Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN ASESMEN KINERJA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 UBUD Ni Ketut Arum .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .; Dr. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8398

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui (1) apakah prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional, (2) apakah prestasi belajar matematika siswa a yang mengikuti asesmen kinerja lebih baik daripada asesmen konvensional serta (3) pengaruh interaksi model pembelajaran dan asesmen pembelajaran terhadap prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan posttest only control group design dengan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMAN 1 Ubud Tahun Ajaran 2015/2016. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik random sampling. Uji hipotesis menggunakan uji t dan uji Anava Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional (t hitung = 4,622 > t tabel = 1,659 ); kedua, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen kinerja lebih baik daripada asesmen konvensional (t hitung = 6,732 > t tabel = 1,659 ); ketiga, terdapat pengaruh interaksi model pembelajaran dan asesmen pembelajaran terhadap prestasi belajar matematika siswa ( F hitung = 3,950 > F 0,05(1,140) = 3,84 ) serta pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah dan asesmen kinerja menunjukkan hasil yang paling unggul.Kata Kunci : Model pembelajaran berbasis masalah, asesmen kinerja, prestasi belajar matematika siswa This research aims at investigating (1) whether mathematics learning achievement of students following problem-based learning model is better than those following conventional learning, (2) whether of mathematics learning achievement of students following learning with assessment of performance is better than those following conventional assessment, and (3) the effect interaction model of learning and assessment of learning to mathematics learning achievement of students. This research used posttest only control group design with research type is quasi experiment. The population in this research is all students in grade X MIPA in SMAN 1 Ubud in academic year 2015/2016. Sample selection is done by random sampling technique. The hypotheses were tested using t-test and Two-Way Anova-test. The result of the research shows that: first, mathematics learning achievement of students following problem-based learning model is better than those following conventional learning (t hitung = 4,622 > t tabel = 1,659 ); second, mathematics learning achievement of students following learning with assessment of performance is better than those following conventional assessment( t hitung = 6,732 > t tabel = 1,659 ); third, there is the effect interaction model of learning and assessment of learning to mathematics learning achievement of students ( F hitung = 3,950 > F 0,05(1,140) = 3,84 ) and learning with problem-based learning model and assessment of performance shows the best results.keyword : problem-based learning model, assessment of performance, mathematics learning achievement of students
IMPLEMENTASI METODE MONTESSORI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIIIA-1 SMP NEGERI 3 SAWAN I Nyoman Mei Adi Shantiyana .; Drs.Djoko Waluyo,M.Sc .; Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peningkatan minat belajar matematika siswa, (2) mendeskripsikan peningkatan pemahaman konsep matematika siswa, dan (3) mengetahui respon siswa Kelas VIIIA-1 SMP Negeri 3 Sawan terhadap implementasi metode Montessori dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VIIIA-1 SMP Negeri 3 Sawan pada semester genap tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 28 orang. Data minat belajar matematika siswa dan data respon siswa dikumpulkam melalui angket, serta data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes. Semua data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Montessori dapat meningkatkan minat belajar matematika siswa hingga mencapai kategori “tinggi” (dengan skor 55,25). Peningkatan ini terjadi akibat penjelasan dari guru dengan pembelajaran tiga tahap menggunakan alat bantu flashcard yang membuat siswa tertarik mengikuti pembelajaran serta penggunaan media yang membuat siswa aktif dan senang dalam bereksplorasi mengenai materi yang sedang di pelajari. Pemahaman konsep matematika siswa meningkat hingga mencapai 82,14 dengan KKM 75. Peningkatan pemahaman konsep matematika siswa terjadi karena siswa selalu belajar menggunakan Lembar Aktivitas Siswa yang dibantu dengan media yang membantu siswa mengkonstruksi pemahamannya sendiri, serta pemberian minute math, melatih pemahaman siswa mengenai materi yang telah dipelajari. Selain itu, respon siswa terhadap pembelajaran ini mencapai kategori positif dengan rata-rata skor respon 58,46 yang menunjukkan bahwa siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik.Kata Kunci : metode Montessori, minat belajar matematika, pemahaman konsep matematika The purpose of this research was aimed to: 1) describe the improvement of student’s learning interest in mathematics, 2) describe the improvement of understanding Mathematics concepts of students, 3) know the response of VIIIA-1 Class SMP Negeri 3 Sawan after implementation of Montessori Method in learning mathematics. This research is an action research that consists of three cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation, and reflection activities. The subject of this research was 28 students from VIIIA-1 Class SMP Negeri 3 Sawan in academic year 2016/2017. The data of student’s interest in learning mathematics and the data of student’s response collected by questionnaire, and also the data of understanding Mathematics concepts collected by essay test. The data obtained in this research was analyzed descriptively. The result of this research showed that implementation of Montessori Method improves student’s interest until in high category (with score 55,25). This improvement caused by teacher’s explanation with three period lesson uses flashcard which make students interested in learning, also the use of media makes student active and happy when explore the material being learnt. The understanding Mathematics concepts of students increase to 82,14 with KKM 75. The improvement of the understanding Mathematics concepts of students happened because student always learn using Student Activity Sheet combine with media which help student construct their own understanding, and also by giving minute math will practice student’s conceptual understanding about the material have been learnt. Otherwise, student’s response to the learning implementation is reach to positive category with the average response score 58,46 which shows that students can follow the learning process well.keyword : Montessori method, interest in learning mathematics, understanding Mathematics concepts
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS KONFLIK KOGNITIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 DENPASAR Kadek Eva Virga Yuni .; Dr. I Nyoman Sukajaya, M.T. .; Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif berbasis konflik kognitif lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 10 Denpasar semester genap tahun ajaran 2016/2017, yaitu sebanyak 347 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling untuk mendapatkan dua kelas sampel. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Nilai tes pemahaman konsep matematika siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t satu pihak yaitu pihak kanan. Dari hasil post-test yang telah dianalisis, diperoleh bahwa thit = 2,70 lebih dari ttab = 1,67. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif berbasis konflik kognitif lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Konflik Kognitif, Pemahaman Konsep Matematika Siswa This research was aimed to know whether the student’s understanding on mathematical concepts who were taught using cooperative learning model based on cognitive conflict is better than those who were taught using conventional learning. The population of this research was all of seventh grade students of SMP Negeri 10 Denpasar in academic year 2016/2017. It is consisted of 347 students. The sample was selected using cluster random sampling technique to get two classes of sample. The design of this research was Post-test Only Control Group Design. The students’ grade on mathematical concepts understanding were analyzed using right side one tailed t-test. From the analysis result it is obtained that tobserved= 2,70 which is greater than tcritical = 1,67. The results of hypothesis testing show that the student’s understanding on mathematical concepts of those who were taught using cooperative learning model based on cognitive conflict is better than those who were taught using conventional learning.keyword : Cooperative Learning Model, Cognitive Conflict, Student’s Understanding of Mathematical Concepts
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII SMP NEGERI 6 SINGARAJA Ida Ayu Dewi Wulandari; I gusti Ngurah Pujawan; I Made Suarsana
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i1.19885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan Mind Mapping lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII Non Unggulan Semester Genap SMP Negeri 6 Singaraja Tahun Ajaran 2016/2017 dengan jumlah 293 siswa yang terdistribusi ke dalam 10 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling untuk memperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Kemudian dari 2 kelas sampel diundi lagi untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data kemampuan komunikasi matematika siswa diperoleh menggunakan tes dengan bentuk uraian. Skor rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas eksperimen yaitu 65,57 sedangkan skor rata-rata kemampuan komunikasi matematika kelas kontrol yaitu 58,53. Data dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor pada taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwalebih dari , sehinggaditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan Mind Mapping lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Kata kunci: Talking Stick, Mind Mapping, Kemampuan Komunikasi Matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUESTION STUDENT HAVE BERBANTUAN MEDIA ANIMASI POWTOONTERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2016/2017 I made Yudi Suardi; I Made Suarsana; I Gusti Ngurah Pujawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i1.19892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa kelas X SMK Negeri 1 Singaraja yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Question Student Have berbantuan media animasi Powtoon lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2016/2017 semester genap yang terdistribusi ke dalam 15 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling untuk memperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X TN A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X TN B sebagai kelas kontrol. Data pemahaman konsep matematika siswa diperoleh menggunakan tes dengan bentuk uraian. Tes normalitas dan homogenitas varians menunjukkan skor berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Rata-rata skor pemahaman konsep matematika siswa pada kelas eksperimen adalah 21,277 dan rata-rata skor pemahaman konsep matematika siswa pada kelas kontrol adalah 17,875. Data dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor pada taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung = 3,5684 lebih dari ttabel = 1,9965, sehingga H0 ditolak. Sehingga, dapat diambil simpulan bahwa pemahaman konsep matematika siswa kelas X SMK Negeri 1 Singaraja yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Question Student Have berbantuan media animasi Powtoon lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata kunci: model pembelajaran Question Student Have (QSH), media animasi Powtoon, pemahaman konsep matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READING CONCEPT MAP COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII N. N. T Tesashogi; Ni Made Sri Mertasari; I Gusti Ngurah Pujawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i2.19928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran reading conceptmap cooperative script (Remap CS) terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian posttestonly control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPNegeri 4 Singaraja tahun ajaran 2018/2019. Pengambilan sampel dilakukan denganteknik random sampling untuk memperoleh 2 kelas sebagai sampel penelitian. Datapemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes berbentuk uraian yangdiberikan di akhir penelitian. Dari data post-test diperoleh rata-rata pemahaman konsepmatematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Remap CSadalah 75,52 dan rata-rata pemahaman konsep matematika yang mengikutipembelajaran konvensional adalah 65. Dari hasil analisis menggunakan uji-t satu ekordengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai = 3,322 dan = 1,999, sehingga > . Dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yangmengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Remap CS lebih tinggi daripadapemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Dengan kata lain model pembelajaran Remap CS berpengaruh positif terhadappemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci: model pembelajaran reading concept map cooperative script, pemahamankonsep matematika, pembelajaran konvensional
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CLASSWIDE PEER TUTORING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA Niputu Bela Fitrianiayuningsih; I Made Suarsana; I Gusti Ngurah Pujawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v11i1.24109

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus bertujuan mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa kelas XI MIPA 1 di SMA Negeri 1 Baturiti tahun ajaran 2019 / 2020. Subjek penelitian ini sebanyak 34 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketuntasan belajar mengalami peningkatan dari siklus I, II, dan III secara berturut – turut berdasarkan nilai yang diperoleh pada setiap siklus. Kemampuan berpikir keratif matematika siswa yang meningkat karena upaya perbaikan dilaksanakan pada setiap siklus sesuai dengan hasil refleksi setiap siklusnya. Model pembelajaran Classwide Peer Tutoring mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. Hal tersebut terjadi karena pemberian soal terbuka yang dilakukan secara efektif yang mendukung pelaksanaan pembelajaran,memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Dalam proses penelitian, siswa merespon positif model pembelajaran yang diterapkan.Kata kunci: Kemampuan berpikir kreatif, Classwide Peer Tutoring, Open Ended, tanggapan siswa.
Perancangan dan Validasi Bahan Ajar Metode Numerik dengan Pendekatan Representasi Beragam Berbantuan Pascal I Made Suarsana; I Gusti Ngurah Pujawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan untuk menjawab permasalahan pada perkuliahan metode numerik berupa rendahnya kemampuan pemahaman konseptual dan keterampilan prosedural matematis mahasiswa. Melalui penelitian ini akan dikembangkan perangkat pembelajaran berupa bahan ajar dengan pendekatan representasi beragam yang dilengkapi dengan program komputer menggunakan bahasa pascal. Penelitian dilakukan melalui empat tahap, mengadopsi desain penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, and disseminate). Kualitas perangkat yang dihasilkan ditentukan berdasarkan validasi ahli. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid. Agar perangkat memenuhi kriteri layak, maka penelitian perlu dilanjutkan sehingga terpenuhi pula kriteria praktis dan efektif melalui uji coba terbatas dan luas.Kata kunci: representasi beragam, metode numerik, pemahaman konseptual, keterampilan prosedural
KOMPARASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA ANTARA PMR DAN PBM PADA MATERI GEOMETRI SMP KELAS VII I Wayan Amperawan; I Gusti Ngurah Pujawan; I Made Suarsana
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 1 (2018): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.888 KB) | DOI: 10.24853/fbc.4.1.47-60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran matematika realistik (PMR) lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah (PBM). Jenis penelitian ini adalah eksperiman semu dan menggunakan desain penelitian adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII non unggulan di SMP N 1 Sukasada pada tahun ajaran 2017/2018. Siswa pada kelompok eksperimen dibelajarkan dengan pembelajaran matematika realistik dan pada kelompok pembanding dibelajarkan dengan PBM  selama 8 kali pertemuan, serta pada pertemuan ke-9 dilaksanakan post-test. Post-test pada penelitian ini menggunakan tes pemecahan masalah matematika yang berbentuk tes uraian. Melalui tes tersebut diperoleh rata-rata skor kelompok eksperimen sebesar 13,43 dan kelompok pembanding sebesar 12,37. Perolehan data dalam penelitian tersebut diuji normalitasnya menggunakan uji liliefors, homogenitas penelitian diuji dengan uji levene dan hipotesis penelitian diuji dengan uji-t. Dari analisis data diperoleh t-hitung=1,76959 dan t-tabel=1,672. Apabila dibandingkan nilai t-hitung > t-tabel, sehingga H0 ditolak. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat disimpulkan kemampuan pemecahan masalah  matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran matematika realistik lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah.
Improve Problem-Solving Ability through Implementation of Problem-Based Learning Based on Self-Regulation Durasa, Helfra; Mertasari, Ni Made Sri; Pujawan, I Gusti Ngurah
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 2 (2024): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v6i2.3905

Abstract

This research is motivated by the crucial role of mathematics in human development and the significant challenges faced in mathematics education. The research problem is the low quality of mathematics learning outcomes and the need to improve PSA and self-regulation among students. The purpose of the study was to improve students' Problem-Solving Ability (PSA) through the implementation of Problem-Based Learning (PBL) based on their level of self-regulation. The research design is quantitative quasi-experimental research using a 2 x 2 factorial-level design. The population is 430 seventh-grade students from 1st State High School 1 Langke Rembong. Data analysis using a two-way ANOVA. The results showed that PBL had a positive impact on PSA. In addition, the interaction between learning models and self-regulation significantly affects PSA. These findings have implications for classroom practice, proving the importance of applying PBL to improve PSA and the need to develop student self-regulation. The research also highlights the importance of collaboration between PBL and conventional teaching to improve student learning outcomes in mathematics.
Co-Authors ., I G. P. Habibi Mudi Sucipta ., I Gede Karya Danu Palguna ., I Nengah Adi Mahendra ., I Nyoman Mei Adi Shantiyana ., Kadek Eva Virga Yuni ., Made Dwi Savitri ., Ni Ketut Arum ., NI WAYAN SANJIWANI UTAMI ., Putu Wisma Artha Diputra A.A. I Ngurah Maya Pradnyani . Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Divayana, Dewa Hendra Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Durasa, Helfra Fitrianiayuningsih, Niputu Bela Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti Helfra Durasa I Dewa Gede Agung Pratama Putra . I Dewa Gede Agung Pratama Putra ., I Dewa Gede Agung Pratama Putra I G. P. Habibi Mudi Sucipta . I Gede Karya Danu Palguna . I Gede Ratnaya I Gusti Bagus Gending . I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Komang Wahyu Wiguna I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suarsana I Made Suarsana I made Yudi Suardi I Nengah Adi Mahendra . I Nyoman Mei Adi Shantiyana . I Nyoman Sukajaya I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Amperawan I Wayan Widiana Ida Ayu Dewi Wulandari Ida Ayu Dewi Wulandari Ida Bagus Putrayasa Jayanta, Kadek Kadek Eva Virga Yuni . Kartini, Siluh Made Surya Made Dwi Savitri . Made Juniantari, Made Mardika Pranata, Kadek N. N. T Tesashogi Ni Ketut Arum . Ni Ketut Widiartini Ni Made Arri Sudani . Ni Made Arri Sudani ., Ni Made Arri Sudani Ni Made Sri Mertasari Ni Nyoman Parwati Ni Wayan Eka Sentana Wati . Ni Wayan Eka Sentana Wati ., Ni Wayan Eka Sentana Wati Ni Wayan Sanjiwani Utami . Niputu Bela Fitrianiayuningsih Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putu Wika Purwani . Putu Wika Purwani ., Putu Wika Purwani Putu Wisma Artha Diputra . Suardi, I made Yudi Suardika, I Made Dandi Tesashogi, N. N. T Widhiasih, I Dewa Ayu Gede Widhiasih, I Dewa Ayu Gede Widiastuti, Ni Putu Kusuma Wulandari, Ida Ayu Dewi Yudi Hartawan , I Gusti Nyoman