Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PEMBUATAN MINUMAN KESEHATAN YANG TERSTANDARISASI SEBAGAI PENINGKAT IMUNITAS DI SEKOLAH SMAN 13 MAROS Hamsinah, Hamsinah_313; Aminah; Ririn; Fatwa, Inayanti
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2023.v1.i2.16361

Abstract

ABSTRAK Indonesia memiliki kekayaan bahan alam khususnya rempah-rempah yang cukup tinggi, termasuk daerah sulawesi selatan, khususnya daerah Puca kabupaten Maros. Bahan tersebut bisa meningkatkan imuitas tubuh karena mengandung antioksidan dan senyawa yang mampu menjadi penangkal radikal bebas. Pengetahuan masyarakat terkait terkait hal tersebut masih sangat minim khususnya siswa di sekolah SMAN 13 Maros. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan edukasi berupa jenis tanaman obat, khasiat dan cara penggunaan atau pengolahan secara tepat berdasarkan pendekatan ilmiah berbasis bukti. Metode pendekatan yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah diawali pemberian kuisioner untuk mengukur pengetahuan siswa, penyuluhan dan pelatihan pembuatan minuman kesehatan yang terstandarisasi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Minuman kesehatan ini mengandung sereh, kunyit dan jahe dengan menggunakan pemanis gula aren. Di akhir kegiatan diberikan kuisioner sebagai bentuk evaluasi peserta. Lokasi kegiatan dilakukan di sekolah SMAN 13 Maros desa Puca kabupaten Maros sebagai mitra yang merupakan salah satu daerah binaan UMI. Kegiatan berlangsung selama satu hari yang dihadiri oleh 21 siswa kelas 3 IPA . Hasil pengabdian ini sangatlah menarik minat dan antusias siswa dan guru di sekolah tersebut. . Kesimpulan kegiatan pengabdian kami, siswa mengalami peningkatan pengetahuan terkait tanaman herbal dan cara pengolahannya untuk menigkatkan imunitas tubuh. Kata kunci : imunitas, minuman kesehatan, siswa, SMAN 13 Maros
Edukasi Generasi Z Dan Deteksi Dini Kesehatan Mental Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Padang Tomi Jepisa; Linda Wati; Ririn; Husni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dan deteksi dini kesehatan mental pada generasi Z merupakan langkah krusial dalam mengatasi meningkatnya prevalensi gangguan mental di kalangan anak muda. Generasi Z, yang tumbuh di era digital, menghadapi berbagai tantangan unik seperti tekanan media sosial, ketidakstabilan ekonomi, dan perubahan sosial yang cepat. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan program edukasi yang dapat meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya kesehatan mental serta strategi deteksi dini yang efektif. Program edukasi kesehatan mental harus dirancang untuk menjadi inklusif, menarik, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari generasi Z. Menggunakan platform digital seperti edukasi dan deteksi dini dan sumber daya lainnya dapat menjadi metode yang efektif untuk menjangkau mereka. Materi edukasi harus mencakup informasi tentang tanda-tanda awal gangguan mental, cara mengelola stres, dan pentingnya mencari bantuan profesional. Deteksi dini dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, dengan menjawab pertanyaan melalui kuesioner yang disebar, aplikasi pemantauan kesehatan mental, serta pelatihan bagi generasi Z untuk mengenali tanda-tanda peringatan. Kerja sama antara sekolah, keluarga, dan komunitas sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental generasi Z. Dengan meningkatkan kesadaran dan menyediakan alat yang tepat untuk deteksi dini, diharapkan angka gangguan mental di kalangan generasi Z dapat ditekan dan kesejahteraan mereka meningkat. Program-program ini harus terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan terkini untuk memastikan efektivitasnya.
Pemberian Pijat Oksitosin Terhadap Volume Perdarahan Pada Persalinan Normal Kala IV Di PBM Kota Padang Ririn; Afrira Esa Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdarahan masih menjadi penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Perdarahan terjadi karena tidak efektifnya proses involusi uterus pada ibu postpartum. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi perdarahan postpartum dapat dilakukan dengan pemberian suntik oksitosin pada kala III dan juga dapat diberikan pijat oksitosin selama proses bersalin. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Upaya-Upaya pencegahan perdarahan pada saat proses persalinan di Praktek Bidan Mandiri di Kota Padang. Luaran pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah publikasi pada jurnal ilmiah
Pengaruh Pemberian Pijat Oksitosin Terhadap Volume Perdarahan Pada Persalinan Normal Kala IV Ririn; Afrira Esa Putri
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v2i1.408

Abstract

Perdarahan masih menjadi penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Perdarahan terjadi karena tidak efektifnya proses involusi uterus pada ibu postpartum. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi perdarahan postpartum dapat dilakukan dengan pemberian suntik oksitosin pada kala III dan juga dapat diberikan pijat oksitosin selama proses bersalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap volume pengeluaran darah pada kala IV persalinan normal yang dipijat oksitosin. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment. Pengambilan sampel diambil dengan cara “Purposive Sampling”, alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cheklist dan observasi. Berdasarkan hasil uji Mann Whitney U menunjukkan bahwa nilai p value didapatkan kelompok pijat oksitosin (p value =0,002 dengan nilai α = 0,05 (p<α) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna pada pijat oksitosin terhadap volume pengeluaran darah pada kala IV ibu bersalin normal
The Entrepreneurship Training and Mentoring in Dusun Tengah, Padurungan Village, Tanah Merah District, Bangkalan Regency Islamiyah; Moh. Sholeh; Sulipah; Ali, Lailatul Fadilah; Anisaturrohmah; Honipah; Aisyahanis; Ririn
Ihsanniat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Ihsanniat
Publisher : LP3M STAI At-Tahdzib Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61181/ihsanniat.v1i2.496

Abstract

Padurungan Village, Tanah Merah District, Bangkalan-Madura Regency has a number of residents, the majority of whom are farmers. So the income of the Padurungan village community is from farming, and only once a year due to very limited land conditions. Therefore, we aim to carry out community service to improve the economy of the community with the Title Entrepreneurship Training and Mentoring in Dusun Tengah Village Padurungan District, Tanah Merah District, Bangkalan Regency. The method of this activity is participatory action research (PAR). Of course, the researchers went directly to the field to analyze and collect data. And the researchers found that the Padurungan village community, apart from farming, also grew crops such as: cucumbers, cassava, sesame seeds, peanuts, corn and others. This can be traded in the market, the rest is consumed personally. The researcher conducted a preliminary study to provide an understanding of how to improve an efficient and effective economy in accordance with the natural resources in the village. And in this case, the formation of a home industry is very relevant, namely a home business producing goods or a small company, because this type of activity is centered at home, the existence of a home industry will bring significant changes to improving the quality of life of the community. In this, efforts are needed to protect and develop this business. The research used in the study is a qualitative method. with the existence of a home industry, cassava leaf chips become a strategy in the Miro Business and can increase the income of the community in Padurungan Village.
Hubungan Pola Asuh Dengan Kejadian Memilih Makanan (Picky Eater) Pada Anak Usia Pra Sekolah Di TK Nur Ilaahi Kota Padang Ririn; Afrira Esa Putri; Linda Wati
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v4i2.2095

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi perilaku makan anak, termasuk kejadian memilih makanan (picky eater) pada anak usia pra-sekolah. Perilaku picky eater dapat berdampak pada pemenuhan gizi anak dan berisiko menyebabkan masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian memilih makanan (picky eater) pada anak usia pra-sekolah di TK Nur Ilaahi Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia pra-sekolah di TK Nur Ilaahi Kota Padang, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Parenting Feeding Style Questionnaire (PFSQ) untuk mengukur pola asuh orang tua dan Child Eating Behavior Questionnaire (CEBQ) untuk menilai kejadian picky eater. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh permisif (42,5%) dan sebagian besar anak mengalami picky eater (75,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,004 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kejadian memilih makanan (picky eater) pada anak usia pra-sekolah. Pola asuh permisif dan otoriter cenderung berhubungan dengan kejadian picky eater, sedangkan pola asuh demokratis lebih banyak ditemukan pada anak yang tidak mengalami picky eater. Disimpulkan bahwa pola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk perilaku makan anak. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada orang tua dan pihak sekolah mengenai pola asuh yang tepat serta strategi pengelolaan perilaku picky eater untuk mendukung pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak secara optimal.
HADIS DAN HUKUM ISLAM: PERAN, METODOLOGI, DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBENTUKAN HUKUM Sarimin Adang; Ririn; Misbah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41070

Abstract

Hadis merupakan sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memiliki peran strategis dalam pembentukan dan pengembangan hukum Islam. Keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai penjelas ayat-ayat hukum, tetapi juga sebagai dasar penetapan hukum terhadap persoalan yang tidak dijelaskan secara eksplisit dalam Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hadis dalam hukum Islam, mengkaji metodologi ulama dalam memahami dan menggunakan hadis sebagai dasar hukum, serta menelaah relevansinya dalam pembentukan hukum Islam di era kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), melalui telaah terhadap kitab-kitab hadis, ushul fikih, serta literatur hukum Islam klasik dan modern. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis memiliki fungsi fundamental sebagai sumber hukum yang bersifat penjelas, penguat, pembatas, dan penetap hukum. Selain itu, pemahaman metodologis terhadap hadis menjadi faktor kunci dalam menjaga validitas dan relevansi hukum Islam. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pemahaman hadis yang sistematis dan kontekstual sangat diperlukan agar hukum Islam tetap adaptif terhadap dinamika sosial tanpa kehilangan landasan normatifnya.