Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD NO. 7 KAMPUNG BARU KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Kadek Sweca Adnyana; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3000

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan masalah yang ditemukan di lapangan terkait rendahnya aktivitas dan hasil belajar siwa, maka solusinya adalah dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together). Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SD N 7 Kampung Baru tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 19 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) dapat meningkatkan aktivitas belajar IPA pada siswa kelas V di SD No. 7 Kampung Baru tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 11,20%, dari 64,40% dalam kategori cukup aktif pada siklus I menjadi 81,18% atau berada pada kategori aktif pada siklus II. Penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SD No. 7 Kampung Baru tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata hasil belajar siswa dari 65,80% atau berada pada kategori cukup dengan ketuntasan belajar sebesar 58,06% pada siklus I menjadi 73,50% atau berada pada kategori baik pada siklus II dengan ketuntasan belajar sebesar 83,87%. Adapun persentase peningkatan rata-rata hasil belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 8,02%. Kata Kunci : Model Kooperatif, Numbered Heads Together, aktivitas, hasil belajar. This study is a classroom action research that aims to improve the activity and student learning outcomes . Based on the problems found in the related field of low activity and learning outcomes siwa , then the solution is to implement cooperative learning model NHT ( Numbered Heads Together ) . In this study, the subject of his research is the fifth grade students of SD N 7 Kampung Baru school year 2012/2013 , amounting to 19 students consisting of 10 boys and 9 girls . Based on the results of this study concluded that the implementation of cooperative learning model NHT ( Numbered Heads Together ) can enhance science learning activities in class V in SD No. . 7 Kampung Baru school year 2012/2013 . It is evident from the increase in the average percentage of students' learning activities by 11.20 % , from 64.40 % in the moderately active category in the first cycle to 81.18 % or are in the active category on the second cycle . The implementation of cooperative learning model NHT ( Numbered Heads Together ) can improve science learning outcomes in class V in SD No. . 7 Kampung Baru school year 2012/2013 . It is evident from the increase in the average percentage of student learning outcomes or 65.80 % are in the category with enough mastery learning of 58.06 % in the first cycle to be at 73.50 % or better on the second cycle category with mastery learning amounted to 83.87 % . The average percentage improvement of learning outcomes from the first cycle to the second cycle of 8.02 % .keyword : Cooperative models, Numbered Heads Together activities, learning outcomes.
PENGARUH METODE SAS TERHADAP HASIL BELAJAR MEMBACA PERMULAAN MATA PELAJARA BAHASA INDONESIA ., Kadek Linda Purnama Sari; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1945

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara hasil belajar Bahasa Indonesia pada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Metode Pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD di Gugus VII Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng pada tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 128 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas I SD Negeri 2 Sinabun dengan jumlah 21 siswa dan SD Negeri 3 Sinabun dengan jumlah 20 siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar Bahasa Indonesia. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling. Bentuk tes hasil belajar Bahasa Indonesia yang digunakan adalah tes lisan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakann uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 13,26. Hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata (M) 7,6. Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarakan dengan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dengan siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional. (thitung > ttabel, thitung = 3,254 dan ttabel = 2,042). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) berpengaruh positif terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia.Kata Kunci : metode sas, hasil belajar The purpose of this study was to determine the difference between the results of studying Indonesian at the group of students who learned with method Structural Analytical Synthetic (SAS) with a group of students who learned with Conventional Learning Method. This study was a quasi experimental study designed as post - test only control group design . The population of this study was all students in first grade elementary school in Cluster VII Sawan district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014, amounting to 128 people. The samples of this study were first grade students of SD Negeri 2 Sinabun with 21 students and the number of SD Negeri 3 Sinabun by the number of 20 students The data collected is the result of learning Indonesian. Sampling technique of this study by using a random sampling technique. Form Indonesian achievement test used was oral. The data of students? learning achievement of social science subject were obtained using test. The results of this study found that : Indonesian student students achievement experimental group classified as very high with an average (M) 13.26. Indonesian student students achievementwere moderate with the control group mean (M) 7.6. There are significant differences between the students achievementof students who dibelajarakan with method Structural Analytical Synthetic (SAS) with students who learned with conventional teaching methods . ( tcalculate > ttabel , tcalculate = 3.254 and ttabel = 2.042 ) . Thus , it can be concluded that the method of Structural Analytical Synthetic (SAS) positive effect on learning outcomes Indonesia.keyword : method sas, the outcomes learning
PENGARUH MODEL SAVI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD ., Fitriyani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran SAVI dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA kelas V SD Gugus II Sahadewa Kecamatan Negara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus II Sahadewa Kecamatan Negara tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 231 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 2 Lelateng sebanyak 28 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN 1 Lelateng sebanyak 29 siswa sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 6,70 > ttabel = 2,000). Rata-rata skor kemampuan berpikir kritis IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI adalah 32,92 berada pada kategori tinggi. Rata-rata skor kemampuan berpikir kritis IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional adalah 15,28 berada pada kategori rendah. Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SAVI berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis IPA siswa di kelas V SD gugus II Sahadewa Kecamatan Negara.Kata Kunci : Model SAVI, berpikir kritis This research is aimed to determine the significant difference in the critical thinking skills between group of students who learned using SAVI model and group of students who learned using conventional model in learning Natural Science of the fifth grade students in SDN Gugus II Sahadewa, Negara district. This research was a quasi experiment. The population of this research were all of the fifth grade students of Elementary School in Gugus II Sahadewa, Negara district consisted of 231 students in the academic year of 2014/2015. The sample of this research were grade five of SDN 2 Lelateng consisted of 28 students as an experimental group and grade five of SDN 1 Lelateng consisted of 29 students as a control group. The data collected by essay test. The data were collected and analysed by using descriptive statistic and independent test (T test). The result of this research showed that there is significant difference in the critical thinking skills between group of students who learned using SAVI model and group of students who learned using conventional model in learning Natural Science (tobserved = 6,70 > ttable = 2,000). The Average score of the students critical thinking using SAVI model is 32,92 classified as high criteria. The average score of the students critical thinking using conventional model is 15,28 classified as low criteria. Based on the research result, it can be concluded that SAVI model is really influential for the critical thinking skills of the students in learning Natural Science of the fifth grade students in SDN gugus II Sahadewa Negara district.keyword : SAVI model, critical thinking
Meningkatan Hasil Belajar Pkn Menggunakan Metode Simulasi pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Tahun Ajaran 2010/2011 ., Candra Dwi Fathoni; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2628

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester 2 Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 12 orang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan alat berupa tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode simulasi efektif meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran PKn di kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat melalui penggunaan metode simulasi.Kata Kunci : metode simulasi, hasil belajar The purpose of this study is to know the improvement of learning outcomes in Civics subject after implementing Simulation method on grade five second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. The subjects are 12 five graders second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This Classroom Action Research (CAR) is carried out in two cycles. Data collection method which is used in this study is a test method which use learning outcome test as an instrument. The data were analyzed by using descriptive quantitative. The result of the analysis shows that using Simulation method can effectively improve learning outcomes in teaching Civics in the fifth grade at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This research also proves that the student learning outcomes can be improved through Simulation method.keyword : Simulation method, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V DI SD GUGUS IV KECAMATAN SUKASADA ., Ida Ayu Vera Widayanti; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Value Clarification Technique dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2017/2018 di SD Gugus IV Kecamatan Sukasada yang berjumlah 164 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sukasada yang berjumlah 33 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Sukasada yang berjumlah 29 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t polled varians). Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh rata–rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 23,77, sedangkan dari rata–rata hasil belajar PKn kelompok kontrol yaitu 16,67. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung = 68,54 lebih besar daripada ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Value Clarification Technique dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : value clarification technique, hasil belajar. This research aimed at knowing the differences of result in studying Pkn (civic) between students who were taught by using conventional technique and students who were taught by using value clarification technique. This was a quasi- experimental research. The design of this research was non-equivalent posy-test only control group design. The population of this research were all of students at the fifth grade in second semester of SD Cluster IV in Sukasada subdistrict in academic year 2017/2018 and were amounted 164 students. The sample of this research were 29 students of the fifth grade of SDN 2 Sukasada as control group and 33 students of the fifth grade of SDN 3 Sukasada as experimental group. Data of the result in studying civic were collected by using test instrument in form of subjective test. The collected data were analyzed by using descriptive statistic analysis and inferential statistic (t-test polled varians). Based on the result, it was gotten the mean of the result in studying civic for experimental group was 23,77, whereas the mean of control group was 16,67. from the result, it was gotten result of th = 68.54. it was bigger than tt (in significant level 5%) = 2.000, in conclusion, this result showed that there was significant difference on the result of studying civic between students who were taught by using value clarification technique and students who were taught by using conventional technique.keyword : result of study, value clarification technique.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., I Putu Saka Selasmena Sribawana; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus VIII kecamatan Sukasada. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan desain penelitian nonequivalen control group desain. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus VIII kecamatan Sukasada, tahun pelajaran 2016/2017 yang banyaknya 105 orang. Sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IV SDN 1 Kayuputih Melaka sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SDN 3 Kayuputih Melaka sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa tes pilihan ganda (objektif) yang berjumlah 30 butir tes yang divalidasi. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis menunjukan hasil thitung = 4,90 dan ttabel= 1,98 dengan db 61 pada taraf signitifian 5% adalah 2,000. Hal ini berati nilai thitung lebih besar dari ttabel (4,90 > 1,98), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus VIII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : PBL, Media Gambar, Hasil belajar. This study aims to determine the difference in IPA learning outcomes between the students who were taught through Problem Based Learning (PBL) and the students who were taught through conventional learning in fourth grade students in Sukasada sub district VIII. This research of study use quasi experiment design, with nonequivalent control group design. The population of this research is fourth grade of students in Sukasada District VIII Cluster, in academic year 2016/2017 which is contain of 105 students. The sample is determined by random sampling technique. The sample of this research is fourth grade of students in SDN 1 Kayuputih Melaka as experimental group and fourth grade of students in SDN 3 Kayuputih Melaka as control group. The result of the study were collected by using instrument called multiple choice test (objective) which amounted to 30 items of validated test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The result of analysis showed thitung = 4.90 and ttable = 1.98 with db 61 at significance level 5% is 2,000. It means that the value of tcount is higher than ttable (4.90> 1.98), so H0 is rejected and H1 is accepted so it can be concluded that the learning of Problem Based Learning (PBL) with image media has an effect on the result of science learning of fourth graders in Gugus VIII Sukasada sub-district for the academic year 2016/2017.keyword : : PBL, Media Image, Learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK BERBANTUAN METODE PERMAINAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., I Nyoman Arya Tegeh Mahendra; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik berbantuan metode permainan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan post test only with non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas IV SD Gugus I Kecamatan Pupuan , Kabupaten Tabanan dengan jumlah siswanya 210 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling (undian). Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan soal pilihan ganda berjumlah 30 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik berbantuan metode permainan dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 4,45 ; ttabel = 2,00). Siswa yang mengikuti pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik berbantuan metode permainan memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 79,13 berada pada kategori tinggi. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 67,53 berada pada kategori sedang. Jadi model pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik berbantuan metode permainan berpengaruh terhadap hasil belajar matematika. Kata Kunci : Pendidikan Matematika Realistik, Metode Permainan The purpose of this research is to recognize the difference results between mathematics students who followed the Realistic Mathematics Education model Games aided method and the students who followed the conventional model learning. This research is a quasi experimental research with post test design only with non equivalent control group design. The populations on this research are all class of Elementary School Gugus I Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan which students amount 210 peoples. The sample of this research is determined by random sampling technique. In collecting the data the written test were given through a multiple choices tests comprising of 30 items. The data were analyses using a descriptive statistic and inferential statistics (t-test). The result of this research shows that there is the difference result between the studenst follow Realistic Mathematics Education model Games aided method and the students follow the conventional model learning (tarithmetic = 4,45 ; ttable = 2,00). Average score of the students who follow the Realistic Mathematics Education model Games aided method is 75,5 it is considered to be high category. Whereas the students who follow the conventional learning model is 67,53 it is considered to be intermediate category. In this research Realistic Mathematics Education model Games aided method is preponderate for the result of the mathematics. keyword : Realistic Mathematics Education, Methods Games
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERMUATAN TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Wayan Weda Gustana P; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI bermuatan Tri Hita Karana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Kintamani. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan non equivalen post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Gugus III Kintamani. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN Banua dan SDN Katung yang dipilih dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 18,46 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,02. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SAVI bermuatan Tri Hita Karana dan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 17,7 lebih besar daripada rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol yaitu 12,6. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI bermuatan Tri Hita Karana berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, SAVI, Tri Hita Karana This research aims to determine the effect of SAVI learning model with Tri Hita Karana on learning outcomes IPA IV grade students in Cluster III Kintamani district. This research is classified as quasi-experimental design with non equivalent post-test only control group design. The population were all IV grade students of State in Cluster III Kintamani. The research sample was grade IV SDN Banua and SDN Katung selected by random sampling technique. IPA student learning outcomes data collected by the method of multiple choice tests. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained thitung = 18.46 and ttabel (at significance level of 5%) = 2.02. This means that thitung > ttabel so that it can be interpreted that there are significant differences between the IPA learning outcomes following study groups with SAVI learning model with Tri Hita Karana and the following study groups with conventional models. Judging from the calculation of the average learning outcomes IPA experimental group was 17.7 higher than average learning outcomes IPA 12.6 in the control group. Thus, it can be concluded that the application of learning models SAVI with Tri Hita Karana effect on learning outcomes IPA IV grade students in Cluster III Kintamani district in the academic year 2015/2016.keyword : learning outcomes IPA, SAVI, Tri Hita Karana
PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJARIPA SISWA KELAS V ., I Komang Budi Hendrawan; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2013/2014 antara yang belajar dengan model self-directed learning berbantuan peta konsep dan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain post test only with non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani. Subjek penelitian ini diambil dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata (M) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen adalah 23,13 tergolong kriteria sangat tinggi, rata-rata (M) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol adalah 17,38 tergolong kriteria sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa kelas V SD di gugus IX Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2013/2014 antara yang belajar dengan model self-directed learning berbantuan peta konsep dan model konvensional. Kata Kunci : self-directed learning, hasil belajar, IPA This researc purpose ror to know the different learning result of natural science in V grade studens in elementary school IX gugus Kintamani subdistrict academic year 2013/2014 between learning by the model of self-directed learning helped cencept maps and konventional model. The kind of this research quasi eksperimental reaserch by design of post test only with non equivalent control group design. This research population is all the V grade studens in IX gugus Kintamani subdistrict. The subject of this research taken by random sampling technique. In data method collecting is using test method. Instrument data collecting using the result of learning test in form choise test. The collecting of data afterward analyzed by using descriptif statistics analysis and imnferential statistics. Based on data analysis result average score natural science studens learning eksperimental group are 23,13 clasified very high criteria, average score natural science studens learning group control is 17,38 clasified medium criteria. Thus can concluded that consist a highly sigificance differencenatural science result learning studen grade V elementary school in IX gugus Kintamani subdistrict academic year 2013/2014. Between whose learning by self-directed learning model helped concept maps and konventional model.keyword : self-directed learning, study result, natural science
ANALISIS DISKREPANSI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 BERDASARKAN PERMENDIKBUD NOMOR 65 TAHUN 2013 DI SD NO 4 KALIUNTU ., Ni Kadek Novita Dewi; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5796

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kesenjangan antara implementasi kurikulum 2013 di SD No 4 Kaliuntu dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 ditinjau dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian proses dan hasil pembelajaran, pengawasan proses pembelajaran, serta untuk mengetahui kendala-kendala yang ditemukan dalam pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini termasuk penelitian evaluatif dengan menggunakan model diskrepansi (discrepancy model). Pengukuran efektivitas program dilakukan dengan membandingkan antara kondisi ideal (standar) dengan kondisi riil tentang implementasi Kurikulum 2013 di SD No 4 Kaliuntu berdasarkan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, kemudian dihitung tanda beda dan besar beda dengan standar yang telah ditentukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) rerata perolehan skor perencanaan pembelajaran adalah 85,0 dengan besar beda -15,0. (2) rerata perolehan skor variabel pelaksanaan pembelajaran 86,9, besar beda -13,1. (3) rerata perolehan skor variabel penilaian hasil pembelajaran 87,5, besar beda -12,5.(4) rerata perolehan skor variabel pengawasan pembelajaran sebesar 79,4, besar bedanya-20,6. Rerata perolehan skor keempat variabel -variabel standar proses sebesar 84,7. Besar beda -15,3. Kesenjangan ini terjadi karena, keterlambatan pendistribusian buku, serta tidak meratanya program pelatihan kepada pendidik. Kata Kunci : Kata kunci: Diskrepansi, Pembelajaran, Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 Abstract This study aimed to know the differences between the implementation of 2013 curiculum at SD No 4 Kaliuntu with Permendikbud Nomor 65 tahun 2013 based on the planning, learning process, evaluation process, and to know the problems find on implementation of 2013 curriculum.The type of this study was evaluative with discrepancy model. Knowing the program effectiveness was done by compare ideal condition of 2013 curriculum’s implementation at SD No 4 Kaliuntu based on the permendikbud Nomor 65 tahun 2013. Data collected of all varibles was analyzed by using wilcoxon test, then calculated the difference and a big sign different from a predetermine standard. The result showed that (1). the mean score of the learning acquisition plan is a big difference of 85.0 with -15.0 (2). the mean score of the learning acquisition process is a big difference of 86.9 with -13.1. (3) the mean score of the learning acquisition result is a big difference 87.5 with -12.5. (4) the mean score of the learning acquisition control is a big difference 79.4 with - 20.6. The mean score of the four variables acquisitions of standards process of 84.7. -15.3 are big differences. This disparity occurs because of the delay distribution of the book, and unequal training program for teachers. keyword : Key words : Discrepancy, Learning, Permdendikbud Nomor 65 Tahun 2013
Co-Authors ., Agus Dwi Santoso ., Agus Dwi Santoso ., Cokorda Istri Mas Maharani ., Dayu Komang Widiaheni ., Dewa Ayu Mega Cahyani ., DIOLIA BOANGMANALU ., Fitrotul Maulidah ., Gd Arya Adi Saputra ., Gede Darmanta ., Gede Darmanta ., Gede Pera Surpadiana ., Gusti Ayu Made Taria Dewi ., I Gede Putu Suryawan ., I Kadek Agus Septi Artawan ., I Made Yudha Pranata ., I Nyoman Juniawan ., I Putu Putra Adnyana ., I Putu Saka Selasmena Sribawana ., I Wayan Weda Gustana P ., Ida Ayu Vera Widayanti ., Istikhori Auzan ., Kadek Bagus Chandra Mas ., Kadek Masdana Mahardika ., Kadek Masdana Mahardika ., Ketut Yunita Oktaria Dewi ., Komang Dina Yanti ., Luh Juni Mariani ., Luh Putu Cidrayanti ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Rediasih ., MARYANI NINGSIH ., Muhammad Irfan ., Ni Komang Purnami Apriani ., Ni Komang Santi Nopiyanti ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Sintia Wati ., Ni Nengah Yusmiari ., Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu ., Ni Putu Eka Ari Adnyani ., Ni Putu Indah Karunia Dewi ., Ni Putu Widiantari ., Ni Wayan Febri Yuliariska ., Putu Wida Sri Martini ., Septian Dwi Mahardika ., Wayan Marta Suantara Adi Saputra, I Putu Agus Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung, A. A. Gede Agung, A. A. Gede Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Arifuddin, David Aulia Deviana Purnamayani Boangmanalu, diolia Boangmanalu, diolia Candra Dwi Fathoni . Desak Putu Parmiti Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Diartha, Pande Made Pradnya Diartha, Pande Made Pradnya Dr. I Dewa Putu Raka Rasana,M.Ed . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Nyoman Wirya . Fitriyani ., Fitriyani Gede Agus Febrianto ., Gede Agus Febrianto Gede Suriadhi . Gusti Ayu Made Mega Pertiwi ., Gusti Ayu Made Mega Pertiwi Hariani, Ni Luh Widi Hariani, Ni Luh Widi I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Arta Putra . I Gede Eka Pratama . I Gede Margunayasa I Gede Putu Ekadani Apriana . I Gede Redika A. u . I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Kadek Mertayasa . I Kadek Suartama I Kadek Teguh Aditya Lorenso ., I Kadek Teguh Aditya Lorenso I Ketut Sandi . I Ketut Trimawan . I Komang Adi Wijana . I Komang Budi Hendrawan . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Agus Putra Wijaya . I Made Ayu Sucini I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nengah Indra Pramana . I Nyoman Arya Tegeh Mahendra . I Nyoman Jampel I Putu Adi Pratama, I Putu Adi I Putu Agus Adi Saputra I Putu Mahendrawan . I Putu Rudi Artawan . I Wayan Widiana Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Jannu, Ni Putu Ayu Rani Puspita Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Kadek Hendi Sutanto . KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Linda Purnama Sari . Kadek Suardani Kadek Sweca Adnyana . Ketut Ariningsih ., Ketut Ariningsih Ketut Pudjawan Komang Eny Kusuma Wardani . Luh Armini ., Luh Armini Luh Ayu Tirtayani Luh Putu Swandewi Anggarayani . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Sumantri Made Yanthi Sudarmi . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Marheni, Ni Ketut Marlen Tehupeiory . Martini, Putu Wida Sri Martini, Putu Wida Sri Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Mutiara Magta Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Kadek Novita Dewi ., Ni Kadek Novita Dewi Ni Kadek Suci Tuti Utami ., Ni Kadek Suci Tuti Utami Ni Ketut Sudiarti ., Ni Ketut Sudiarti Ni Komang Susiprayati . Ni Luh Heppy Yesiana Devi . Ni Luh Kadek Lhistya Dewi . Ni Luh Sadewi Widyani ., Ni Luh Sadewi Widyani Ni Made Chindy Aryani Wardani . Ni Made Mas Yoni Pradesa . Ni Made Nedya Andreina Jessica . NI MADE WIRYANI . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Laris . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Wiyanthini Dewi ., Ni Wayan Wiyanthini Dewi Ningsih, Maryani Ningsih, Maryani Nyoman Eriasa Adnyana Kusuma . Parta Sanjaya . Prasetya, Wisnu Ady Pratia Sucita, Ni Putu Ayu Jusita Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purnamayani, Aulia Deviana putra, I Gede Widiartana Putra, Putu Arik Fernanda Putu Ariantini ., Putu Ariantini Putu Arik Indah Pertiwi ., Putu Arik Indah Pertiwi Putu Gilang Marya Putra ., Putu Gilang Marya Putra Putu Lia Novi Arini ., Putu Lia Novi Arini Putu Mas Suatnaya ., Putu Mas Suatnaya S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Saiful Rahman Saputra, Gede Arya Adi Saputra, Gede Arya Adi Sucini, I Made Ayu Sunaryadi ., Sunaryadi Sunaryadi, . Wayan Sastrawan . Wiweka, Nyoman Arya Wulan, Ni Putu Jati Dinar Wulan, Ni Putu Jati Dinar Yuli Yanti, Indri Yusmiari, Ni Nengah Yusmiari, Ni Nengah