Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Peran Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) Dalam Mendukung Reintegrasi Sosial Klien Di Bapas Kelas II Wonosari Farhan Anugerah Purnama; Ali Muhammad; Budi Priyatmono; Umar Anwar
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2292

Abstract

Fenomena reintegrasi sosial klien pemasyarakatan masih menghadapi tantangan besar seperti keterbatasan akses terhadap layanan sosial, pendidikan, dan pekerjaan, serta kuatnya stigma masyarakat terhadap mantan narapidana yang menghambat proses adaptasi sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas) dalam mendukung reintegrasi sosial klien di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Wonosari serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas Bapas, koordinator Pokmas Lipas, serta klien pemasyarakatan sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokmas Lipas berperan penting dalam memberikan dukungan psikologis, pelatihan keterampilan kerja, pembimbingan spiritual, serta penguatan jejaring sosial yang membantu klien membangun kembali kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi. Namun, pelaksanaan program masih terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia, minimnya dukungan anggaran, serta lemahnya koordinasi antar lembaga.
Upaya Reintegrasi Sosial Anak Pelaku Klitih: Tinjauan Strategi Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Yogyakarta dalam Menghadapi Stigma Nuriyansyah, Bayu Rhamadhan; Budi Priyatmono; Umar Anwar; Ali Muhammad
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2357

Abstract

Maraknya fenomena klitih di Yogyakarta yang melibatkan anak-anak di bawah umur, yang kemudian menghadapi stigma negatif dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembimbing kemasyarakatan dalam mengatasi stigma sosial pada anak kasus klitih di Balai Pemasyarakatan Kelas I Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Teori Kontrol Sosial Travis Hirschi (attachment, commitment, involvement, belief) untuk memahami penyebab perilaku menyimpang dan pencegahannya, serta Teori Stigma Erving Goffman untuk menjelaskan dampak pelabelan negatif terhadap identitas sosial individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembimbing kemasyarakatan menerapkan strategi yang berfokus pada rekonstruksi ikatan sosial anak dan pengelolaan identitas mereka yang tercemar. Implementasi strategi ini meliputi penguatan kedekatan emosional anak dengan keluarga (berdasarkan attachment), dorongan untuk berinvestasi pada nilai-nilai positif dan kegiatan produktif (berdasarkan commitment), fasilitasi partisipasi aktif dalam aktivitas positif (berdasarkan involvement), serta penanaman keyakinan terhadap norma dan hukum (berdasarkan belief). Namun, strategi ini menghadapi hambatan signifikan seperti kuatnya stigma masyarakat, kurangnya pemahaman masyarakat tentang diversi, dukungan keluarga yang belum optimal, pengaruh negatif teman sebaya, serta keterbatasan sumber daya Bapas (waktu, dana, dan SDM).
Strategi Pemasaran Sandal Hotel pada Program Pembinaan Kemandirian Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang Vikri, Vikri; Budi Priyatmono; Ali Muhammad; Umar Anwar
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2369

Abstract

Lapas Padang membina kemandirian narapidana melalui produksi sandal hotel, namun penjualannya rendah karena lemahnya pemasaran, minim branding, dan stigma negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran sandal hotel yang diproduksi oleh narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pemasarannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk sandal hotel Lapas Padang memiliki kualitas yang baik. Penetapan harga dilakukan secara detail, sehingga harga jual kompetitif. Pemasaran saat ini masih didominasi secara offline melalui rekomendasi mulut ke mulut, dan belum memanfaatkan platform digital. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran promosi, kesulitan negosiasi harga, dan stigma negatif masyarakat terhadap produk narapidana. Stigma negatif ini diperparah oleh minimnya edukasi dan sosialisasi tentang program pembinaan kemandirian narapidana serta manfaat sosial dan ekonomi dari produk mereka. Untuk mengatasi hal ini, program "PROKANA" diusulkan, yang berfokus pada digital marketing melalui Instagram dan TikTok dan storytelling untuk menonjolkan nilai sosial produk, serta membangun kemitraan strategis. harapannya dapat meningkatkan penjualan, mengubah persepsi dan memberikan keterampilan kepada narapidana
Peranan Pembimbing Kemasyarakatan dalam Proses Reintegrasi Sosial Klien di Balai Pemasyarakatan Kelas I Palembang Aziza, Annisa Nur; Umar Anwar; Laysah Afrika; Ali Muhammad; Budi Priyatmono
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2547

Abstract

Kegiatan magang di Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Palembang dilaksanakan untuk memahami secara mendalam peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari kebutuhan untuk menghubungkan teori akademik dengan praktik profesional di lapangan dalam rangka mewujudkan sistem pembinaan yang manusiawi dan berkeadilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan fungsi-fungsi utama Pembimbing Kemasyarakatan, meliputi penelitian kemasyarakatan, pendampingan, pembimbingan, pengawasan, serta pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, studi dokumentasi, dan partisipasi aktif selama periode magang dari Juli hingga Oktober 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pembimbing Kemasyarakatan berperan strategis dalam proses reintegrasi sosial melalui penyusunan Litmas yang komprehensif, pelaksanaan pendampingan hukum dan psikososial, serta pembimbingan kemandirian dan kepribadian bagi klien. Namun, ditemukan beberapa kendala, antara lain inefisiensi dalam proses registrasi awal klien, lemahnya koordinasi administratif antara lapas dan bapas, serta terbatasnya kesinambungan program pembimbingan kemandirian. Temuan ini menegaskan perlunya optimalisasi sistem digitalisasi layanan dan penguatan kerja sama lintas sektor. Kesimpulannya, pelaksanaan magang memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya sinergi antara teori dan praktik dalam membentuk Pembimbing Kemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan berintegritas dalam mendukung keberhasilan reintegrasi sosial klien.
Pengaruh Implementasi Kebijakan Registrasi Klien Berbasis Teknologi Informasi Terhadap Efektivitas Pelayanan Di Balai Pemasyarakatan Kelas I Serang Krisye Latupeirissa; Ali Muhammad; Budi Priyatmono; Umar Anwar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.12061

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi digital dalam pelayanan publik, khususnya di Balai Pemasyarakatan (Bapas), dimana sistem registrasi manual masih menimbulkan keterlambatan, ketidakefisienan, serta kurangnya transparansi. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh implementasi kebijakan registrasi klien berbasis teknologi informasi terhadap efektivitas pelayanan di Bapas Kelas I Serang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang terdiri dari pejabat, staf, dan petugas PK. Analisis didasarkan pada Teori Implementasi Kebijakan George C. Edwards III dan teori efektivitas organisasi Richard M. Steers. Hasil penelitian menunjukkan implementasi registrasi berbasis IT berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pelayanan dengan kontribusi 97,81%. Kesimpulannya, digitalisasi registrasi klien terbukti meningkatkan kualitas layanan. Saran penelitian ini adalah penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan peningkatan kapasitas SDM guna menjaga keberlanjutan layanan digital. Sehingga menjadi dasar pengembangan kebijakan pelayanan pemasyarakatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.