Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MASTER BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMA NEGERI 3 SINGARAJA Putri Wahyuni, Kadek; Sri Mertasari, Ni Made; Gita, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i2.19923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran MASTERberbantuan mind mapping terhadap kemampuan pemecahan masalah matematikasiswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian adalahPost Test Only Control Group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XIMIPA SMA Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2018/2019. Sampel dalam penelitian iniadalah siswa kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 yang diambil menggunakkan teknikcluster random sampling. Data dikumpulkan dengan tes kemampuan pemecahanmasalah matematika yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes uraian dandiberikan di akhir penelitian. Data hasil tes kemampuan pemecahan masalahmatematika dianalisis menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf siginifikansi 5%. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa thitung = 3,606938 > ttabel = 1,998341 sehingga 0 Hditolak. Ini berarti, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yangdibelajarkan dengan model pembelajaran MASTER berbantuan mind mapping lebihbaik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkandengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkanbahwa terdapat pengaruh model pembelajaran MASTER berbantuan mind mappingterhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Kata kunci: model pembelajaran MASTER, mind mapping, pemecahan masalahmatematika
PENGARUH BENTUK ASESMEN FORMATIF TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Putu Christina Dharma Astuti p; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.2817

Abstract

Penelitian eksperimen ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh asesmen formatif bentuk kinerja terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014, yang mana sebanyak 48 siswa terpilih secara random sebagai sampel. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor (ekor kanan) yang sebelumnya dilakukan uji Lilliefors dan uji Bartlet untuk mengetahui normalitas dan homogenitas varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen formatif bentuk kinerja adalah 78,47, sementara rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen formatif bentuk uraian adalah 65,35. Untuk uji t satu ekor (ekor kanan) diperoleh besarnya thitung = 4,27 sedangkan t(46;0,05) = 1,67. Ternyata thitung > t(46;0,05), sehingga rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen formatif bentuk kinerja lebih tinggi dari pada rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen formatif bentuk uraian. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh asesmen formatif bentuk kinerja terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Kata Kunci : asesmen formatif, asesmen kinerja, kemampuan pemecahan masalah matematika This experiment research was aimed at knowing the influence of formative assessment in performance form towards mathematical problem solving ability of students. Population in this research are all of the 8 grade students at SMP Negeri 3 Singaraja school year 2013/2014, which 48 students are chosen by random as sample. Data of students’ mathematical problem solving abilities were collected by using essay. The collected data was analyzed by using one-tailed-t test (right tail) after doing Lilliefors test and Bartlet test to know normality and variance homogenity. The results of this research showed that the average of students’ mathematical problem solving abilities who were taught by formative assessment in performance form was 78,47, while the average of students’ mathematical problem solving abilities who were taught by formative assessment in narrative form was 65,35. The outcome of research by using one-tailed-t test (right tail) shows that value of t =4,27 and t(46;0,05)= 1,67. According to those results,it turned out t > t(46;0,05), it means that the average of students’ mathematical problem solving abilities who were taught by formative assessment in performance form higher than the average of students’ mathematical problem solving abilities who were taught by formative assessment in narrative form. So the conclusion is formative assessment in performance form makes an influence towards mathematical problem solving ability of students.keyword : formative assessment, performance assessment, mathematical problem solving ability.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sukasada ., Ni Putu Kersiana Apsari; ., Drs.Djoko Waluyo,M.Sc; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sukasada. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sukasada tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 8 kelas dengan jumlah siswa keseluruhan sebanyak 260 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, namun sebelumnya dilakukan uji kesetaraan terhadap populasi. Melalui proses pengundian diperoleh sampel Kelas VIII D sebagai kelompok eksperimen dan Kelas VIII C sebagai kelompok kontrol. Rancangan penelitian ini menggunakan post-test-only control group design. Data berupa skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diambil dengan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah bentuk uraian. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan teknik Uji-t satu ekor diperoleh nilai t-hitung sebesar 2,24 dengan t-tabel (dk = 62; = 0,05) sebesar 1,67 sehingga H0 ditolak. Dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sukasada yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sukasada yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Auditory Intellectually Repetition, Kemampaun Pemecahan Masalah Matematika This quasi experiment was aimed to know the effect of Auditory Intellectually Repetition (AIR) learning model application to the mathematical problem solving ability of 8th grade students of SMP Negeri 1 Sukasada. The population of this research was all 8th grade students of SMP Negeri 1 Sukasada in 2015/2016 academic year which was consist of 260 students which were distributed in 8 classes. The sample was determined by random sampling and obtained two classes i.e. VIII D as experiment group and VIII C as control group. The design of this research used a post-test-only control group design. The data about students’ mathematical problem solving ability score was collected by using the test of mathematical problem solving in essay form. The hypothesis testing used one tailed t-test and obtained the value of t is 2.24 where the value of t-table (df = 62; =0.05) is 1.67. Thereby, from that result can be concluded that the mathematical problem solving ability of the students of SMP Negeri 1 Sukasada who were learned with Auditory Intellectually Repetition (AIR) model was better than the mathematival problem solving ability of students of SMP Negeri 1 Sukasada who were learned with conventional learning.keyword : Auditory Intellectually Repetition, mathematical problem solving
PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN REALISTIK BERBANTUAN JURNAL MINGGUAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI P1 SMKN 2 SINGARAJA ., Gede Yudi Sumertayasa; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd; ., Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa (2) mendeskripsikan tanggapan siswa Kelas XI SMK N 2 Singaraja terhadap penerapan pembelajaran matematika realistik berbantuan jurnal mingguan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas XI SMK N 2 Singaraja tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 37 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematika dan tanggapan siswa masing-masing dikumpulkan dengan tes berbentuk uraian dan angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup baik pada siklus I menjadi kategori baik pada siklus III. Hal ini terjadi karena pembelajaran selalu diawali dengan masalah-masalah realistik yang bisa dibayangkan siswa dan melalui jurnal mingguan yang ditulis oleh siswa dapat menjadi informasi tentang kesulitan belajar yang dialami siswa. Selain itu, tanggapan siswa terhadap pembelajaran ini berada pada kategori positif.Kata Kunci : Pembelajaran matematika realistik, jurnal mingguan, pemecahan masalah. This study was aimed at: 1) increasing student’s mathematical problem solving ability, 2) describing the responses of grade eleven students in SMKN 2 Singaraja toward the implementation of realistic mathematicslearningwith weekly journal). This study was a classroom action research which was conducted in three cycles. Each cycle consisted of four stages i.e. planning, action, observation and evaluation, and reflection stage. The subjects of this research were the grade eleven students of SMK N 2 Singaraja in the academic year 2013/2014 which altogether consisted of 37 students. Data of student’s mathematical problem solving ability and students’ responses were respectively collected by using essay and questionnaire. Furthermore, the collected data were analyzed descriptively. The results of this research showed that the students’ mathematical problem solving ability increased from fair category on the first cycle to good category on the third cycle. It was caused by the learning process always started by realistic problems that could be imagined by students, and by applying the weekly journal that written by students showed the difficulty of students learning. Furthermore, students’ responses toward this learning were inpositive category.keyword : Realistic mathematics learning, weekly journal, problem solving.
Pengaruh Metode Resource Based Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Kelas VII SMP Laboratorium Undiksha ., Ni Wayan Ningsih Ratnasari; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd; ., Dr.I Wayan Sadra,M.Ed
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode resource based learning terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Pada pengundian, diperoleh kelas VII-3 sebagai kelas eksperimen dan VII-1 sebagai kelas kontrol. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post test only control group. Pada penelitian ini, kemampuan komunikasi matematika siswa yang diteliti hanya sebatas kemampuan komunikasi matematika tertulis. Data kemampuan komunikasi matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika, yaitu berupa tes uraian yang diberikan pada akhir penelitian. Skor tes kemampuan komunikasi matematika dianalisis dengan menggunakan uji-t ekor kanan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata skor kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan metode resource based learning =30,3235 dan rata-rata skor kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional =23,9429. Nilai t_hitung=3,3546 lebih dari nilai t_tabel=1,6679, sehingga H_0 ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan metode resource based learning lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, atau dengan kata lain penerapan metode resource based learning berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa.Kata Kunci : Resource Based Learning, komunikasi matematika This research is aimed to know whether the competence of student’s mathematics communication who learned with the Resource Based Learning Method are higher than students who learned with conventional learning. The population in this research was all of seventh grade students of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. in the 2014/2015 academic year. The selecting sample process was done by the random sampling technique. The research design used in this research is the Post Test Only Control Group. In this research, the competence of student’s mathematics communication is researched only competence of written mathematics communication. The data of mathematics communication skill collected by using mathematics communication skill test, formed of essay test that given at last. The score of mathematical reasoning skill test were analyzed by using right tailed t-test. Based of analysis data results, obtainable the value of average score the competence of student’s mathematics communication who learned with the Resource Based Learning Method =30,3235 and the students who learned with conventional learning =23,9429. The value of t_obs=3,3546 more than t_cv=1,6679, so H_0 is rejected. So that, the conclution is that the Resource Based Learning Method provided positive effect toward the competence of student’s mathematics communication, who is the competence of student’s mathematics communication who learned with the Resource Based Learning Method are higher than students who learned with conventional learning.keyword : Resource Based Learning, mathematics communication
Pengaruh Evaluasi Diri Dalam Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Matematika Dan Self Efficacy Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada ., Ni Made Rasminiati; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8164

Abstract

Penelitian semu ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika dan self efficacy antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan evaluasi diri dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah post test only control group design. Populasi penelitan adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada tahun ajaran 2015/2016. Sampel penelitian dipilih dengan teknik random sampling, sebelum memilih dua kelas secara acak dilakukan uji kesetaraan dengan menggunakan ANAVA satu jalur untuk mengetahui bahwa populasi setiap kelas setara. Data skor prestasi belajar matematika siswa diperoleh melalui tes yang berbentuk uraian dan skor self efficacy siswa diperoleh melalui angket. Analisis data menggunakan uji MANOVA. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika dan self efficacy antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan melakukan evaluasi diri dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 58,052 dan Sig = 0,000 ;p < 0,05); kedua, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan melakukan evaluasi diri dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 77,183 dan Sig = 0,000 ;p < 0,05); ketiga, terdapat perbedaan self efficacy antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan melakukan evaluasi diri dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F = 54,669 dan Sig = 0,000 ;p < 0,05). Dengan demikian, pembelajaran dengan melakukan evaluasi diri berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika dan self efficacy siswa. Kata Kunci : Kata kunci: evaluasi diri, prestasi belajar matematika, self efficacy This quasi research was aimed to know the differences mathematics learning achievement and self efficacy between students who learned with self evaluation and students who learned with conventional learning. This research used post-test only control group design. The population of this research was students of VII of SMP Negeri 1 Sukasada in academic year 2015/2016. Samples was selected by random sampling technique, before choosing two classes of random testing should be performed using ANOVA one way equality test of the similar population. Data of mathematics learning achievement was collected through test and data of self efficacy was collected through questionnaires. The data was analyzed by using MANOVA test. The data analysis found that; first, there was differences mathematics learning achievement and self efficacy between students who learned with self evaluation and students who learned with conventional learning (F = 58,052 dan Sig = 0,000 ;p < 0,05); second, there was differences mathematics learning achievement between students who learned with self evaluation and students who learned with conventional learning (F = 77,183 dan Sig = 0,000 ;p < 0,05); third, there was differences self efficacy between students who learned with self evaluation and students who learned with conventional learning (F = 58,052 dan Sig = 0,000 ;p < 0,05). Therefore, can be concluded that learned with self evaluation give positive effect to mathematics learning achievement and self efficacy.keyword : Keywords: self evaluation, mathematics learning achievement, self efficacy
PENGARUH ASESMEN FORMATIF BENTUK PROJEK TERHADAP KREATIVITAS DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII DI SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA ., Putu Ngurah Artha Pradnyana; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8395

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh asesmen formatif bentuk projek terhadap kreativitas dan pemahaman konsep matematika siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Untuk uji kesetaraan populasi menggunakkan uji ANAVA satu jalur. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data kreativitas siswa dikumpulkan dengan menggunakan angket, sedangkan data pemahaman konsep dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep bentuk uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji MANOVA satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan kreativitas dan pemahaman konsep matematika antara siswa yang mengikuti asesmen formatif bentuk projek dan siswa yang mengikuti asesmen konvensional (F=5,441a dan sig 0,007; ρ
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN APRESIASI MATEMATIKA SISWA KELAS VII MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING ., I Made Arya Gunawan; ., Prof. Dr.I Gusti Putu Suharta,M.Si; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan apresiasi matematika serta bagaimana tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran setelah diterapkannya model pembelajaran penemuan terbimbing. Jenis penelitan yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Data dikumpulkan menggunakan metode lembar observasi, angket, dan tes. Berdasarkan analisis data yang dilakukan secara deskriptif diperoleh hasil bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII-1 meningkat dari siklus I dalam kategori rendah, siklus II dalam kategori cukup, hingga siklus III dalam kategori tinggi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menekankan proses pembelajaran pada tahap memahami persoalan, mengumpulkan informasi serta tahap menyusun penemuan yang membantu siswa pada perencanaan pemecahan masalah matematika. Hasil observasi terhadap apresiasi matematika yang dilakukan diperoleh peningkatan dari siklus I dalam kategori cukup, siklus II dalam kategori cukup dan siklus III dalam kategori baik. Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing dalam kategori positif. Kata Kunci : model pembelajaran penemuan terbimbing, kemampuan pemecahan masalah, apresiasi matematika This research aims to determine how an increase in problem solving skills and an appreciation of mathematics and how students' responses to the implementation of learning after the implementation of guided discovery learning model. The type of research conducted is Classroom Action Research (CAR), which was implemented in three cycles. Subjects of this study were students of class VII-1 junior Undiksha Laboratory Singaraja. Data were collected using the method of observation sheets, questionnaires, and tests. Based on the data analysis that the results obtained by descriptive problem solving abilities of students of class VII-1 increased from the first cycle in the low category, the second cycle in enough categories, until the third cycle in the high category. This can be done by emphasizing the learning process at the stage of understanding the problem, gathering information and preparing stage discoveries that help students in planning mathematical problem solving. The results of the observations made math appreciation obtained an increase of the first cycle in enough categories, the category of the second cycle and third cycle enough in either category. Student responses to the application of guided discovery learning model in the positive category.keyword : model of guided discovery learning, problem solving skills, mathematical disposition
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA SMK ., Komang Putra Astrawan; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan penerapan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian semu dengan desain penelitian Post-test Only Control Design. Populasi dalam penelitian merupakan siswa SMKN 2 Singaraja yang tersebar ke dalam 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling sehingga didapatkan 2 kelas sampel yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen merupakan kelompok yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan pembelajaran matematika secara konvensional. Data dalam penelitian ini merupakan skor kemampuan komunikasi matematika yang dikumpulkan melalui tes esai. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji-t satu arah dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures lebih tinggi daripada yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa.Kata Kunci : kemampuan komunikasi matematika, Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures, pembelajaran konvensional This study aimed to determine the difference of application of Conceptual Understanding Procedures Learning concerning students mathematical communication ability. This research is a quasi-experimental with Post-test Only Control Design. Population in this research are the students of SMKN 2 Singaraja spreads in 3 classes. Sampling was determined by random sampling to obtain 2-sampling classes, experimental group and control group. The experimental group is the learning group by using Conceptual Understanding Procedures learning model, while the control group using mathematical conventional learning. The data in this research is mathematical communication ability scores that collected through essay test. The data were analyzed using one tailed t-test with a significance level about 5%. The result showed that the mathematical communication ability of students who learned by using Conceptual Understanding Procedures learning is higher than the students who learned by using conventional learning. It can be conclude that the Conceptual Understanding Procedures learning provide positive effect on the students mathematical communication ability.keyword : mathematical communication ability, Conceptual Understanding Procedures learning, mathematical, conventional learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AO BERORIENTASI ZPD TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., Made Ayu Sri Terpini; ., Prof. Dr.I Made Ardana,M.Pd; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran AO (Advance Organizer) berorientasi ZPD (Zone of Proximal Development)lebih tinggi dari pada kemampuan penalaran matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu (quasi experiment).Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa Kelas X-MIPA SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 236 siswa yang terdistribusi ke dalam 6 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kemampuan penalaran matematis siswa.Data hasil tes kemampuan penalaran matematis dianalisis menggunakan Uji-t. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran AO berorientasi ZPD lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran AO berorientasi ZPD berpengaruh positif terhadap kemampuan penalaran matematis siswa.Kata Kunci : model Advance Organizer, ZPD, kemampuan penalaran matematis This research is aims at to know whether the students mathematical reasoning abilities which is learned by AO (Advance Organizer) learning model oriented ZPD (Zone of Proximal Development) are higher than the students mathematical reasoning abilities which is learned by conventional learning model. This research is categorized as quasi experiment.The research design used in this study is the Post-test Only Control Group Design. The population in this research were the X-MIPA grade students of SMA Negeri 4 Singaraja in academic year 2013/2014, as many as 236 students which is distributed into 6 classes. Sample was chosen using random sampling technique.Data collected in this research is students mathematical reasoning abilities data. The results of students mathematical reasoning abilities test is analyzed by Uji-t. The results of hypothesis testing showed that the students mathematical reasoning abilities which is learned by AO learning model oriented ZPD are higher than the students mathematical reasoning abilities which is learned by conventional learning model. It can be concluded that AO learning model oriented ZPD gives positive effect on the students mathematical reasoning abilities.keyword : AO learning model, ZPD, mathematics reasoning abilities
Co-Authors ., Gede Yudi Sumertayasa ., I Made Arya Gunawan ., I Made Putra Juniantara ., I Pt Ade Andre ., Komang Putra Astrawan ., Made Ayu Sri Terpini ., Ni Ketut Widhiastuti ., Ni Komang Tri Puspayanti ., Ni Made Dewi Septiantari ., Ni Made Rasminiati ., Ni Putu Kersiana Apsari ., NI WAYAN YUSI ARMINI ., Putu Ngurah Artha Pradnyana ., Putu Rini Handayani ., Putu Winda Marhayani Wijaya Anak Agung Lilyk Cahyani . Anak Agung Lilyk Cahyani ., Anak Agung Lilyk Cahyani Arya Riantara, Putu Garly Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Durasa, Helfra Edy Agus Juny Artha . Gede Suweken Gede Yudi Sumertayasa . Geriani, Ida Ayu Komang Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ketut Arya Sunu Helfra Durasa I Gede Ariestanta Frandika Yoga . I Gede Ariestanta Frandika Yoga ., I Gede Ariestanta Frandika Yoga I Gede Ratnaya I Gst Lanang Agung Parwata I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ayu Mahayukti I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Putu Suharta I Kadek Oka Sudariana I Made Aldy Setyadi I Made Ardana I Made Ardana I Made Arya Gunawan . I Made Candiasa I Made Putra Juniantara . I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Yudana I N. Suparta I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I Pt Ade Andre . I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Pebri Muliatmika Ida Ayu Dwi Ambarawati . Ida Ayu Indah Pradnyani Ismail, Nauval Syafiq Kadek Arya Teguh Raharja Kadek Putri Wahyuni Komang Ayu Nadya Suhita Lestari Komang Putra Astrawan . Komang Setemen Luh Dewi Wisuendri Made Ayu Sri Terpini . Made Juniantari Made Juniantari, Made MADE SURYADANA . Muliatmika, I Wayan Pebri N. N. T Tesashogi Ni Kadek Natia Mahadewi Ni Ketut Suarni Ni Ketut Widhiastuti . Ni Ketut Widiartini Ni Komang Tri Puspayanti . Ni Komang Welly Pusparini Karn . Ni Komang Welly Pusparini Karn ., Ni Komang Welly Pusparini Karn Ni Luh Putu Lilik Nuriani . Ni Luh Putu Ratna Sari . Ni Luh Putu Ratna Sari ., Ni Luh Putu Ratna Sari Ni Made Ariyani Kumala Sari Ni Made Dewi Septiantari . Ni Made Rasminiati . Ni Made Widhi Satyawati Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Wulan Darma Putri . Ni Nyoman Wulan Darma Putri ., Ni Nyoman Wulan Darma Putri Ni Putu Kersiana Apsari . Ni Putu Widya Purnamawati Ni Wayan Ningsih Ratnasari . Ni Wayan Ningsih Ratnasari ., Ni Wayan Ningsih Ratnasari Ni Wayan Widyaningsih ., Ni Wayan Widyaningsih Nyoman Dantes Pratami, DAP Armita PROF. DR. A.A.ISTRI NGR.MARHAENI,M.A. . Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putri Wahyuni, Kadek Putu Christina Dharma Astuti p . Putu Eka Andriyani ., Putu Eka Andriyani Putu Erika Saraswati Dewi Putu Gina Anindyas . Putu Gina Anindyas ., Putu Gina Anindyas Putu Ngurah Artha Pradnyana . Putu Priwitasari . Putu Priwitasari ., Putu Priwitasari Putu Rini Handayani . Putu Semadi, I Gede Putu Winda Marhayani Wijaya . Raharja, Kadek Arya Teguh Sariyasa . Setyadi, I Made Aldy Sutrisna, Kadek Teguh Tresnahadi, D.P. Tesashogi, N. N. T