Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

“Objek dan Ruang Lingkup Filsafat Pendidikan dan Filsafat Pendidikan Islam” Tarigan, Mardinal; Ningsi, Klara Putri; Nasution, Tania May Sabrina; Fauziyah, Tryana; Putri, Cici Ramadhani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat pendidikan Islam merupakan analisis filosofis terhadap lapangan pendidikan yang bersumber dari Al-Qur'an, Al-Hadith, dan pandangan filosof Muslim. Kajian ini mencakup pemahaman mendalam tentang Tuhan, manusia, dan alam, serta konsep-konsep pendidikan Islam. Pada tingkat makro, objek kajian berfokus pada hakikat Tuhan, manusia, dan alam yang melampaui pengetahuan biasa. Sementara itu, pada tingkat mikro, kajian menyoroti pemikiran sistematis, terpadu, dan universal tentang tujuan, pendidik, anak didik, alat pendidikan, dan lingkungan pendidikan dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai Objek Dan Ruang Lingkup Filsafat Pendidikan Dan Filsafat Pendidikan Islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan Dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) yang mana data berasal dari buku, jurnal ilmiah, literatur - literatur yang layak dijadikan sumber untuk penelitian yang akan diteliti penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang lingkup filsafat pendidikan Islam meliputi kurikulum, metode, dan lingkungan pembelajaran yang perlu dipahami secara mendalam untuk mengoptimalkan proses pendidikan. Fondasi kegiatan pendidikan Islam terletak pada pemahaman mendalam mengenai tujuan pembelajaran dan peran pelaksana pendidikan, yang semuanya menekankan pentingnya pemahaman hakikat pendidikan Islam untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Berpikir Berdasarkan Teori-Teori Filsafat (Analisis Pola Berpikir Mahasiswa UINSU Medan) Tarigan, Mardinal; Dwiky Nanda, Muhammad Farhan; Humayrah, Ulysa; Ritonga, Novita
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 4 No 3 (2023): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 4(3), Oktober 2023
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v4i3.6702

Abstract

Penelitian ini menganalisis pola berpikir mahasiswa berdasarkan teori-teori filsafat. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara terstruktur, temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menggunakan pola berpikir empirisme yakni menggunakan pengalaman indrawi dan observasi langsung dalam memperoleh pengetahuan, rasionalisme yakni mengandalkan logika dan akal budi dalam memahami konsep-konsep filosofis, dan utilitarianisme yakni mempertimbangkan konsekuensi dan manfaat sosial dalam pengambilan keputusan. Pola berpikir yang beragam ini memberikan wawasan tentang peran teori filsafat dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis dan pemahaman mendalam terhadap konsep-konsep filosofis, serta tanggung jawab sosial dalam pengambilan keputusan mahasiswa. This study analyzes students' thinking patterns based on philosophical theories. Through a qualitative approach with structured interviews, the research findings show that students tend to use empiricism thinking patterns, which mean using sensory experience and direct observation in obtaining knowledge, rationalism thinking patterns, which mean relying on logic and reason in understanding philosophical concepts, and utilitarianism thinking patterns, which mean considering social consequences and benefits. in decision making. These diverse patterns of thinking provide insight into the role of philosophical theory in developing critical thinking skills and deep understanding of philosophical concepts, as well as social responsibility in student decision making.
Pengkajian Agama secara Historis Tarigan, Mardinal; Aprila, Gusti; Pratama, Riswanda
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 2 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i2.997

Abstract

As we know that history cannot be separated from a series of events limited by the space and time in which the events occurred. Many people say that history is something static that cannot be repeated based on its context. Along with the development of human knowledge and the potential for great curiosity, it has influenced people's perspectives on history, which used to consider history as static, rigid, and even without any contribution to the advancement of scientific studies. However, this view has been shaken by the struggle of Islamic studies, where history is always dynamic, following the "pulse" of human civilization development. This article uses a heuristic method with critical analysis based on primary books, to dissect the uniqueness of the past that has a unique influence on the present and future. In this context, the effort to link the relevance of Islamic education as a field of life facing challenges is studied from various perspectives, including the historical perspective. At this point, the dynamism of Islamic education can mean developing scientific knowledge.
Kesadaran Historis (Empat Dasar Pemikiran) Teologi Islam dalam Pandangan Hassan Hanafi Tarigan, Mardinal; Br Sembiring, Rahmadani; Rizekuna, Rizekuna
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 5 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i5.3556

Abstract

The science of monotheism is the most fundamental thing for all Muslims. This is because monotheism plays an important role in human life. However, at this time monotheism, which was once strongly believed by all the people of the prophet Muhammad, has brought stagnation to Islamic thought influenced by scholars who still base their beliefs on classical Islamic theology. The purpose of this study is to discuss the formulation of the concept of monotheism initiated by Hassan Hanafi. The method used is the character study method with a qualitative type by raising one of the Islamic thinkers. In making this journal, researchers used the first method used to analyze the thoughts of figures who aims to explain the results of his thoughts objectively. The second method is used as a tool or medium to analyze the data he has obtained, Hassan Hanafi also tries to formulate his concept of monotheism so as not to exclude monotheism from the problems of life. The Qur'an as the basis of awareness must first ensure the purity of the text. Which can be seen through historical stories from the time of the previous prophets to the present. A person who compiles books on the Qur'an must be responsible for the originality of writing the words of Revelation as the story was revealed directly to the prophet Muhammad through the angel Gabriel.
Keefektifan Sekolah Madrasah dengan Merancang dan Melaksanakan Visi Misi, Sifat untuk Tujuan Pendidikan Islam Tarigan, Mardinal; Rangkuti, Nurjannah; Chairunnisa, Hikmah; Wibowo, Annisa; Agustina, Sintia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12417

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan dan wawasan kepada pembaca mengenai perancangan dan pelaksanaan visi misi, dan sifat untuk tujuan Pendidikan islam di sekolah madrasah. Penulisan dilakukan dengan study library, Penelitian juga dilakukan di sekolah madrasah al kautsar. Penelitian ini memberikan penjelasan khusus apa yang menjadi hal penting untuk keefektifan cita cita sekolah yang berbingkai agama islam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan study library, observasi dan wawancara langsung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mengambil referensi dari artikel dan buku, mewawancara pihak madrasah, dan observasi langsung ke sekolah. Hasil wawancara dan observasi bahwa sekolah telah mempersiapkan visi misi untuk mencapai tujuan dari sekolah tersebut dengan menggunakan profil Pendidikan islam yang berwawasan pada Al Qur’an, sunnah, dan hadist. Sekolah al kautsar telah merancang bahwa sekolah mempunyai visi misi dan sifat untuk tujuan menjadikan siswa dan siswi madrasah tersebut menjadi siswa dan siswi yang modern dan berpedoman pada ajaran islam dan memilki karakter yang berakhlakul kharimah yang baik dan mampu menjadi manusia yang cerdas fisabilillah. Madrasah juga merancang visi dan misi untuk mencapai tujuan sekolah tersebut dengan menciptakan guru guru yang mampu mencerminkan sifat yang lemah lembut, sopan, bertutur kata yang baik, jujur, Amanah, berpakaian sesuai ajaran agama dan mampu mengajarkan ajaran islam dengan baik dan benar.
Manusia Sebagai Abdullah dan Manusia Sebagai Khalifah Fil Ardh Tarigan, Mardinal; Safitri, Adinda Hariana; Lubis, Siti Khairuna Salwah; Hermaini, Ulfa; Rozzaq, Bima Khoirur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12619

Abstract

Menjadi hamba Allah, manusia telah diciptakan sebagai hamba Allah SWT, kecil dan tidak berdaya. Tugas Abdullah hanya untuk beribadah dan tunduk terhadap-Nya. Dan khalifah di bumi bertugas untuk menjalankan segala perintah Allah SWT. Tujuan penelitian kali ini merupakan agar mengetahui kedudukan manusia sebagai Abdullah dan manusia sebagai khalifah fil ard. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini ialah metode literatur atau library research. Manusia diciptakan Allah SWT sebagai makhluk yang paling sempurna. Oleh karena itu, manusia dapat dipercaya oleh Allah untuk memimpin di muka bumi (khalifah fil ard). Manusia begitu agung, serta beban yang dipikul makhluk lain terlalu berat bahkan untuk menahan amarah. Baik itu tugas ataupun fungsi dari Khalifah Al arabi atau nabi merupakan Ahladz Dzikri yang merupakan suatu atau seorang ahli dalam memikirkan dan ahli dalam mengingat Allah. Tugas Abdullah hanya untuk beribadah serta tunduk terhadapnya. Ibadah kepada Allah SWT yaitu dalam maksud sempit seperti shalat, puasa, dan zakat. Namun di dalam artian yang lebih luas ialah sebagai hamba yang mempunyai kewajiban dalam meningkatkan hablum minannas (hubungan sosial antar manusia) dan hablum minallah (hubungan yang baik antara hamba dengan Tuhannya).
KONSEP DASAR DAN TUJUAN PENDIDIKAN DALAM ISLAM:TA'LIM, TARBIYAH DAN TA'DIB Tarigan, Mardinal; Amini, Aisyah
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): EDISI JULI-DESEMBER 2024
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/jj2qq846

Abstract

Artikel ini membahas konsep dasar dan tujuan pendidikan dalam Islam, yang meliputi ta'lim, tarbiyah, dan ta'dib. Tarbiyah berarti pertumbuhan dan pengembangan, sementara ta'dib mencakup pengenalan dan pengakuan terhadap sistem pengajaran tertentu. Konsep-konsep ini penting dalam membentuk individu Muslim yang berakhlak mulia dan berperan sebagai pengabdi Allah. Ta'dib mengandung tiga unsur utama: pengembangan iman, ilmu, dan amal. Pendidikan Islam bertujuan untuk menciptakan individu yang berakhlak mulia, beriman, berilmu, dan beramal, serta mampu beradaptasi di berbagai lingkungan. Prinsip-prinsip pendidikan Islam meliputi integrasi, keseimbangan, persamaan, kontinuitas, dan kemaslahatan. Pendidikan Islam harus dikembangkan sesuai dengan petunjuk wahyu untuk merombak tatanan sosial dan kultural, serta mempersiapkan peserta didik agar dapat hidup dengan sempurna dan bahagia sesuai ajaran agama Islam. Fungsi pendidikan Islam termasuk memelihara fitrah, mengembangkan potensi insan, dan menumbuhkan kecerdasan emosional. Pendidikan Islam adalah usaha untuk menyiapkan peserta didik melalui bimbingan, pengajaran, dan pelatihan untuk peranannya di masa depan. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Ilmu
PERAN METODE STUDI ISLAM DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT YANG BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM Wisnu Fadillah; Lukman, Paidi; Tarigan, Mardinal
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): EDISI JANUARI-JUNI 2025
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/fnd2cq34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran metode studi Islam dalam membentuk masyarakat yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Metode studi Islam mencakup pendekatan normatif, historis, filosofis, dan sosiologis yang digunakan untuk memahami ajaran Islam secara komprehensif. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, penelitian ini mengungkap bagaimana penerapan metode studi Islam dapat memperkuat fondasi moral, sosial, dan spiritual masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode studi Islam yang diterapkan secara tepat tidak hanya memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam, tetapi juga mampu membentuk karakter individu dan kolektif masyarakat yang berakhlak, adil, dan harmonis. Dengan demikian, studi Islam memiliki kontribusi strategis dalam membangun masyarakat yang tidak hanya religius secara ritual, tetapi juga substantif dalam mewujudkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.  
Sejarah Peradaban Islam Sebagai Ilmu Pengetahuan Tarigan, Mardinal; Mauluddin Sitorus, Ahmad Ardhi; Amelia, Lydia
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 4 No. 3 (2023): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v4i3.640

Abstract

History encompasses the journey of human life in shaping the development of the world throughout time. Each history holds meaning and value, allowing humans to create their own history, and history, in turn, shapes humanity. Using history as a living material generates various analyses in the cultural atmosphere of that historical period. History repeats itself, bringing back old and similar events. History holds significance and provides meaning, wherein humans are like a world spinning around themselves. This research is a literature review or library research with a literature review of books, journals, and notes. The researcher solely relies on literary sources, engaging in activities such as reading, note-taking, and processing research materials. The result of this research is about the history of Islamic civilization as a field of knowledge. Knowledge rapidly flourished during the Abbasid Caliphate. This knowledge is divided into two categories: naqli (textual) and aqli (rational) sciences