Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Bibliometric analysis of publication trends of bullying interventions in preschool age children Hidayati, Eni; Fitrikasari, Alifiati; Sakti, Hastaning; Dewi, Setiawati
South East Asia Nursing Research Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/seanr.6.2.2024.84-93

Abstract

Research on bullying in preschool children is a topic that is often carried out by researchers which is presented in bibliometric results using the Publish or Perish and VOSviewer applications. This study aims to find research on bullying interventions for preschool children. This research uses a bibliometric application using data from Google Scholar and Crossref to produce articles about bullying against young children from 2019-2023. This research shows that from 994 papers published from 2019 to 2023, 5 clusters were found with 35 items that appeared in almost the same terms related to bullying interventions in preschool children. Further recommendations from the results of this research analyze the development of bullying interventions in preventive programs for preschool-aged children that can work together with schools, families and interactions between children, especially in Indonesia.
Hubungan Faktor Ibu dengan Kejadian Stunting Balita 0-59 Bulan di Puskesmas Kassi-Kassi Syarif, Siti Noerfaridha; Darmawansyih, Darmawansyih; Setiawati, Dewi; Nurdin, Azizah; Alwi, Zulfahmi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 20, No 1 (2024): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.20.1.1-11

Abstract

Stuntingo adalahokondisi di mana standar pertumbuhan berada di bawah -2 menurut nilai skor yangodiukuroberdasarkanotinggi badanodan umuropenelitian ini bertujan untuk mempolup hubungan anatara vaiabel dengan yang lainnya padaokasus stunting pada bayi 0 sampai 59 bulan Kecamatan Rappocini pada tahun 2021. Untuk desain observasionaloanalitik, penelitianoiniomenggunakan pendekatanocrossosectional. Penelitian melibatkan 1.433 balita di wilayah Puskesmas Kassi-Kassi, dengan 251 di antaranya dipilihomelaluioteknik purposive sampling. Hasilopenelitianomenunjukkan bahwaobeberapaosifat terjadi seperti 115 responden yang stunting, 67 responden yang merupakan hasil dari ibuodenganousiaosaat hamil diobawaho20otahunoatauodioatas 30otahun, 57 responden yang merupakan hasil dari ibu dengan tingkat pendidikan rendah, 39 responden dengan jarak kelahiran yang dekat, 59 responden yang merupakan hasil dari ibu dengan tinggi badan pendek, 55 responden yang merupakan hasil dari ibu dengan status gizi kekurangan yang buruk, dan 55 responden yang merupakan hasil dari ibu Hubungan antara faktor-faktor ibu dan jumlah kasus stuntingopadaobalitaousiao0- 59obulanodioWilayah KerjaoPuskesmasoKassi-KassioKecamatanoRappociniotahuno2021 ditemukan melalui uji Chi-Square.
Hubungan Pembelajaran Daring dengan Tingkat Stres Ibu dalam Mendampingi Anak Usia 7-10 Tahun Aliah, Andita Fitri; Gama, Arlina Wiyata; Rimayanti, Ulfah; Setiawati, Dewi; Sewang, Ahmad
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 20, No 1 (2024): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.20.1.12-21

Abstract

Akibat dari pandemi Covid -19, WHO menerapkan pembelajaran via daring, merupakan salah satu metode pembelajarani yang menitik beratkani kepada peran orangtua dalam mendampingi anak selama pandemi. Tujuani penelitiani inii untuki mengetahuii hubungani karakteristik dan pembelajaran daring dengan tingkat stres ibu mendampingi anak usia 7-10 tahun di Makassar. Desaini penelitiani yangi digunakani adalahi analitiki observasionali dengani pendekatani penelitian crossi sectional. Penelitian ini dilakukan di SDN Sambung Jawa, terdapat 133 sampel dalam penelitian ini yang memenuhi ktriteria. Pengukuran tingkat stres dan karakteristik ibu menggunakan kuesioner PSI dan kuesioner demografi. Data diolah menggunakan SPSS dengan uji statistik menggunakan Kolmogorov Smirnov untuk menguji kenormalitasan data. Untuk uji normalitas data pada variabel memiliki nilaii signifikasii 0,000i lebih kecili darii 0,05i didapatkan data tersebut tidak menyebar normal kemudian dilanjutkan dengani uji Chi Squarei. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan usia ibu, jumlah anak dengani tingkat stres ibu dalam mendampingi anak usia 7-10 tahun didapatkan hasil yang tidak signifikan sedangkan variabel yang lain didapatkan hasil yang tidak signifikan.
ASPEK IMUNOLOGI AIR SUSU IBU DAN COVID-19 Fadilah, Tubagus Ferdi; Setiawati, Dewi
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8629

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ASI terhadap kekebalian bayi dalammasa pandemic Covid-19. Air susu ibu (ASI) merupakan cairan terbaik bagi seorang bayi untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi. Zat kekebalan dalam ASI diantaranya secretory-IgA (sIgA), Lactobacillus bifidus, laktoperoksidase, lisozim, dan lekosit akan menurunkan risiko infeksi pada saluran pencernaan, saluran pernafasan, telinga, diabetes mellitus, dan penyakit alergi. Bayi dengan ASI eksklusif ternyata akan lebih sehat dan lebih jarang sakit dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan ASI. Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah memunculkan kekhawatiran tentang apakah ibu yang menderita COVID-19 dapat menularkan SARS-CoV-2 ke bayi atau anak mereka saat menyusui. Organisasi Kesehatan. Ibu harus mendapatkan konsultasi, informasi, dan edukasi bahwa manfaat menyusui secara substansial melebihi potensi risiko penularan. Adanya IgA dalam ASI adalah salah satu cara di mana menyusui melindungi bayi dari infeksi dan kematian. Semua ibu yang pulih dari COVID-19 memiliki antibodi untuk COVID-19 dalam ASI mereka. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ASI dapat memberikan perlindungan kepada bayi terhadap penyakit infeksi, alergi dan penyakit metabolik melalui berbagai komponen zat kekebalan yang dikandungnya. Jika ibu menyusui dengan terduga infeksi, tidak memberikan ASI akan mengurangi mutrisi dan bayi kehilangan manfaat kekebalan dari ASI tersebut. Air susu ibu mengandung kadar antibodi tipe sekretori tinggi (sIgA), menyusui dari ibu yang pulih dari COVID-19 dapat menurunkan kekebalan ini kepada bay
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN HAID PADA REMAJA WANITA DI SMA KOTA MAKASSAR Thaief, Kurniawan Arham; Setiawati, Dewi; Rahmadhani, Rauly; Rimayanti, Ulfah; Alwi, Zulfahmi
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 3 (2024): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Haid adalah kondisi fisiologis yang dialami oleh wanita, kelancaran dan keteraturan haid dapat menjadi gambaran kesehatan reproduksi wanita. Dalam satu siklus haid dapat terjadi gangguan yang beragam, gangguan tersebut antara lain gangguan siklus haid (polimenore, oligomenore, amenorea), gangguan lama haid (menoragia, brakimenore), dan gangguan volume darah (hipermenorhea, hipomenorhea). Faktor-faktor penyebab gangguan saat haid sangat beragam, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan haid pada remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Makassar dengan jumlah sampel 215. Gangguan lama siklus yang paling banyak adalah polimenorea (29,8%), gangguan lama haid menoragia (37,2%), gangguan pada volume darah haid hipomenorhea (34,0%). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara jumlah pendapatan orang tua dan status gizi responden dengan gangguan haid. Hasil p-value 0,003 didapatkan pada hubungan antara status pendapatan orang tua dengan kejadian gangguan siklus haid. Hubungan status gizi diukur melalui IMT (indeks massa tubuh) dengan gangguan siklus dan lama haid dengan p-value 0,000. Metode pengukuran status gizi dengan LILA (lingkar lengan atas) memiliki hubungan signifikan dengan kejadian lama haid dengan nilai p-value 0,005. Status gizi memiliki tingkat signifikan tinggi dikarenakan adanya hubungan antara pengaturan hormon dengan lemak tubuh. Sehingga dianjurkan kepada para remaja wanita untuk menjaga berat badan dengan pola makan dan aktivitas fisik yang baik. Kata kunci : gangguan haid, pendapatan orang tua, status gizi DOI : 10.35990/mk.v7n3.p273-284
The Relationship Between Gestational Age, Parity, Nutritional Status with the Incidence of LBP in Pregnant Women Alfiana Novianty Yazir; Rauly Rahmadhani; Dewi Setiawati; Jelita Inayah Sari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i11.6069

Abstract

Background: Low Back Pain (LBP) is pain that arises in the lower back of the body, including the lower spine, waist, pelvis, and can radiate to the buttocks or legs. low back pain is one of the most common pains in pregnant women with an incidence of about 60%-90%. Objective: The purpose of the study was to determine the relationship between gestational age, parity and nutritional status of pregnant women with the incidence of low back pain based on the Oswestry Disablity Index (ODI). Method: The research design used was non-experimental with a cross sectional research approach. This research was conducted at Wirahusada Medical Center Clinic Makassar 2022 and there were 95 research samples. This research data uses primary data from the results of filling out questionnaires by respondents. Data were processed using SPSS with the Chi-Square test. Result: The results showed that gestational age with low back pain had a p-value of 0.000, parity with low back pain had a p-value of 0.000, nutritional status based on upper arm circumference with low back pain had a p-value of 0.020, and nutritional status based on upper arm circumference with low back pain had a p-value of 0.000. Conclusion: The results showed that there was a relationship between gestational age, parity, and nutritional status of pregnant women with the incidence of low back pain based on the Oswestry Disability Index at the Wirahusada Medical Center Clinic Makassar 2022 with a p-value <0.05.
Incidence of Bacterial Vaginosis in Pregnancy at Tamangapa Health Center Makassar Sartika; Haruna, Nadyah; Setiawati, Dewi; Rahim, Rosdianah; Hilal , Fatmawaty
Jurnal Midwifery Vol 7 No 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v7i1.50447

Abstract

Introduction Bacterial vaginosis (BV) is a condition where there is a change in the normal balance of bacteria in the vagina. This disorder is characterised by the excessive production of vaginal secretions that are plentiful, grey to yellow in colour, thin, uniform, and have a fishy odour. Additionally, there is an elevation in pH levels. Bacterial vaginosis (BV) is frequently observed in women who are of reproductive age, including those who are pregnant. The objective of this study is to ascertain the prevalence of bacterial vaginosis (BV) during pregnancy at Tamangapa Health Centre. Method this study is an exploratory study that aims to provide a detailed description and analysis of the subject matter. Data were gathered from pregnant women who underwent ANC examination and reported symptoms of vaginal discharge over the period of March-April 2024. These women also expressed their willingness to undergo vaginal swabbing. The vaginal swabs were subjected to gramme staining and evaluated using the Nugent criteria. The results were then displayed in a table showing the frequency distribution. Out of the 35 pregnant women who reported vaginal discharge according to Nugent's criteria, an equal number of pregnant women were diagnosed with BV. Among these individuals, there were cases when vaginal discharge was present along with a diagnosis of BV. Conclusion out of the 35 pregnant women who participated, 13 of them had pathological fluor albus, and 8 of these women also had BV.
Incidence of Cervicitis in Infertile Women: A Study in Medical Center Clinic, Makassar City, Indonesia Setiawati, Dewi; Rachma, Novianeu Salsabila
Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Volume 5, Issue 2, February 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/diversity.v5i2.53737

Abstract

Infertility is a significant global health concern, yet the role of cervicitis as an independent risk factor remains inadequately explored. While previous studies have investigated various causes of infertility, limited research has specifically examined the combined effect of cervicitis and sperm abnormalities on reproductive outcomes. This study aims to determine the impact of cervicitis on infertility and assess its association with sperm abnormalities among married couples seeking conception. A cross-sectional study was conducted at the Wirahusada Medical Center Clinic, Makassar, Indonesia, involving 94 married couples undergoing routine fertility assessments. Cervicitis was diagnosed through endoscopic examination, while sperm abnormalities—including oligospermia, poor motility, and abnormal morphology—were identified via semen analysis following WHO 2021 standards. The odds ratio (OR) and Chi-Square test were used to analyze the relationship between cervicitis, sperm abnormalities, and infertility. Women with cervicitis had a lower pregnancy rate (25% vs. 75%), with an infertility risk 7.186 times higher (OR = 7.186). Men with sperm abnormalities also had a higher infertility risk (OR = 4.234). The highest risk (OR = 9.060) was in couples where both partners had these conditions. This study highlights the significant impact of cervicitis on female infertility, particularly when accompanied by sperm abnormalities. These findings underscore the need for integrated reproductive health strategies, including early screening and targeted interventions, to enhance pregnancy success rates among couples facing infertility.
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ABORTUS Asniar; Setiawati, Dewi; Trisnawaty
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 21 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.029 KB) | DOI: 10.30743/ibnusina.v21i2.226

Abstract

Salah satu masalah kehamilan yang banyak terjadi yaitu abortus, dari 46 juta kelahiran pertahun didapatkan 20 juta kasus karena abortus. Abortus menyumbang angka sebesar 5% dari komplikasi kehamilan yang menyebabkan kematian ibu. Metode : menggunakan rancangan cross sectional dengan desain penelitian case control. Jumlah populasi sebanyak 61, sampel kasus sebanyak 60 karena memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sedangkan kasus kontrol diambil perbandingan 1:1 dengan jumlah sampel kasus sehingga sampel kontrol diambil sebanyak 60. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Person Chi-square. Hasil : uji hipotesis metode Chi-square didapatkan nilai signifikansi (p) usia ibu sebesar 0.075, paritas 0.713, dan anemia 0.274. Hasil ini menunjukkan tidak terdapat hubungan berrmakna antara usia ibu, paritas dan anemia dengan kejadian abortus. Sedangkan hasil nilai signifikansi (p) riwayat abortus 0.009 dan pekerjaan 0.043. Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat abortus dan pekerjaan dengan kejadian abortus. Kesimpulan : terdapat hubungan bermakna antara riwayat abortus sebelumnya dan pekerjaan dengan kejadian abortus pada pasien rawat inap di RSUD Kota Baubau Tahun 2019. Sedangkan usia ibu, paritas dan anemia tidak memiliki hubungan bermakna dengan kejadian abortus pada pasien rawat inap di RSUD Kota Baubau Tahun 2019.
HUBUNGAN STATUS GIZI IBU HAMIL BERDASARKAN LILA DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH Zulfikar, Muhammad; Setiawati, Dewi; Pratiwi, Utami Murti; Rahmadhani, Rauly; Hilal, Fatmawaty
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 22 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.325 KB) | DOI: 10.30743/ibnusina.v22i1.417

Abstract

WHO melaporkan berat bayi <2500 gram berkontribusi sebanyak 60-80% dari seluruh kematian neonatus. Tujuan: untuk mengetahui hubungan status gizi ibu hamil berdasarkan LILA dengan kejadian BBLR di Kabupaten Maros Periode Januari-Desember tahun 2019. Metode: Metode penelitian ini yaitu observasional analitik dimana peneliti hanya melakukan observasi terhadap objek yang diteliti tanpa melakukan perlakuan dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah seluruh ibu yang melahirkan di Kabupaten Maros dengan melahirkan bayi BBLR yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah sampel 200 sampel. Sampel yang didapat dari data sekunder dan kemudian dianalisa melalui uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan sebesar 5% (α=0,05) dan uji korelasi Pearson. Hasil: Diperoleh nilai p-value 0,000 (P<0,05) dan analisis data uji korelasi Pearson diperoleh Nilai r Hitung 0.265 lebih besar dari r table 0.138 untuk N = 200, dan Nilai signifikansi p-value <0.005 (0.408), yang berarti terdapat hubungan status gizi (LILA) dengan kejadian BBLR di Kabupaten Maros periode Januari-Desember tahun 2019. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi ibu berdasarkan (LILA) dengan kejadian BBLR di Kabupaten Maros periode Januari-Desember tahun 2019.