Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Latihan Kombinasi Terhadap Keseimbangan dan Risiko Jatuh Pada Penderita DMT2 Mufita Sari Putri Angraini; Dwi Rosella Komalasari
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 9 No. 2 (2026): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v9i2.979

Abstract

Abstrak Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) adalah suatu kondisi metabolik kronis sehingga terjadi peningkatan kadar glukosa darah secara persisten sebab disfungsi insulin. Kondisi ini dapat menyebabkan neuropati perifer dan kelemahan otot yang berakibat pada penurunan keseimbangan serta peningkatan kejadian jatuh pada lansia. Fokus penelitian adalah mengetahui kombinasi latihan keseimbangan dan latihan kekuatan otot ekstremitas bawah terhadap keseimbangan dan penurunan risiko jatuh pada lansia dengan DMT2. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental pretest–posttest control group dengan melibatkan 34 lansia dengan DMT2 dari empat Posyandu Lansia di Kartasura yang dikelompokkan menjadi intervensi dan kontrol, setiap kelompok sebanyak 17 responden. Kelompok intervensi menjalani program kombinasi latihan keseimbangan statis, dinamis dan penguatan otot tiga kali per minggu selama enam minggu, sedangkan kelompok kontrol melakukan latihan sederhana satu kali per minggu. Keseimbangan dievaluasi menggunakan Timed Up and Go Test (TUG), dan risiko jatuh dinilai dengan Short Falls Efficacy Scale–International (SFES-I). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan keseimbangan (p= 0,001) dan penurunan risiko jatuh (p < 0,001) untuk kelompok intervensi, dengan perbedaan bermakna antar kelompok (p < 0,001). Kombinasi latihan keseimbangan dan kekuatan otot ekstremitas bawah terbukti efektif, aman, dan aplikatif untuk meningkatkan keseimbangan serta mencegah jatuh pada lansia dengan DMT2. Kata kunci: latihan keseimbangan; latihan kekuatan otot; lanjut usia; diabetes melitus tipe 2; risiko jatuh   Abstract Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a chronic metabolic disorder characterized by persistently elevated blood glucose levels due to insulin dysfunction. This condition can lead to peripheral neuropathy and muscle weakness,  balance and increasing fall vulnerability in older adults. The present study examined  a combination of balance exercises and lower-limb resistance exercise enhances balance and lowers the likelihood of falls among older adults  T2DM. A quasi-experimental pretest–posttest design involving 34 older respondens recruited from elderly health posts in Kartasura, who were evenly assigned to intervention and control groups (n = 17 each). Intervention group performed combined static dynamic balance and strengthening exercises three times per week for six weeks, while the control group performed simple exercises once per week. Balance was assessed using the Timed Up and Go Test (TUG), and fall risk was using Short Falls Efficacy Scale–International (FES-I). The Wilcoxon analysis revealed a statistically significant enhancement in balance performance (p = 0.001), a reduction in fall risk (p < 0.001) in intervention group, significant difference between groups (p < 0.001). Combination of balance and lower-extremity strengthening exercises proved to be effective, safe, and applicable in improving balance and preventing fall risk among elderly individuals with T2DM. Keywords: balance exercise; muscle strengthening; elderly; type 2 diabetes mellitus; fall risk
Reliabilitas dan Validitas Kuesioner WHOQOL-BREF sebagai Alat Ukur Kualitas Hidup pada Pasien Osteoarthritis Lutut Yustitya Aprila Nur Fadilah; Dwi Rosella Komalasari
Jurnal Sehat Mandiri Vol 20 No 1 (2025): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 20 Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v20i1.1808

Abstract

The quality of life of people with knee osteoarthritis (KOA) is generally lower than that of individuals who do not experience the condition. This decrease in quality of life is caused by significant inflammation, which directly affects the physical function of the patient. This study aimed to determine to validity and reliability questionnaire knee osteoarthritis (KOA). Methods: This research method was conducted at Pandanarang Hospital, Boyolali, on September 4, 2024. This study used the WHOQoL BREF questionnaire, according to WHO this questionnaire is used to measure the quality of life in patients with knee osteoarthritis. Using a purposive sampling method to determine the sample. Data collection was carried out by test-retest reliability testing with a three-day interval. The final stage of the study was to analyze the validity and reliability of the questionnaire using a validity test per item and a test-retest reliability test using Cronbach's alpha, and ICC to ensure the accuracy and consistency of the measuring instrument. Results. This study involved 67 respondents. The validity test showed a high validity (r=0.949) and p<0.001. Reliability was confirmed with a Cronbach's alpha of 0.835 and an Intraclass Correlation Coefficient (ICC) of 0.974, indicating excellent reliability. Conclusion. The WHOQOL BREF questionnaire was a valid and reliable instrument for assessing the quality of life in patients with knee osteoarthritis.
VALIDITAS DAN RELIABILITAS TIMED UP AND GO TEST PADA KESEIMBANGAN PENDERITA DIABETES TIPE 2 Azkia Noorrahmah; Dwi Rosella Komalasari
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.35550

Abstract

Keseimbangan dinamis merupakan komponen penting dalam mobilitas fungsional dan pencegahan risiko jatuh, terutama pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 yang rentan mengalami neuropati perifer, gangguan propriosepsi, dan penurunan kekuatan otot. Instrumen penilaian keseimbangan yang valid dan reliabel diperlukan untuk mendukung evaluasi klinis dan rehabilitasi pada populasi ini. Penelitian ini bertujuan menguji validitas serta reliabilitas intra-rater  dan inter-rater Timed Up and Go (TUG) Test dalam menilai keseimbangan dinamis pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Penelitian menggunakan desain observational methodological research dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 48 penderita Diabetes Melitus tipe 2 di posyandu lansia wilayah Surakarta pada Agustus–September 2025. Validitas diuji menggunakan korelasi Pearson Product Moment, sedangkan reliabilitas dianalisis melalui Cronbach’s Alpha dan Intraclass Correlation Coefficient (ICC). Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang sangat kuat dan signifikan antara pengukuran TUG (r = 0,916; p 0,001), serta nilai Cronbach’s Alpha dan ICC pada uji intra-rater  dan inter-rater berada di atas 0,90. Temuan ini menegaskan bahwa Timed Up and Go Testmerupakan instrumen yang valid dan reliabel untuk menilai keseimbangan dinamis pada penderita Diabetes Melitus tipe 2, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alat asesmen klinis dan skrining risiko jatuh dalam praktik rehabilitasi dan pelayanan kesehatan komunitas.pusatjudionline
The effect of proprioceptive neuromuscular facilitation stretching exercises on pain and postural balance in patients with knee osteoarthritis Dwi Rosella Komala Sari; Raden Andrea Zalfa Zaki Gazella
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v4i2.117

Abstract

Background: Osteoarthritis is a degenerative disease that can cause pain, stiffness, and reduce balance function, thus interfering with daily activities. Proprioceptive Neuromuscular Facilitation Stretching (PNFS) can increase proprioceptive stimulation and activate muscles, reducing pain and improving postural balance in the OA knee. This study aimed to determine the effect of PNFS on reducing pain and increasing postural balance in patients with knee OA. Methods: This type of research was an experimental study with a quick experimental approach without a control group. Nineteen respondents with knee OA were taken by purposive sampling and met the inclusion and exclusion criteria. PNFS was done with the hamstring and quadriceps muscles twice a week for four weeks. The pain was evaluated using a numeric rating scale (NRS), while the dynamic balance was assessed by the timed up and go test (TUG), and static balance was examined by the one-leg stance (OLS) as well as Functional Reach Test (FRT). Results: There was a significant positive effect of PNFS to reduce pain and improve TUG, OLS, and FRT with p-values <0,05, respectively. Conclusion: Pain is the main problem in OA knee and reduced balance. However, PNFS exercises were recommended for rehabilitation management in patients with knee OA.
Co-Authors Abidah Aristawati, Salwa Abyori Daru Murtama Adnan Faris Naufal Agus Widodo Agus Widodo Ahmad Rifai Aifa Azzahra Aldin Nasrun Minalloh Amar busro Amelia Tirta Lestari Anas Rusmanto, Salma Andera Prastina Sukmawati Anggraini, Ricky Diah Ayu Annisa Khusnul Khotimah Arif Pristianto Arin Supriyadi Asrani, Muhammad Atikasari, Dewi Ayu Aulia Safa’ Nabila Aviva Tunisyia Ayu Maharani, Brilian Mustika Azkia Noorrahmah Bahertha Rachmatika D Dermin Dela Ramona Denada Salsabila Desi Rahmadhina Putri Devia Putri Agnesia DIAN LESTARI Eka Widya Susanti Endrawati, Mira Yuga Ernanda Zainovita Fahra Fadhilla Fakhri Khairullah Farid Rahman Farita Adhynda Amithya Fatikhul Ikhsan, Diyas Fauziah, Salsabila Fitra, Hapsari Winanti Fitri Kurniasari Fitri Naida Pitaloka Halim, Mardianto Hanabilla Rawdhatul Jannah Heru Purnomo Hifayati, Laily Maulida Nur I Ismadi Iin Rohayani Ilham Yugantara Indra Pratama Isnaeni Herawati Kingkinarti Konara Budi Sudrajat Kurniady, Devi Arhamevia Leo Muchamad Dachlan lestari, sulis Lu'lu'ul Muslimah M. Herman Mely Erlika Sari Mely Erlika Sari Mufita Sari Putri Angraini Muhammad Isa Hanafi Muhammad Nasuka Muhammad Raihan Maulidan Nadhirah, Sabina Azka Nafisa Destriana Putri Nur Fauziyah, Luluk Nur Laisya Mayeda Nuraini, Farah Hanifah Nurbaity, Annisa Nurul Azizah Pipit, Kurniawati Pratama, Cafin Surya Putra Pratiwi, Rossy Eka Prihastomo, Teguh Purbasasana, P Rabiatul Adawiya Raden Andrea Zalfa Zaki Gazella Raden Shafira Saniyyah Ramadhani Radinda, Indiana Rahma Septiara Rezky Guna Putra Rina Koesoema Wardani Ririt Eka Lestari Rona Fariza Ronald Rizal Shidiq Sabina Afifatuzzahra Safari Wahyu Jatmiko Saffanah, Dintha Nadhira Safitri, Weni Salmi, Umi Salsabila Nurul Fitri Salsabila Nurul Fitri Serina Laurenza Putri Rianto Shafira Rizky Nur Khairunnisa Siti Azzura Zain Siti Fadhilah Sudarmi Suryo Saputra Perdana Susilo, Ridwan Andi Suwendra, Ria Syaharani Altrisnisa, Anindya Tambing, Nabila Yusril Ihza Lestari Sallu Taufik Eko Susilo Tessya Hadika Novitasari Theofany, Audina Puteri Fasya Theresia, Ribka Tiara Sang Ether Asy shifa Tomiana Tomiana Tri Nurhidayati Tsania Haifa’ Kurniahadi Ulfa, Merinda Umi Budi Rahayu Valentina Febri Marzaleva Wahyu Tri Sudaryanto Wahyuni Wahyuni Wardani, Rina Koesoema Warih Sri Widodo Widiatmi, Sri Widya Rendranandini Wijianto Wijianto Wijianto Yeni Setyaningratri Yngvie Salma Kirani Yustitya Aprila Nur Fadilah Zara Sugiyarti