Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) BERMEDIAKAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V ., Ana Maulida; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dan model pembelajaran VCT berbantuan media video dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan kelas V Semester II SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 134 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V di SD Negeri 1 Tukadmungga yang berjumlah 33 orang dan kelas V SD Negeri Tukadmungga 2 yang berjumlah 25 orang. Data dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 40 soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh thit > ttab. Hal ini berarti diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan konvensional. Kata Kunci : VCT , Hasil Belajar, pelajaran PKn The aim of this research was to know the difference between the result of the study in school subject Civics by using group students in VCT learning model with video as the media and the result of the study of the group students which not using VCT learning model with video as the media. This research was held in the class of the students in grade V in the second semester of the elementary school in the cluster XIV of Buleleng district academic year 2016/2017. The population of this research was the students in grade V in the cluster XIV of Buleleng district academic year 2016/2017 with the total of the students were 134 students. The samples of this research were 33 students in grade V of SD Negeri 1 Tukadmungga and 25 students in grade V of SD Negeri 2 Tukadmungga. Test was used as the method of data collection in this research with multiple choices as the instrument. The total of the questions in the multiple choice were 40 questions. The data collected were analyzed by using descriptive statics analysis and inferential statistic (uji-t). Based on the result of the analysis, it was obtained thit > ttab. It meant that thit > ttab, so, it can be interpreted that there were the significant diferences between the result of the study in school subject Civics by using group students in VCT (Value Clarification Technique) learning model with video as the media and the result of the study of the group students which was using conventional modelkeyword : VCT learning model, result of the study, civics
Hubungan antara Pola Asuh Orang Tua dan Kebiasaan Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa SD Kelas IV Semester Genap di Kecamatan Melaya-Jembrana ., Fitria Rahmawati; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan: (1) pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar, (2) kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar, (3) secara bersama-sama antara pola asuh orang tua dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa SD kelas IV semester genap di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah ex post facto. Besarnya populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV semester genap di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 1.055 orang siswa. Sampel atau sensus dalam penelitian ini berjumlah 285 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner untuk mengukur pola asuh orang tua dan kebiasaan belajar, dan metode pencatatan dokumen untuk mencatat prestasi siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang signifikan pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar siswa dengan kontribusi sebesar 18,23%, (2) terdapat hubungan yang signifikan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan kontribusi sebesar 10,6%, (3) secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan kontribusi sebesar 70,56% dengan kategori sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pola asuh orang tua dan kebiasaan belajar mempengaruhi prestasi belajar siswa. Kata Kunci : pola asuh orang tua, kebiasaan belajar, dan prestasi belajar. This research aim to to know relation: (1) pattern take care of old fellow to achievement learn, (2) habit learn to achievement learn, (3) by together between pattern take care of old fellow and habit learn to achievement learn class student of IV even semester in District Of Melaya, Sub-Province of Jembrana school year 2012 / 2013. This Research type is facto post ex. Level of population in this research is entire/all class student of IV even semester in District Of Melaya, Sub-Province of Jembrana school year 2012 / 2013 amounting to 1.055 student people. Sampel or census in this research amount to 285 student. used Method data collecting that is method of kuesioner to measure pattern take care of old fellow and habit learn, and method record-keeping of document to note student achievement. Technique analyse data the used is descriptive analysis and analysis of regresi.Result of research indicate that (1) There are relation which is pattern signifikan take care of old fellow to achievement learn student with contribution equal to 18,23%. (2) There are relation which is habit signifikan learn to achievement learn student with contribution equal to 10,6%. (3) By together there are relation which is signifikan between pattern take care of old fellow and habit learn to achievement learn student with contribution equal to 70,56% with category very strong. Pursuant to result of research, please conclude that pattern take care of old fellow and habit learn to influence achievement learn student. keyword : pattern take care of old fellow, habit learn, and achievement learn
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS 2 KECAMATAN RENDANG ., Ni Komang Ayu Sri Andini; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang siginifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas IV SD gugus 2 Rendang Karangasem. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Data hasil belajar IPA, dikumpulkan dengan metode tes sedangkan instrumen yang digunakan berupa tes obyektif. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Perhitungan hasil analisis uji-t membuktikan dimana, thitung lebih besar dari ttabel yaitu 39,88>2,011. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning)berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD semester II di Gugus 2 Kecamatan Rendang Karangasem.Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, hasil belajar This study aimed to know the significant difference of science outcomes between the students’ group that followed project based learning and the students’ group that followed conventional learning at class IV elementary school cluster 2 Rendang Karangasem. This study is quasi experiment. The result of the science outcome data was collected by test method while the instrument used is objective test. The data collected were analyzed by descriptive statistic and inferential statistic, namely t-test. The result of this study showed that there is different science learning outcomes between the students that learned using project based learning method to the students that learned using conventional learning. The calculation analysis of t-test showed that t-calculation is bigger than t-table, such as 39,88>2,011. Therefore, the project based learning model has a positive effect through the science learning outcomes at class IV elementary school semester II in cluster 2 Rendang subdistrict Karangasem.keyword : project based learning, learning outcomes
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA DI SD ., Nyoman Ayu Putri Lestari; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan implementasi model pembelajaran course review horay (CRH) pada mata pelajaran IPA kelas IV semester II di SDN 2 Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Tigawasa dengan banyaknya siswa 28 orang. Objek pada penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa dan hasil belajar pada ranah kognif. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi untuk aktivitas belajar siswa dan metode tes untuk hasil belajar IPA siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. Berdasarkan hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I diperoleh rata-rata sebesar 70 (kategori aktif) dan meningkat menjadi 81,07 (kategori sangat aktif) pada siklus II. Kemudian hasil belajar IPA siswa pada siklus I didapat rata-rata persentase sebesar 71% (kategori sedang) dan meningkat mencapai 86% (kategori tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran course review horay dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 2 Tigawasa.Kata Kunci : Model CRH, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar The purpose of this research was to improve activities and student’s learning in science by applying model of learning that is course review horay (CRH) for fourth grade of SDN 2 Tigawasa in second semester, Banjar district, Buleleng regency in academic year 2015/20116. The type of this research was classroom step research that conducts in two cycles. The subject of this research was the fourth grade student of SDN 2 Tigawasa which numbers 28. The objects of this research were student’s learning activities and the result of student’s learning in science on cognitive. Data collected by observation of student’s learning activities and test for student’s learning in science. The results of the research indicate the average of student’s learning activities and student’s learning in science. According to the result of student’s learning activities observation in the first cycle is 70 (active) increase to 81.07 (very active) in the second cycle. According to the result of student’s learning in science in the first cycle indicates the average percentage is 71% (middle) increase into 86% (high) in the second cycle. Based on these results it can be concluded that the application model of learning that is course review horay (CRH) can improve student’s learning activities and student’s learning in science for fourth grade of SDN 2 Tigawasa.keyword : CRH Model, Learning Activities, Result Learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR ., Ketut Eli Mariadeni; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal. Rancangan penelitian menggunakan “post-test only control group design” dengan analisis data uji-t. Populasi penelitian ini yaitu siswa yang ada di Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 sejumlah 130 siswa. Sampel Diambil menggunakan teknil random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal dengan perhitungan thitung = 3,35 > ttabel = 1,99 dengan signifikasi < 0,05. Rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol yaitu 24,61>20,50. Hal ini menunjukkan model pembelajaran Talking Stick Berbantuan media audio visual berbasis kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PKn siswa.Kata Kunci : hasil belajar, talking stick, media audio visual, kearifan lokal. This study aims to determine the difference between learning outcomes of Civics between groups of students who are taught using learning models Talking Stick Assisted audio visual media based on local wisdom with groups of students who are not learned by using learning models Talking Stick Assisted audio visual media based on local wisdom. The study design used "post-test only control group design" with t-test data analysis. The population of this study is the students in Buleleng District VI Cluster 2016/2017 of 130 students. Sample Taken using random sampling technique. The results showed that there was a significant difference of learning outcomes of Civics between groups of students who were taught with learning models Talking Stick Aided audio visual media based on local wisdom and groups of students who did not learn by using learning model Talking Stick Assisted audio visual media based on local wisdom with the calculation Thitung = 3.35> ttable = 1.99 with significance 20,50. This shows the instructional model Talking Stick Assisted audio visual media based on local wisdom has a significant effect on students' learning outcomes.keyword : learning outcomes, talking stick, audio visual media, local wisdom.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD ., I Wayan Oviyana; ., Drs. Nyoman Wirya; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI di Gugus Ubud Kabupaten Gianyar. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 25 orang siswa kelas VI SD N 4 Ubud sebagai kelompok eksperimen dan 20 orang siswa kelas VI SD N 5 Ubud sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem random sampling. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas VI di Gugus Ubud Kabupaten Gianyar (thitung = 5,166 > ttabel = 2,00). Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPA.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II, model pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA The purposes of this research were to know the significant differences between students result in science who learnt by cooperative learning model type Jigsaw II and students who learnt using conventional learning model in the sixth grade students in Cluster Ubud, Gianyar regency. The type of this research was a quasi experiment by using post-test only control group design. The sample of this study was grade sixth of SD N 4 Ubud consisted of 25 students as an experimental group and 20 students grade sixth of SD N 5 Ubud as an control group selected through random sampling method. Data collected by using multiple choice test. Then, data analysis used inferential statistic (t-test). The result of this research is there is a significant difference students result in science between students who learnt by cooperative learning model type Jigsaw II and students who learnt using conventional learning model in the sixth grade students in Cluster Ubud, Gianyar regency (tarithmetic = 5,166 > ttable= 2,00). The result showed that cooperative learning model type Jigsaw II better than conventional learning model in students result science.keyword : cooperative learning model type Jigsaw II, conventional learning model, students result in science
KECENDERUNGAN KUALITAS RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS V SD NEGERI 2 SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., IGA Fifi Widyanti; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas rasa percaya diri siswa kelas V di SD Negeri 2 Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian Mix-Method. Subjek penelitian ini adalah 29 orang siswa kelas V tahun pelajaran 2016/2017 di SD Negeri 2 Sukasada. Objek penelitian ini adalah rasa percaya diri siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar kuisioner, dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan dibagi menjadi dua, yaitu analisis deskriptif dan flow model. Hasil penelitian menunjukan bahwa skor observasi kualitas rasa percaya diri siswa sebesar 81,55 dan skor kuisioner kualitas rasa percaya diri siswa sebesar 87,7. Artinya, rasa percaya diri siswa kelas V dikategorikan baik. Hasil analisis menggunakan flow model menunjukkan bahwa, alasan yang memperngaruhi kualitas rasa percaya diri siswa yaitu prestasi akademik dan non akademik siswa, perhatian guru dan orang tua, dan metode pembelajaran guru.Kata Kunci : rasa percaya diri This study aims to determine the quality of confident of grade V in SD Negeri 2 Sukasada academic year 2016/2017. The type of this study/research is mix-method study. The subject of this study ware 29 student of class academic year 2016/2017 in SD Negeri 2 Sukasada. the objec of this study is the student’s self-confident. The data collection in this study is using observation sheet questionnaire sheet and interview. The analysis technique used in this study is divided into two namely description analysis and flow model. The results showed that the obsevation score of student’s self-confident is 81,55 and the questionnaire of grade V is in a good category. The results of the analysis by using flow model method shows that the reasons that affect the quality of student self-confident is the academic and non-academic achivement of student, teachers and perents attentionand teacher learning method. keyword : self-confidence
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD GUGUS II KECAMATAN MENDOYO ., Ni Made Okty Purwani; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Dra. Desak Putu Parmiti,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran heuristik vee, (2) mendeskripsikan pemahaman konsep IPA siswa kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung, (3) mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran heuristik vee dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Mendoyo tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 249 siswa. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 66 orang. Sampel diambil dengan teknik group random sampling. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes objektif yang diperluas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) skor rata-rata pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen adalah 29,72 yang berada pada kategori tinggi, (2) skor rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol adalah 23,03 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung 5,54 > ttabel 2,00) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran heuristik vee dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Dengan demikian, kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran heuristik vee menunjukkan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung.Kata Kunci : model heuristik vee, pemahaman konsep This observation aims to: (1) describe comprehension of student science concept in group experiment which is taught with heuristic vee learning model, (2) describe comprehension of student science concept in control group which is taught with direct learning model, (3) know differences comprehension of science concept among the students that follow heuristic vee learning and students that follow learning with direct learning model. This kind of observation is apparent experiment observation with design post-test only control group design. This observation population is all of fifth grade students in fifth cluster elementary school in Mendoyo sub-district in 2013/2014 in which engange 247 students. Sample that participated in the study were 66 students. Sample that taken by sampling random technique. Science concept comprehension data is gethered by test method, which is wider objective test. Then data will be analyzed by using descriptive statistic analysis technique and t-test. Result of observation points that, (1) average score of student science concept comprehension in group experiment is 29,72 that is different in high category, (2) average score of student science concept comprehension in control group 23,03 that is different in medium category, (3) result of t-test analysis is obtained tcount is bigger than ttable (tcount 5,54 > ttable 2,00) it means that there is significant differences in science concept comprehension among the students who follow the learning by using heuristic vee and students that follow learning with direct learning model. Thus, the group of students who learned with vee heuristic learning model showed a better understanding of the concept compared to a group of students that learned to use direct instructional model.keyword : heuristic vee learning, concept comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STARTER EKSPERIMENT APPROACH TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS ., Ni Kadek Indrayati; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3226

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini mengenai rendahnya keterampilan proses sains siswa kelas V SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SEA dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen/eksperimen semu dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas V di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng berjumlah 280 orang dari 11 kelas. Jumlah sampel penelitian 46 orang siswa. Data tentang keterampilan proses sains siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk tes esay. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa thitung = 4,091 dan ttabel = 2,000 (taraf signifikasi 5%). Hal ini berati thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Starter Eksperiment Approach (SEA) dan kelompok siswa yang dibelajarakan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hasil post-test keterampilan proses sains, diketahui bahwa kelompok eksperimen berada pada kategori sangat tinggi dengan M = 23,13 dan kelompok kontrol berada pada kategori tinggi dengan M = 18,30. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Starter Eksperiment Approach (SEA) berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V SD di gugus I Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : starter eksperiment approach, keterampilan proses sains The problem in this research was about the low science process skills student in grade V Elementary School. This research aimed at investigating differences of science process skills between students taught with Starter Eksperiment Approach (SEA) and those taught with conventional learning model at grade V Elementary School Gugus I KecamatanBuleleng. This research is categorized as Quasi Experimental, post-test only control group design which population was all the students at grade V Elementary School Gugus I KecamatanBulelengKabupatenBuleleng, with total number of 280 students. Sample research is 46 students. The data was collected through science process skills test and analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic, t-test. The result showed t value= 4,091 and t table = 2,000 (significance level 5%). It showed t value > t table, which could be interpreted as a significant difference between students taught with Starter Experiment Approach (SEA) and those taught with conventional learning model. From the average post test results, it could be recognized that experiment group was categorized as high, with M = 23,13 and control group as well, with M = 18,30. To sum up, the implementation of Starter Experiment Approach (SEA) positively influenced the science process skills of 5th graders at Elementary School Gugus I KecamatanBuleleng in Academic Year 2013/2014.keyword : starter experiment approach (SEA), science process skills
Identifikasi Kemampuan Guru Kelas IV dalam Menerapkan Pembelajaran Tematik Pada Kurikulum 2013 di SD No. 4 Banyuasri ., Kadek Ashadi Putra; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru kelas IV dalam menerapkan pembelajaran Kurikulum 2013 semester genap tahun pelajaran 2014/2015 di SD No. 4 Banyuasri ditinjau dari penyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri, RPP, dan Lembar penilaian. Objek penelitian adalah kemampuan guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri dalam menerapkan pembelajaran Kurikulum 2013 yang meiputi penyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, dan pelaksanaan penilaian pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif (transkip wawancara dan dokumentasi) serta nilai variabel RPP, pelaksanaan pembelajaran, dan pelaksanaan penilaian pembelajaran dianalisis dengan cara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran yang disusun oleh guru kelas IV SD No. 4 Banyuasri berkualifikasi sangat baik dengan nilai rata-rata 24 (dari total nilai maksimal 24). Pelaksanaan pembelajaran berkualifikasi baik dengan nilai rata-rata 51 (dari total nilai maksimal 68). Pelaksanaan penilaian pembelajaran berkualifikasi baik dengan nilai rata-rata 11 (dari total nilai maksimal 16). Kata Kunci : kurikulum 2013, pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian pembelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran. This study was conducted to identify the ability of IV grade teacher of implementation of Curriculum 2013 in SD No. 4 Banyuasri in the academic year of 2013/2014 viewed from lesson planning, learning implementation, and learning assessment implementation. This study included as a qualitative descriptive study. The subjects of this study were thematic teachers at SD No. 4 Banyuasri, lesson planning, and assessment paper. The objects of this study were teacher’s ability of implementation of Curriculum 2013 in SD No. 4 Banyuasri viewed from lesson planning, learning implementation, and learning assessment implementation. The data collecting method of this study were observation, interview, and documentation. The obtained data were in the form of qualitative data (interview transcript and documentation) also of value variables of lesson planning, learning implementation, and learning assessment implementation. The data were analyzed by descriptively. The result of analysis showed that the lesson planning who designing by IV grade Thematic teachers at SD No. 4 Banyuasri was qualified very good with a average value of 24 (of maximal total value 24). Learning implementation was qualified good with a average value of 51 (of maximal total value 68). The learning assessment implementation was qualified good with a average value of 11 (of maximal total value 16). keyword : Curriculum 2013, learning assesment implementation, learning implementation, lesson planning.
Co-Authors ., A.A.SRI MIRAH NOVAYANTI ., Agus Delon P. Putu ., Ahmad Faisol Mansur ., Ahmad Faisol Mansur ., Ana Maulida ., Gama Sugiyo Prayoga ., Gama Sugiyo Prayoga ., GEDE DONI HARTA SAGI ., Gede Kusuma Yasa ., Gusti Ayu Made Lestari ., I Gusti Ayu Agiari ., I Gusti Ayu Murniati ., I Gusti Ayu Murniati ., I Kadek Yoga Adi Putra Wirawan ., I Made Deni Gunarsa ., I Made Suarthika ., I NYOMAN SANJAYA ADIPUTRA ., I Putu Dede Juliana ., I Putu Dede Juliana ., I Wayan Eka Santika Putra ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., IGA Fifi Widyanti ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Krisna Nanda ., Ketut Eli Mariadeni ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Rika Sukayanti ., MIFTAHUL RISKY ., Ni Kadek Desi Aristini ., Ni Ketut Ari Sudarwati ., NI KETUT SRIDANA ., Ni Komang Wahyu Trisna Dewi ., Ni Luh Hery Hapryantini ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Ari Giri Widayanti ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Lastri Karsiani Putri ., NI NYOMAN SUKARMINI ., Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Candra Prastya Dewi ., Ni Putu Eka Restiti Aniati ., Ni Putu Raina Saraswati ., Ni Putu Raina Saraswati ., Ni Wayan Januk Parwati ., Ni Wayan Yulia Haruminati ., Nur Fatimah ., Nur Fatimah ., Nyoman Dewi Septiani ., Pande Bagus Andika Suarmika ., PROF. DR SUKADI, M.Pd. ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si. ., Pt Jerry Radita p ., Putu Darma Wisada ., Putu Wida Sri Martini Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora Anak Agung Gde Agung Dwi Angga Nirarta Aritonang, Rido Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Widiartana . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Fitria Rahmawati . I Dewa Kade Tastra I Gede Ardi Suryadharma I Gede Astawan I Gede Bendesa Subawa I Gede Eric Cantona I Gede Sadhu Satwika Pasek I Gede Wahyu Suwela Antara I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani ., I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani I Gusti Ayu Irma Dewi Jumaheni I Gusti Ngurah Japa I Gusti Putu Suharta I Kadek Suartama I Komang Brata . I Made Andreano Deny Putra ., I Made Andreano Deny Putra I Made Budihariawan . I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Sukerata . I Made Tegeh I Nengah Mariana ., I Nengah Mariana I Nyoman Jampel I Nyoman Kanca I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Saputra Wahyu Wijaya I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Oviyana . I Wayan Rediarta . I Wayan Santyasa I Wayan Sukra Warpala I Wayan Yudiarta . Ida Ayu Komang Suartini . Ignatius I Wayan Suwatra Josapat Eleaser Kadek Ashadi Putra ., Kadek Ashadi Putra Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Ketut Agustini Ketut Ayu Purnami . Ketut Kris Cintya Devi . Ketut Pudjawan Komang Damayasa ., Komang Damayasa Komang Eny Kusuma Wardani . Lena Walunguru Luh Anggreyoni . Luh Putu Tuti Ariani Lussy, Nova M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. I Ketut Margi . Made Haya Putri Darmawan Made Indah Prabanitha Made Rasmiadi . Made Sumantri Marliana ., Marliana Mirayanti, Ni Made Mutiara Magta Naswan Suharsono Ngakan Putu Sindu Wija Putra ., Ngakan Putu Sindu Wija Putra Ni Kadek Epa Listiana Ni Kadek Indrayati . Ni Kadek Prideni . Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sri Andini . Ni Komang Gina Astuti Ni Komang Utariani . Ni Luh Gede Paramita Hervinovira . Ni Luh Putu Sri Nariastini ., Ni Luh Putu Sri Nariastini Ni Made Okty Purwani . Ni Made Penawati ., Ni Made Penawati Ni Made Rini Anggraeni . Ni Made Sintya Novita Dewi ., Ni Made Sintya Novita Dewi Ni Nengah Ayu Wangi Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Ayu Samiasih Ni Putu Lia Ariati . Ni Putu Sri Wahyu Dewi, Dewi Ni Wayan Anisa Rianti Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Marti Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nijma Hidayati . Nyoman Agus Susanta . Nyoman Ayu Putri Lestari Pande Made Meiza Putra Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Agus Dikantara Putra ., Putu Agus Dikantara Putra Putu Agus Yoga Permana . Putu Ersa Septiani Putu Hermayanti Putu Inten Cahaya Dewi . Putu Priska Putra Pratama . Putu Yogi Santosa . Putu Yulan Ariani . Ratu Ayu Astri Desiani ., Ratu Ayu Astri Desiani S.Pd.,M.Pd ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd Sang Putu Supradnyana . Sarah O. Y. Aklili Sembiring, Rinawati Setiawan, I Kadek Dwi Indra Yulian Abdullah