Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Implementation of Spatial Planning Law in Addressing Environmental Problems in Urban Areas Rika Santina; Raja Agung Kesuma Arcaropeboka; Rendy Renaldy; Kamal Fahmi Kurnia; Arif Hidayatullah
International Journal of Law, Crime and Justice Vol. 1 No. 2 (2024): June : International Journal of Law, Crime and Justice
Publisher : Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijlcj.v1i2.164

Abstract

A city is one of the areas heavily populated by people. In Indonesia, there are a total of 98 cities. A city is a complex area because it has various zones such as central zones, industrial zones, and suburban zones. Additionally, a city should also have green open spaces. Green open spaces can help minimize global warming and the greenhouse effect in urban areas. Moreover, cities often grapple with waste issues. Urban residents should develop good mental attitudes and habits, such as not littering. Cooperation between the government, which builds proper and appropriate urban planning by providing green areas, and the public's awareness to maintain city cleanliness by disposing of waste properly, is necessary.
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI SEBELUM TIDUR MALAM DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI DI SDN CITAYAM 03 Nabila Tri Wahyuni; Ristinawati Ristinawati; Arif Hidayatullah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi pada anak kerap terjadi sebab tingkatan perilaku perawatan gigi pada anak di Indonesia seluruhnya belum terlaksanakan. Penyakit jaringan gigi yang dikenal sebagai karies gigi ditandai dengan kerusakan jaringan mulai dari permukaan gigi hingga ke pulpa. Menurut American Dental Association (ADA) Menggosok gigi dimalam hari dapat menurunkan kemungkinan terkena gingivitis, mencegah timbulnya bau mulut, serta mengurangi risiko gigi berlubang karena dapat menghilangkan sisa – sisa makanan yang menyebabkan plak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur malam dengan kejadian karies gigi di SDN Citayam 03. Jenis penelitian ini kuantitatif desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Stratified Random Sampling jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 273 responden dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-square. Hasil menunjukan pada hubungan antara kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur malam dengan kajdian karies didapatkan hasil P-Value 0,001 <0,05 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur malam dengan kejadian karies di SDN Citayam 03. Kesimpulan pada penelitian ini adalah adanya hubungan antara kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur malam dengan kejadian karies di SDN Citayam 03.
PENGARUH  BALANCE EXERCISE  TERHADAP PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT KRONIS DI RUANG RAWAT INAP KIWI RSUD CENGKARENG TAHUN 2024 Habib Muh Ramdan; Arif Hidayatullah; Agus Purnama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Pada lansia terjadi perubahan komposisi tubuh berupa penurunan fatfree mass atau peningkatan fat mass. Pada proses penuaan, presentase massa otot menurun. Pencegahan jatuh dimulai dengan banyak perawatan kesehatan dengan melakukan strategi pencegahan seperti latihan mobilitas, alat bantu, dan bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan. Tujuan penelitian : Menganalisa pengaruh balance exercise  terhadap pencegahan risiko jatuh pada lansia dengan penyakit kronis di Ruang Rawat Inap Kiwi RSUD Cengkareng tahun 2024. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasi- experimental design dengan rancangan two-group pre test-post test control group design. Penelitian ini menggunakan data primer pada pasien lansia di RSUD Cengkareng sebanyak 18 responden. Dimana peneliti menentukan ukuran sampel dengan metode purposive random sampling. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan balance exercise  terhadap pencegahan risiko jatuh pada lansia dengan penyakit kronis di Ruang Rawat Inap Kiwi RSUD Cengkareng tahun 2024, didapatkan p-value < 0,05 (0,000). Saran : Untuk mencegah terjadinya resiko jatuh pada lansia maka perlu dilakukan terapi balance exercise secara rutin.
Hubungan Jarak, Durasi dan Posisi Penggunaan Smartphone dengan Kejadian Asthenopia pada Mahasiswa S1 Keperawatan Reguler Universitas Indonesia Maju Tahun 2024 Siti Salma; Arif Hidayatullah; Agus Purnama
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asthenopia adalah kondisi mata yang disebabkan oleh ketegangan otot mata karena sering terjadi akibat jarak dekat yang terus menerus. Gejala Asthenopia meliputi kekakuan dan nyeri dibahu, leher, punggung, serta perih, gatal, dan penglihatan kabur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Jarak, Durasi, dan Posisi Penggunaan Smartphone dengan Kejadian Asthenopia pada Mahasiswa S1 Keperawatan Reguler Universitas Indonesia Maju. Metode penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain Cross Sectional, populasi penelitian ini adalah 185 responden mahasiswa di Universitas Indonesia Maju. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah Probability Sampling dengan metode Sistematik Random Sampling pengumpulan data menggunakan kuesioner secara langsung. Hasil penelitian menunjukan jarak penggunaan Smartphone dengan kejadian Asthenopia < 30 CM sebanyak 74 responden (58,7%), hasil uji Chi Square yaitu p-value 0,519. Durasi penggunaan Smartphone dengan kejadian Asthenopia yaitu sebanyak > 3 jam dengan total yaitu 68 responden (54,0%), hasil uji Chi Square yaitu p-value 0,009. Posisi penggunaan Smartphone dengan kejadian Asthenopia pada posisi berbaring total 60 responden (47,6%), hasil uji Chi Square yaitu p-value 0,006. Kesimpulan penelitian ini terdapat tidak terdapat hubungan yang signitifkan antara Jarak dengan kejadian Asthenopia, dan terdapat hubungan signitifkan antara durasi, posisi penggunaan Smartphone dengan kejadian Asthenopia pada mahasiswa S1 keperawatan reguler Universitas Indonesia Maju Tahun 2024. Disarankan menggunakan smartphone dengan jarak > 30 cm, durasi < 3 jam/hari, dan posisi duduk tegak yang baik untuk menjaga kesehatan mata.
RECENT ACTIVITY MODULE IMPLEMNTASI FLASHDISK MENGGUNAKAN AUTOPSY Arif Hidayatullah; Gilang Ramadhan; M. Maulana Sakti; Rometdo Muzawi
JOCITIS-Journal Science Infomatica and Robotics Vol. 1 No. 3 (2024): JOCOTIS - Journal Science Informatica and Robotics
Publisher : JOCITIS-Journal Science Infomatica and Robotics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia digital, banyak hal yang dapat dilakukan melalui celah digital yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Seperti halnya seperti mendapatkan data dan mengapus data untuk demi keamanan. Namun yang namanya digital, akan selalu ada jejak rekam digital yang abadi dan tertinggal meskipun sudah diusahakan untuk dihilangkan. Contoh kasus seperti itu adalah kejahatan melalui dunia digital yang mana memiliki segudang informasi yang perlu diungkapkan agar dapat mengetahui kebenarannya. Untuk itu perlu adanya suatu ilmu yang dinamakan sebagai digital forensik untuk memecahkan kasus – kasus pada dunia digital untuk memperoleh informasi informasi yang sudah di hilangkan. Pada contoh penelitian ini, akan digunakan  sutau drive untuk penelitian mengenai cara kerja untuk memperoleh data aktifitas pada suatu driver disk yang pernah digunakan pada suatu komputer, dengan driver berukuran kecil yaitu flash disk. Flash disk merupakan perangkat penyimpanan portabel yang biasa digunakan untuk menyimpan data penting. Namun, flash drive juga rentan terhadap serangan malware dan ransomware. Otopsi adalah alat forensik digital yang dapat digunakan untuk menganalisis data dari flash drive yang terinfeksi. Dalam penelitian ini, kami mengusulkan untuk menerapkan modul operasional canggih untuk Autopsy. Modul ini akan memungkinkan pengguna untuk memantau aktivitas terkini di flash disk. Kegiatan ini dapat mencakup data yang diakses, data tertulis, dan data yang dihapus. Kami telah mengimplementasikan modul operasi saat ini di Autopsy. Modul ini dapat digunakan untuk memantau aktivitas terkini pada flash disk. Menampilkan informasi  ukuran file. Kami telah mengevaluasi modul aktivitas saat ini di Autopsi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa modul ini dapat digunakan untuk memantau aktivitas terkini pada flash disk secara akurat dan efektif.