Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Potensi Reduksi Timbulan Limbah Padat Kampus Universitas Jambi Hutagalung, Winny Laura Christina; Ilman, Dzulfanur; Rinaldi, Rinaldi; Viareco, Hariestya; Galih, Ira; Alfernando, Oki; Dwina, Dila Oktarise; Kumalasari, Dyah; Bahar, Fetty Febriasti; Nurdin, Ade
Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/natapalemahan.v2i1.6464

Abstract

Universitas Jambi merupakan salah satu perguruan tinggi yang ada di Provinsi Jambi. Saat ini, kampus mengupayakan adanya pengelolaan sampah untuk menjadikan kampus yang berkelanjutan. Pengukuran timbulan dan komposisi sampah Kampus Universitas Jambi sangat perlu dilakukan optimalisasi proses pengelolaan sampah saat ini. Penelitian bertujuan untuk menganalisis timbulan sampah dan komposisi sampah, menghitung potensi reduksi dan kegiatan pengolahan yang dapat dilakukan di Universitas Jambi Kampus Pinang Masak Mendalo, dan upaya pengurangan dan penanganan sampah dari sistem pengelolaan sampah berdasarkan timbulan dan komposisi sampah. Pengambilan sampel pada penelitian berdasarkan SNI 19-3964-1994 mengenai Metode Pengambilan dan Pengukuran Contoh Timbulan dan Komposisi Sampah Perkotaan yang dilakukan selama 8 hari. Berdasarkan hasil sampling yang dilakukan, data hasil pengukuran rata-rata timbulan sampah sebesar 1023,239 kg/hari. Komposisi sampah terbesar, yaitu sampah organik sebesar 66,94%, Dari hasil perhitungan, potensi reduksi sampah dari kampus sebesar 51,855%. Angka tersebut diperoleh dengan optimalisasi pengolahan sampah, yaitu pengomposan sampah organik dan daur ulang sampah anorganik.
The Effect of Temperature Variation on the Liquefaction of High-Density Polyethylene Plastic Waste Alfernando, Oki; Marpaung, Gabriel Adi Pratama
Rekayasa Vol 17, No 2: Agustus, 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v17i2.24252

Abstract

This study aims to determine the comparison of oil yields obtained from processing HDPE plastic waste by comparing quantitatively and qualitatively the fuel oil produced. The processing of plastic waste into oil by pyrolysis process was carried out at a temperature variation of (400; 500; 600; 700; 800)°C for 120 minutes. In one experiment, 500 grams of plastic waste, 250 grams of dolomite catalyst, and 250 ml of H2SO4 solvent were required. This research was conducted at the Laboratory of SKL Engineering Department, Jambi University with the parameters tested including volume, mass, %-yield, density, and GC-MS analysis. The results showed that quantitatively the lowest volume, mass, and %-yield were at the 400oC temperature variation, and the highest at 500oC. At 500oC pyrolysis temperature variation, the resulting density was 0.744 grams/ml, and the results of GC-MS analysis produced carbon chains C5-C12 97.6081% (gasoline), C13 2.3919% (kerosene), and aromatic compounds contained in it amounted to 14.3786%.
PERENGKAHAN KATALITIK MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN KATALIS Co-CARBON YAND DIHASILKAN DENGAN METODE ION EXCHANGE Yuhermita, NM; Nazarudin, Nazarudin; Alfernando, Oki; Prabasari, IG; Haviz, M
Jurnal Bio-Geo Material Dan Energi Vol. 1 No. 1 (2021): Journal of Bio-Geo Material and Energy (BiGME), March 2021
Publisher : PUI BiGME Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bigme.v1i1.12307

Abstract

Penggunaan bahan bakar yang terus meningkat mengakibatkan cadangan minyak bumi mengalami penurunan. Bahan bakar minyak (BBM) yang berasal dari fosil tidak dapat diperbaharui. Biofuel adalah salah satu sumber energi alternatif. Pembuatan Biofuel dapat dilakukan dengan perengkahan termal dan perengkahan katalitik minyak goreng bekas. Minyak goreng bekas dapat menjadi biofuel dengan proses perengkahan katalitik menggunakan katalis Co-Arang. Penelitian ini meliputi preparasi katalis kobalt-arang aktif dengan metode ion exchange, Karakterisasi katalis, dan perengkahan katalitik minyak jelantah. Konsentrasi larutan logam yaitu 1%, 2%, dan 3%, dengan variasi temperatur perengkahan yaitu 450°C, 500°C, 550°C. Karakterisasi dengan XRD menunjukkan struktur atom karbon berbentuk struktur amorf. Hasil karakterisasi dengan SEM-EDX didapatkan hasil logam kobalt yang teremban yaitu sebesar 0,86%, 1,99% dan 0,11%. Konversi rata-rata (%) CHP perengkahan minyak jelantah pada Konsentrasi katalis 1%, 2% dan 3% adalah 31,83%, 8,51% dan 11,43%. Produk perengkahan maksimum di dapatkan pada temperatur 450oC dengan konsentrasi Co-Arang 1% yaitu 47,55%. Energi aktivasi perengkahan yaitu -40,64 kJ, 71,03 kJ dan 29,98 kJ.
Effect Of Hydrothermal Temperature On The Synthesis Of Palm Oil Shell-Based Zeolite: The Synthesis Of Palm Oil Shell-Based Zeolite Muis, Lince; Alfernando, Oki
Jurnal Bio-Geo Material Dan Energi Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Bio-Geo Material and Energy (BiGME), September 2023
Publisher : PUI BiGME Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bigme.v3i2.30827

Abstract

Palm oil shells are one of the solid waste in palm oil processing plants, currently the use of palm oil shells is only used as activated charcoal. Though the mineral content potential contained in palm oil shell is very large, one of them is silica (SiO2) of 71.1% with a large amount of this can be used as a source of silica. The source of silica shell of palm oil in this research is used as the basic material of zeolite manufacture. Zeolite is a hydrated aluminasilicate compound which has many benefits such as catalyst, adsorbent, and ion exchanger. Zeolite fabrication method is a common and widely used hydrothermal method, because this process does not require a high temperature with a relatively short time. Palm oil shells are used to remove carbon in them and the ash is characterised using XRF. Palm oil ash was crushed together with NaOH they were melted at 500°C or 1 hour, and added with distilled water and soaked 24 hours, produced Sodium Silicate and characterised using FTIR. For Alumina, NaOH was reacted with Al(OH)3 to produce Sodium Aluminate and characterised using FTIR. Zeolite preparation was carried out by mixing the sodium silicate and sodium aluminate reactants and the zeolite crystallisation process was carried out using a hydrothermal reactor heated in an oven by varying the hydroternal temperature at 120˚C, 150˚C and 180˚C for 8 hours. Synthesized zeolite was characterised using XRF, XRD and SEM. FTIR analysis Sodium Silicate has been formed at wave number 981.19 cm-1 symmetric vibration Si-O (Na) strectching, and Sodium Aluminate has been formed at wave number 719.87 cm-1 with symmetric vibration Al-O (Na) stretching. The result of XRD characterisation at 120°C produces mixed zeolite of type 4A, Sodalit and Faujasit. At the temperatures of 150°C and 180°C formed Sodalite type zeolite. The best crystallinity was obtained at a hydrothermal temperature of 150°C and analysed using SEM, showing the small cubic crystal form bonding to each other to form an elongated geometry.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DESA TANGKIT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH ALAM LOKAL MENJADI PRODUK EKONOMI UNTUK MEMBANTU PEREKONOMIAN KELUARGA Riski Gusti, Diah; Lestari, Intan; Adriadi, Ade; Oktarise Dwina, Dila; Alfernando, Oki
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.556-561

Abstract

Setiap jenis tumbuhan ataupun tanaman memiliki bagian morfologi yaitu daun, batang, buah, bunga dan akar. Tidak banyak dari kita yang tahu bahwa beberapa jenis daun ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan seni atau kerajinan yang bernilai tinggi. Misalnya daun sirsak, daun nangka, daun jeruk, daun rambutan, daun pterydophyta dan lain-lain. Banyak kita jumpai jenis-jenis tanaman tersebut dibudidayakan oleh masyarakat karena buah dari jenis tanaman tersebut memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Akan tetapi banyak dari masyarakat tidak memanfaatkan daun dari jenis tanaman tersebut, padahal daun dari jenis tanaman tersebut bisa berpotensi sebagai obat-obatan, selain itu bisa juga digunakan untuk produk kerajinan tangan yaitu dibuat menjadi souvenir. Sekitar desa tangkit banyak terdapat berbagai jenis tanaman yang umumnya tumbuh liar yang tidak terlalu dimanfaatkan dan hanya menjadi sampah. Hal ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi seperti souvenir. Produk dapat dihasilkan dengan memberdayakan ibu rumah tangga untuk dapat membantu perekonomian keluarga yang semakin sulit akibat semakin menipisnya stock bahan baku batu bata yang menjadi sumber utama perkenonomian warga. Kegiatan pembuatan souvenir ini sangat penting dilakukan karena bahan dan alatnya sangat mudah didapatkan serta prosedur kerjanya yang tidak susah sehingga ibu-ibu rumah tangga bisa membuat souvenir. Mitra yang akan bekerjasama dengan kami adalah masyarakat khususnya ibu rumah tangga RT. 26 Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan akan memberikan pengetahuan, keterampilan dan bakat berwirausaha kepada mitra yaitu masyarakat terutama Ibu-Ibu Rumah Tangga RT. 26 Desa Tangkit melalui pelatihan pengolahan limbah alam lokal menjadi produk bernilai ekonomi untuk membantu perekonomian keluarga. Dalam melakukan pengabdian pelatihan pembuatan souvenir dari limbah alam lokal, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bahwa limbah alam lokal memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan bisa dijadikan sebagai pendapatan. Kegitan ini juga diharapakan dapat meningkatkan softskill mitra dalam bidang kewirausahaan sehingga mitra dapat membuat atau mendirikan sendiri tempat penjualan dari souvenir gantungan kunci dari limbah alam lokal tersebut sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain. Kegiatan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 23 September 2023 di Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam, dimana ibu-ibu sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, diakhir kegiatan terbuatnya produk souvenir gantungan kunci yang bisa membantu menambah penghasilan ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari.
TRANSFORMASI KEMANDIRIAN EKONOMI : PENGEMBANGAN DESA ECO-EDU-WISATA TANGKIT MELALUI PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA ALAM BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA RT. 26. DESA TANGKIT KECAMATAN SUNGAI GELAM KABUPATEN MUARO JAMBI Asra, Revis; Alfernando, Oki; Oktarise Dwina, Dila; Kumalasari, Dyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.159-164

Abstract

Pengrajin bata merupakan mata pencaharian utama Masyarakat RT 26 di Desa Tangkit, namun dengan habisnya syumber bahan baku menyebabkan peningkatan biaya produksi sehingga keuntungan yang diperoleh menurun. Hal ini menyebabkan berkurangnya pendapatan masyarakat. Oleh karena itu perlu dikembangkan alternatif penghasilan untuk meningkatkan kembali perekonomian masyarakat tersebut. Salah satu langkah yang dapat diambil yaitu melalui pengembangan desa tangkit melalui pengembangan menjadi desa Eco-Edu-Wisata Berbasis Tanaman Obat Keluarga memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang ada di desa. Melalui kegiatan ini diharapkan Desa Tangkit bisa menjadi desa percontohan yang masyarakatnya mampu mengelola desa secara mandiri teknologi dan ekonomi sehingga dapat menunjang perekonomiannya. Melalui kegiatan ini diharapkan hadir sumber perekonomian baru dari pemberdayaan desa Eco-Edu-Wisata, masyarakat yang terampil dan produktif serta mandiri secara ekonomi.
INOVASI PENGOLAHAN SAMPAH DOMESTIK MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ROTARY ECO-COMPOSTER DI RT 10 KELURAHAN TAHTUL YAMAN KOTA JAMBI Alfernando, Oki; Fiebrina Heraningsih, Sarah; Viareco, Hariestya; Oktarise Dwina, Dila; Rainiyati, Rainiyati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.822-829

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi tepat guna berupa Rotary Eco-Composter dalam pengelolaan sampah organik di RT 10 Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Untuk melaksanakan program ini, observasi, perencanaan, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat setempat diperlukan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memahami pentingnya mengelola sampah organik dan belajar cara mengoperasikan dan merawat mesin pengompos Rotary Eco-Composter. Selain itu, teknologi ini berhasil menghasilkan pupuk kompos yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tanah dan mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Pupuk yang dihasilkan juga terbukti meningkatkan pertumbuhan tanaman, dengan uji coba pada tanaman mentimun yang mengalami pertumbuhan terbaik. Dengan menggunakan teknologi Rotary Eco-Composter, diharapkan pengelolaan sampah akan menjadi lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Sustainable River Water Treatment Using Coffee Grounds: A Case Study on the Batanghari River Raudhatussya'rifah, Ra'ida; Heraningsih, Sarah Fiebrina; Alfernando, Oki; Widyastuti, Nita; Amelia, Dera; Meiyola, Nada Karima; Amanda, Nathasya Putri; Sakinah, Syarri; Ancel, Violetta Fanissa
Rekayasa Vol 18, No 3: Desember, 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v18i3.31002

Abstract

The Batanghari River is increasingly contaminated by organic and inorganic pollutants resulting from intensive human activities, posing significant risks to both ecosystems and public health. This study evaluates the potential of spent coffee grounds—a low-cost, eco-friendly organic waste—as a biosorbent to purify the river water, specifically focusing on the removal of soluble contaminants measured by Total Dissolved Solids (TDS). The coffee grounds were prepared via thermal activation (110 °C for 30 min) and systematically tested in a batch adsorption system using dosages of 1, 2, and 3 grams to determine the optimal dosage for water quality improvement. The treatment demonstrated high efficacy across multiple water quality parameters. The adsorbent achieved an outstanding turbidity removal efficiency of 91.96%, effectively eliminating suspended particles. The optimal reduction in TDS was recorded at 4.9 mg/L using the 3-gram dosage, confirming success against soluble contaminants. Concurrently, the pH level increased from 6.65 to 8.16 at the 2-gram dose, reflecting improved water neutrality, and physical observations confirmed the murky, foul-smelling water became visibly clearer and odorless. Isotherm analysis revealed that the adsorption process is governed by the Langmuir model, confirming a favorable monolayer adsorption mechanism. This is evidenced by a maximum adsorption capacity (Qmax) of 10.50 mg/g and a separation factor (RL) of 0.21. These results robustly establish spent coffee grounds as a highly accessible and sustainable solution for environmental remediation, offering a viable pathway for restoring river water quality while utilizing agricultural waste. 
Mechanical Properties Improvement of Peat Soils Stabilized by Palm Oil Fuel Ash (POFA) based Geopolymer Abiyoga, Nurza Purwa; Dwina, Dila Oktarise; Alfernando, Oki; Putri, Fiona Dehansa
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol. 16 No. 2 (2025): November
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21771/jrtppi.2025.v16.no2.p176-185

Abstract

Peat soils are generally characterized by high water content, significant organic matter composition, and relatively low shear strength compared to mineral soils. These properties may lead to excessive settlement and reduced load-bearing capacity, which can affect the performance of foundations and embankments constructed on peat deposits. Extensive peatland areas can be found in Jambi, Indonesia and innovative stabilization methods are required to enhance their mechanical properties for sustainable land use. This study develops an alternative method of stabilization by using palm oil fuel ash (POFA) as a base material for geopolymerization. POFA, an industrial by-product, is abundant in Jambi and offers a sustainable alternative to highly polluting Portland cement. The research methodology involved the preparation of geopolymer-stabilized peat samples with 0%, 10%, 15%, and 20% to total dry weight of POFA addition, followed by Unconfined Compressive Strength (UCS) tests to assess the improvement in soil strength. The results indicate a positive trend with increasing compressive strength values as the geopolymer content increases to 15%. The average UCS results for the consecutive amount of POFA geopolymer addition are 15.10 kPa, 30.05 kPa, 37.90 kPa, and 9.71 kPa. In conclusion, using POFA-based geopolymer shows potential as an effective and sustainable solution for improving the strength characteristics of peat soils with a notable maximum amount of addition at 15%. This stabilization technique could provide a viable method for infrastructure development in peatland areas.