Abstract. Beta thalassemia is a genetic disorder caused by impaired synthesis of the β-globin chain, resulting in decreased production of HbA. In Indonesia, the incidence of thalassemia continues to increase, necessitating early screening for the disease in order to reduce treatment costs. Hematologicalindex tests, including the Mentzer and Shine & Lal indices, are simple and inexpensive screening methods that can be applied in various health facilities. This study aims to analyze the suitability of these two indices in relation to Hb electrophoresis results in beta thalassemia patients at the Umar Wirahadikusumah Regional General Hospital in Sumedang. This study is an observational analytical study with a cross-sectional design using medical record data and Cohen's kappa analysis. The number of patients in this study was 33, dominated by children (84.8%). The results showed that the Shine & Lal Index (72.7%) was more likely to meet the criteria for thalassemia than the Mentzer Index (18.2%). Based on Cohen's Kappa test, there was no statistically significant difference (p = 0.097) between the two indices, but their agreement was very low (kappa = 0.154). Conclusion: It can be concluded that the Shine & Lal Index is superior in terms of calculation but not statistically significant. secara statistik. Keywords: Betha Thalassemia, Hb Electrophoresis, Hematology Index. Abstrak. Talasemia beta adalah kelainan genetik akibat gangguan sintesis rantai β-globin yang menyebabkan penurunan produksi HbA. Di Indonesia angka kejadian talasemia terus meningkat, sehingga diperlukan skrining awal penyakit yang tujuannya untuk menekan anggaran biaya pengobatan.Pemeriksaan indeks hematologi diantanya adalah indeks Mentzer dan Shine & Lal, merupakan metode skrining sederhana dan murah yang dapat diterapkan di berbagai fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kesesuain kedua indeks tersebut terhadap hasil Hb elektroforesis pada pasien talasemia beta di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional menggunakan data rekam medis, dengan menggunakan uji analisis cohen’s kappa. Jumlah data pasien penelitian ini sebanyak 33, didominasi oleh pasien anak (84,8%). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perhitungan Indeks Shine & Lal (72,7%) lebih banyak memenuhi kriteria talasemia dibandingkan dengan indeks mentzer (18,2%).Berdasarkan uji Cohen’s Kappa didapatkan tidak ada perbedaan signifikan statistik (p = 0,097) diantara kedua indeks, namun kesesuaian keduanya sangat rendah (kappa = 0,154). Kesimpulan: Sehingga dapat disimpulkan bahwa Indeks Shine & Lal lebih unggul secara perhitungan tetapi tidak bermakna secara statistik. Kata Kunci: Talasemia Beta, Hb Elektroforesis, Indeks Hematologi.