Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH METODE GLOBAL BERBANTUAN MEDIA KARTU HURUF TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD ., Luh Putu Ratna Dewi; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10995

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca permulaan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode global berbantuan media kartu huruf dan siswa yang mengikuti pembelajaran metode ceramah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent pottest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng, tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 162 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas I SD N 1 Alasangker yang berjumlah 32 siswa dan SD N 2 Penglatan yang berjumlah 29 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah sample random sampling. Data keterampilan membaca permulaan siswa dikumpulkan dengan instrumen nontes berbentuk lembar pengamatan (observasi). Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dengan penelitian ini menemukan bahwa: keterampilan membaca permulaan siswa dengan metode global berbantuan media kartu huruf berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata (M) = 19,37. Keterampilan membaca permulaan siswa dengan metode ceramah berada pada kategori tinggi dengan rata-rata (M) = 15,51. Terdapat perbedaan keterampilan membaca permulaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode global berbantuan media kartu huruf dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode ceramah. (thitung > ttabel, thitung = 3,70 dan ttabel = 2,00). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode global berbantuan media kartu huruf berpengaruh positif terhadap keterampilan membaca permulaan.Kata Kunci : Metode Global, Keterampilan Membaca Permulaan. The purpose of this study was to determine the difference between the groups Obtained skill read the beginning of the students who the learning with method global aided media cards the letters with a group of students who learning with the lecture method. This study was a quasi experimental study designed as non-equivalent pottest only control group design. The population of this study was all students in first grade elementary school in cluster IV Buleleng district academic year 2016/2017, amounting to 162 people. The samples of this study were first grade students of SD N I Alasangker with 32 student and the number of SD N 2 Penglatan with 29 student, sampling technique used is sample random sampling. The data skills read the beginning of students collected with instruments nontest form sheets observations. Data collected analyzed using analysis the descriptive statistics and statistics inferensial (uji-t). The result of this study found that: skills read the beginning of the students with the global aided media cards letters were in the category of very high with an average of (M) = 19,37. The skills read the beginning of the students with the lectures were in the category of tall with an average of (M) = 15,51. There are significant different skills read the beginning of among students who followed learning with the global aided media cards letters and students follow learning with the lecture method. (tvalue > ttable, tvalue = 3,70 dan ttable = 2,00). Thus, it can be concluded that global method aided media cards positive effect skill read the beginning.keyword : Global method, skill read the beginning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) BERMEDIAKAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V ., Ana Maulida; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dan model pembelajaran VCT berbantuan media video dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas V Semester II SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 134 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V di SD Negeri 1 Tukadmungga yang berjumlah 33 orang dan kelas V SD Negeri Tukadmungga 2 yang berjumlah 25 orang. Data dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 40 soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh thit > ttab. Hal ini berarti diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan konvensional. Kata Kunci : VCT , Hasil Belajar, pelajaran PKn The aim of this research was to know the difference between the result of the study in school subject Civics by using group students in VCT learning model with video as the media and the result of the study of the group students which not using VCT learning model with video as the media. This research was held in the class of the students in grade V in the second semester of the elementary school in the cluster XIV of Buleleng district academic year 2016/2017. The population of this research was the students in grade V in the cluster XIV of Buleleng district academic year 2016/2017 with the total of the students were 134 students. The samples of this research were 33 students in grade V of SD Negeri 1 Tukadmungga and 25 students in grade V of SD Negeri 2 Tukadmungga. Test was used as the method of data collection in this research with multiple choices as the instrument. The total of the questions in the multiple choice were 40 questions. The data collected were analyzed by using descriptive statics analysis and inferential statistic (uji-t). Based on the result of the analysis, it was obtained thit > ttab. It meant that thit > ttab, so, it can be interpreted that there were the significant diferences between the result of the study in school subject Civics by using group students in VCT (Value Clarification Technique) learning model with video as the media and the result of the study of the group students which was using conventional modelkeyword : VCT learning model, result of the study, civics
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS INKUIRI UNTUK PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Desi Aristini; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui validitas pengembangan LKS dan 2) menguji efektivitas penggunaan LKS terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V semester genap SD di Gugus IV Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi, kuesioner, dan tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar pencatatan dokumen, lembar observasi, lembar kuesioner, dan tes uraian (essay). Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah 1) validitas LKS menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli isi mata pelajaran,berturut-turut yaitu 86%, 92%, dan 94%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan berturut-turut yaitu 92,6%, 91,8% dan, 91,13%, 2) hasil uji t menunjukan thitung (19,61) > ttabel (2,021). Hal ini berarti, LKS berbasis inkuiri efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Temuan yang diperoleh yaitu, LKS berbasis inkuiri dapat mengembangkan keterampilan proses siswa, membuat siswa aktif, antusias, dan terlibat penuh dalam pembelajaran. Kata Kunci : Pengembangan, LKS, ADDIE, Pemahaman Konsep IPA The aims of this study are 1) to find out the validity of the result of LKS’ development, 2) to examine the effectiveness of the concept of science in the LKS which is used on the fifth grade students in elementary school in group IV Sukasada subdistrict Lesson 2016/2017. This research is a development research which is using ADDIE model. The data were collected by using document recording method, observation, questionnaire, and test. There are instruments which is used in this study were document recording sheets, observation sheets, questionnaire sheets, and essay tests. Data analysis that used in this study were descriptive qualitative, descriptive quantitative and inferential statistic. The results of this study are 1) the validity of LKS according to the expert’s reviews obtained a very good result. The percentage level of review achievement of instructional design expert, learning media expert, and subject matter expert, were respectively about 86%, 93% and 96%. Based on product trials also obtained a very good results. Percentage of achievement levels from individual, small group and field trials were 92,6%, 91,8%, and 91,13%, respectively. 2) it is obtained the tcount (19,61)> ttable (2.021).This means, LKS based inquiry is effective to improve students' conceptual understanding. A growing finding is that the inquiry-based LKS can develop student processes, keep students active, enthusiastic, and fully engaged in learning.keyword : Development, LKS, ADDIE, Understanding of Science Concept.
PENGARUH PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) BERBANTUAN MEDIA KARTU TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA ., Kadek Ayu Herlin Mudarini; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan signitifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan pembelajaran SFAE berbantuan media kartu dengan siswa yang belajar secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN Gugus V Kecamatan Sukasada yang berjumlah 206 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 3 Sambangan berjumlah 28 orang sebagai kelompok kontrol dan siswa kelasV SDN 1 Panji berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol. Bentuk tes hasil belajar IPA siswa adalah tes objektif pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran SFAE berbantuan media kartu dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini dilihat berdasarkan thitung lebih besar daripada ttabel (thitung = 4,256 > ttabel = 2,003 ) dan rata-rata nilai hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 20,17>15,13. Hal tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran SFAE berbantuan media kartu berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Gugus V kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : pembelajaran, SFAE, hasil belajar IPA This study aims to determine the signi fi cant difference of science learning outcomes between students learning with SFAE learning assisted media card with students who study conventionally. This type of research is quasi experimental research using non equivalent post-test only control group design. The population of this research is all students of class V in SDN Gugus V Kecamatan Sukasada which amounted to 206 students. The sample of this research is the students of class V SDN 3 Sambangan amounted to 28 people as the control group and the students of class V SDN 1 Panji amounted to 30 people as the control group. The form of student science learning outcome test is a multiple-choice objective test. The results showed that there were significant differences in the learning outcomes of students who followed SFAE learning assisted card media with students following the conventional learning. This is seen based on tcount is bigger than ttable (titung = 4,256> ttabel = 2,003) and the mean of student's learning result in experiment group is higher than control group that is 20,17> 15,13. It shows that the learning of gifted card-assisted SFAE influenced the learning outcomes of science students of grade V SDN Gugus V Sukasada sub-district in the lesson year 2016/2017.keyword : learning, SFAE, results learning IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III KECAMATAN BULELENG ., Ni Made Dwi Kurni Astuti; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Scramble berbantuan kartu pertanyaan dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas III semester II di Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Gugus I Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, sehingga didapatkan dua kelas yaitu kelas III SD Negeri 8 Banyuning berjumlah 38 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas III SD Negeri 2 Banyuning berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol. Instrmen pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes uraian dengan dua tahap analisis yaitu analisis statisik deskriptif dan analisis statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian ini yaitu, diperoleh perhitungan uji-t, thitung = 11,55 > ttabel = 1,671 (dengan db 72 dan taraf signifikansi 5%), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran Scramble berbantuan kartu pertanyaan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas III di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Model Pembelajaran Scramble, Kartu Pertanyaan, Hasil Belajar This study aims to determine the differences in learning outcomes between Indonesian students groups that learning with learning models Scramble assisted question cards and groups of students who learning with conventional models in third grade students in the second in the first group of Buleleng District, Buleleng regency year 2016/2017. The research design used is non equivalent posttest-only control group design. The population in this research is all students of class III SD I Buleleng District, Buleleng District. Determination of sample is done by random sampling technique, so that got two class that is class III SD Negeri 8 Banyuning amounted to 38 students as experiment class and student of class III SD Negeri 2 Banyuning amounted to 36 student as control class. The data collection instrument in this research is a description test with two stages of analysis that is descriptive static analysis and inferential statistical analysis (t-test). The result of this research is t-test calculation, tct = 11,55> ttable = 1,671 (with db 72 and significance level 5%), so H0 is rejected and H1 accepted. Thus it can be stated that the instructional model of Scramble card-assisted question has a significant effect on the learning outcomes of Indonesian class III students in Buleleng District Buleleng District I Bulletin Lesson Year 2016/2017.keyword : Scramble Learning Model, Question Card, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Gusti Ayu Made Lestari; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signitifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 167 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel penelitian, yaitu siswa kelas IV di SD N 1 Panji Anom berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV di SD N 2 Tegallinggah berjumlah 37 orang. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, skor rata-rata pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen adalah 21, 1 yang berada pada kategori tinggi, (2) skor rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol adalah 15,54 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung6,3761> ttabel1,9971) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung.Kata Kunci : model inkuiri terbimbing, pemahaman konsep This observation aims to know differences comprehension of science concept among the students that follow guided inquiry learning with mind map and students that follow learning with direct learning model. This kind of observation is apparent experiment observation with design post-test only control group design. This observation population is all of fifth grade students in fifth cluster elementary school in Sukasada sub-district in 2016/2017 in which engange 167 students. Sample that taken by sampling random technique. Observation sample are students of SD N 1 Panji Anom amount 30 students and students of SD N 2 Tegallinggah amount 37 students. Science concept comprehension data is gethered by test method, which is wider objective test. Then data will be analyzed by using descriptive statistic analysis technique and t-test. Result of observation points that, (1) average score of student science concept comprehension in group experiment is 21,1 that is different in high category, (2) average score of student science concept comprehension in control group 15.54 that is different in medium category, (3) result of t-test analysis is obtained tcount is bigger than ttable (tcount 6,3761> ttable 1,9971) it means that there is significant differences in science concept comprehension among the students who follow the learning by using guided inquiry with mind map and students that follow learning with direct learning model.keyword : guided inquiry learning, concept comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA PELAJARAN IPS ., I Made Suarthika; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12431

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep IPS siswa diduga karena model pembelajaran yang diterapkan terlalu berpusat kepada guru, sehingga siswa kurang aktif dan kegiatan pembelajaran menjadi pasif. Dari permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan terhadap pemahaman konsep pada mata pelajaran IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Tahun Pelajaran 2016/2017 di Gugus IV Kecamatan Selemadeg Timur. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Dalang yang berjumlah 25 siswa dan siswa kelas V SD Negeri 1 Gadungan yang berjumlah 22 siswa. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes obyektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) rata-rata skor pemahaman konsep siswa yang menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray adalah 20,76, yang berada pada kategori tinggi, (2) rata-rata skor pemahaman konsep siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 16,90 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan ttabel (thitung= 3,60 > ttabel= 2,021). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray berpengaruh terhadap pemahaman konsep pada mata pelajaran IPS.Kata Kunci : model TSTS, pemahaman konsep. The low conceptual understanding of student social are thought to be due to the applied learning model is too centered on the teacher, so the students are less active and the learning activities become passive. From this problem, this study aimed to determine the difference of conceptual understanding on the subjects of social studies between students who were taught by the model of learning Two Stay Two Stray with students who were taught conventional learning model. This type of research is a quasi-experimental study, with a post-test only control group design. The population of this study is fifth grade student academic year 2016/2017 at Elementary School in Gugus IV East Selemadeg. The sample of this research is fifth grade students SD Negeri 1 Dalang consisted of 25 students and fifth grade students SD Negeri 1 Gadungan consisted of 22 students. Methods in data collection were done by objective test method. The data had been obtained were analyzed using descriptive statistical analysis technique and inferential statistic. The results of this study indicate that, (1) the average score of students using the Two Stay Two Stray learning model is 20,76 which is in the high category, (2) the average score of students using conventional learning model that is 16,90 which is in the medium category, (3) the result of t-test analysis obtained tobserved greater than tcritical (tobserved = 3,60 > tcritical = 2,021). Based on the results of this study, it can be concluded that learning model of Two Stay Two Stray have an effect on conceptual understanding on social science subject.keyword : TSTS model, conceptual understanding.
PENGARUH STRATEGI SQ4R BERBANTUAN SATUA BALI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V ., I Made Deni Gunarsa; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.12920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali pada siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain Non Equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus V Kintamani. Sampel penelitian adalah kelas V SDN 3 Belantih sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN Catur sebagai kelompok kontrol yang diperoleh dengan teknik random sampling melalui cara undian kelas. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif dan analisis inferensial yang menggunakan uji t (polled varians). Hasil penelitian menunjukan bahwa, rata-rata skor kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelompok eksperimen (41,80) lebih besar dari kelompok kontrol (34,27). Berdasarkan hal tersebut, terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali pada siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Dengan demikian, strategi SQ4R berbantuan Satua Bali berpengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Ajaran 2017/2018. Kata Kunci : strategi SQ4R, satua Bali, kemampuan membaca pemahaman. This study aims to determine the difference in students' reading comprehension skills between groups of students who were taught by the SQ4R-supported strategy of the Satua Bali and the group of students who were not taught by the SQ4R-supported strategy of Satua Bali in grade V students at SD Gugus V Kintamani Lesson Year 2017/2018. This research type is quasi experiment, with Non Equivalent design post test only control group design. The population in this study is the entire class V in SD Gugus V Kintamani. The research sample is class V SDN 3 Belantih as experimental group and class V SDN Catur as control group obtained by random sampling technique by way of class lottery. The analytical methods used in this study include descriptive analysis and inferential analysis using the t test (polled variance). The results showed that the mean score of students' reading comprehension ability in the experimental group (41.80) was greater than the control group (34,27). Based on this, there is a difference in the students' reading comprehension ability between the groups of students who were taught by the SQ4R-supported strategy of the Satua Bali and the group of students who were taught not with the SQ4R-supported strategy of Satua Bali in grade V students at SD Gugus V Kintamani Lesson Year 2017/2018. Thus, the Satya Bali-based SQ4R strategy has an effect on reading comprehension of grade V students in SD Gugus V Kintamani of the academic year 2017/2018.keyword : SQ4R strategy, satua Bali, reading comprehension ability.
Media Presentasi pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas V SD Eva Mayasari; I Komang Sudarma; Alexander Hamonangan Simamora
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v5i3.52858

Abstract

Guru kesulitan dalam berinovasi mengembangkan sebuah pembelajaran berbasis digital. Hal ini berdampak pada motivasi dan hasil belajar siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media persentasi pada mata pelajaran IPA untuk siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu 1 ahli mata pelajaran, 1 ahli media pembelajaran, dan 1 ahli desain pembelajaran. Subjek uji coba siswa berjumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan kuesioner. Instrument pengumpulan data yaitu kueioner. Teknik menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian ahli isi pelajaran yaitu 95,8% (sangat baik). Hasil penilaian dari ahli media pembelajaran yaitu 95,8%  (sangat baik). Hasil penilaian dari ahli desain pembelajaran yaitu 5% (baik). Hasil uji coba perorangan yaitu 96,66% (sangat baik) dan uji coba kelompok kecil yaitu 98% (sangat baik). Disimpulkan bahwa media presentasi layak digunakan dalam pembelajaran. Media persentasi membantu siswa belajar IPA sehingga motivasi belajar menjadi meningkat.
DEVELOPMENT OF THE PROPOSED MICROLEARNING-BASED DYNAMIC INTELLECTUAL LEARNING SYSTEM TO ACTUALIZE AN EFFECTIVE LEARNING PROCESS IN ONLINE ENVIRONMENT Marti, Ni Wayan; I Gusti Putu Suharta; Ketut Agustini; I Komang Sudarma; I Nyoman Saputra Wahyu Wijaya; Luh Putu Tuti Ariani
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 21 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptkundiksha.v21i1.75672

Abstract

The era of educational transformation in the 21st century is a stream of change where teachers and students simultaneously hold an important role in the learning process. In this matter, it is necessary to apply innovation and technology integration to realize an effective learning process. This study aims to build a dynamic intellectual learning system based on microlearning (DIL-MicLearn system) which is accessed via the web. This research uses a theoretical-descriptive-development method that uses theoretical studies, software development proses, and expert evaluation. The research phase used is the first two stages of the Plomp design research model, namely the Prelimentary Research stage, and the Development or Prototyping phase. The DIL-MicLearn system is a personalized learning system that allows students to achieve learning mastery in each learning unit according to their cognitive abilities and learning speed, can access learning content according to learning styles, and can reduce students' cognitive load in the learning process. The DIL-MicLearn system is implemented in a online learning environment, considering the characteristics of this system. The advantages and disadvantages of this system are described in detail. The validity level of the DIL-MicLearn system reaches 99.57% and this system is valid for use in the learning process.
Co-Authors ., A.A.SRI MIRAH NOVAYANTI ., Agus Delon P. Putu ., Ahmad Faisol Mansur ., Ahmad Faisol Mansur ., Ana Maulida ., Gama Sugiyo Prayoga ., Gama Sugiyo Prayoga ., GEDE DONI HARTA SAGI ., Gede Kusuma Yasa ., Gusti Ayu Made Lestari ., I Gusti Ayu Agiari ., I Gusti Ayu Murniati ., I Gusti Ayu Murniati ., I Kadek Yoga Adi Putra Wirawan ., I Made Deni Gunarsa ., I Made Suarthika ., I NYOMAN SANJAYA ADIPUTRA ., I Putu Dede Juliana ., I Putu Dede Juliana ., I Wayan Eka Santika Putra ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., IGA Fifi Widyanti ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Krisna Nanda ., Ketut Eli Mariadeni ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Rika Sukayanti ., MIFTAHUL RISKY ., Ni Kadek Desi Aristini ., Ni Ketut Ari Sudarwati ., NI KETUT SRIDANA ., Ni Komang Wahyu Trisna Dewi ., Ni Luh Hery Hapryantini ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Ari Giri Widayanti ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Lastri Karsiani Putri ., NI NYOMAN SUKARMINI ., Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Candra Prastya Dewi ., Ni Putu Eka Restiti Aniati ., Ni Putu Raina Saraswati ., Ni Putu Raina Saraswati ., Ni Wayan Januk Parwati ., Ni Wayan Yulia Haruminati ., Nur Fatimah ., Nur Fatimah ., Nyoman Dewi Septiani ., Pande Bagus Andika Suarmika ., PROF. DR SUKADI, M.Pd. ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si. ., Pt Jerry Radita p ., Putu Darma Wisada ., Putu Wida Sri Martini Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora Anak Agung Gde Agung Dwi Angga Nirarta Aritonang, Rido Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Widiartana . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Fitria Rahmawati . I Dewa Kade Tastra I Gede Ardi Suryadharma I Gede Astawan I Gede Bendesa Subawa I Gede Eric Cantona I Gede Sadhu Satwika Pasek I Gede Wahyu Suwela Antara I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani ., I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani I Gusti Ayu Irma Dewi Jumaheni I Gusti Ngurah Japa I Gusti Putu Suharta I Kadek Suartama I Komang Brata . I Made Andreano Deny Putra ., I Made Andreano Deny Putra I Made Budihariawan . I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Sukerata . I Made Tegeh I Nengah Mariana ., I Nengah Mariana I Nyoman Jampel I Nyoman Kanca I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Saputra Wahyu Wijaya I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Oviyana . I Wayan Rediarta . I Wayan Santyasa I Wayan Sukra Warpala I Wayan Yudiarta . Ida Ayu Komang Suartini . Ignatius I Wayan Suwatra Josapat Eleaser Kadek Ashadi Putra ., Kadek Ashadi Putra Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Ketut Agustini Ketut Ayu Purnami . Ketut Kris Cintya Devi . Ketut Pudjawan Komang Damayasa ., Komang Damayasa Komang Eny Kusuma Wardani . Lena Walunguru Luh Anggreyoni . Luh Putu Tuti Ariani Lussy, Nova M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. I Ketut Margi . Made Haya Putri Darmawan Made Indah Prabanitha Made Rasmiadi . Made Sumantri Marliana ., Marliana Mirayanti, Ni Made Mutiara Magta Naswan Suharsono Ngakan Putu Sindu Wija Putra ., Ngakan Putu Sindu Wija Putra Ni Kadek Epa Listiana Ni Kadek Indrayati . Ni Kadek Prideni . Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sri Andini . Ni Komang Gina Astuti Ni Komang Utariani . Ni Luh Gede Paramita Hervinovira . Ni Luh Putu Sri Nariastini ., Ni Luh Putu Sri Nariastini Ni Made Okty Purwani . Ni Made Penawati ., Ni Made Penawati Ni Made Rini Anggraeni . Ni Made Sintya Novita Dewi ., Ni Made Sintya Novita Dewi Ni Nengah Ayu Wangi Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Ayu Samiasih Ni Putu Lia Ariati . Ni Putu Sri Wahyu Dewi, Dewi Ni Wayan Anisa Rianti Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Marti Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nijma Hidayati . Nyoman Agus Susanta . Nyoman Ayu Putri Lestari Pande Made Meiza Putra Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Agus Dikantara Putra ., Putu Agus Dikantara Putra Putu Agus Yoga Permana . Putu Ersa Septiani Putu Hermayanti Putu Inten Cahaya Dewi . Putu Priska Putra Pratama . Putu Yogi Santosa . Putu Yulan Ariani . Ratu Ayu Astri Desiani ., Ratu Ayu Astri Desiani S.Pd.,M.Pd ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd Sang Putu Supradnyana . Sarah O. Y. Aklili Sembiring, Rinawati Setiawan, I Kadek Dwi Indra Yulian Abdullah