Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Wawasan Kebangsaan Bagi Warga Negara Indonesia di Filipina Mudzakkir, Moh; Wisnu; Meirinawati; Rahaju, Tjitjik; Sitohang, Lidya Lestari; Sekardani, Puspita Sari; Marganda, Iman Pasu; Rohman, Abdur
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.26183

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan warga negara Indonesia yang berada di Filipina, seiring meningkatnya keterlibatan warga negara Indonesia di Filipina. Dengan mengadakan kegiatan seminar dan lokakarya, pengabdian ini berfokus pada pemahaman identitas kebangsaan, budaya setempat, dan akses informasi bagi diaspora Indonesia di Filipina. Kegiatan dimulai dengan studi literatur dan analisis kebutuhan, yang memungkinkan identifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh warga negara Indonesia di Filipina. Selanjutnya, dirancanglah program yang melibatkan berbagai kegiatan untuk mengatasi tantangan tersebut. Selain itu, melalui penyebaran berita dan artikel, proyek ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penguatan identitas kebangsaan di tengah diaspora. Kemudian, tahapan pelaksanaan mencakup pra-pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, pasca-pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Proyek pengabdian ini berhasil memberikan dampak positif terhadap warga negara Indonesia di Filipina. Melalui rangkaian agenda pengabdian ini, para peserta mampu memperkuat rasa identitas dan nasionalisme mereka sebagai diaspora Indonesia. Luaran berupa artikel tentang diaspora Indonesia di Filipina juga telah dipublikasikan sebagai bahan referensi keberlanjutan program pengabdian di masa akan datang.
ANALISIS TINGKAT RESPONSIVITAS PEMERINTAH KOTA SURABAYA DALAM MENANGANI PENGADUAN PELAYANAN PUBLIK MELALUI APLIKASI WARGAKU Yulika, Ikhlima Rahma; Oktariyanda, Trenda Aktiva; Meirinawati; Fanida, Eva Hany
Publika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kota Surabaya merilis Aplikasi Wargaku sebagai sarana pengaduan pelayanan publik yang memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan respon cepat dari perangkat daerah terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis tingkat responsivitas pemerintah kota surabaya dalam menangani pengaduan pelayanan publik melalui Aplikasi Wargaku. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan mengacu pada tiga indikator responsivitas menurut Wang et al. (2024) yaitu concrete reply (adanya tanggapan substantif terhadap pengaduan), action as reply (adanya tindak lanjut dari tanggapan), dan problem resolved as reply (penyelesaian terhadap permasalahan yang disampaikan). Teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 94 responden yang pernah mengajukan pengaduan melalui Aplikasi Wargaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responsivitas Pemerintah Kota Surabaya dalam menangani pengaduan melalui Aplikasi Wargaku dinyatakan sudah responsif dengan persentase 75,2%. Dengan uraian tiap indikator antara lain: (1) concrete reply memperoleh persentase sebesar 73,9%. (2) action as reply memperoleh persentase sebesar 75,3%. (3) problem resolved as reply memperoleh persentase sebesar 76,1%. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Surabaya untuk memperkuat kualitas responsivitas, terutama dalam menjaga konsistensi penanganan pengaduan agar seluruh pelapor memperoleh pengalaman layanan yang sama.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KOMPETENSI PETUGAS SENTRA PELAYANAN KEPOLISIAN TERPADU (SPKT) TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI POLDA JAWA TIMUR Aulia, Salsabila Safira; Meirinawati; Fanida, Eva Hany; Oktariyanda, Trenda Aktiva
Publika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemui keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan kompetensi petugas SPKT di Polda Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kompetensi petugas SPKT terhadap kepuasan masyarakat di Polda Jawa Timur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Penelitian dilaksanakan di SPKT Polda Jawa Timur dengan subjek penelitian yaitu masyarakat pengguna layanan SPKT. Data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan kompetensi petugas berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan masyarakat di SPKT Polda Jawa Timur. Besarnya pengaruh kedua variabel X1 dan X2 terhadap Y sebesar 34,3% persen, sisanya 65,7% persen dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini. Semakin baik kualitas pelayanan dan kompetensi petugas, maka semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat.
Efektivitas Sistem Informasi Desa (SID) di Desa Selorejo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung Hakim, Fathan Adrean; Fanida, Eva Hany; Meirinawati; Pradana, Galih Wahyu
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Desa salah satu wujud implementasi e-government pada tatanan pemerintahan desa. Desa Selorejo di Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu desa yang telah menerapkan sistem tersebut dan dikelola langsung secara otonom oleh pemerintah desa. Dalam penerapannya website masih belum memiliki informasi yang lengkap serta eksistensi website masih belum efektif. Pemanfaatan website yang kurang maksimal bisa menghambat perkembangan Desa Selorejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran terkait dengan efektivitas Sistem Informasi Desa di Desa Selorejo. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini mengacu pada indikator efektivitas e-government oleh Aprilia, Wijaya dan Suryadi tahun 2014. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan alur reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan dan pengelolaan Sistem Informasi Desa (website) di Desa Selorejo masih belum efektif. Peran sistem masih sebatas penyedia informasi; Peran pemerintah masih kurang dalam hal monitoring dan pemdes masih kurang update dalam keterbaruan website; Tujuan sistem masih kurang baik yaitu terdapat ketidaksesuaian antara tujuan sistem dengan praktik di lapangan; aspek jangkauan akses telah memiliki aksesbilitas yang baik; Aspek konten belum cukup bagus, masih ada menu yang kosong dan belum update; Aspek interaksi telah dilaksanakan namun tidak ada interaksi yang dilakukan secara periodik.
Efektivitas Sistem Informasi Pemerintah Daeah (SIPD) dalam Aspek Tata Usaha Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kora Surabaya Maharani, Metha; Fanida, Eva Hany; Meirinawati; Oktariyanda, Trenda Aktiva
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) pada aspek tata usaha keuangan daerah, khususnya di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tuntutan transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah melalui pemanfaatan sistem informasi terintegrasi. Secara teoritis, penelitian ini menggunakan teori efektivitas sistem informasi yang dikemukakan oleh Lubis et al. (2025) yang menilai efektivitas sistem melalui beberapa indikator, yaitu kesesuaian sistem dengan kebutuhan pengguna, kemudahan penggunaan dan antarmuka (user interface), kecepatan proses input dan pengolahan data, tingkat transparansi, kemampuan sistem menguji keakuratan data, serta kendala teknis dan koordinasi antarbagian. Fokus penelitian ini diarahkan pada bagaimana SIPD mendukung proses penatausahaan keuangan serta kendala yang dihadapi dalam implementasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pegawai yang terlibat dalam pengelolaan SIPD Penatausahaan, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIPD pada BPKAD Kota Surabaya secara umum telah berjalan efektif dalam mendukung ketepatan pencatatan transaksi, percepatan proses penatausahaan, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, antara lain kendala teknis sistem, beban jaringan, ketergantungan pada pusat, perbedaan kompetensi pengguna, serta koordinasi antarbidang yang belum optimal. Kata kunci: E-Goverment, Efektifitas, Sistem Informasi., Penatausahaan, SIPD.
TRANSFORMASI DIGITAL MELALUI APLIKASI PENATAAN KEARSIPAN DI BIRO PERENCANAAN DAN KEUANGAN SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA Handayani, Avita; Niswah, Fitrotun; Meirinawati; Fanida, Eva Hany
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital, modernisasi pengelolaan arsip pemerintahan menjadi krusial untuk mendukung kinerja birokrasi yang cepat, transparan, dan aman. Merespons tuntutan tersebut, Biro Perencanaan dan Keuangan (Rorenku) Setjen Kemhan RI mengembangkan inovasi mandiri yaitu Aplikasi Penataan Kearsipan sebagai alternatif sistem nasional (SRIKANDI) demi menjaga kerahasiaan data pertahanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas transformasi digital tersebut menggunakan perspektif tujuh dimensi transformasi digital Dewana et al. (2025). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital masih berjalan parsial. Meskipun efisiensi ruang dan kecepatan akses informasi berhasil ditingkatkan, terdapat kesenjangan antara standar keamanan ketat dengan kapasitas infrastruktur server yang belum stabil. Selain itu, ditemukan inersia birokrasi berupa ketiadaan SOP dan Jadwal Retensi Arsip (JRA), serta terbentuknya budaya kerja digital hibrida di mana pegawai masih mempertahankan metode manual. Penelitian merekomendasikan formalisasi regulasi internal dan peremajaan infrastruktur untuk menjamin keberlanjutan sistem.
Analisis Kualitas Pelayanan Sistem Informasi Antrian Terpadu (SIANTER) Pada Proses Perekaman E-KTP di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo Maharani, Delviga Septiyan; Oktariyanda, Trenda Aktiva; Fanida, Eva Hany; Meirinawati
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan Sistem Informasi Antrian Terpadu (SIANTER) pada proses perekaman e-KTP di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan peristiwa maupun fenomena yang terjadi di lapangan serta menyajikan data secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta atau fenomena yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara (interview), observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi sumber untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan empat komponen, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan Sistem Informasi Antrian Terpadu (SIANTER) pada proses perekaman e-KTP di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo berdasarkan teori kualitas pelayanan menurut Tjiptono dan Chandra (2016) menunjukkan sudah cukup baik, namun masih terdapat beberapa dimensi yang perlu diperhatikan dan diperbaiki, yaitu dimensi bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), dimensi daya tanggap (responsivenes). Peneliti memberikan rekomendasi agar kualitas pelayanan dapat ditingkatkan melalui optimalisasi sistem antrian, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, serta penguatan kompetensi petugas pelayanan agar proses pelayanan perekaman e-KTP dapat berjalan lebih efektif dan efisien. 
KUALITAS LAYANAN NASABAH MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA DI BANK TABUNGAN NEGARA (BTN) KANTOR CABANG PEMBANTU KETINTANG, SURABAYA Bella Nofita Ramadani; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas layanan perbankan menjadi aspek penting dalam membangun kepuasan dan loyalitas nasabah,khususnya mahasiswa yang memiliki karakteristik dan kebutuhan unik. Salah satu contoh kualitas layanannasabah mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor CabangPembantu Ketintang, Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kualitaslayanan yang diberikan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Kantor Cabang Pembantu Ketintang kepadamahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptifdengan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Nurdin (2019), yaitu sarana pelayanan, keandalan,jaminan, harga, dan empati. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa UNESA,pihak manajemen bank, dan petugas layanan, serta didukung oleh observasi lapangan dan studidokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan BTN KCP Ketintang secara umumsudah cukup baik, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Pada dimensi saranapelayanan, fasilitas dasar telah tersedia namun masih terdapat keterbatasan kapasitas ruang tunggu dankeandalan mesin ATM, terutama saat lonjakan pengunjung. Dimensi keandalan menunjukkan pelayananyang terstruktur sesuai SOP, namun ditemukan inkonsistensi prosedur dan informasi antar petugas.Dimensi jaminan telah terpenuhi dari segi keamanan institusional, namun profesionalitas petugas belumsepenuhnya konsisten. Dimensi harga dinilai terjangkau, namun transparansi informasi biaya masih perluditingkatkan. Dimensi empati menunjukkan sikap ramah petugas, namun belum konsisten terutama padakondisi pelayanan padat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan fasilitas inklusif,konsistensi prosedur, transparansi informasi, serta penguatan profesionalisme dan empati petugas untukmeningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
ANALISIS STRATEGI KEPEMIMPINAN WANITA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PRIMA UNTUK CIVITAS AKADEMIKA (Studi Kasus Fakultas Kedokteran UNESA) Muhaiyinatun Masturo; Eva Hany Fanida; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan wanita dalam organisasi publik, khususnya di lingkungan perguruan tinggi, masih seringdipersepsikan melalui sudut pandang stereotip gender yang meragukan kapasitas perempuan dalammengelola birokrasi dan memberikan pelayanan prima. Padahal, dalam praktiknya, kepemimpinan wanitamemiliki karakteristik khas yang berpotensi mendukung efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis strategi kepemimpinan wanita dalam meningkatkan pelayanan prima bagi civitasakademika di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi pimpinan fakultas, dosen, tenagakependidikan, serta civitas akademika terkait. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisisSWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penerapan strategikepemimpinan wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita di Fakultas KedokteranUNESA memiliki kekuatan pada gaya kepemimpinan yang humanis, komunikatif, disiplin, kolaboratif,dan berorientasi pada pelayanan. Strategi kepemimpinan yang diterapkan mampu meningkatkan efektivitasbirokrasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif dan inklusif.Peluang yang ada berupa meningkatnya kesadaran kesetaraan gender dan dukungan institusi, sementaratantangan utama berasal dari beban peran ganda dan persepsi stereotip gender. Secara keseluruhan,penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi kepemimpinan wanita berperan signifikan dalammeningkatkan kualitas pelayanan prima bagi civitas akademika dan berkontribusi pada penguatan tatakelola fakultas secara berkelanjutan.
ANALISIS PENERAPAN KUALITAS PELAYANAN DANA SANTUNAN KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS (STUDI KASUS PT JASA RAHARJA CABANG KOTA PEMATANG SIANTAR) Juliana Mas Kinanti Saragih; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/mxq4tz29

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel, khususnya dalam pelayanan dana santunan korban kecelakaan lalu lintas. PT Jasa Raharja sebagai badan usaha milik negara yang menyelenggarakan jaminan sosial memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan kualitas pelayanan bagi korban kecelakaan atau ahli warisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kualitas pelayanan dana santunan korban kecelakaan lalu lintas di PT Jasa Raharja Cabang Kota Pematang Siantar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi dengan melibatkan pegawai internal serta masyarakat penerima santunan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dana santunan secara umum telah berjalan dengan cukup baik berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Ketersediaan fasilitas yang memadai, sikap profesional pegawai, ketepatan proses pelayanan, serta kejelasan informasi menjadi faktor pendukung kepuasan dan kepercayaan masyarakat. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa kelengkapan persyaratan administrasi, keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap prosedur pelayanan, serta pemanfaatan layanan digital yang belum optimal. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan sosialisasi, pendampingan kepada masyarakat, serta penguatan inovasi layanan digital guna mengoptimalkan kualitas pelayanan dana santunan.