Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS LAYANAN DIGITALISASI PADA APLIKASI SIASN DALAM PROSES USULAN KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN SIDOARJO Yessyrotul Khafidho; Eva Hany Fanidah; Meirinawati; Neny Ayu Nourmanita
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jk9jc938

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah untuk melakukan transformasi pelayanan publik melalui penerapan e-government guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas layanan. Salah satu bentuk implementasi e-government di bidang kepegawaian adalah Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) yang digunakan dalam proses usulan kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun, dalam pelaksanaannya menghadapi kendala seperti lemahnya validitas data ASN, keterbatasan sumber daya manusia, gangguan teknis sistem, serta rendahnya kesadaran ASN dalam melakukan pemutakhiran data mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan digitalisasi pada aplikasi SIASN dalam proses usulan kenaikan pangkat PNS di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo dengan menggunakan teori efektivitas e-government Zafirah (2022) dengan indikator produktivitas, kualitas, efisiensi, fleksibilitas, kepuasan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan digitalisasi SIASN dalam proses usulan kenaikan pangkat di BKD Kabupaten Sidoarjo secara umum sudah berjalan cukup efektif. SIASN mampu meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi waktu serta mengurangi penggunaan dokumen fisik. Dalam penerapan SIASN menunjukkan bahwa sangat memberikan kontribusi positif terhadap transformasi layanan kenaikan pangkat, namun Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidoarjo perlu meningkatkan penguatan dari aspek manajemen data, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan optimalisai sosialiasu kepada ASN.
INOVASI LAYANAN ELEKTRONIK MOBILE PEREKAMAN DAN AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL PENDUDUK DESA (LEMPER PEDES) DI KECAMATAN BALONGBENDO, KABUPATEN SIDOARJO Intan Putri Ramadhani; Eva Hany Fanida; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/spmfma44

Abstract

Pelayanan publik menjadi wujud tanggungjawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat atas barang, jasa dan layanan. Namun, pada pelaksanaannya layanan publik masih mengalami banyak permasalahan, sehingga pelayanan publik yang efektif dan efisien masih belum dapat tercapai dan terpenuhi. Oleh karena itu, Pemerintah mendorong terciptanya inovasi dalam pelayanan publik sebagai bentuk dari reformasi birokrasi yang berfokus pada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo adalah salah satu daerah yang aktif mengembangkan inovasi, melalui ajang lomba bernama Kisi (Kompetisi Inovasi Sidoarjo) dan Salah satu Kecamatan yang berpartisipasi dalam kompetisi ini adalah Kecamatan Balongbendo dengan menciptakan sebuah inovasi Patas (Pelayanan Kecamatan di Desa). Namun seiring berjalannya waktu dan adanya permasalahan terkait rendah jumlah aktivasi IKD di Kecamatan Balongbendo, maka Pemerintah Kecamatan Balongbendo mengembangkan inovasi yang awal Patas menjadi Inovasi Lemper Pedes. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan terkait Inovasi Lemper Pedes di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif yang pengumpulan datanya melalui dokumentasi, wawancara dan observasi. Studi ini dianalisis menggunakan indikator dari teori faktor pembentuk inovasi e-government menurut Malodia et al. (2021) yang mencakup citizen orientation, channel orintation, technology orientation, tangible outcomes, intangible outcomes dan modering factor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Lemper Pedes sudah berjalan dengan baik, walaupun terdapat beberapa indikator yang belum maksimal karena masih menghadapi kendala terkait stabilitas jaringan internet, adanya kesenjangan kemampuan dan akses masyarakat dalam menggunakan smartphone, kurangnya sosialisasi untuk masyarakat, minimnya alokasi anggaran untuk perawatan dan pemeliharaan peralatan, belum terbentuknya sistem evaluasi yang sistematis dan terdokumentasi.
ANALISIS CITIZEN CENTERED DALAM PELAYANAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) PADA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN TULUNGAGUNG Widya Dwi Prastiwi; Fitrotun Niswah; Meirinawati; Eva Hany Fanida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4gk13g71

Abstract

Pelayanan publik yang efektif tidak hanya menekankan efisiensi birokrasi, tetapi juga menempatkan masyarakat sebagai pusat penyelenggaraan pemerintahan. Prinsip tersebut sejalan dengan pendekatan citizen centered governance yang menekankan partisipasi, transparansi, pemberdayaan, akuntabilitas, dan kesetaraan akses dalam pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip citizen-centered governance dalam pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung. Program PTSL dipilih karena berperan penting dalam memberikan kepastian hukum kepemilikan tanah serta mendorong pemerataan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pegawai BPN Kabupaten Tulungagung, perangkat desa, serta kelompok masyarakat (Pokmas) yang terlibat langsung dalam pelaksanaan PTSL. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan mengacu pada teori citizen  centered governance dari Laegrid dan Rykkja (2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PTSL di Kabupaten Tulungagung telah mencerminkan prinsip citizen centered governance. Masyarakat terlibat aktif dalam setiap tahapan program, informasi disampaikan secara terbuka dan transparan, serta manfaat program dirasakan melalui kepastian hukum dan pemberdayaan ekonomi. Selain itu, mekanisme akuntabilitas berjalan responsif dan program dilaksanakan secara inklusif tanpa diskriminasi. Dengan demikian, PTSL tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan berkeadilan.
STRATEGI PENINGKATAN PELAYANAN TRANSPORTASI MASYARAKAT TUBAN YANG ELEGAN, AMAN, NYAMAN, DAN TERINTEGRASI (SI MAS GANTENG) DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN PERHUBUNGAN KABUPATEN TUBAN Putri Wira Triyananta; Eva Hany Fanida; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/prjsd225

Abstract

Strategi pelayanan publik berperan penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif. Tingginya angka kecelakaan pada usia produktif mendorong Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan untuk menghadirkan program transportasi umum gratis Si Mas Ganteng yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi pelajar dan masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi pelayanan publik pada layanan transportasi Si Mas Ganteng. Jenis penelitian ini adalah de skriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian menggunakan teori strategi pelayanan publik menurut Chiwawa dan Wissink yang terdiri dari lima indikator, yaitu clarity of goals (kejelasan tujuan dan sasaran), alignment of resources (penyelarasan sumber daya), performance measurement and reporting (pengukuran dan pelaporan kinerja), collaboration and stakeholder engagement (kolaborasi dan keterlibatan pemangku kepentingan), continuous improvement (peningkatan berkelanjutan). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perlu penyesuaian rute terutama di rute Tuban-Bojonegoro, antusias penumpang yang tinggi mengakibatkan keterbatasan armada, belum tersedianya halte sesuai standar, serta belum tersedianya tempat kritik dan saran bagi pengguna layanan. Adapun saran peningkatan pelayanan Si Mas Ganteng meliputi penambahan armada dan rute, penyediaan halte sesuai standar pelayanan, dan pengelolaan kritik dan saran.
EFEKTIVITAS SISTEM LAYANAN CALL CENTER SEBAGAI MEDIA PENGADUAN MASYARAKAT DI PERUMDA (PERUSAHAAN UMUM DAERAH) AIR MINUM SURYA SEMBADA KOTA SURABAYA Al Malika Atayni; Eva Hany Fanida; Meirinawati; Neny Ayu Nourmanita
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 3 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Maret
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/rz81dg16

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan pengaduan masyarakat yang efektif dan responsif. Salah satu bentuk penerapan E-Government di sektor pelayanan publik diwujudkan melalui sistem layanan call center yang berfungsi sebagai media komunikasi antara penyelenggara layanan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas sistem layanan call center sebagai media pengaduan masyarakat di Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan petugas call center dan masyarakat pengguna layanan, observasi langsung terhadap proses pelayanan, serta telaah dokumentasi yang berkaitan dengan sistem pengaduan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan indikator efektivitas layanan berbasis online yang meliputi kecepatan respons, empati, keandalan sistem, dan hasil akhir layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem layanan call center secara umum telah berjalan cukup efektif dalam menampung dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Hal tersebut tercermin dari kemampuan petugas dalam merespons pengaduan, sikap empati dalam memberikan pelayanan, serta keandalan sistem dalam mendukung proses penanganan pengaduan. Meskipun demikian, efektivitas layanan belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala teknis dan keterbatasan dalam memberikan kepastian waktu penyelesaian pengaduan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem teknologi, serta optimalisasi koordinasi internal agar pengelolaan pengaduan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MANAJEMEN SDM GURU TERHADAP PENINGKATAN PROFESIONALISME TENAGA PENDIDIK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI INDONESIA Nadira Putri Riyanci; Silvia Ayu Tri Octavia; Inaya Regita Cahyani; Keysia Jesika Intansari; Felisha Rahma Antoni; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) guru dalam meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber data sekunder, seperti buku, jurnal, dan laporan resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru melalui kebijakan dan program, seperti Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, program Pendidikan Profesi Guru (PPG), sertifikasi, serta pemberian tunjangan kesejahteraan. Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, antara lain ketimpangan distribusi guru, terbatasnya akses pelatihan terutama di daerah 3T, keterbatasan anggaran, serta masih banyak guru yang belum tersertifikasi. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan antara hasil yang dicapai dengan tujuan kebijakan. Peningkatan jumlah guru bersertifikat belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran. Hal ini terlihat dari capaian hasil belajar siswa Indonesia yang masih relatif rendah berdasarkan data PISA 2022. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan implementasi kebijakan secara lebih terarah, termasuk pemerataan akses pengembangan kompetensi dan penguatan pelatihan berbasis kebutuhan, agar profesionalisme guru dan mutu Pendidikan dapat meningkat secara optimal.
Evaluasi Penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia terhadap Efektivitas Pelayanan di Dinas Kependudukan dan Sipil Kota Batam Ria Cristin; Zefanya Risca Cristiani; Ana Waritsatul Firdaus; Aura Aulia Sofia; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i3.7283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam. Manajemen SDM memiliki peran penting dalam mengelola pegawai agar mampu bekerja secara efektif dan efisien melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, hingga pengendalian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan mengacu pada data Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) serta dokumen perencanaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan publik di Disdukcapil Kota Batam berada pada kategori cukup efektif, yang ditunjukkan oleh kemampuan sekitar 85% pegawai dalam menyelesaikan pelayanan administrasi kependudukan sesuai prosedur. Namun, efektivitas tersebut belum optimal karena masih terdapat berbagai kendala, seperti keterbatasan jumlah SDM, kurangnya pelatihan berkelanjutan, rendahnya kedisiplinan sebagian pegawai, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Selain itu, faktor eksternal seperti rendahnya kesadaran masyarakat, tingginya mobilitas penduduk, serta kebijakan penghapusan Dana Alokasi Khusus Non Fisik turut memengaruhi kualitas pelayanan. Penelitian ini juga menemukan bahwa kualitas SDM memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas pelayanan, terutama dalam aspek kecepatan, ketepatan, dan kepuasan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi SDM, penguatan digitalisasi layanan, serta perbaikan infrastruktur untuk mendukung pelayanan publik yang lebih optimal.  
Analisis Manajemen Publik Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Menggunakan Fungsi POAC Berdasarkan Laporan Kinerja Tahun 2023 Nur Zaskia Andriani Safira; Amelia Putri Nur Ramadhani; Safila Fidrianata; Neylla Putri Aisyah; Trenda Aktiva Oktariyanda; Meirinawati
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1217

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi fungsi manajemen publik pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya menggunakan kerangka POAC berdasarkan Laporan Kinerja Tahun 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif interpretatif dan studi kasus institusional. Data diperoleh dari Laporan Kinerja 2023, rencana strategis, perjanjian kinerja, serta regulasi terkait, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi planning telah terstruktur secara sistematis dan terintegrasi dengan berbagai kerangka seperti RPJMD, Sustainable Development Goals, dan Standar Pelayanan Minimal. Namun, ketiadaan analisis risiko iklim menyebabkan tidak tercapainya target Indeks Kualitas Udara akibat fenomena El Nino. Fungsi organizing menunjukkan struktur yang jelas, tetapi masih menghadapi kendala ketimpangan sumber daya manusia dan koordinasi antarbidang. Fungsi actuating menjadi tantangan utama karena keterbatasan kapasitas teknis, meskipun diperkuat melalui model community based actuating yang inovatif. Fungsi controlling menjadi yang paling kuat dengan capaian akuntabilitas kinerja yang tinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa fungsi actuating merupakan faktor paling kritis sekaligus paling rentan dalam pengelolaan lingkungan hidup di kota metropolitan.
Analisis Pengelolaan Bank Sampah Dalam Perspektif Manajemen Publik Nazwa Keyla Anindhita; Adrea Aptarizqu Elvaretta; Fauziyah Ramadhani Baktiar; Syafania Calista Arifin; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktarivanda
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i3.7391

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia yang terus meningkat mendorong munculnya bank sampah sebagai alternatif pengelolaan berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengelolaan bank sampah jika dilihat dari perspektif manajemen publik, sekaligus mengidentifikasi faktor yang mendukung dan menghambat perjalanannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai jurnal, laporan pemerintah, serta kajian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka fungsi manajemen POSC (planning, organizing, staffing, controlling). Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan bank sampah belum berjalan optimal. Kelemahan paling terlihat terdapat pada aspek perencanaan yang masih bersifat jangka pendek, struktur organisasi yang belum jelas, keterbatasan sumber daya manusia, serta lemahnya sistem pengawasan. Selain itu, sebagian besar bank sampah belum menerapkan prinsip manajemen publik seperti efisiensi, akuntabilitas, dan pengukuran kinerja secara konsisten. Di sisi lain, keberadaan regulasi pemerintah dan dukungan sosial masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan bank sampah. Namun demikian, keterbatasan pendanaan, belum adanya standar pengelolaan yang baku, serta koordinasi antar lembaga yang masih lemah menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola berbasis prinsip manajemen publik sangat diperlukan agar bank sampah dapat berfungsi lebih efektif, tidak hanya sebagai gerakan sosial, tetapi juga sebagai bagian dari sistem layanan publik dalam pengelolaan sampah
Evaluasi Manajemen Krisis dalam Penanganan Semburan Lumpur Lapindo di Sidoarjo Revie Sheehan Bary Alfath; Bryan Odwin Amal Biqalbi; Ahmad Fadhil Anas; Muhammad Putra Pamungkas; Meirinawati; Trenda Aktiva Oktarivanda
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i3.7403

Abstract

Kasus semburan lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu bencana lingkungan terbesar di Indonesia yang berdampak signifikan terhadap aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Peristiwa ini menuntut penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi melalui penerapan manajemen krisis yang efektif oleh pemerintah dan lembaga terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan krisis dilakukan dalam menangani bencana tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku referensi, serta dokumen resmi pemerintah. Analisis difokuskan pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan sumber daya manusia, serta pengawasan dalam proses penanganan krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat sejumlah kendala dalam penerapan manajemen krisis, seperti perencanaan yang cenderung reaktif, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta sistem pengawasan yang belum berjalan secara konsisten. Di sisi lain, pemerintah telah melakukan berbagai upaya, seperti pembangunan tanggul, relokasi warga terdampak, dan pemberian kompensasi. Namun, efektivitas kebijakan tersebut masih perlu ditingkatkan melalui penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan sistem evaluasi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan
Co-Authors Abdur Rohman Adrea Aptarizqu Elvaretta AGUS BAMBANG TRI ATMOJO Ahmad Fadhil Anas AHMAD HELMY SYAHRIZAL Al Malika Atayni Almy Aprilia Azizi Hasib Amelia Putri Nur Ramadhani Ana Waritsatul Firdaus Anisa Dwi Asmaranti Aura Aulia Sofia AYU DEWI CAHYANI Azzahra Zaitira Meiyasa Bryan Odwin Amal Biqalbi CLAUDIO DIANA ANGGRENI DANI SYAHPUTRA Desi Ratna Sari DEVI INDAH PRATIWI DEWI PUJI LIESTARY Dewi Safitri ENDAH WIDANINGSIH ENI TRI WULANDARI EVA HANY FANIDA Eva Hany Fanidah FAJAR FIRDAUS Fauziyah Ramadhani Baktiar Felisha Rahma Antoni Fitri Lestari FITROTUN NISWAH Inaya Regita Cahyani INDAH AMBAR ARUM INGE CINDY PRADINA Intan Putri Ramadhani Juliana Mas Kinanti Saragih Keysia Jesika Intansari Marganda, Iman Pasu MELLYNDA TRICAHYANTI Mudzakkir, Moh Muhaiyinatun Masturo Muhammad Putra Pamungkas Nadiah Aurahmadani Priyambodo Nadira Putri Riyanci NATASHA SALSABILA UTOMO Natasya Salsabila Pramudita Nazwa Keyla Anindhita Neny Ayu Nourmanita Neylla Putri Aisyah NI NYOMAN PUTRI NOVITASARI NOVALITA YUDIANA Nur Zaskia Andriani Safira OLYMPIA RIZKY DEWI GITA BETHARI Putri Wira Triyananta RADEN AJENG ALDILA FEBRYANDANI RAHMANIA AZIZAH Raissa Aqilah Winahyu Revie Sheehan Bary Alfath REZAVELLINA INDAH SAPUTRI Ria Cristin RINDA PARADISTA RIO TRI PUTRA SETIAWAN RISNAWA KARTIKA RONI AWALUDIN AKBAR Safila Fidrianata Salsabila Devira Kurnia Damayanti Sekardani, Puspita Sari Silvia Ayu Tri Octavia Sitohang, Lidya Lestari Syafania Calista Arifin Syafiyatul Fakhomah Tjitjik Rahaju Trenda Aktiva Oktarivanda Trenda Aktiva Oktariyanda Widya Dwi Prastiwi WISNU Yanisra Edgar Marcella Yessyrotul Khafidho YUSRI SIHAM Zefanya Risca Cristiani