Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH STRATEGI PROBLEM SOLVING BERBANTUAN KARTU KERJA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI DESA TEJAKULA ., Komang Eny Kusuma Wardani; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1957

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan strategi problem solving berbantuan kartu kerja, (2) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan strategi ekspositori, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi problem solving berbantuan kartu kerja dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi ekspositori pada siswa kelas V SD di desa Tejakula tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di desa Tejakula yang berjumlah 163 orang. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 58 orang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik Probability Sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar matematika kelompok eksperimen dengan menggunakan strategi problem solving berbantuan kartu kerja menunjukkan skor rata-rata 42,10 berada pada kategori sangat tinggi (2) hasil belajar matematika kelompok kontrol dengan menggunakan strategi ekspositori rata-rata skor siswa adalah 32,64 berada pada kategori sedang. (3) terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok dengan strategi problem solving berbantuan kartu kerja dan kelompok dengan strategi ekspositori pada siswa kelas V sekolah dasar di desa Tejakula. Perbedaan tersebut dilihat dari thit > ttab (thit = 4,623. > ttab = 2,003). Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa strategi problem solving berbantuan kartu kerja berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika dibandingkan dengan strategi ekspositori.Kata Kunci : problem solving, hasil belajar matematika. The purpose of this study was (1) to describe mathematics learning outcomes of students who were taught with card-assisted problem solving strategy, (2) describe mathematics learning outcomes of students were taught with expository strategy, (3) determine significant differences of mathematics learning outcomes between group of students who taught with card-assisted problem solving strategy and group of students who were taught with expository strategy of fifth grade elementary school students in Tejakula Village in academic year 2013/2014. This study was a [quasi-experimental] with a post-test only control on group design. Population of study was 163 students and sample of this study were 58 students who were determined by using Probability Sampling technique. The obtained data was analyzed in two stages, namely descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test independent sample). The results of this study showed that: (1) mathematics learning outcomes of experimental group students who were taught with card-assisted problem solving strategy revealed an average score 42.10 that was in very high category (2) mathematics learning outcomes of controlled group by using expository strategies had average score 32.64 that was in medium category (3) there were significant differences in mathematics learning outcomes between group that was taught by using card-assisted problem solving strategy and group that was taught by using expository strategy in fifth grade elementary school students in the Tejakula Village. The differences were seen from tcount> ttab ( tcount = 4.623 . > Ttab = 2.003). Based on the findings, it was concluded that the card-assisted problem solving strategy had more positive effect on mathematics learning outcomes than expository strategy.keyword : problem solving , result of mathematic study.
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Alat Peraga Kartu Huruf Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I ., Ida Ayu Komang Suartini; ., Drs. Made Sumantri; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara Pembelajaran Kontektual Berbantuan Alat Peraga Kartu Huruf Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I Semester I di Gesa Panji Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD di Desa Panji tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 51 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan tehnik random sampling dan diperoleh sebanyak 25orang siswa yaitu siswa kelas I SD Negeri 1 Panji sebagai kelompok eksperimen dan sebanyak 26 orang siswa kelas I SD Negeri 2 Panji sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan membaca yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan penguasaan keterampilan membaca antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran kontekstual dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 87,22 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 64,25. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kontekstual lebih baik dari keterampilan membaca siswa yang dibelajarkan dengan metode pembelajaran konvensional, dengan kata lain terdapat pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di Desa Panji. Kata Kunci : pembelajaran kontekstual dan keterampilan membaca This study aims to determine significant differences between contextual Assisted Learning Letter To The Viewer Tool Card Reading Skills At the onset of the first semester of the first grade students in the District Flag Gesa Sukasada Academic Year 2013/2014 This research is a quasi-experimental research design with Post Test Only with Non- Equivalent Control Group Design . The study population was all students in the elementary class I Panji Village school year 2013/2014 the number of 51 people . The research sample was taken with a random sampling technique and obtained by 25orang students are first graders SD Negeri 1 Panji as the experimental group and 26 students of class I SD State Flag as a control group 2 . The data collected in this study were collected with the reading skills of observation sheet instruments . The data has been collected and analyzed descriptive statistics inferential statistics ( t-test ) . The results showed there were differences in mastery of reading skills among a group of students who study using contextual learning and group of students who are taught using conventional teaching methods . The average value for the experimental class was 87.22 while the control class is 64.25 . This suggests that the reading skills of students who learned with better contextual learning of reading skills of students who learned with conventional learning methods , in other words there is the influence of the application of contextual learning reading skills beginning first grade students in the village of Panji . keyword : contextual learning and reading skills
PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SD ., Ni Made Ari Giri Widayanti; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7078

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 5 Pendem Kecamatan Jembrana Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media puzzle. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 5 Pendem yang berjumlah 12 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah afektif sebesar 69,16% pada siklus I, dan meningkat menjadi 82,29% pada siklus II. (2) Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah psikomotor sebesar 68,33% pada siklus I, dan meningkat menjadi 84,16% pada siklus II. (3) Persentase rata-rata hasil belajar siswa pada ranah kognitif sebesar 70,41% pada siklus I, dan meningkat menjadi 85,85% pada siklus II. (4) Ketuntasan klasikal mencapai 58,33% pada siklus I, dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media puzzle dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V Kecamatan Jembrana, Tahun pelajaran 2015/ 2016.Kata Kunci : hasil belajar IPA, make a match, media puzzle. Classroom action research (CAR) aims to find out the increase of learning outcomes in science subjects, fifth grade students of SD Negeri 5 Pendem District of Jembrana in the academic year 2015-2016 after the application of cooperative learning model type make a match assisted by puzzle media. The subjects of this research were fifth grade students of SD Negeri 5 Pendem totaling 12 persons. The data collection method used is the method of observation and tests.The data were analyzed using descriptive quantitative analysis method. The result of this research are (1) the average percentage of student learning outcomes in the affective domain is 69.16% in the first cycle, and increased to 82.29% in the second cycle. (2) The average percentage of student learning outcomes in the psychomotor domain is 68.33% in the first cycle, and increased to 84.16% in the second cycle. (3) The average percentage of student learning outcomes in the cognitive domain is 70.41% in the first cycle, and increased to 85.85% in the second cycle. (4) Classical completeness reached 58,33% in the first cycle, and increased to 100% in the second cycle. This shows that the implementation of cooperative learning model type make a match assisted by puzzle media can improve learning outcomes fifth grade science students District of Jembrana, in the academic year 2015/2016.keyword : science learning outcomes, make a match, puzzle media.
IMPLEMENTASI STRATEGI DRTA MENGGUNAKAN SATUA BALI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD N 6 BANYUNING 2015/2016 ., Ni Komang Wahyu Trisna Dewi; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7484

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V semester II dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia SD N 6 Banyuning tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD N 6 Banyuning tahun ajaran 2015/2016, yang berjumlah 30 orang. Objek produk penelitian ini adalah kemampuan membaca pemahaman, sedangkan objek proses dalam penelitian ini adalah strategi DRTA menggunakan media Satua Bali. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang didapat kemudian dianalisis untuk memperoleh mean dan persentase mean. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pada siklus I, persentase rata – rata klasikal kemampuan membaca pemahaman siswa adalah 78,44%. Persentase tersbut mengalami peningkatan pada siklus II, yaitu 88,89%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi strategi DRTA menggunakan media Satua Bali dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD N 6 Banyuning. Kata Kunci : DRTA, media Satua Bali, membaca pemahaman. The aim of this research is to improve the reading comprehension ability in Bahasa Indonesia subject towards class V semester II in SD N 6 Banyuning on academic year 2015/2016. This research is implemented in two cycles. Each cycle consists of four steps; there are planning, implementation, evaluation, and reflection. The subject of this research is all of students in class V SD N 6 Banyuning on academic year 2015/2016, totaling 30 people. The object of this research is the ability of reading comprehension, while the processed object in this study is a DRTA strategy using Satua Bali as media-assisted. The data in this study was colected with test method. The data obtained then analyzed to obtain mean and percentage of the mean. The results showed an increase in the ability of reading comprehension of students in Bahasa Indonesia subjects. On cycle I, the classical percentage –average of reading comprehension ability is 78,44%. The percentage was increase to 88,89% in cycle II. Based on the results of this study it can be concluded that the implementation of DRTA strategy using satua Bali as media-assisted can enhance the ability of reading comprehension in Bahasa Indonesia subject towards students of class V SD N Banyuning 6 on academic year 2015/2016.keyword : DRTA, Satua Bali media-assisted, reading comprehension ability
PENGARUH METODE GLOBAL BERBANTUAN MEDIA KARTU HURUF TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD ., Luh Putu Ratna Dewi; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10995

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca permulaan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode global berbantuan media kartu huruf dan siswa yang mengikuti pembelajaran metode ceramah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent pottest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng, tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 162 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas I SD N 1 Alasangker yang berjumlah 32 siswa dan SD N 2 Penglatan yang berjumlah 29 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah sample random sampling. Data keterampilan membaca permulaan siswa dikumpulkan dengan instrumen nontes berbentuk lembar pengamatan (observasi). Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dengan penelitian ini menemukan bahwa: keterampilan membaca permulaan siswa dengan metode global berbantuan media kartu huruf berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata (M) = 19,37. Keterampilan membaca permulaan siswa dengan metode ceramah berada pada kategori tinggi dengan rata-rata (M) = 15,51. Terdapat perbedaan keterampilan membaca permulaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode global berbantuan media kartu huruf dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode ceramah. (thitung > ttabel, thitung = 3,70 dan ttabel = 2,00). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode global berbantuan media kartu huruf berpengaruh positif terhadap keterampilan membaca permulaan.Kata Kunci : Metode Global, Keterampilan Membaca Permulaan. The purpose of this study was to determine the difference between the groups Obtained skill read the beginning of the students who the learning with method global aided media cards the letters with a group of students who learning with the lecture method. This study was a quasi experimental study designed as non-equivalent pottest only control group design. The population of this study was all students in first grade elementary school in cluster IV Buleleng district academic year 2016/2017, amounting to 162 people. The samples of this study were first grade students of SD N I Alasangker with 32 student and the number of SD N 2 Penglatan with 29 student, sampling technique used is sample random sampling. The data skills read the beginning of students collected with instruments nontest form sheets observations. Data collected analyzed using analysis the descriptive statistics and statistics inferensial (uji-t). The result of this study found that: skills read the beginning of the students with the global aided media cards letters were in the category of very high with an average of (M) = 19,37. The skills read the beginning of the students with the lectures were in the category of tall with an average of (M) = 15,51. There are significant different skills read the beginning of among students who followed learning with the global aided media cards letters and students follow learning with the lecture method. (tvalue > ttable, tvalue = 3,70 dan ttable = 2,00). Thus, it can be concluded that global method aided media cards positive effect skill read the beginning.keyword : Global method, skill read the beginning
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL ADDIE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS X-1 SEMESTER GENAP DI SMAN 1 SUKASADA, BULELENG, BALI ., I Wayan Budiarta; ., Drs. I Ketut Margi, M.Si; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
Widya Winayata: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v4i2.3620

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) Rancang bangun multimedia intaraktif dan (2) Keefektifan penggunaan multimedia interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar sejarah siswa kelas X1 di SMA N 1 Sukasada. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian pengembangan ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Media pembelajaran multimedia interaktif pada mata pelajaran Sejarah layak sesuai dengan karakteristik siswa kelas X1 di SMAN 1 Sukasada. Kualitas media pembelajaran multimedia interaktif yang dikembangkan adalah sangat baik. Hasil validasi data menunjukkan tingkat pencapaian media pembelajaran multimedia interaktif ini adalah (1) ahli isi mata pelajaran yaitu dengan tingkat pencapaian dalam kategori sangat baik (96,6%), (2) ahli desain pembelajaran dengan tingkat pencapaian dalam kategori baik (83,3%), (3) ahli media pembelajaran dengan tingkat pencapaian dalam kategori baik (85,7%), (4) uji coba perorangan dengan tingkat pencapaian dalam kategori sangat baik (91,9%), (5) uji coba kelompok kecil dengan tingkat pencapaian dalam kategori sangat baik (90,1%), dan (6) uji lapangan dengan tingkat pencapaian dalam kategori sangat baik (93,1%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan media pembelajaran multimedia interaktif dapat digunakan di SMAN 1 Sukasada kelas X1 semester II. (2) Terdapat peningkatan secara signifikan motivasi belajar sejarah sesudah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif (thitung = 3,179 > ttabel = 1,725).Kata Kunci : Pengembangan, Media Pembelajaran, Multimedia Interaktif, Peningkatan, Motivasi Belajar, Sejarah This study aimed to (1) design of interactive multimedia, and (2) The effectiveness of the use of interactive multimedia to enhance the motivation history learn students class X1 at SMA N 1 Sukasada. The research model used in this research is the model of development research ADDIE which includes Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The results of this study indicate (1) Media learning Interactive multimedia on subjects history worth according to characteristics of students the class X1 in SMAN 1 Sukasada. The quality of learning media interactive multimedia are developed is a very well. Data validation results indicate the level of achievement of interactive multimedia This is are (1) expert of learning materials with the level of achievement in the excellent category (96.6%), (2) instructional design experts with the level of achievement in both categories (83.3 %), (3) instructional media expert with the level of achievement in both categories (85.7%), (4) individual test with a level of achievement in the excellent category (91.9%), (5) small group trials with the level of achievement in the excellent category (90.1%), and (6) field test with the level of achievement in the excellent category (93,1%). Based on results these we can conclude learning media interactive multimedia can be used in SMAN 1 Sukasada second semester class X1 (2) There was a significant increase motivation to learn history after applying learning using interactive multimedia (t arithmetic = 3.179> t table = 1.725).keyword : Development, Learning Media, Interactive Multimedia, Improvement, Motivation, History
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV GUGUS I KECAMATAN JEMBRANA ., Ni Made Sintya Novita Dewi; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model discovery learning dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan eksperimen posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di gugus I Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 146 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 1 Perancak yang berjumlah 27 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD Negeri 1 Sangkaragung yang berjumlah 24 orang sebagai kelompok kontrol. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket motivasi belajar. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar IPA antara kelompok yang dibelajarkan dengan menggunakan model discovery learning dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran langsung. Perbandingan hasil peritungan rata-rata motivasi belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model discovery learning adalah 117,38 berada pada kategori sangat tinggi lebih besar dari rata-rata motivasi belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung adalah 98,5 berada pada kategori tinggi. Kata Kunci : model discoveri learning, motivasi belajar This study aims to determine the differences in motivation to learn science between group which was learned by using discovery learning model and the group of students which was learned by using direct instructional model. This study was a quasi-experimental research with experimental posttest only controls group design. The population of this study was a fourth grade elementary student in cluster I Jembrana district in the academic year 2014/2015 with the amount of 146 students. The sample of this study was taken by simple random sampling technique. The sample of this study were fourth grade students in SDN 1 Perancak with 27 students as an experimental group and fourth grade students in SDN 1 Sangkaragung with 24 students as the control group. The data of this study was collected using learning motivation questionnaire. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results of this study indicate that there were differences in motivation to learn science between group which was learned by using discovery learning model and the group of students which was learned by using direct instructional model. The comparison of the results of the calculation average of students’ motivation in learning science who took discovery learning model was 117,38 in very high category was greater than the average of students’ motivation in learning science who take direct learning model was 98,5 in the high category. keyword : discovery learning model, learning motivation
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS INKUIRI UNTUK PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V ., Ni Kadek Desi Aristini; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui validitas pengembangan LKS dan 2) menguji efektivitas penggunaan LKS terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V semester genap SD di Gugus IV Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen, observasi, kuesioner, dan tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar pencatatan dokumen, lembar observasi, lembar kuesioner, dan tes uraian (essay). Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah 1) validitas LKS menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli isi mata pelajaran,berturut-turut yaitu 86%, 92%, dan 94%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan berturut-turut yaitu 92,6%, 91,8% dan, 91,13%, 2) hasil uji t menunjukan thitung (19,61) > ttabel (2,021). Hal ini berarti, LKS berbasis inkuiri efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Temuan yang diperoleh yaitu, LKS berbasis inkuiri dapat mengembangkan keterampilan proses siswa, membuat siswa aktif, antusias, dan terlibat penuh dalam pembelajaran. Kata Kunci : Pengembangan, LKS, ADDIE, Pemahaman Konsep IPA The aims of this study are 1) to find out the validity of the result of LKS’ development, 2) to examine the effectiveness of the concept of science in the LKS which is used on the fifth grade students in elementary school in group IV Sukasada subdistrict Lesson 2016/2017. This research is a development research which is using ADDIE model. The data were collected by using document recording method, observation, questionnaire, and test. There are instruments which is used in this study were document recording sheets, observation sheets, questionnaire sheets, and essay tests. Data analysis that used in this study were descriptive qualitative, descriptive quantitative and inferential statistic. The results of this study are 1) the validity of LKS according to the expert’s reviews obtained a very good result. The percentage level of review achievement of instructional design expert, learning media expert, and subject matter expert, were respectively about 86%, 93% and 96%. Based on product trials also obtained a very good results. Percentage of achievement levels from individual, small group and field trials were 92,6%, 91,8%, and 91,13%, respectively. 2) it is obtained the tcount (19,61)> ttable (2.021).This means, LKS based inquiry is effective to improve students' conceptual understanding. A growing finding is that the inquiry-based LKS can develop student processes, keep students active, enthusiastic, and fully engaged in learning.keyword : Development, LKS, ADDIE, Understanding of Science Concept.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION BERBANTUAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKN ., Ni Putu Candra Prastya Dewi; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) berbantuan media kartu bergambar dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan post-test only control design. Populasi ini adalah seluruh siswa kelas IV gugus VI kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Sebanyak 56 orang dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling, yang terdiri dari 29 orang siswa kelas IV SD N 7 Kampung Baru sebagai kelompok eksperimen dan 27 siswa kelas IV SD N 5 Kampung Baru sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media kartu bergambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, dengan thit lebih besar dari ttab (thit = 4,77 > ttab = 1,67). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media kartu bergambar berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV Gugus VI Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : Team Assisted Individualization, media kartu bergambar, hasil belajar The purpose of this research is to determine about the defference of the PKn learning outcome between the student who follow learning using Team Assisted Individualization (TAI) learning model which assisted by picture card media with the student who follow conventional learning model. The kind of the research is quasi experiment with post test only control design. The population of this reserch are all of the student in the fourth gradde in six group at Buleleng districts of Buleleng Regency. 56 students are chosen as sampel who determined with random sampling ethnict, which consist of 29 student in the fourth grade in SD N 7 Kampung Baru as an experiment group and 27 student in the fourth grade in SD N 5 Kampung Baru as a control group. Data was collected with test method.with multiple choice form. The result of this research show that, it can be found the signifikan differences in the PKn learning outcome for the student who follow learning using Team Assisted Individualization (TAI) learning model which assisted by picture card media with the students who follow conventional learning model. It can be seen from the result of hipotesis test using uji-t with thit is bigger than ttab (thit = 4,77 > ttab = 1,67). It means that, it can be concluded that the Team Asissted Individualization (TAI) learning model which assisted by picture card media influental with the learning outcome of stuying PKn for the student in the fourth grade in Buleleng districts of Buleleng Regency in 2015/2016 of academic year. keyword : Key word : Team Assisted Individualization, card picture media, learning outcome
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Gusti Ayu Made Lestari; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signitifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus VI Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 167 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel penelitian, yaitu siswa kelas IV di SD N 1 Panji Anom berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV di SD N 2 Tegallinggah berjumlah 37 orang. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes objektif pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, skor rata-rata pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen adalah 21, 1 yang berada pada kategori tinggi, (2) skor rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol adalah 15,54 yang berada pada kategori sedang, (3) hasil analisis uji-t diperoleh thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (thitung6,3761> ttabel1,9971) ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran langsung.Kata Kunci : model inkuiri terbimbing, pemahaman konsep This observation aims to know differences comprehension of science concept among the students that follow guided inquiry learning with mind map and students that follow learning with direct learning model. This kind of observation is apparent experiment observation with design post-test only control group design. This observation population is all of fifth grade students in fifth cluster elementary school in Sukasada sub-district in 2016/2017 in which engange 167 students. Sample that taken by sampling random technique. Observation sample are students of SD N 1 Panji Anom amount 30 students and students of SD N 2 Tegallinggah amount 37 students. Science concept comprehension data is gethered by test method, which is wider objective test. Then data will be analyzed by using descriptive statistic analysis technique and t-test. Result of observation points that, (1) average score of student science concept comprehension in group experiment is 21,1 that is different in high category, (2) average score of student science concept comprehension in control group 15.54 that is different in medium category, (3) result of t-test analysis is obtained tcount is bigger than ttable (tcount 6,3761> ttable 1,9971) it means that there is significant differences in science concept comprehension among the students who follow the learning by using guided inquiry with mind map and students that follow learning with direct learning model.keyword : guided inquiry learning, concept comprehension
Co-Authors ., A.A.SRI MIRAH NOVAYANTI ., Agus Delon P. Putu ., Ahmad Faisol Mansur ., Ahmad Faisol Mansur ., Ana Maulida ., Gama Sugiyo Prayoga ., Gama Sugiyo Prayoga ., GEDE DONI HARTA SAGI ., Gede Kusuma Yasa ., Gusti Ayu Made Lestari ., I Gusti Ayu Agiari ., I Gusti Ayu Murniati ., I Gusti Ayu Murniati ., I Kadek Yoga Adi Putra Wirawan ., I Made Deni Gunarsa ., I Made Suarthika ., I NYOMAN SANJAYA ADIPUTRA ., I Putu Dede Juliana ., I Putu Dede Juliana ., I Wayan Eka Santika Putra ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., IGA Fifi Widyanti ., Kadek Ayu Herlin Mudarini ., Kadek Krisna Nanda ., Ketut Eli Mariadeni ., Luh Putu Ratna Dewi ., Luh Rika Sukayanti ., MIFTAHUL RISKY ., Ni Kadek Desi Aristini ., Ni Ketut Ari Sudarwati ., NI KETUT SRIDANA ., Ni Komang Wahyu Trisna Dewi ., Ni Luh Hery Hapryantini ., Ni Luh Widi Hariani ., Ni Made Ari Giri Widayanti ., Ni Made Dwi Kurni Astuti ., Ni Made Lastri Karsiani Putri ., NI NYOMAN SUKARMINI ., Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Candra Prastya Dewi ., Ni Putu Eka Restiti Aniati ., Ni Putu Raina Saraswati ., Ni Putu Raina Saraswati ., Ni Wayan Januk Parwati ., Ni Wayan Yulia Haruminati ., Nur Fatimah ., Nur Fatimah ., Nyoman Dewi Septiani ., Pande Bagus Andika Suarmika ., PROF. DR SUKADI, M.Pd. ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa, M.Si. ., Pt Jerry Radita p ., Putu Darma Wisada ., Putu Wida Sri Martini Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora Anak Agung Gde Agung Dwi Angga Nirarta Aritonang, Rido Desak Putu Parmiti Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Widiartana . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Fitria Rahmawati . I Dewa Kade Tastra I Gede Ardi Suryadharma I Gede Astawan I Gede Bendesa Subawa I Gede Eric Cantona I Gede Sadhu Satwika Pasek I Gede Wahyu Suwela Antara I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani ., I Gusti Agung Ayu Novia Cahyani I Gusti Ayu Irma Dewi Jumaheni I Gusti Ngurah Japa I Gusti Putu Suharta I Kadek Suartama I Komang Brata . I Made Andreano Deny Putra ., I Made Andreano Deny Putra I Made Budihariawan . I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Sukerata . I Made Tegeh I Nengah Mariana ., I Nengah Mariana I Nyoman Jampel I Nyoman Kanca I Nyoman Laba Jayanta I Nyoman Saputra Wahyu Wijaya I Wayan Ilia Yuda Adrianus I Wayan Oviyana . I Wayan Rediarta . I Wayan Santyasa I Wayan Sukra Warpala I Wayan Yudiarta . Ida Ayu Komang Suartini . Ignatius I Wayan Suwatra Josapat Eleaser Kadek Ashadi Putra ., Kadek Ashadi Putra Kadek Deni Kurniawiguna ., Kadek Deni Kurniawiguna Ketut Agustini Ketut Ayu Purnami . Ketut Kris Cintya Devi . Ketut Pudjawan Komang Damayasa ., Komang Damayasa Komang Eny Kusuma Wardani . Lena Walunguru Luh Anggreyoni . Luh Putu Tuti Ariani Lussy, Nova M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. I Ketut Margi . Made Haya Putri Darmawan Made Indah Prabanitha Made Rasmiadi . Made Sumantri Marliana ., Marliana Mirayanti, Ni Made Mutiara Magta Naswan Suharsono Ngakan Putu Sindu Wija Putra ., Ngakan Putu Sindu Wija Putra Ni Kadek Epa Listiana Ni Kadek Indrayati . Ni Kadek Prideni . Ni Ketut Suarni Ni Komang Ayu Sri Andini . Ni Komang Gina Astuti Ni Komang Utariani . Ni Luh Gede Paramita Hervinovira . Ni Luh Putu Sri Nariastini ., Ni Luh Putu Sri Nariastini Ni Made Okty Purwani . Ni Made Penawati ., Ni Made Penawati Ni Made Rini Anggraeni . Ni Made Sintya Novita Dewi ., Ni Made Sintya Novita Dewi Ni Nengah Ayu Wangi Ni Putu Ayu Samiasih ., Ni Putu Ayu Samiasih Ni Putu Lia Ariati . Ni Putu Sri Wahyu Dewi, Dewi Ni Wayan Anisa Rianti Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Marti Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nijma Hidayati . Nyoman Agus Susanta . Nyoman Ayu Putri Lestari Pande Made Meiza Putra Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Agus Dikantara Putra ., Putu Agus Dikantara Putra Putu Agus Yoga Permana . Putu Ersa Septiani Putu Hermayanti Putu Inten Cahaya Dewi . Putu Priska Putra Pratama . Putu Yogi Santosa . Putu Yulan Ariani . Ratu Ayu Astri Desiani ., Ratu Ayu Astri Desiani S.Pd.,M.Pd ., I Gede Astawan, S.Pd.,M.Pd Sang Putu Supradnyana . Sarah O. Y. Aklili Sembiring, Rinawati Setiawan, I Kadek Dwi Indra Yulian Abdullah