Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD ., I Wayan Oviyana; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI di Gugus Ubud Kabupaten Gianyar. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 25 orang siswa kelas VI SD N 4 Ubud sebagai kelompok eksperimen dan 20 orang siswa kelas VI SD N 5 Ubud sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas VI di Gugus Ubud Kabupaten Gianyar (thitung = 5,166 > ttabel = 2,00). Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPA.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know the significant differences between students result in science who learnt by cooperative learning model type Jigsaw II and students who learnt using conventional learning model in the sixth grade students in Cluster Ubud, Gianyar regency. The type of this research was a quasi experiment by using post-test only control group design. The sample of this study was grade sixth of SD N 4 Ubud consisted of 25 students as an experimental group and 20 students grade sixth of SD N 5 Ubud as an control group selected through random sampling method. Data collected by using multiple choice test. Then, data analysis used inferential statistic (t-test). The result of this research is there is a significant difference students result in science between students who learnt by cooperative learning model type Jigsaw II and students who learnt using conventional learning model in the sixth grade students in Cluster Ubud, Gianyar regency (tarithmetic = 5,166 > ttable= 2,00). The result showed that cooperative learning model type Jigsaw II better than conventional learning model in students result science.keyword : cooperative learning model type Jigsaw II, conventional learning model, students result in science
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV GUGUS I KECAMATAN JEMBRANA ., Ni Made Sintya Novita Dewi; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model discovery learning dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan eksperimen posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di gugus I Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 146 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 1 Perancak yang berjumlah 27 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD Negeri 1 Sangkaragung yang berjumlah 24 orang sebagai kelompok kontrol. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket motivasi belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar IPA antara kelompok yang dibelajarkan dengan menggunakan model discovery learning dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Perbandingan hasil peritungan rata-rata motivasi belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model discovery learning adalah 117,38 berada pada kategori sangat tinggi lebih besar dari rata-rata motivasi belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung adalah 98,5 berada pada kategori tinggi. Kata Kunci : model discoveri learning, motivasi belajar This study aims to determine the differences in motivation to learn science between group which was learned by using discovery learning model and the group of students which was learned by using direct instructional model. This study was a quasi-experimental research with experimental posttest only controls group design. The population of this study was a fourth grade elementary student in cluster I Jembrana district in the academic year 2014/2015 with the amount of 146 students. The sample of this study was taken by simple random sampling technique. The sample of this study were fourth grade students in SDN 1 Perancak with 27 students as an experimental group and fourth grade students in SDN 1 Sangkaragung with 24 students as the control group. The data of this study was collected using learning motivation questionnaire. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results of this study indicate that there were differences in motivation to learn science between group which was learned by using discovery learning model and the group of students which was learned by using direct instructional model. The comparison of the results of the calculation average of students’ motivation in learning science who took discovery learning model was 117,38 in very high category was greater than the average of students’ motivation in learning science who take direct learning model was 98,5 in the high category. keyword : discovery learning model, learning motivation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD ., I Nengah Mariana; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran learning cycle 5E Berbantuan LKS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus X Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 143 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 31 orang siswa kelas V SD Negeri Sekardadi yang digunakan sebagai kelompok eksperimen dan 29 orang siswa SD Negeri Kedisan yang digunakan sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes berbentuk tes objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 23,85 dengan kategori sangat tinggi dan nilai rata-rata kelompok kontrol adalah 20,01 dengan kategori tinggi. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (5,33 > 2,001). Dengan demikian terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan LKS dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V di SD Gugus X Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : learning cycle 5E, hasil belajar This study aims to determine the difference between Science learning results of students group whose study by using learning cycle 5E learning model which is aided by LKS and the group of students whose study by using the instructional learning model This study is a quasi-experimental research. The population of the research is the five grade students of elementary school in Cluster X Kintamani sub-district academic year 2014/2015, with the amount of the students are 143 people. The samples of this research are the five grade students in SD Negeri Sekardadi with the total of the students are 31 as the experimental class and the five grade students of SD Negeri Kedisan with the total of the students are 29 as the control class. The data is collected by using test instrument in form of objective test. The collection of data is analyzed by using descriptive analysis and inferential analysis (t-test). The result of the study find that the mean score of the experimental class is 23,85 which is categorized ar very high category and the control class is 20,01 which is categorized at hight category. The result of hypothese test using t-test find that . tthat is more than ttable (5,33 > 2.001). Based on the findings of this study, it can be concluded that the learning cycle 5E learning model which is aided by LKS is giving positive effect on the learning outcomes of five grade science students in Cluster X Kintamani sub-district Academic Year 2014 / 2015.keyword : learning cycle 5E, learning outcomes
Identifikasi Kemampuan Guru Kelas IV dalam Menerapkan Pembelajaran Tematik Pada Kurikulum 2013 di SD No. 4 Banyuasri ., Kadek Ashadi Putra; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru kelas IV dalam menerapkan pembelajaran Kurikulum 2013 semester genap tahun pelajaran 2014/2015 di SD No. 4 Banyuasri ditinjau dari penyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri, RPP, dan Lembar penilaian. Objek penelitian adalah kemampuan guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri dalam menerapkan pembelajaran Kurikulum 2013 yang meiputi penyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, dan pelaksanaan penilaian pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif (transkip wawancara dan dokumentasi) serta nilai variabel RPP, pelaksanaan pembelajaran, dan pelaksanaan penilaian pembelajaran dianalisis dengan cara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran yang disusun oleh guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri berkualifikasi sangat baik dengan nilai rata-rata 24 (dari total nilai maksimal 24). Pelaksanaan pembelajaran berkualifikasi baik dengan nilai rata-rata 51 (dari total nilai maksimal 68). Pelaksanaan penilaian pembelajaran berkualifikasi baik dengan nilai rata-rata 11 (dari total nilai maksimal 16). Kata Kunci : kurikulum 2013, pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian pembelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran. This study was conducted to identify the ability of IV grade teacher of implementation of Curriculum 2013 in SD No. 4 Banyuasri in the academic year of 2013/2014 viewed from lesson planning, learning implementation, and learning assessment implementation. This study included as a qualitative descriptive study. The subjects of this study were thematic teachers at SD No. 4 Banyuasri, lesson planning, and assessment paper. The objects of this study were teacher’s ability of implementation of Curriculum 2013 in SD No. 4 Banyuasri viewed from lesson planning, learning implementation, and learning assessment implementation. The data collecting method of this study were observation, interview, and documentation. The obtained data were in the form of qualitative data (interview transcript and documentation) also of value variables of lesson planning, learning implementation, and learning assessment implementation. The data were analyzed by descriptively. The result of analysis showed that the lesson planning who designing by IV grade Thematic teachers at SD No. 4 Banyuasri was qualified very good with a average value of 24 (of maximal total value 24). Learning implementation was qualified good with a average value of 51 (of maximal total value 68). The learning assessment implementation was qualified good with a average value of 11 (of maximal total value 16). keyword : Curriculum 2013, learning assesment implementation, learning implementation, lesson planning.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN SEKITAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., Ni Luh Putu Sri Nariastini; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5806

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran inkuiri berbantuan media lingkungan sekitar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di Gugus V Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 9 kelas dengan siswa 202 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 3 Panji dengan jumlah siswa 28 orang dan kelas IV SD No. 2 Sambangan dengan jumlah siswa 26 orang, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran inkuiri berbantuan media lingkungan sekitar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran ekspositori, dengan nilai thitung sebesar 6,47 dan ttab sebesar 2,021. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran inkuiri berbantuan media lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : strategi pembelajaran inkuiri, hasil belajar IPA This study aimed at investigating the significant difference between the group whichis studied using inquiri learning strategy helped by environtment and the group which is studied using expository learning strategy of sains output in fourth grade students of clustered V Sukasada District, Buleleng Regecy in year 2014/2015. This study was quasi experiment with no equivalent post test only control group design. The population of this study was fourth grade students of clustered V, Sukasada District, Buleleng Regency in year 2014/2015 consist of 9 classes with 202 students. The sample of this study was fourth grade students of SD No 3 Panji consists of 28 students and fourth grade students of SD No 2 Sambangan consists of 26 students, which is chosen by using simple random sampling technique. The instrument of this study was multiple choice tests. The gained data was analyzed in two steps, descriptive statistic analysis and inferential statistic analysis (t-test). The results show that there was a significance different between the group who were studied using inquiry learning strategy helped by environment and group who were studied using expository learning strategy with t result 6,47, t table 2,021. It means t result, more than t table. From this result, it can be said that there was a significant effect of inquiry learning strategy helped by environment media toward Sains output of fourth grade students of clustered V Sukasada District Buleleng Regency I year 2014/2015.keyword : Inquiry learning strategy, science learning outcomes
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SD SE-KECAMATAN BULELENG ., Ngakan Putu Sindu Wija Putra; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5817

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 membawa dampak positif dan negatif dalam pembelajaran di Sekolah Dasar khususnya. Perlunya adaptasi siswa pada perubahan kurikulum ini, menimbulkan berbagai hambatan dan kesulitan yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Oleh sebab itu, guru hendaknya mengetahui letak kesulitan belajar siswa untuk dapat membantu siswa dalam belajar sehingga siswa dapat mengatasi kesulitan belajar yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan belajar konsep, keterampilan, serta pemecahan masalah matematika siswa kelas II dalam Implementasi Kurikulum 2013 di SD Se-Kecamatan Buleleng. Subjek dalam penelitian adalah seluruh siswa SD kelas II se-Kecamatan Buleleng yang berjumlah 170 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif dengan penyajian data secara statistika. Hasil penelitian ini adalah rata-rata siswa yang melakukan kesalahan dalam pengerjaan soal sebesar 40,59 persen, dengan jenis kesulitan tertinggi adalah kesulitan dalam keterampilan berhitung sebesar (15,29%), kesulitan dalam aspek konsep rata-rata (6,28%), kesulitan dalam aspek pemecahan masalah rata-rata (6,26%), kesulitan dalam 2 aspek sekaligus yakni konsep dan keterampilan berhitung rata-rata 4,26 persen, kesulitan dalam aspek konsep dan pemecahan masalah sekaligus rata-rata 0,84 persen, kesulitan dalam aspek keterampilan berhitung dan pemecahan masalah rata-rata 5,54 persen, dan kesulitan kompleks 10,06 persen. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa kelas II di SD se-Kecamatan Buleleng dalam pengimplementasian Kurikulum 2013 meliputi pengetahuan awal siswa mengenai konsep matematika, faktor guru, dan faktor kurikulumKata Kunci : kesulitan belajar, kurikulum 2013, faktor penyebab kesulitan The Implementation of curriculum 2013 had negative and positive impact of the learning process in elementary school especially. The adaptation needed of students in this new curriculum had some problems and difficulties that could influence students’ learning achievement. So, the teacher had to know the students’ difficulties to help the students in the learning process so the students could overcome the learning difficulties that faced. This study aimed to describe the difficulty of learning concept, skill, and match problem solving of class II in implemented of curriculum 2013 in the elementary schools of Buleleng district. The subject in this study was all of the students of class II in Buleleng district that the number of the students is 170 students. The method of collecting data that used in this study was test and interview method. The analysis technique that used in this study were descriptive quantitative and descriptive qualitative with showed the data as statistically. The result of this study was the average of students who had mistakes in the answering questions process was 40.59%, with the some mistakes in account skill was 15.29%, in the aspect of concept was 6.28%, in the aspect of the problem solving was 6.26%, and the difficulties in the twice aspect was in the aspect of concept and account skill was 4.26%, in the aspects of concept and problem solving directly was 0.84%, in the aspects of account skill and problem solving was 5.54%, and also in the complex aspect was 10.06%. the factors of students’ learning difficulties of class II in Buleleng district in implementation of curriculum 2013 such as the students understanding about match concept, teacher factor, and curriculum factor.keyword : learning difficulty, curriculum 2013, cause of difficulty factor
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD MUTIARA SINGARAJA ., Ni Wayan Yulia Haruminati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat belajar Matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Somatis, Auditori, Visual, Intelektual (SAVI) dan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV SD Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi siswa kelas IV SD Mutiara Singaraja. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel 62 orang siswa. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner, dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis data, diperoleh thit = 8,992 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00030. Hal ini berarti thit > ttab, terdapat hasil yang signifikan. Dari rata-rata hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 81,86 berada pada kategori tinggi dan kelompok kontrol adalah 69,18 berada pada kategori rendah, sehingga model pembelajaran Somatis, Auditori, Visual, Intelektual (SAVI) berpengaruh terhadap minat belajar Matematika siswa kelas IV di SD Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Matematika, Minat Belajar, Model Pembelajaran SAVI This research was aimed to determine the difference of interest in learning mathematics between group of students who learned by Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) model and Conventional model in the fourth grade students SD Mutiara Singaraja in the academic year of 2015/2016. The research is a quasi experiment with fourth grade student population Mutiara Singaraja. Sampling study using census method with a sample of 62 students. The data collected by questionnaire, were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results of data analysis, obtained thit = 8.992 and ttab (at significance level of 5%) = 2.00030. This means thit > ttab, there is a significant result. Of the arithmetic mean, it is known the experimental group was 81.86 at the high category and the control group was 69.18 are in the low category, so Somatic, Auditory, Visual, Intellectual (SAVI) model affect the interest of studying Maths grade IV in SD Mutiara Singaraja in the academic year 2015/2016.keyword : Interest in Learning, Mathematics, SAVI Model
Penerapan Pemberian Sugesti Positif dengan Model SAVI Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V ., Nyoman Dewi Septiani; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika dengan menerapkan sugesti positif dengan model SAVI pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Mutiara Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri atas empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Mutiara Singaraja, yang berjumlah 24 siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar Matematika. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase hasil belajar Matematika pada siswa kelas V di SD Mutiara Singaraja. Berdasarkan hasil tes, pada siklus I rata-rata hasil belajar Matematika siswa yang diperoleh sebesar 78,5% (kategori cukup). Rata-rata hasil belajar Matematika siswa pada siklus II sebesar 88% (kategori tinggi). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pemberian sugesti positif dengan pembelajaran model SAVI dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Mutiara Singaraja.Kata Kunci : Model SAVI, Sugesti Positif, Hasil Belajar Matematika This research aims to improve learning outcomes by implementing positive suggestions Mathematical with model SAVI in class V students in academic year 2015/2016 in SD Mutiara Singaraja. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation of the action, test and evaluation, and reflection. Implementation of the action of each cycle is four meetings. The subjects were fifth grade students in the academic year 2015/2016 in SD Mutiara Singaraja, totaling 24 people . The object of this study is to increase learning outcomes in Mathematics. Collecting data in this study conducted with test method. Data were analyzed with descriptive statistical analysis techniques. The results showed that an increase in the percentage of learning mathematics in grade V in SD Mutiara Singaraja. Based on the test results , in the first cycle the average result of learning mathematics is 78.5% (category enough). The average result of learning mathematics students in the second cycle of 88% (high category). Based on these results it can be concluded that the application of the provision of positive suggestions with SAVI models can improve learning outcomes Mathematical fifth grade students of SD Mutiara Singaraja.keyword : SAVI Models, Suggestions positive, Learning outcomes
PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD ., Ni Made Ari Giri Widayanti; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7078

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 5 Pendem Kecamatan Jembrana Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media puzzle. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 5 Pendem yang berjumlah 12 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah afektif sebesar 69,16% pada siklus I, dan meningkat menjadi 82,29% pada siklus II. (2) Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah psikomotor sebesar 68,33% pada siklus I, dan meningkat menjadi 84,16% pada siklus II. (3) Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah kognitif sebesar 70,41% pada siklus I, dan meningkat menjadi 85,85% pada siklus II. (4) Ketuntasan klasikal mencapai 58,33% pada siklus I, dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media puzzle dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V Kecamatan Jembrana, Tahun pelajaran 2015/ 2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, make a match, media puzzle. Classroom action research (CAR) aims to find out the increase of learning outcomes in science subjects, fifth grade students of SD Negeri 5 Pendem District of Jembrana in the academic year 2015-2016 after the application of cooperative learning model type make a match assisted by puzzle media. The subjects of this research were fifth grade students of SD Negeri 5 Pendem totaling 12 persons. The data collection method used is the method of observation and tests.The data were analyzed using descriptive quantitative analysis method. The result of this research are (1) the average percentage of student learning outcomes in the affective domain is 69.16% in the first cycle, and increased to 82.29% in the second cycle. (2) The average percentage of student learning outcomes in the psychomotor domain is 68.33% in the first cycle, and increased to 84.16% in the second cycle. (3) The average percentage of student learning outcomes in the cognitive domain is 70.41% in the first cycle, and increased to 85.85% in the second cycle. (4) Classical completeness reached 58,33% in the first cycle, and increased to 100% in the second cycle. This shows that the implementation of cooperative learning model type make a match assisted by puzzle media can improve learning outcomes fifth grade science students District of Jembrana, in the academic year 2015/2016.keyword : science learning outcomes, make a match, puzzle media.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR ., Ni Wayan Januk Parwati; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 148 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Culik dan siswa kelas IV SD Negeri 3 Culik. Data hasil belajar IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 23,81 berada pada kategori sangat tinggi, (2) skor rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 16,65 berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 6,31 > ttabel 2,021) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model make a match, hasil belajar This research aims to (1) describe the science learning outcomes group of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media, (2) describe the science learning outcomes group of students that learned with conventional learning model, (3) determine differences in science learning outcomes among the group of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media and groups of students that learned with conventional learning models to students fourth grade in cluster IV Abang district Karangasem regency in the academic year 2015/2016. This research is a quasi-experimental with non-equivalent posttest only control group design. The population was all students in fourth grade in cluster IV Abang district Karangasem regency in the school year 2015/2016, amounting to 148 students. Sample that taken by sampling random technique. The research sample that fourth grade students of SD Negeri 2 Culik and fourth grade students of SD Negeri 3 Culik. Science learning outcome data were collected using an objective test of multiple choice form. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that (1) the average score of science learning outcomes experimental group was 23.81 are at very high category, (2) the average score of science learning outcomes control group was 16.65 in middle category, (3) results of t-test analysis, obtained tcount is bigger than ttable (tcount=6,31>ttable=2,021) this means that there are significant differences between the science learning outcomes of students that learned with cooperative learning model make a match-aided graphic media and groups of students that learned with conventional learning model.keyword : model make a match, learning outcomes
Co-Authors ., A.A.SRI MIRAH NOVAYANTI ., Agus Delon P. Putu ., Ahmad Faisol Mansur ., Ahmad Faisol Mansur ., Ana Maulida ., Gama Sugiyo Prayoga ., Gama Sugiyo Prayoga ., GEDE DONI HARTA SAGI ., Gede Kusuma Yasa ., Gusti Ayu Made Lestari ., I Gusti Ayu Agiari ., I Gusti Ayu Murniati ., I Gusti Ayu Murniati ., I Kadek Yoga Adi Putra Wirawan ., I Made Deni Gunarsa ., I Made Suarthika ., I NYOMAN SANJAYA ADIPUTRA ., I Putu Dede Juliana ., I Putu Dede Juliana ., I Wayan Eka Santika Putra ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., IGA Fifi Widyanti ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Krisna Nanda ., Ketut Eli Mariadeni ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Rika Sukayanti ., MIFTAHUL RISKY ., Ni Kadek Desi Aristini ., Ni Ketut Ari Sudarwati ., NI KETUT SRIDANA ., Ni Komang Wahyu Trisna Dewi ., Ni Luh Hery Hapryantini ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Ari Giri Widayanti ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Lastri Karsiani Putri ., NI NYOMAN SUKARMINI ., Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Candra Prastya Dewi ., Ni Putu Eka Restiti Aniati ., Ni Putu Raina Saraswati ., Ni Putu Raina Saraswati ., Ni Wayan Januk Parwati ., Ni Wayan Yulia Haruminati ., Nur Fatimah ., Nur Fatimah ., Nyoman Dewi Septiani ., Pande Bagus Andika Suarmika ., PROF. DR SUKADI, M.Pd. ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si. ., Pt Jerry Radita p ., Putu Darma Wisada ., Putu Wida Sri Martini Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora Anak Agung Gde Agung Dwi Angga Nirarta Aritonang, Rido Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Widiartana . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Fitria Rahmawati . I Dewa Kade Tastra I Gede Ardi Suryadharma I Gede Astawan I Gede Bendesa Subawa I Gede Eric Cantona I Gede Sadhu Satwika Pasek I Gede Wahyu Suwela Antara I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani ., I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani I Gusti Ayu Irma Dewi Jumaheni I Gusti Ngurah Japa I Gusti Putu Suharta I Kadek Suartama I Komang Brata . I Made Andreano Deny Putra ., I Made Andreano Deny Putra I Made Budihariawan . I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Sukerata . I Made Tegeh I Nengah Mariana ., I Nengah Mariana I Nyoman Jampel I Nyoman Kanca I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Saputra Wahyu Wijaya I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Oviyana . I Wayan Rediarta . I Wayan Santyasa I Wayan Sukra Warpala I Wayan Yudiarta . Ida Ayu Komang Suartini . Ignatius I Wayan Suwatra Josapat Eleaser Kadek Ashadi Putra ., Kadek Ashadi Putra Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Ketut Agustini Ketut Ayu Purnami . Ketut Kris Cintya Devi . Ketut Pudjawan Komang Damayasa ., Komang Damayasa Komang Eny Kusuma Wardani . Lena Walunguru Luh Anggreyoni . Luh Putu Tuti Ariani Lussy, Nova M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. I Ketut Margi . Made Haya Putri Darmawan Made Indah Prabanitha Made Rasmiadi . Made Sumantri Marliana ., Marliana Mirayanti, Ni Made Mutiara Magta Naswan Suharsono Ngakan Putu Sindu Wija Putra ., Ngakan Putu Sindu Wija Putra Ni Kadek Epa Listiana Ni Kadek Indrayati . Ni Kadek Prideni . Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sri Andini . Ni Komang Gina Astuti Ni Komang Utariani . Ni Luh Gede Paramita Hervinovira . Ni Luh Putu Sri Nariastini ., Ni Luh Putu Sri Nariastini Ni Made Okty Purwani . Ni Made Penawati ., Ni Made Penawati Ni Made Rini Anggraeni . Ni Made Sintya Novita Dewi ., Ni Made Sintya Novita Dewi Ni Nengah Ayu Wangi Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Ayu Samiasih Ni Putu Lia Ariati . Ni Putu Sri Wahyu Dewi, Dewi Ni Wayan Anisa Rianti Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Marti Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nijma Hidayati . Nyoman Agus Susanta . Nyoman Ayu Putri Lestari Pande Made Meiza Putra Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Agus Dikantara Putra ., Putu Agus Dikantara Putra Putu Agus Yoga Permana . Putu Ersa Septiani Putu Hermayanti Putu Inten Cahaya Dewi . Putu Priska Putra Pratama . Putu Yogi Santosa . Putu Yulan Ariani . Ratu Ayu Astri Desiani ., Ratu Ayu Astri Desiani S.Pd.,M.Pd ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd Sang Putu Supradnyana . Sarah O. Y. Aklili Sembiring, Rinawati Setiawan, I Kadek Dwi Indra Yulian Abdullah