Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) UNDATA-Palu Sadry Budiwan; Arwan Arwan; Sadli Syam
An Idea Health Journal Vol 1 No 01 (2021): FEBRUARY
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v1i1.13

Abstract

RSUD UNDATA Palu is a health service facility that should have 100% to implement the area without cigarettes but until now there are still visitors who do the activity of smoking in the corridor even in the hospital room. Based on Palu City Regulation No. 3 of 2015 on non-smoking areas that are not allowed to engage in smoking activities in areas that have been designated as non-smoking areas, including in health care facilities.
Realizing a Healthy and Disaster Resilient Campus: A Study on the Integration of Policies and Disaster Mitigation Strategies Herman Herman; Muhammad Aji Satria; Amilah Eka Putri; Sadli Syam
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dnv46s54

Abstract

Background: Indonesia is highly prone to disasters, and universities have a strategic role in strengthening disaster preparedness through healthy campus initiatives. Objectives: This study aimed to analyze the relationship between disaster knowledge, physical environmental health, community involvement, and disaster preparedness among the academic community of the Faculty of Public Health, Tadulako University. Methods: A mixed-method sequential explanatory design was applied, involving 294 respondents consisting of students, lecturers, and administrative staff. Quantitative data were collected using structured questionnaires and analyzed with Chi-Square tests, while qualitative data were gathered through in-depth interviews and analyzed thematically using NVivo. Results: The findings revealed significant associations between disaster knowledge (p = 0.000), physical environmental health (p = 0.000), and community involvement (p = 0.000) with disaster preparedness. Respondents with better knowledge, supportive environments, and active community participation showed higher preparedness levels. Conclusions: Disaster preparedness is influenced by individual, environmental, and social factors, emphasizing the importance of integrating disaster education, resilient infrastructure, and collective engagement into healthy campus programs. Strengthening these aspects is essential to build disaster-resilient campuses, and further studies should develop models integrating the Healthy Campus Framework with the Disaster Preparedness Cycle.
Edukasi Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pengobatan Rutin Pasien TB Paru Ahmad Yani; Zhanaz Tasya; Sadly Syam
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.054 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i1.1032

Abstract

Penyuluhan kesehatan tentang pengobatan Rutin TB Paru yang diberikan petugas kesehatan kepada Penderita TB mempunyai tujuan yaitu untuk menambah pengetahuan Penderita TB tentang bagaimana cara minum obat TB yang baik dan benar sesuai dengan petunjuk selama masa pengobatan enam bulan yaitu dengan cara yang berkunjung ke fasilitas kesehatan melakukan pengobatan rutin serta konseling kepada petugas kesehatan. Langkah dilakukan penyuluhan kesehatan kepada penderita TB paru agar menurunkan angka penderita TB yang putus minum obat seara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Pengetahuan serta respon penderita TB paru Terhadap Pemberian Penyuluhan Kesehatan Tentang kepatuhan minum obat TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tambu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan one grup pre test-post testdesign yaitu sebuah kelompok sampel dengan subjek yang sama namun men-galami penilaian yang berbeda antara sebelum dan sesudah penyuluhan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 penderita (total populasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang respon pengobatan rutin TB Paru dengan nilai peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan sosialisasi melalui penyuluhan kesehatan tentang respon pengobatan rutin TB Paru ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan TB Paru.
Perilaku Perawat dalam Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran di RSUD Undata : Fire Disaster Preparednessin Undata Hospital Central Sulawesi Province Sadli Syam; Arwan; Muhammad Sabri Syahrir; Muhammad Aji Satria; Muhammad Rizki Ashari; Ayu Lestari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2870

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan salah satu gedung yang memiliki resiko kebakaran dan apabila terjadi kebakaran akan membawa dampak yang sangat luas. Dalam penggolongan risiko kebakaran, rumah sakit termasuk klasifikasi ringan namun rumah sakit berpotensi terjadinya kebakaran pada skala besar mengingat aktivitas rumah sakit yang menggunakan daya listrik yang besar karena beroperasi 24 jam, menggunakan tabung gas bertekanan dan menggunakan bahan bahan kimia yang mudah terbakar dan meledak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran pada RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini yaitu pekerja di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan sampel yang diambil berdasarkan total sampling dengan jumlah 33 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariate dengan menggunakan uji chi-square dan uji fisher sebagai alternative uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan dari variabel yang diteliti, bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0.005) dan Tindakan (p=0,028) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, serta tidak ada hubungan antara Sikap (p=1,33) dan Pelatihan (p=0,692) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Saran: Peneliti menyarankan kepada pihak Puskesmas Kota Palu agar meningkatkan pengetahuan dan tindakan dalam mengatasi kebakaran para karyawannya.
ANALISIS KESIAPSIAGAAN PEDAGANG DALAM PENANGGULANGANAN KEBAKARAN DI PASAR MASOMBA KOTA PALU Firmansyah; Sadli Syam; Muhammad Sabri Syahrir; Muhammad Aji Satria; Rendhar Putri Hilintang
INDONESIAN JOURNAL OF ENVIRONMENT AND DISASTER Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Environment and Disaster
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v5i1.2753

Abstract

ANALYSIS OF TRADERS' PREPAREDNESS IN FIGHTING FIRE IN MASOMBA MARKET, PALU CITY Fire is a disaster that can cause severe losses to managers, owners, users, and the surrounding community. Traditional markets are particularly vulnerable to fire incidents, with impacts ranging from economic damage to threats to human safety. This study aimed to analyze the preparedness of traders in fire disaster management at Masomba Market, Palu City, and to provide a basis for developing preparedness programs, including education, training, and fire drills. A mixed-method design with a concurrent triangulation approach was applied, integrating qualitative and quantitative methods equally. The study was conducted at Masomba Market, Palu City, from August to September 2025. The results showed no significant relationship between knowledge and attitudes with traders’ preparedness in fire prevention. However, training and counseling were positively associated with improved preparedness. Overall, traders demonstrated sufficient knowledge, attitudes, and participation in training, as supported by interviews and probing with informants. Nonetheless, some informants provided responses that diverged from general ethical norms. The study suggests that traders should actively engage in fire preparedness training and consistently apply the acquired skills in daily practices.
Penyuluhan Trauma Healing pada Mahasiswa Terdampak Bencana Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda : Trauma Healing Counseling for Disaster-Affected Students at the Graha Ananda Institute of Health Technology and Business Sadli Syam; Muhammad Sabri Syahrir; Muhammad Aji Satria
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i9.6163

Abstract

Bencana alam yang terjadi cukup besar biasanya akan menghilangkan banyak harta benda, nyawa serta korban luka fisik maupun psikologis yang membutuhkan waktu relatif lama untuk proses pemulihannya. Bagi remaja, pengalaman bencana tidak hanya menakutkan, namun setelah berlalu dapat memunculkan problem emosional dan stres yang cukup serius. Tujuan dari program ini adalah untuk pemberian Trauma Healing pada mahasiswa terdampak bencana di Instititut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda. Kegiatan penyuluhan akan diawali dengan melakukan pre-test kepada mahasiswa terdampak bencana pada Institut Teknologi Kesehatan Dan Bisnis Graha Ananda terkait dengan trauma yang dirasakan oleh mahasiswa pasca bencana. Langkah selanjutnya yang dilakukan yaitu melakukan penyuluhan berupa pemberian Trauma Healing kepada mahasiswa Institut Teknologi Kesehatan Dan Bisnis Graha Ananda. Kemudian langkah terakhir yaitu melakukan post-test kepada mahasiswa untuk melihat perubahan pada rasa trauma yang dirasakan mahasiswa setelah dilakukan penyuluhan.