Claim Missing Document
Check
Articles

KUALITAS PELAYANAN PERSETUJUAN KESESUAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN RUANG (PKKPR) NON BERUSAHA MELALUI SISTEM INFORMASI PEKERJAAN UMUM TERINTEGRASI PENATAAN RUANG (SIPUTRA TARUNG) DI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN TULUNGAGUNG Azzahra Zaitira Meiyasa; Meirinawati; Eva Hany Fanida; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dg22df28

Abstract

Pelayanan publik merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, sehingga instansi penyelenggara pelayanan publik perlu berupaya untuk menghadirkan pelayanan terbaik dan sesuai dengan perkembangan zaman. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung menghadirkan Sistem Informasi Pekerjaan Umum Terintegrasi Penataan Ruang (Siputra Tarung) untuk mempermudah masyarakat dalam mengajukan permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) non berusaha secara digital. Meskipun pelayanan sudah diluncurkan dari Agustus 2023, nyatanya masih terdapat permasalahan atau kendala yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) non berusaha melalui Sistem Informasi Pekerjaan Umum Terintegrasi Penataan Ruang (Siputra Tarung). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan tim pengelola pelayanan dan masyarakat pengguna. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman dan teori yang digunakan yaitu Quality of Digital Public Service (PS-Digqual) dari Alves et al. (2025) dengan tiga dimensi berupa, system quality (kualitas sistem), information quality (kualitas informasi), dan operational quality (kualitas operasional). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan mudah diakses siapapun, kapanpun, dan dimanapun, alur penggunaannya logis dan terstruktur, serta keamanan datanya sangat terjamin. Informasi pada pelayanan sangat transparan dan kontennya informatif, memudahkan pemantauan status permohonan dan biaya pelayanan. Pelayanan ini juga sangat efisien, responsif, dan dapat memberikan dukungan kepada masyarakat untuk terus menggunakan pelayanan. Kekurangan pada pelayanan ini yaitu gangguan server yang sesekali terjadi, ketiadaan fitur panduan real-time (tooltip dan wizard), dan fitur auto-save yang belum tersedia diseluruh bagian pengisian formulir. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada aspek-aspek tersebut untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh
KUALITAS PELAYANAN SURAT IZIN PRAKTIK BAGI TENAGA KESEHATAN DAN TENAGA MEDIS MELALUI WEBSITE SSW ALFA (STUDI SENTRA PELAYANAN PUBLIK MENUR SURABAYA) Syafiyatul Fakhomah; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ftf7zm46

Abstract

Perkembangan teknologi di sektor pelayanan publik dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas e-government, terutama pada pelayanan surat izin praktik bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Surabaya menggunakan SSW Alfa dalam melayani seluruh jenis perizinan. Sentra Pelayanan Publik Menur sebagai salah satu pos pelayanan DPMPTSP dalam pelaksanaan pelayanan surat izin praktik mengalami kendala yang hampir tiap bulan terjadi yakni step kedua dalam formulir online tidak bisa dibuka akibat perbaikan sistem SISDMK (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan) yang terintegrasi dengan website SSW Alfa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan surat izin praktik bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis melalui SSW Alfa di Sentra Pelayanan Publik Menur Kota Surabaya menggunakan teori kualitas layanan daring pemerintah daerah menurut Sá et al. (2017) dengan indikator kualitas manajemen, kualitas layanan, kualitas informasi, dan kualitas teknis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SIP melalui website SSW Alfa sudah cukup optimal. Hal tersebut dapat dinilai dari transparansi dan efisiensi pelayanan, kualitas layanan yang menunjukkan keandalan, kepatuhan terhadap batas waktu pemrosesan, dan mekanisme pengaduan yang responsif. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti tidak adanya alternatif pelayanan apabila website sedang dalam perbaikan, informasi yang belum mutakhir dan kurang jelas, serta terbatasnya akses pelayanan bagi penyandang disabilitas. Oleh karena itu, Sentra Pelayanan Publik Menur bersama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Surabaya perlu meningkatkan kualitas pelayanan dengan membuat skema alternatif pelayanan apabila website sedang dalam perbaikan, melakukan pembaruan informasi dan menyajikan informasi dengan lebih rinci, dan mengelola loket lansia dan disabilitas untuk memberikan akses pelayanan bagi kelompok rentan.
EFEKTIVITAS PROGRAM GOES TO SCHOOL (GTS) DALAM KEPEMILIKAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN KTP-ELEKTRONIK BAGI USIA PEMULA PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO Nadiah Aurahmadani Priyambodo; Fitrotun Niswah; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/f94qwc97

Abstract

Program Goes To School (GTS) merupakan suatu modernisasi pelayanan publik yang dikembangkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo untuk meningkatkan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP-el) bagi penduduk usia pemula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Goes To School dalam kepemilikan dokumen kependudukan KTP-el bagi usia pemula secara kritis, dengan menggunakan tujuh (7) indikator efektivitas program, yaitu pemahaman program, tepat sasaran, tepat waktu, tercapainya tujuan, perubahan nyata, keberlanjutan program, dan pemantauan program. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program GTS secara umum telah efketif dalam meningkatkan perekaman dan kepemilikan KTP-el bagi penduduk usia pemula, yang tercermin dari capaian perekaman yang konsisten tinggi serta meningkatnya kesadaran administrasi kependudukan di kalangan pelajar. Pendekatan pelayanan jemput bola di lingkungan pendidikan dinilai mampu menjawab keterbatasan akses layanan administrasi kependudukan secara konvensional. Namun demikian, efektivitas program masih menghadapi sejumlah tantangan struktural, antara lain belum adanya Standar Pelayanan khusus Program GTS, inkonsistensi jangkauan sekolah antar tahun, serta ketergantungan pelaksanaan program pada kesiapan institusi pendidikan tertentu. Oleh karena itu, diperlukan penguatan aspek tata kelola, standarisasi pelaksanaan, dan sistem pemantauan yang lebih sistematis untuk menjaga konsistensi efektivitas dan keadilan layanan administrasi kependudukan bagi usia pemula.
ANALISIS KEANDALAN APLIKASI JALAN RUSAK LAPOR DEWE (JALAK LOEWE) DALAM PENANGANAN KELUHAN (STUDI PADA DINAS PEKERJAAN UMUM BINA MARGA PROVINSI JAWA TIMUR) Salsabila Devira Kurnia Damayanti; Fitrotun Niswah; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/18vg2f44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keandalan aplikasi Jalan Rusak Lapor Dewe (JALAK LOEWE) sebagai bentuk implementasi e-government dalam penanganan keluhan masyarakat pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari pengelola aplikasi dan masyarakat pengguna. Analisis keandalan aplikasi dikaji menggunakan model E-GovQual pada dimensi reliability, yang meliputi kecepatan aplikasi, ketepatan waktu penanganan laporan, konsistensi sistem, pemenuhan janji layanan, serta minimnya error dalam penggunaan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi JALAK LOEWE telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyampaikan laporan kerusakan jalan secara daring dan dinilai cukup andal dalam aspek ketepatan waktu serta pemenuhan janji layanan. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti gangguan teknis saat unggah laporan, keterbatasan akses yang hanya tersedia pada platform Android, serta stabilitas sistem yang belum sepenuhnya optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan, memperluas aksesibilitas, serta memperkuat keandalan aplikasi sebagai sarana pelayanan publik berbasis digital.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS OSS DI DPMPTSP KABUPATEN BANGKALAN Almy Aprilia Azizi Hasib; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/1vzr3n60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan berusaha berbasis OSS di DPMPTSP Kabupaten Bangkalan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan berusaha berbasis OSS di DPMPTSP Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini menggunakan variabel pengukuran kepuasan masyarakat menurut Wardhana, yaitu efisiensi (efficiency), keandalan sistem (system reliability), pemenuhan (fulfillment), privasi (privacy), responsivitas (responsiveness), kompensasi (compensation), kontak (contact). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 dari total populasi pengguna Online Single Submission (OSS) yang berjumlah 10.186 pengguna. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan berusaha berbasis OSS di DPMPTSP Kabupaten Bangkalan berada pada kategori puas hingga sangat puas. Indikator dengan nilai tertinggi adalah indikator privasi pada aspek keamanan data pribadi pemohon, yang berada pada kategori sangat puas. Sementara itu, indikator dengan nilai terendah adalah keandalan sistem pada aspek tingkat minimnya error atau gangguan teknis saat menggunakan sistem OSS, yang berada pada kategori puas dengan persentase sebesar 67,4%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun OSS telah memberikan kemudahan dan efisiensi dalam pelayanan perizinan berusaha, namun masih diperlukan upaya perbaikan pada sistem untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta kepuasan masyarakat secara optimal.
Inovasi Pelayanan Kepegawaian Melalui Aplikasi Rumah ASN di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur Anisa Dwi Asmaranti; Eva Hany Fanida; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hukum.v3i1.863

Abstract

Digital transformation in public service delivery encourages government to implement service innovations that are effective, efficient, transparent, and accountable. This transformations is realized through the adoption of innovations capable of responding to public needs in a timely and accurate manner to improve service quality. The Regional Civil Service Agency of East Java Province developed the Rumah ASN Application as a digital-based personnel service innovation to support the needs of civil servants of the East Java Provincial Government and the general public. This study aims to analyze and describe the implementation of the Rumah ASN Application as an innovation in personnel services at the Regional Civil Service Agency of East Java Province. This research employs a qualitative descriptive. The analytical framework is based on the public sector process innovation theory proposed by Khodadad-Saryazdi (2022), which consists of seven key success factors: strategic alignment, governance, leadership, culture, information technology and information system, process actors, and performance evaluation. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the implementation of the Rumah ASN Application has generally been conducted well, but it has not yet reached optimal. Challenges identified for optimizing this service including the needs for continuous user socialization during system updates, optimization of service features for civil servant capacity building, strengthening administrative capacity and cross-sectoral coordination, and the developing the application into a mobile application version.
Pengaruh Inovasi Pelayanan SOS MAS (Service on Saturday di Kecamatan Kebomas) terhadap Kepuasan Masyarakat Natasya Salsabila Pramudita; Eva Hany Fanida; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Hukum, Administrasi Publik dan Negara
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hukum.v3i1.866

Abstract

The majority of Kebomas District's residents are connected to working hours during government office hours (Monday through Friday), which creates access obstacles in administering public services due to the high population density and busy community life. In response to these time constraints, the SOS MAS (Service On Saturday in Kebomas District) invention was introduced, which offers services on Saturdays. However, the implementation of this innovation still faces challenges in the form of a low social integration rate and a restricted range of public services that have the potential to sway public opinion. The goal of this research is to assess how the SOS MAS innovation affects community happiness in Kebomas District. A quantitative technique with an associative approach is used in this research. Through an unintentional sampling method, questionnaires were given to 86 individuals in order to gather primary data. With the aid of SPSS, the determinant coefficient and a simple linear regression test were used to analyze the data. The study's findings reveal that the SOS MAS invention has a favorable and substantial influence on community happiness. The regression coefficient of 0.969 and a significance level of 0.000 <0.05 support this. The innovation variable accounted for 59.7% of public happiness, while the remaining 40.3% was impacted by variables not included in the study model, according to the coefficient of determination (R2) test. This result supports the notion that the efficacy of service innovation outside of working hours is a major element in boosting happiness for individuals with limited time. The SOS MAS innovation has been shown to greatly improve public satisfaction. Agencies are encouraged to improve their communication and outreach efforts as well as create SOS MAS innovations that maximize the advantages of innovations that meet community needs.