Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP KEMANDIRIAN DAN MINAT MENULIS AKSARA BALI PADA SISWA KELAS VIII DI SMP N 2 BANJAR ., MADE SURYADANA; ., Dr. NI MADE SRI MERTASARI, M.Pd.; ., DR. NI KETUT WIDIARTINI, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.852 KB) | DOI: 10.23887/jpepi.v8i1.2645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asesmen portofolio terhadap kemandirian dan minat menulis Aksara Bali pada siswa kelas VIII di SMP N 2 Banjar. Penelitian ini tergolong dalam quasi eksperiment dengan jenis post-tests only control group design. Populasi penelitian ini berasal dari kelas VIII dengan jumlah 9 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Kesembilan kelas yang sudah dinyatakan setara melalui uji F diundi untuk mendapatkan sampel. Sampel penelitian ini menggunkan 2 kelas, yaitu kelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen dan VIII 5 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner kemandirian menulis Aksara Bali dan kuesioner minat menulis Aksara Bali. Analisis yang digunakan adalah MANOVA. Hasil penelitian menemukan bahwa, 1) terdapat perbedaan kemandirian dan minat menulis Aksara Bali antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen portofolio dengan siswa yang mengikuti asesmen uraian; 2) Terdapat perbedaan kemandirian menulis Aksara Bali antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen portofolio dengan siswa yang mengikuti asesmen uraian; 3) Terdapat perbedaan minat menulis Aksara Bali antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen portofolio dengan siswa yang mengikuti asesmen uraian. Jadi, dapat disimpulkan bahwa asesmen portofolio berpengaruh positif terhadap kemandirian dan minat menulis Aksara Bali siswa, asesmen portofolio berpengaruh terhadap kemandirian menulis Aksara Bali siswa, dan asesmen portofolio berpengaruh positif terhadap minat menulis Aksara Bali siswa.Kata Kunci : asesmen portofolio, kemandirian, minat This study aims at finding out the effects of portfolio assessment on the independent and the interest in writing Balinese�s alphabet toward VIII grade students in SMP N 2 Banjar. This study belongs to quasi experiment with post-tests only control group design type. The populations of this study are 9 classes from VIII grade students. The sample selected by using random sampling technique. All nine classes� students which were considered equivalent by using F test were voted as samples. 2 classes that voted were used as samples in this study were class VIII 1 as an experiment class and class VIII 5 as controlled class. The instrument used in this study are Balinese�s alphabet writing independent questionnaire and Balinese alphabet writing interest questionnaire. This study analyzed using MANOVA. The result of this study showed that 1) There are differences between independent and interest in writing Balinese�s alphabet between students that are assessed by portfolio assessment and description assessment. 2) There are differences in Balinese�s alphabet writing independent between students that are assessed by portfolio assessment and description assessment. 3) There are differences in Balinese�s alphabet writing interest between students that are assessed by portfolio assessment and description assessment. It can be concluded that portfolio assessment gives good influences toward student�s independent and interest in writing Balinese�s alphabet, portfolio assessment gives good influences toward student�s independent in writing Balinese�s alphabet, portfolio assessment gives good influences toward student�s interest in writing Balinese�s alphabetkeyword : portfolio assessment, independence, interest
PENGARUH PENERAPAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRAKARYA DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS XI SMAN1 SINGARAJA ., EDY AGUS JUNY ARTHA; ., PROF. DR. NYOMAN DANTES; ., Dr. NI MADE SRI MERTASARI, M.Pd.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Indonesia Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpepi.v6i1.1932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh asesmen portofolio terhadap hasil belajar prakarya ditinjau dari keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Singaraja yang berjumlah 276 siswa. Sampel terdiri dari 84 siswa yang dibagi menjadi dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol dengan teknik group random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar prakarya dan kuesioner keterampilan berpikir kreatif. Analisis data dilakukan dengan ANAVA dua jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (a) terdapat perbedaan hasil belajar prakarya antara siswa yang mengikuti asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti asesmen konvensional, (b) terdapat pengaruh interaksi antara penerapan asesmen portofolio dengan keterampilan berpikir kreatif terhadap hasil belajar prakarya, (c) terdapat perbedaan hasil belajar prakarya antara siswa yang mengikuti asesmen portofolio dengan siswa yang mengikuti asesmen konvensional, pada siswa yang memiliki keterampilan berpikir kreatif tinggi, (d) terdapat perbedaan hasil belajar prakarya antara siswa yang mengikuti asesmen portofolio dengan siswa yang mengikuti asesmen konvensional, pada siswa yang memiliki keterampilan berpikir klreatif rendah.Kata Kunci : hasil belajar, asesmen portofolio, keterampilan berpikir kreatif This Study was made with the aim to describe the effect of portofolio assesment to learning outcomes of prakarya subject viewed from creative thinking skills. This is a quasi-experimental research study which posttest only control group design as the research plan. The study population is a class XI student of SMAN 1 Singaraja totaling 276 students. The sample consisted 84 students which was devided into 2 experimental class and 2 control class by using group random sampling technic. All data ware analyzed by using two way ANAVA. After all data ware analyzed, it was found that: a) there are defferences in learning autcomes of prakarya subject, between the students who joined the portofolio assesment and the conventional assesment, b) there are interaction effects between of the portofolio assesment and creative thinking skills to be result of prakarya learning outcomes, c) there are defferences in learning outcomes of prakarya subject between the students who joined the portofolio assesment and the others who joined the conventional asessment which have higher creative thingking skills, d) there are defferences in learning autcomes of prakarya sebject between the students who joined the portofolio assesment and the others who joined conventional assesment which have lower creative thinking skillskeyword : learning outcomes, portofolio assesment, creative thinking skills
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBANTUAN LKS TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMK NEGERI 2 SERIRIT Teguh Tresnahadi, D.P.; Suparta, I N.; Sri Mertasari, N. M.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.278 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v7i2.2831

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran di kelasdengan model pembelajaran Advance Organizer berbantuan LKS terstruktur untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 29 siswa kelas XI TKJ 2 SMK Negeri 2 Seririt pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Data hasil tes pemahaman konsep matematika siswa yang diukur dengan tes pemahaman konsep dan data respon siswa terhadap model pembelajaran yang diukur dengan angket, selanjutnya dikumpulkan dan dianalisis secara deskriptif. Pada siklus I rata-rata skor pemahaman konsep siswa adalah 64,53 dengan persentase ketuntasan belajar siswa adalah 24,14%. Pada siklus II rata-rata skor pemahaman konsep siswa adalah 71,63 dengan persentase ketuntasan belajar siswa adalah 55,17%. Pada siklus III rata-rata skor pemahaman konsep siswa adalah 75,33 dengan persentase ketuntasan belajar siswa adalah 75,66%. Selain itu, siswa juga memberikan respon positif terhadap penerapan model pembelajaran Advance Organizer berbantuan LKS terstruktur. Hasil tersebut telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu rata-rata skor pemahaman konsep siswa Kelas XI TKJ 2 SMK Negeri 2 Seririt berada pada kategori tuntas dan persentase ketuntasan bejalar siswa mencapai 70% pada siklus III. Serta respon siswa terhadap model pembelajaran Advance Organizer berbantuan LKS terstruktur berada pada kategori positif. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran Advance Organizer berbantuan LKS terstruktur dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Kata kunci: model pembelajaran Advance Organizer, LKS terstruktur, pemahaman konsep matematika siswa. AbstractThis research aimed to improve the learning process in the classwith Advance Organizer learning model with structured worksheet to improve students? mathematics concept understanding. This type of research is classroom action research that involved subject 29 students of XI TKJ 2 class in SMK Negeri 1 Seririt at odd semester of 2017/2018 academic year. This research was acted in three cycle. Data of students? mathematics concept understanding measured by understanding concept test and student respose data about learning model measured by questionaire response, then gathered and analysed. In first cycle the average of student concept understanding is 64,53 with percent of student learning completition is 24,14%. In second cycle the average of student concept understanding is 71,63 with percent of student learning completition is 55,17%. In third cycle the average of student concept understanding is 75,33 with percent of student learning completition is 75,66%. Beside that, students also gave positive response about implementation of Advance Organizer model with structured worksheet. That result fulfilled the success indicator that decided which the average of student?s mathematics understanding score at complete category and the student?s learning completition at 70% at cycle III. Then students? response about Advance Organizer model with structured worksheet at positive category. So that, the implementation of Advance Organizer model with structured worksheet can improve students? mathematics concept understanding. Keywords: Advance Organizer model, structured worksheet, students? mathematics concept understanding 
The effect of predict-observe-explain (POE) learning model using open-ended problem (OEP) towards students’ mathematical problem solving skill Setyadi, I Made Aldy; Sudiarta, I Gusti Putu; Mertasari, Ni Made Sri
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 52, No 3 (2019): OCTOBER 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.195 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v52i3.15713

Abstract

The research aims to determine disverification of the students’ mathematical problem solving skill differences with Predict-Observe-Explain (POE) learning model using open-ended problem (OEP), students who are using POE learning model and students who following conventional learning. This research is quasi-experiment with post-test only control group design. The population that is observed in this research is students of Senior High School number 5 Denpasar 2018/2019 school year in eleventh grade. Sample which has been picked is 3 classes using cluster random sampling thecnic. There are from 3 classess have been chosen 2 classes are being experimental classes and 1 class is a control class. Students’ mathematical probem solving skill measures using mathematic problem solving skill test. Data which is gained analyzed using one way ANAVA to find out first hypothesis and continued with scheffe test. Hypothesis test result showed that: firstly, there are differences of mathematical problem solving skills between students who used POE learning model using open-ended problem and students who followed conventional learning method (F_count=19,24 and F_table=3,08 ; F_count>F_table); secondly, students’ mathematical problem solving skill by the students who use POE learning model is better than students who following conventional learning (F_scheffe=10,43 and F'=6,16 ; F_scheffe>F'); third, students’ mathematic problem solving skill with POE learning model using open-ended problem is better than the students who followed conventional method konvensional (F_scheffe=9,09 and F'=6,16 ; F_scheffe>F'); fourth, students’ mathematic problem solving skill using POE learning model using open-ended problem is better than the students who only got conventional learning (F_scheffe=38,46 and F'=6,16 ; F_scheffe>F'). It can be concluded that POE learning model using open-ended problem give influence towards students’ mathematical problem solving skill.
Evaluasi Berbantuan Komputer Mertasari, Ni Made Sri
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 43, No 1 (2010): April 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.842 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v43i1.1704

Abstract

Evaluasi berbantuan komputer telah dicoba diimplementasikan di Pusat Komputer Undiksha dan diujicobakan pada perkuliahan Komputer Grafik. Evaluasi berbantuan komputer didesain dengan memanfaatkan fasilitas web dinamis dan fasilitas chatting. Seperangkat tes objektif disajikan dalam format web dinamis, kemudian mahasiswa menjawab langsung pada web. Penyekoran langsung dilakukan komputer dan hasilnya disajikan kembali melalui web. Apabila ada diskusi, maka diskusi dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas chatting. Observasi selama uji coba menunjukkan bahwa mahasiswa mengerjakan tes dengan antusias dan lugas. Argumen yang diberikan mahasiswa melalui angket antara lain, berkurangnya kecemasan karena merasa tidak diawasi. Berkurangnya kecemasan mengakibatkan mahasiswa dapat menunjukkan kemampuannya yang optimal. Selain itu, kecepatan pemberian umpan balik dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Dengan demikian, evaluasi berbantuan komputer dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran secara keseluruhan.Kata kunci: evaluasi berbantuan komputer
MODUL WEB DENGAN POLA INSENTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI MATERI BERBAHASA INGGRIS Mertasari, Ni Made Sri
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 43, No 3 (2010): Oktober 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.921 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v43i3.128

Abstract

Modul web dengan pola insentif untuk perkuliahan bilingual padamahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika RKBI telah diimplementasikan dalam wujud paket perangkatlunak pembelajaran dan sudah dipasang di portal web. Upaya ini dilakukan untukmeningkatkan pengu-asaan mahasiswa di bidang materi perkuliahan matematika yang disajikandalam bahasa Inggris. Insentif yang lebih tinggi diberikan kepada mahasiswa yang dapatmenuntaskan materi dalam sekali kerja daripada mahasiswa yang menuntaskan materi dalam duakali kerja. Begitu seterusnya, dan apabila dalam batas waktu tertentu mahasiswa tidak mampumenuntaskan materi, maka sistem akan menyajikan materi dalam bahasa Indonesia. Pola insentifdiyakini dapat membangkitkan motivasi mahasiswa dan meningkatkan kreativitas mahasiswa.Karakteristik modul web dan pembelajaran bermedia komputer seperti menjamin kontrolmahasiswa, fleksibel, bebas konteks, dan relatif bebas konvensi sosial diharapkan memilikipegaruh yang kuat untuk meningkatkan motivasi dan kreativitas mahasiswa. Sekalipun modul webini belum diujicoba, disarankan kepada para dosen untuk mencoba menerapkan modul web ini,paling tidak sebagai media pembelajaran alternatif. Kekurangan dosen dan kekurangan saranaserta biaya paling tidak dapat dibantu oleh modul web yang dikembangkan ini untuk pembelajaransuplemen.Kata-kata kunci: modul web, pola insentif, bilingual
MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI VARIASI MODEL UMPAN BALIK DENGAN MEMPERTIMBANGKAN GAYA KOGNITIF Mertasari, Ni Made Sri
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh model umpan balik terhadap motivasi belajar matematika. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMP Negeri di Kota Singaraja menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2 melibatkan 100 siswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan umpan balik dari teman sejawat memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran matematika dengan umpan balik dari guru. Selanjutnya ditemukan bahwa terjadi pengaruh interaksi antara model umpan balik dan gaya kogntif siswa terhadap motivasi belajar siswa. Siswa yang memiliki gaya kognitif field independenlebih cocok dengan pembelajaran matematika dengan umpan balik dari teman sebaya, sebaliknya siswa yang memiliki gaya kognitif field independenlebih cocok dengan pembelajaran matematika dengan umpan balik dariguru. Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan motivasi belajar matematika siswa, disarankan untuk menerapkan pembelajaran dengan umpan balik dari teman sebaya dengan mempertimbangkan gaya kognitif siswa.Kata-kata Kunci: Umpan balik teman sebaya, gaya kognitif, motivasi belajarAbstract: The objective of the research is to study the effect of feedback model on mathematics learning motivation by considering cognitive style. The research using experimental method with 2x2 factorial design and conducted conducted at Singaraja for State Junior High School with sample of 100 students..The result of the research indicates that the mathematics learning motivation of students who follow instructional with peer feedback is higher than those from students who follow instructional with teacher made feedback. Furthermore, it is found that there is interaction effect between feedback model and cognitive style on mathematics learning motivation. Students with field independent cognitive style appropriates with mathematics instruction with peer feedback, otherwise students with field dependent cognitive style appropriates with mathematics instruction with feedback from teacher. Finally, in order to enhance student learning motivation, it is recomended to use peer feedback model in mathematics instruction by considering cognitive style.Keywords: peer feedback, cognitive style, learning motivation
PORTOFOLIO ONLINE SEBAGAI MEDIA ASESMEN PENDIDIKAN KARAKTER TERPADU PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Sri Mertasari, Ni Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Pembelajaran matematika dimaksudkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berkarakter. Pelaksanaan pendidikan karakter yang dimulai sejak tahun 2011 tidak dirancang berdiri sendiri, melainkan menyatu dengan semua mata pelajaran, termasuk matematika. Pemberlakuan kurikulum 2013 dengan pendidikan karakter di dalamnya dibarengi dengan perubahan kebijakan, antara lain perubahan pelaksanaan evaluasi. Titik berat evaluasi tidak hanya pada kompetensi materi, melainkan juga pada keingintahuan dan aktivitas belajar. Oleh karena itu, diperlukan model evaluasi terpadu yang dapat sekaligus mengevaluasi kompetensi di bidang materi, keingintahuan, aktivitas, dan komponen pendidikan karakter. Melalui kesempatan ini dicoba diperkenalkan model evaluasi melalui portofolio online untuk dimanfaatkan sebagai media asesmen terpadu mata pelajaran matematika dan pendidikan karakter. Portofolio online dikembangkan sebagai media untuk menampung semua karya siswa, baik karya atas permintaan guru maupun karya atas inisiatif sendiri. Komunikasi guru dengan siswa dan siswa dengan siswa dapat dilakukan melalui e-mail, chatting, facebook, twitter, sms, atau fasilitas komunikasi yang sudah disediakan pada media tersebut. Mekanisme seperti ini diharapkan mampu memonitor kemajuan belajar siswa dan sekaligus melatih keberanian siswa mengemukakan pendapat, melatih kejujuran, melatih tanggung jawab, melatih kebiasaan menghargai karya orang lain, dan melatih kemandirian
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READING CONCEPT MAP COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII Tesashogi, N. N. T; Sri Mertasari, Ni Made; Pujawan, I Gusti Ngurah
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i2.19928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran reading conceptmap cooperative script (Remap CS) terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian posttestonly control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPNegeri 4 Singaraja tahun ajaran 2018/2019. Pengambilan sampel dilakukan denganteknik random sampling untuk memperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Datapemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes berbentuk uraian yangdiberikan di akhir penelitian. Dari data post-test diperoleh rata-rata pemahaman konsepmatematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Remap CSadalah 75,52 dan rata-rata pemahaman konsep matematika yang mengikutipembelajaran konvensional adalah 65. Dari hasil analisis menggunakan uji-t satu ekordengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai = 3,322 dan = 1,999, sehingga > . Dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yangmengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Remap CS lebih tinggi daripadapemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Dengan kata lain model pembelajaran Remap CS berpengaruh positif terhadappemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci: model pembelajaran reading concept map cooperative script, pemahamankonsep matematika, pembelajaran konvensional
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIIIC SMP NEGERI 1 KUBU MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SQ4R ., I Made Putra Juniantara; ., Dr. Ni Made Sri Mertasari, M.Pd.; ., Dr. Gede Suweken, M.Sc.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.17526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri Kubu serta tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran SQ4R. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek penelitian sebanyak 33 siswa. Penelitian ini berlangsung dalam 3 siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta tahap terakhir adalah tahap refleksi. Data pemahaman konsep matematika siswa diperoleh melalui tes pemahaman konsep yang berupa soal uraian. Sedangkan untuk tanggapan siswa diperoleh melalui pemberian angket. Data yang sudah dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa mengalami peningkatan dari siklus I, siklus II dan siklus III berturut-turut sebesar 63,3 menjadi 72,9 dan 74,3. Peningkatan rata-rata nilai pemahaman konsep ini tidak terlepas dari upaya-upaya perbaikan yang dilakukan setiap siklusnya. Dengan penerapan model pembelajaran SQ4R, siswa dilatih untuk lebih memahami konsep matematika melalui pengerjaan LKS yang berisikan konsep maupun materi pembelajaran serta persoalan-persoalan yang nantinya dikerjakan secara diskusi kelompok. Siswa menjadi terbiasa untuk mampu mengajukan pertanyaan, memberikan argumen maupun menyampaikan pendapat dengan kata-katanya sendiri serta siswa dibimbing untuk mampu menyebutkan contoh dari sebuah konsep matematika. Siswa mampu menggali pengentahuannya dalam menemukan konsep dan juga mengaplikasikan konsep tersebut untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang diberikan. Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran SQ4R ini dalam pembelajaran matematika tergolong positif dengan rata-rata skor 71,7.Kata Kunci : model pembelajaran SQ4R, pemahaman konsep matematika, tanggapan siswa The study purposed to know students’ understanding of mathematical concept in VIII grade of SMP Negeri 1 Kubu and students’ responses to the application of the SQ4R learning model. The research conducted was classroom action research involving 33 research subjects. This research conducted in 3 cycles, where each cycle consisted of the planning, the implementation, observation and evaluation, and the last was the reflection. The data of students' understanding of mathematical concepts were obtained through tests in the form of problem descriptions. Meanwhile the data of students' responses were obtained through the provision of questionnaires. The data was analyzed descriptively. The results showed that students' understanding of mathematical concepts increased from cycle I, cycle II and cycle III respectively by 63.3 to 72.9 and 74.3. The increasing in the average value of understanding the concept was inseparable from the improvement efforts made every cycle. By applying the SQ4R learning model, students were trained to understand well about mathematical concepts through the work of LKS which contained concepts and learning materials as well as problems that would discuss in group discussions later. The students become accustomed to being able to ask questions, give arguments and express opinions in their own words and students were guided to be able to mention examples of a mathematical concept. The students are able to obtain their knowledge in finding the concepts and also applying it to solve a given problem. Student responses to the application of the SQ4R learning model in mathematics learning were classified as positive with an average score of 71.7.keyword : SQ4R learning model, students’ understanding of mathematical concept, students’ responses
Co-Authors ., Gede Yudi Sumertayasa ., I Made Arya Gunawan ., I Made Putra Juniantara ., I Pt Ade Andre ., Komang Putra Astrawan ., Made Ayu Sri Terpini ., Ni Ketut Widhiastuti ., Ni Komang Tri Puspayanti ., Ni Made Dewi Septiantari ., Ni Made Rasminiati ., Ni Putu Kersiana Apsari ., NI WAYAN YUSI ARMINI ., Putu Ngurah Artha Pradnyana ., Putu Rini Handayani ., Putu Winda Marhayani Wijaya Anak Agung Lilyk Cahyani . Anak Agung Lilyk Cahyani ., Anak Agung Lilyk Cahyani Arya Riantara, Putu Garly Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Durasa, Helfra Edy Agus Juny Artha . Gede Suweken Gede Yudi Sumertayasa . Geriani, Ida Ayu Komang Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ketut Arya Sunu Helfra Durasa I Gede Ariestanta Frandika Yoga . I Gede Ariestanta Frandika Yoga ., I Gede Ariestanta Frandika Yoga I Gede Ratnaya I Gst Lanang Agung Parwata I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ayu Mahayukti I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Putu Suharta I Kadek Oka Sudariana I Made Aldy Setyadi I Made Ardana I Made Ardana I Made Arya Gunawan . I Made Candiasa I Made Putra Juniantara . I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Yudana I N. Suparta I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I Pt Ade Andre . I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Pebri Muliatmika Ida Ayu Dwi Ambarawati . Ida Ayu Indah Pradnyani Ismail, Nauval Syafiq Kadek Arya Teguh Raharja Kadek Putri Wahyuni Komang Ayu Nadya Suhita Lestari Komang Putra Astrawan . Komang Setemen Luh Dewi Wisuendri Made Ayu Sri Terpini . Made Juniantari Made Juniantari, Made MADE SURYADANA . Muliatmika, I Wayan Pebri N. N. T Tesashogi Ni Kadek Natia Mahadewi Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widhiastuti . Ni Ketut Widiartini Ni Komang Tri Puspayanti . Ni Komang Welly Pusparini Karn . Ni Komang Welly Pusparini Karn ., Ni Komang Welly Pusparini Karn Ni Luh Putu Lilik Nuriani . Ni Luh Putu Ratna Sari . Ni Luh Putu Ratna Sari ., Ni Luh Putu Ratna Sari Ni Made Ariyani Kumala Sari Ni Made Dewi Septiantari . Ni Made Rasminiati . Ni Made Widhi Satyawati Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Wulan Darma Putri . Ni Nyoman Wulan Darma Putri ., Ni Nyoman Wulan Darma Putri Ni Putu Kersiana Apsari . Ni Putu Widya Purnamawati Ni Wayan Ningsih Ratnasari . Ni Wayan Ningsih Ratnasari ., Ni Wayan Ningsih Ratnasari Ni Wayan Widyaningsih ., Ni Wayan Widyaningsih Nyoman Dantes Pratami, DAP Armita PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A. . Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putri Wahyuni, Kadek Putu Christina Dharma Astuti p . Putu Eka Andriyani ., Putu Eka Andriyani Putu Erika Saraswati Dewi Putu Gina Anindyas . Putu Gina Anindyas ., Putu Gina Anindyas Putu Ngurah Artha Pradnyana . Putu Priwitasari . Putu Priwitasari ., Putu Priwitasari Putu Rini Handayani . Putu Semadi, I Gede Putu Winda Marhayani Wijaya . Raharja, Kadek Arya Teguh Sariyasa . Setyadi, I Made Aldy Sutrisna, Kadek Teguh Tresnahadi, D.P. Tesashogi, N. N. T