Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas X Akuntansi SMK PGRI 1 Singaraja Terhadap Mata Pelajaran IPS Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Snowball Throwing Pada Semester Genap Tahun Ajaran 2013/2014 ., Ni Made Ninik Susantini; ., Dra. Tuty Maryati,M.Pd; ., Ketut Sedana Arta, S.Pd.
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v4i2.3622

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah (1) Untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar IPS siswa setelah menggunakan metode snowball throwing pada siswa kelas X Akuntansi SMK PGRI 1 Singaraja, (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS siswa setelah menggunakan metode snowball throwing pada siswa kelas X Akuntansi SMK PGRI 1 Singaraja. (3) Untuk mengetahui bagaimana respon siswa kelas X Akuntansi SMK PGRI 1 Singaraja terhadap penerapan metode snowball throwing. Dalam penelitian tindakan kelas ini yang menjadi subjek adalah siswa kelas X Akuntansi SMK PGRI 1 Singaraja dengan jumlah 25 siswa. Objek penelitiannya adalah motivasi dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini dengan metode observasi, metode tes, kuisioner dan wawancara. Dari hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dan analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut (1) motivasi belajar siswa pada siklus I mendapatkan jumlah 1591 dengan rata-tara yang dicapai 63,44, terjadi peningkatan jumlah motivasi yang diperoleh siswa pada siklus II dengan jumlah yang dicapai 1786 dengan rata 71,44. Peningkatan motivasi dari siklus I ke siklus II adalah 195 dengan rata-rata peningkatan mencapai 7,8. (2) Hasil belajar yang siswa adalah 1782 dengan rata-rata 71,28% dan ketuntasan hasil belajar yang dicapai 48% pada siklus I. Terjadi peningkatan hasil belajar yang diperoleh pada siklus II yakni dengan jumlah 2231 dengan rata-rata 89,24% dan ketuntasan hasil belajar yang dicapai 100%. (3) Hasil respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif snowball throwing terjadi pada siklus I, respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif snowball throwing yaitu 887 dengan pencapaian rata-rata 35,48. Terjadi peningkatan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif snowball throwing pada siklus II yaitu 969 dengan pencapaian rata-rata 38,68. Jumlah peningkatan yang terjadi dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 82 dengan pencapaian rata-rata sebesar 3,28. Berdasarkan hasil penelitian, maka jawaban dari hipotesis tindakan yaitu (1) Model pembelajaran kooperatif snowball throwing dapat berjalan dengan efektif dan efisien sehingga motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial meningkat tinggi. (2) Model pembelajaran kooperatif snowball throwing dapat berjalan dengan efektif dan efisien sehingga hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial meningkat tinggi. Kata Kunci : Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif Snowball Throwing, Motivasi, Hasil Belajar, Respons Siswa, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ABSTRACT The purpose of this action research are (1) To determine the increase in students' motivation to learn IPS after throwing the snowball method in class X Accounting SMK PGRI 1 Singaraja, (2) To determine the improvement of student learning outcomes IPS after throwing the snowball method in class X Accounting SMK PGRI 1 Singaraja. (3) To determine how the response class X Accounting SMK PGRI 1 Singaraja on the application of the method of snowball throwing. In this classroom action research is the subject of class X is Accounting SMK PGRI 1 Singaraja the number of 25 students. While the research object is the motivation and learning of Social Sciences (IPS). Data collection methods used in this classroom action research with the method of observation, test methods, questionnaires and interviews. From the results of action research conducted by 2 cycles and analyzes that have been conducted, obtained the following results (1) student motivation in the first cycle to get the average number between 1591 reached 63.44, an increase in the number of student motivation obtained at second cycle with the amount achieved in 1786 with 71.44 average. Increased motivation from the first cycle to the second cycle was 195 with an average increase of 7.8. (2) The results of student learning is 1782 with an average of 71.28% and mastery of learning outcomes achieved 48% in cycle I. An increase learning outcomes obtained in the second cycle which is the number of 2231 with an average of 89.24% and mastery of learning outcomes achieved 100%. (3) The results of a student's response to the application of cooperative learning model snowball throwing occurred in the first cycle, the student response to the application of cooperative learning model snowball throwing is 887 with an average achievement of 35.48. An increase in student responses to the application of cooperative learning model snowball throwing in the second cycle is 969 with an average achievement of 38.68. The amount of the increase that occurred from the first cycle to the second cycle is the attainment by 82 with an average of 3.28. Based on the results of the research, the answer to the hypothesis that the action was previously thought (1) snowball throwing cooperative learning model to be effective and efficient and the motivation to study the subject of Social Sciences rise high. (2) snowball throwing cooperative learning model to be effective and efficient, student learning outcomes in the Social Sciences subjects increased height. keyword : Keywords: Snowball Throwing Cooperative Learning, Motivation, Learning Outcomes, Student Response, Social Science (IPS)
IDENTIFIKASI PENGARUH HINDU MAJAPAHIT DI DESA SONGAN, KINTAMANI, BANGLI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA ., I Gede Arcana; ., Drs. I Ketut Margi, M.Si; ., Dra. Tuty Maryati,M.Pd
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v6i2.7382

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui proses masuknya pengaruh Hindu Majapahit ke Desa Songan, Kintamani, Bangli (2) Untuk mengetahui unsur-unsur dari pengaruh Hindu Majapahit di Desa Songan, Kintamani, Bangli (3) Untuk mengetahui Nilai-nilai apakah dari pengaruh Hindu Majapahit di Desa Songan, Kintamani, Bangli yang bisa dijadikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, pencatatan dokumen, dan teknik observasi. Teknik penentuan sample dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) proses masuknya pengaruh Majapahit karena utusan dari adipati Samprangan kawin dengan perempuan desa Songan dan akhirnya tinggal menetap di desa Songan, (2) masuknya pengaruh Majapahit membawa perubahan terhadap tatanan masyarakat desa Songan pada aspek agama, sosial kemasyarakatan serta tradisi di desa Songan, (3). Nilai-nilai yang ada pada identifikasi pengaruh Majapahit yang berpotensi sebagai sumber belajar sejarah di SMA ada empat yaitu (1) nilai historis, (2) religius, (3) toleransi, dan (4) solidaritas. Kata Kunci : pengaruh majapahit, masuknya majapahit, sumber belajar This research aims to (1) understand the inclusion process of Hindu Majapahit’s influences in Songan village, Kintamani, Bangli (2) identify the elements of Hindu Majapahit’s influences in Songan Village, Kintamani, Bangli (3) know the values of Hindu Majapahit’s influences in Songan Village, Kintamani, Bangli which can be used as learning sources of History subject in senior high school (SMA). The research data was collected by conducting interviews, writing/recording documents, and observation.Moreover, the sampling method was purposive sampling technique. And The research pointed out that:the process of Majapahit’s influences was enter because of (1) the envoy of Adipati Samprangan married with Songan’s women and chose to settle in Songan village, (2) the impact of Majapahit entrance brought changes to the structure of rural communities in Songan village on the aspects of religious, social and tradition.(3) There are four values was identified that exist on the Majapahit’s influences that potentially can be used as learning sources of History subject in Senior High school (SMA), namely the value of (1)historical, (2) religious, (3) tolerance, and (4) solidarity. keyword : influence of Majapahit, the inclusion process of Majapahit, learning resources
STRATEGI SEKOLAH DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME PADA MASYARAKAT PLURAL (STUDI PADA SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA, BALI) Setiawan, Agus Budi; Maryati, Tuty; Wirawan, I Gusti Made Arya Suta
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i1.34219

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Karakteristik dari peserta didik di SMP Laboratorium Undiksha, (2) Nilai-nilai multikulturalisme apa saja yang ditanamkan, dan (3) Strategi yang diterapkan di sekolah dalam menanamkan nilai-nilai multikulturalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif meliputi: (1) penentuan lokasi penelitian, (2) penentuan informan, (3) pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen, (4) penjaminan keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Seluruh warga SMP Laboratorium Undiksha Singaraja terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama, (2) Nilai multikulturalisme yang ditanamkan antara lain gotong royong, toleransi, tenggang rasa, dan komunikasi lintas budaya, (3) Dalam penanaman nilai-nilai multikulturalisme sekolah berperan dalam segi akademik, fasilitator, dan pencipta /penegak aturan.Kata kunci: masyarakat plural, nilai-nilai multikulturalisme, pendidikan multikultur, strategi pendidikan multikultur.
KERAJINAN KAPUK DI DESA TEGALLINGGAH, SUKASADA, BULELENG, BALI (Sejarah Kemunduran, Adaptasi dan Nilai-nilai Pendidikan Karakter Sebagai Sumber Bagi Pembelajaran Sejarah Di SMA/MA) yasa, i gede beni aprisma; atmadja, nengah bawa; maryati, tuty
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v9i2.31483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui mengapa kerajinan kapuk di Desa Tegallinggah mengalami kemunduran (2) Bagaimana pola adaptasi yang dilakukan oleh penggerajin kapuk (3) Nilai-nilai pendidikan karakter apa yang ada dibalik dinamika kerajinan kapuk di Desa Tegallinggah yang dapat digunakan sebagai sumber belajar sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif,  dengan lokasi penelitian di desa Tegallinggah. Penentuan informan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling, prosedur pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kemunduran usaha kerajinan kasur dan bantal kapuk di desa Tegallinggah disebabkan oleh a) Tidak kompeten dalam manajerial, b) Kurang berpengalaman, c) Kurang dapat mengendalikan keuangan, d) Gagal dalam perencanaan, e) Lokasi yang kurang memadai, f) Kurangnya pengawasan peralatan, g) Sikap kurang sungguh-sungguh dalam berusaha, h) Ketidakmampuan dalam melakukan peralihan kewirausahaan. (2) Pola adaptasi yang dilakukan oleh para pengerajin kapuk yaitu: (a) Adaptasi kultural (b) Adaptasi srtuktural (c) Adaptasi proses produksi (d) Adaptasi sistem pemasaran. (3) Nilai nilai yang dipegang teguh oleh para pengerajin kapuk di desa Tegallinggah, dari 18 nilai pendidikan karakter menurut Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) yang dimiliki oleh para pengerajin kapuk diantaranya religious, jujur, toleransi,disiplin, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu dan tanggung jawab.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTU VIDEO SCRIBE PADA MATERI POKOK PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SEJARAH KELAS XI IPS 2 di SMA NEGERI 3 SINGARAJA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2019/2020 ., N Iputu Sri Widiastuti; ., Ketut Sedana Arta, S.Pd., M.Pd.; ., Dr. Tuty Maryati, M.Pd.
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v8i3.26384

Abstract

Latar belakang penelitian ini karena terdapat masalah berupa motivasi dan hasil belajar dalam proses pembelajaran di kelas XI IPS 2 SMAN 3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan.Penelitian ini bertujuan; (1) Mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa kelas XI IPS 2 melalui penerapan model pembelajaran CTL berbantu video scribe, (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI IPS 2, (3) Mengetahui respon siswa kelas XI IPS 2 terhadap penerapan model pembelajaran CTL berbantu video scribe. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Tahap-tahap yang dilakukan dalam PTK yaitu (1) penentuan subjek penelitian, (2) membuat rencana tindakan, (3) melaksanakan tindakan, (4) observasi, (5) evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) motivasi belajar siswa kelas XI IPS 2 pada siklus I adalah 59,80%, meningkat menjadi 65,77% pada siklus II dengan kategori tinggi; (2) rata-rata hasil belajar siswa kelas XI IPS 2 pada siklus I adalah 71,70% dan ketuntasan belajar siswa mencapai 61,29%, meningkat menjadi 77,87% dengan kategori sedang dan ketuntasan belajar siswa mencapai 77,41% pada siklus II; (3) respon siswa kelas XI IPS 2 terhadap model pembelajaran CTL berbantu video scribe pada siklus I mencapai rata-rata 38,96%, meningkat menjadi 43,16% pada siklus II dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa melalui penerapan model pembelajaran CTL berbantu video scribe dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar sejarah pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 3 Singaraja semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Kata Kunci : CTL, Video Scribe, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, sejarah The background of this study is because there are problems in the form of motivation and learning outcomes in the learning process in class XI IPS 2 of SMAN 3 Singaraja.The purpose of this study are; (1) To know the increase in students' motivation in class XI IPS 2 of SMA Negeri 3 Singaraja through the application of the CTL learning model assisted with video scribe in history subjects, (2) To know the increase in student learning outcomes of class XI IPS 2, (3) To know the response Class XI IPS 2 students towards applying CTL learning models with video scribe. This research is a type of Classroom Action Research (CAR). The stages carried out in CAR are (1) determining the research subject, (2) making an action plan, (3) carrying out the action, (4) making observations, (5) evaluating and reflecting. The results showed: (1) students' motivation in class XI IPS 2 in cycle I was 59.80%, increasing to 65.77% in cycle II with a high category; (2) the average student learning outcomes in class XI IPS 2 in the first cycle was 71.70% and students 'learning completeness reached 61.29%, increased to 77.87% with the medium category and students' learning completeness reached 77.41% at cycle II; (3) the responses of students of class XI IPS 2 to the CTL learning model assisted by video scribe in the first cycle reached an average of 38.96%, increasing to 43.16% in the second cycle with a high category.Based on the results of this study, it is known that through the application of the CTL video scribe learning model can increase learning motivation and historical learning outcomes in class XI IPS 2 students of SMA Negeri 3 Singaraja even semester semester 2019/2020.keyword : CTL, Video Scribe, Motivation Learning, Learning Outcomes, history
PELABUHAN PENYEBRANGAN GILIMANUK DI DESA GILIMANUK KECAMATAN MELAYA KABUPATEN JEMBRANA (LINTASAN SEJARAH, DAMPAK SOSIAL EKONOMI DAN EKOLOGI, SERTA POTENSINYA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL DI SMA) Agistin, Duwi Maulida; Atmadja, Nengah Bawa; Maryati, Tuty
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v9i2.33089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Lintasan sejarah berdirinya pelabuhan penyebrangan Gilimanuk di Desa Gilimanuk, Jembrana, Bali (2) Dampak sosial, ekonomi, dan ekologi bagi masyarakat (3) Aspek-aspek dari keberadaan pelabuhan Gilimanuk yang memiliki potensi sebagai sumber belajar sejarah lokal di SMA. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode  penelitian sejarah dengan pendekatan deskriptif kualitatif meliputi: (1) Lokasi penelitian terletak di pelabuhan penyebrangan Gilimanuk, Desa Gilimanuk, Jembrana, Bali. (2) Teknik penentuan informan menggunakan informan kunci, dikembangkan lagi mencari informan bantuan. (3) Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu: observasi, wawancara,studi dokumen (4) Teknik penjaminan keaslian data dengan menggunakan dua teknik yaitu: triangulasi sumber dan triangulasi metode. (5) Teknik analisis data yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi. Hasil penelitian ini lintasan sejarah pelabuhan penyebrangan Gilimanuk serta dampak sosial, ekonomi dan ekologi bagi masyarakat serta aspek-aspek dari keberadaan pelabuhan Gilimanuk yang memiliki potensi sebagai sumber belajar sejarah lokal di SMA. 
PERJUANGAN DAN KETOKOHAN KAPTEN MUDITA DI KABUPATEN BANGLI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA Sentana Mahartha, I Ketut Arya; Maryati, Tuty; Purnawati, Desak Made Oka
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v9i2.31503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Sejarah perjuangan Kapten Mudita di Kabupaten Bangli, Bali. (2) Nilai-nilai karakter dari Kapten Mudita. (3) Potensi dari ketokohan Kapten Mudita untuk dijadikan sumber belajar sejarah di SMA. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah dengan pendekatan deskriptif kualitatif meliputi: (1) Lokasi penelitian terletak di Puri Agung Bangli, Desa Kawan, Bangli, Bali. (2) Teknik penentuan informan dengan menentukan informan kunci, dari informan kunci kemudian peneliti mengembangkan lagi mencari informan bantuan. (3) Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu: teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik studi dokumen. (4) Teknik penjaminan keaslian data dengan menggunakan dua teknik yaitu: teknik triangulasi sumber dan triangulasi tekni. (5) Teknik analisis data yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi. Hasil penelitian ini adalah  latar blakang Kapten Mudita dari kanak-kanak hingga dewasa, masa perjuangan Kapten Mudita dalam pemertahanan kemerdekaan RI di Kabupaten Bangli, nilai-nilai karakter yang dapat dikembangkan menjadi sumber belajar sejarah di SMA.
SEJARAH INDUSTRI KERAJINAN BATOK KELAPA YANDE BATOK DI DESA NEGARI, BANJARANGKAN, KLUNGKUNG-BALI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS DI SMP Saraswati, Ida Ayu Made Rai; Pageh, I Made; Maryati, Tuty
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v9i1.31548

Abstract

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) sejarah industri kerajinan batok kelapa Yande Batok di Desa Negari, Banjarangkan, Klungkung-Bali, (2) Perkembangan industri kerajinan batok kelapa Yande Batok dari tahun 1996 – 2020, (3) Potensi yang terdapat di industri kerajinan batok kelapa Yande Batok dapat dijadikan sumber belajar IPS di SMP. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif meliputi : (1) Heuristik (mencari jejak/sumber data), (2) Kritik sumber/verifikasi (pengujian sumber data), (3) Interpretasi (pemberian tafsiran terhadap data), (4) Historiografi (penulisan sejarah). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Sejarah berdirinya industri kerajinan batok kelapa Yande Batok dipengaruhi oleh faktor produksinya yaitu SDA, SDM dan SDU (2) industri kerajinan Yande Batok mengalami perkembangan dari tahun 1996 – 2020 dilihat dari hasil produk kerajinan, alat produksi, pemasaran dan perkembangan harga setiap hasil kerajinan (3) Industri kerajinan Yande Batok dapat digunakan sebagai sumber belajar IPS sesuai dengan analisis silabus mata pelajaran dilihat dari aspek geografis, sosial, ekonomi, dan aspek budaya.Kata Kunci: Sejarah Industri Kerajinan Batok Kelapa Yande Batok, perkembangan dan sumber belajar IPS.
SYAHBANDAR PEREMPUAN NYAI AGENG PINATIH DI GRESIK, JAWA TIMUR (PERAN DAN KONTRIBUSINYA BAGI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA) ., USWATUN HASANAH; ., Dra. Desak Made Oka Purnawati, M.Hum.; ., Dr. Tuty Maryati, M.Pd.
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v8i3.29506

Abstract

Penelitian ini bertujuan yaitu (1) mendeskripsikan sejarah tokoh Syahbandar Nyai Ageng Pinatih di Pelabuhan Gresik. (2) Peran Nyai Ageng Pinatih sebagai Syahbandar di Pelabuhan Gresik. (3) Aspek-aspek yang dapat digunakan sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yaitu Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa (1) Nyai Ageng Pinatih adalah seorang syahbandar perempuan yang diangkat oleh Raja Kerajaan Majapahit Brawijaya V pada tahun 1458 M atau paruh terakhir abad ke-15. Beliau diangkat sebagai syahbandar karena beliau ahli dalam bidang perdagangan, taat beragama, jujur, mempunyai banyak relasi antar pedagang, dan menguasai banyak bahasa. (2) Peran Nyai Ageng Pinatih sebagai syahbandar di Pelabuhan Gresik yaitu menjadikan Pelabuhan Gresik ramai dikunjungi oleh saudagar, baik dalam skala regional Nusantara hinngga antar bangsa. Untuk menunjang aktivitas pelabuhan beliau membangun tempat pembuatan kapal dan peti, menyediakan kuda sebagai alat transportasi untuk mengangkut barang dari pedalaman menuju Pelabuhan ataupun sebaliknya. (3) Historiografi tentang Peran Syahbandar Nyai Ageng Pinatih dalam perdagangan di Nusantara dan antar bangsa dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA berkaitan dengan pokok bahasan Kerajaan-Kerajaan Maritim Pada Masa Kerajaan Hindu Budha dan Islam di Indonesia. Kata Kunci : Syahbandar, Nyai Ageng Pinatih, Pelabuhan Gresik The aimed of this research is to; (1) describe the historical character of Syahbandar Nyai Ageng Pinatih at Gresik harbor, (2) the role of Nyai Ageng Pinatih as a Syahbandar at Gresik harbor, (3) some aspects that could be used as the source in learning the historical subject in Senior high school context. This research used historical method which are; Heuristics, Source of Criticism, Interpretation and Historiography. The result of this research showed (1) Nyai Ageng Pinatih is a female syahbandar that was appointed by the Majapahit kingdom in the 15th century. She was appointed by the Fifth King, Brawijaya under Majapahit kingdom in 1458 or in the 15 century. As a syahbandar because she was professional in the trading field, religious, honest, has a lot of connection with the traders and multilingual. (2) the role of Nyai Ageng Pinatih as the Syahbandar in gresik harbor is to make lots of merchant comes to the harbor, both from the regional or between nations scale. She also built several facilities in the harbor such as, shipbuilding and crates, provides horses as the transportation tool to carry things from inland to the harbor or the vice versa. (3) The historic aspects of Syahbandar Nyai Ageng Pinatih can be used as a source in learning history subject for senior high school which in the line with the essence in learning the maritime from the kingdoms during Hindi Buddhist and muslim kingdom in Indonesia.keyword : Syahbandar, Nyai Ageng Pinatih, Gresik harbor
HUBUNGAN SOSIOKULTURAL NYEGARA GUNUNG ANTARA PURA PEGONJONGAN DENGAN PURA DALEM BALINGKANG SERTA POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH Sinta Devi, Kadek Mega Arista; Maryati, Tuty; Arta, Ketut Sedana
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v9i2.31498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui kondisi sosial-budaya di sekitar Pegonjongan dan Dalem Balingkang. (2) untuk mengetahui pola hubungan nyegara gunung antara Pegonjongan dan Dalem Balingkang. (3) untuk mengetahui aspek-aspek dari hubungan sosiokultural nyegara gunung antara Pegonjongan dan Dalem Balingkang sebagai sumber belajar sejarah. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif meliputi: (1) lokasi penelitian terletak di Pura Pegonjongan, Desa Sambirenteng, Buleleng, Bali dan Pura Dalem Balingkang, Desa Pinggan, Bangli, Bali. (2) teknik penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dan snow ball. (3) teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumen. (4) teknik validasi data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. (5) teknis analisis data terdiri dari: pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pola hubungan nyegara gunung berkaitan dengan kedatangan pedagang Cina yang mendarat di Pantai Timur Bali Utara, kemudian terjadi akulturasi antara kebudayaan Bali Kuno dengan Cina serta amalgamasi antara Raja Bali Kuno dengan Putri Cina yang mempengaruhi dinamika masyarakat Bali. Sehingga adanya beberapa kesamaan budaya antara Pegonjongan dan Dalem Balingkang. hubungan sosiokultural nyegara gunung antara Pegonjongan dan Dalem Balingkang yang dapat digunakan sebagai sumber belajar sejarah: aspek spiritual, aspek sosial, aspek pengetahuan, aspek historis, dan aspek peninggalan.
Co-Authors ., AHMAD ROMLI ., Aniqa Faza ., CAHYO BINTORO ., Harisuddin ., I Gede Arcana ., I Made Cahyana Mp ., I Nengah Dodong ., I Ngh Semaranata ., I Wayan Roy Adnyana Putra ., Ida Ayu Putu Ratna Dewi ., Meri Yuliani ., Mia Lutfitasari ., Muh. Reza Khaeruman Jayadi ., N Iputu Sri Widiastuti ., Ni Komang Arya Kusuma Dewi ., Ni Nengah Sariasih ., Ni Pt Ida Yuniastuti ., NURUS MAULIDA ., Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja, M.A. ., RISTI OKDIYANI MISRAN ., SHOLEH ., SITI ROSIDAH ., Syamsia Dwi Wulandari ., Thobiatul Husna ., USI HARIYADI ., USWATUN HASANAH A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Haq Abdul Wafi, Abdul Agistin, Duwi Maulida Agus Budi Setiawan Agus Budi Setiawan, Agus Budi Agus Salim AHMAD ROMLI . Alfarizi, Moh Anak Agung Gede Sugianthara Anantawikrama Tungga Atmadja Andi Firdausi Hairul Izul Haj Angga, I Gusti Agung Aniqa Faza . Arno . Arno ., Arno Ashari, Fajarudin Atiek Urosyidah Ayang Pradana . Ayang Pradana ., Ayang Pradana Bintang Prakasa CAHYO BINTORO . Darmadi, Ni Putu Erna Sri Desak Made Oka Purnawati Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Drs. Wayan Sugiartha, M.Si. . Duwi Maulida Agistin DWI SURYANTO Fajarudin Ashari Fathurrahim, Fathurrahim G.B. Surya Utama . Gede Okva Wiguna . Ghofur, Moh. Abd. Gita Juliana Haq, Abdul Harisuddin . Husnul Khuluq I Gede Arcana . i gede beni aprisma yasa I Gede Juli Suwirtana Putra . I Gede Justiasa . I Gusti Agung Angga I Gusti Ayu Virgin Septiarini I Gusti Ayu Yuika Megawangi . I Gusti Ketut Kripna Dewi I Gusti Made Arya Sutha Wirawan I Gusti Made Aryana I Ketut Anom Mahartawan . I Ketut Anom Mahartawan ., I Ketut Anom Mahartawan I Ketut Arya Sentana Mahartha I Made Cahyana Mp . I Made Mega Handayana I Made Pageh I Nengah Bawa Atmadja I Nengah Dodong . I Ngh Semaranata . I Nyoman Oka Hendrawan . I Nyoman Oka Hendrawan ., I Nyoman Oka Hendrawan I Nyoman Sukra Adinatha . I Nyoman Tri Esaputra I Putu Anggita Suprarendra . I Putu Eka Arimbawa I Putu Gede Anom . I Wayan Kertih I Wayan Pardi I Wayan Putra Yasa I Wayan Roy Adnyana Putra . I Wayan Suartika I Wayan Widiarta . Ida Ayu Made Rai Saraswati Ida Ayu Putu Ratna Dewi . Ida Ayu Widya Pratiwi Ida Bagus Made Astawa Isty Bunga Herliani Juliana, Gita Kadek Aprianti . Kadek Aprianti ., Kadek Aprianti Kadek Ayu Sutarminingsih . Kadek Maharta Dharma . Kadek Mega Arista Sinta Devi Ketut Sedana Arta Khuluq, Husnul Luh Putu Sri Ariyani M.Si Drs. I Ketut Margi . M.Si. Drs. Wayan Sugiartha . Made Angga Setiawan . Martayana, Putu Hendra Mas Mia Lutfitasari . Moh. Abd. Ghofur Muh. Reza Khaeruman Jayadi . Muhari Rahman N Iputu Sri Widiastuti . Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmadja Nengah Bawa Atmaja Nengah Cipta Sari . Nengah Cipta Sari ., Nengah Cipta Sari Ni Kadek Shantikarini Himawan Ni Komang Arya Kusuma Dewi . Ni Luh Gede Lisiana . Ni Luh Suarmini Ni Made Ninik Susantini . Ni Nengah Sariasih . Ni Pt Ida Yuniastuti . Ni Putu Erna Sri Darmadi Ni Wayan Suratni . Ni Wayan Wiwik Astuti . Ninik styowati, Eva kurnia NURUS MAULIDA . Nurvenayanti, Intan Pranata, I Nengah Teguh Wahyu Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja, M.A. . Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA . Rahayuni, Luh Sulistia Ridwan Aditya RISTI OKDIYANI MISRAN . Riza Rizki Sukmarini Rosyihan Hendrawan, Muhammad salman, jorghia Saraswati, Ida Ayu Made Rai Septiarini, I Gusti Ayu Virgin SHOLEH . Sinta Devi, Kadek Mega Arista SITI ROSIDAH . Suarmini, Ni Luh Sukrawan, Kadek Edi Syamsia Dwi Wulandari . Tarsisius Nogu, Gaudensia Yani Nogu Thobiatul Husna . Urosyidah, Atiek USI HARIYADI . USWATUN HASANAH . Wahyu Sumardeni Wirawan, I Gusti Made Arya Suta Wirawan, I Gusti Made Arya Sutha yasa, i gede beni aprisma Zainal Abidin Zainal Abidin Zainullah Zainullah Zainullah, Zainullah