curam, curah hujan tinggi, serta sejarah kejadian longsor yang telah menimbulkan korban jiwa menjadi alasan diperlukan mitigasi yang efektif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat upaya mitigasi longsor berbasis komunitas melalui penerapan metode soil bioengineering menggunakan tanaman rumput vetiver (Vetiveria zizanioides). Kegiatan dilaksanakan pada Juni sampai Oktober 2025 yang mencakup empat tahapan, yaitu pengukuran kemiringan lereng, sosialisasi bencana longsor dan metode bioengineering, penanaman vetiver, penetapan daerah rawan. Hasil pengukuran di RW 03 dan RW 04 mengidentifikasi kemiringan lereng 17,7°–35° ,yang tergolong sesuai untuk penanaman vetiver berdasarkan pedoman teknis PUPR (2012). Dua titik di RW 03 dan RW 04 Desa Petir dijadikan sebagai prioritas penanaman rumput vetiver karena letaknya yang dekat dengan pemukiman warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode bioengineering berbasis vegetasi dapat diaplikasikan secara di wilayah tersebut. Selain membentuk barisan vegetasi penguat lereng, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memahami serta melaksanakan mitigasi bencana yang ramah lingkungan.
Global Market Position and Demand Elasticities of Indonesian Areca Nut: An AIDS Model Analysis Futrinelsa, Silviony; Suharno, Suharno; Utami, Anisa Dwi
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v8i3.2449

Abstract

This study aims to analyze the market position and competitiveness of Indonesian areca nut exports in the global market using the Almost Ideal Demand System (AIDS) model. Indonesia has remained the dominant exporter of areca nut globally, holding over 50% of the market share from 2012 to 2024. However, recent fluctuations in export value and competition from other major exporters such as Myanmar, Thailand, and India highlight the need for a deeper understanding of market dynamics. The analysis utilizes secondary data under HS Code 080280, spanning the 2012–2024 period, and employs the Seemingly Unrelated Regression (SUR) approach to estimate own-price, cross-price, and expenditure elasticities. Results indicate that Indonesia’s areca nut exports are price inelastic, suggesting limited responsiveness to price changes. Cross-price elasticity values reveal complementary relationships with India and Myanmar, as well as a substitutive relationship with Thailand. Expenditure elasticity further classifies Indonesian areca nut as a normal good, in contrast to Thailand and Myanmar’s luxury classification, and India’s categorization as an inferior good. These findings provide critical insights for developing strategies to enhance the competitiveness and export performance of Indonesian areca nut in international markets.