Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Perawat Tentang Patient Safety Di Ruang Perawatan RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar Irdawati; Reza Aril Ahri; Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 6 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i6.309

Abstract

Hasil obesrvasi data awal didapatkan jumlah perawat pada Rumah Sakit umum Daerah Haji Padjonga Daeng Ngalle 147 PNS dan 254 tenaga sukarela sedangkan jumlah perawat yang berada di ruang perawatan 215 perawat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku perawat tentang patient safety di ruang perawatan RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan pendekatan cross secsional study, dimana pengambilan data dilakukan dalam satu waktu yaitu dimana peneliti hanya sekali saja melakukan pengukuran terhadap subyek penelitian. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel acak (probability sampling) yaitu setiap subyek dalam populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih atau tidak terpilih sebagai sampel yakni jenis acak sederhana (simple random sampling).Hasil analisis chi-square tidak terdapat hubungan antara variabel sikap perawat dan perilaku perawat tentang patient safety di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan nilai (p=0.329). pada analisis chi-square Terdapat hubungan antara variabel pengetahuan perawat dan perilaku perawat tentang patient safety di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan nilai (p=0.000). kemudian Tidak terdapat hubungan antara variabel motivasi perawat dan perilaku perawat tentang patient safety di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar dengan nilai (p=0.145). Bagi pihak rumah sakit sebaiknya meningkatkan managemen keperawatan sehingga penerapan patient safety semakin meningkat, tidak hanya didukung dari segi pengetahuan tapi juga dengan sikap dan motivasi perawat.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Pelayanan Antenatal Care di RSUD Batara Siang Pangkep Nurwahdaniar Syahrul; Reza Aril Ahri; Nurul Hikmah B
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 6 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i6.310

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia bila dibandingkan dengan Negara ASEAN, masih tinggi. Kondisi tersebut merupakan masalah pelayanan kesehatan ibu hamil yang dapat dilihat sebagai masalah mutu kualitas pelayanan antenatal care (ANC). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan antenatal care (ANC) di RSUD Batara Siang Pangkep. Metode penelitian kuantitatif. Data berupa wawancara dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk untuk google form dan media whatsapp. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 79 responden (ibu hamil). Hasil uji Chi-square menyatakan bahwa dari tujuh variabel yang diteliti terdapat empat hubungan yang bermakna dengan p-Value dari masing-masing variabel, yaitu timbang berat badan (p=0,005), ukur tekanan darah (p=0,000), ukur tinggi fundus uteri (p=0,023), tes terhadap penyakit menular seksual (PMS) (p=0,010), sedangkan tiga hubungan yang tidak bermakna, yaitu pemberian imunisasi TT lengkap (p=0,905), pemberian tablet zat besi (Fe) (p=0,529), dan temu wicara / konseling (p=0,397). Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara timbang berat badan, ukur tekanan darah, ukur tinggi fundus uteri, tes terhadap PMS terhadap kualitas pelayanan antenatal care (ANC) dan tidak ada hubungan antara pemberian imunisasi TT lengkap, pemberian tablet zat besi (Fe), dan temu wicara / konseling terhadap kualitas pelayanan antenatal care ANC. Diharapkan peneliti selanjutnya meneliti kualitas pelayanan antenatal care di wilayah kerja yang diinginkan.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kota Makassar Putri Aighina Chikita Nanda; Reza Aril Ahri; Nurmiati Muchlis
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.387

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis, yang artinya muncul sebagai akibat dari keadaan kurang gizi yang terakumulasi dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar Tahun 2021. Jenis Penelitian ini mengunakan penelitian Kuantitatif dengan Pendekatan Cross Sectional. Lokasi penelitian di wilayah kerja puskesmas kassi-kassi. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 52 orang dan selanjutnya di survey berdasarkan Quesioner. Pengolahan data menggunakan progam SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p=0,237 > α = 0.05), ASI Eksklusif dengan kejadian stunting yaitu (p= 0,027 < α = 0,05), Pola Asuh dengan kejadian stunting (p= 0,702 < α = 0,05). Dari hasil analisis didapatkan kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting, ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting dan tidak ada hubungan antara Pola asuh dengan kejadian stunting. Saran : Diharapkan Ibu untuk memberikan ASI Eksklusif dan MP-ASI sesuai umurnya, Diharapkan kepada Ibu hamil untuk memperhatikan asupan makanan dan diharapkan kepada Ibu untuk memberikan ASI sampai umur dua tahun.
Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros Febriana; Reza Aril Ahri; Ella Andayanie
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.431

Abstract

Motivasi merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia baik intern maupun ekstern untuk mampu meningkatkan potensi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja terbaik bagi sebuah instansi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja perawat diruang rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Salewangang Maros. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat diruang rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Salewangang Maros. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 112 responden, Metode analisis data dengan menggunakan multivariat dengan uji regresi linear berganda. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh positif signifikan antara insentif terhadap kinerja perawat yaitu Nilai (t sig = 0,000 < 0,05), ada pengaruh positif antara supervise terhadap kinerja perawat yaitu nilai (t sig = 0,005 < 0,05), ada pengaruh positif antara keadilan terhadap kinerja perawat yaitu Nilai (t sig = 0,002 < 0,05), tidak ada pengaruh antara hubungan interpersonal terhadap kinerja perawat yaitu nilai (t sig = 0,275 > 0,05) diruang Rawat Inap rumah Sakit Umum Daerah Salewangang Maros Tahun 2021. Penelitian ini menyarankan kepada Pimpinan rumah sakit agar lebih tepat waktu dalam pemberian insentif dan lebih adil dalam pengambilan keputusan danpemberian penghargaan agar mereka termotivasi dalam meningkatkan kinerjanya sehingga Rumah Sakit mampu mencapai tujuan sesuain yang diharapkan.
Pengkajian Home Care Dalam Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Antara Kota Makassar Jabriani, St. Nadila; Reza Aril Ahri; Nurfardiansyah Bur
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.434

Abstract

Home Care atau pelayanan di rumah merupakan pelayanan kesehatan yang disediakan untuk induvidu dan keluarga ditempat tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit. Berdasarkan data kunjungan follow up Home Care diwilayah Puskesmas Antara terjadi peningkatan kunjungan Follow Up Home Care dikarenakan masih ada pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan pasca rawat inap di rumah sakit. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Pengkajian Home Care dalam pelayanan kesehatan di puskesmas Antara Kota Makassar . Penelitian ini mengunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode indepth interview dimana pengumpulan datanya adalah wawancara , observasi dan juga berdasarkan dokumen dari Home Care Puskesmas Antara. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan Home Care berdasarkan proses merupakan pelaksanaan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan melalui pengkajian. Pengkajian merupakan pemikiran dasar dari proses keperawatan yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi atau data tentang pasien, kebutuhan Kesehatan dan keperawatan pasien, baik fisik, mental, social dan lingkungan. Pelayanan Home Care dalam tahap pengkajian harus terus ditingkatkan agar tenaga kesehatan yang turun dalam pelayanan Home Care lebih mengetahui kebutuhan pasien.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dan Tipe Kepribadian Dengan Produktivitas Kerja Pegawai Pada Masa Pandemi Covid-19 Maycfana, Nurul; Reza Aril Ahri; Andi Sani
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.443

Abstract

Berdasarkan pengambilan data pada PT. Pelindo (Persero) Regional IV Cabang Makassar New Port peneliti mendapatkan data dari seluruh jumlah pegawai sebanyak 118 pekerja dimana mereka menghabiskan waktu bekerja rata-rata 8 jam sehari atau 40 jam seminggu didapatkan informasi bahwa mereka khawatir terkaiait mengenai kasus Covid -19. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yang jumlah sampelnya sebanyak 42 orang, metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan dengan produktivitas kerja menyatakan hasil chi-square didapatkan nilai p=0,001 (p<dari nilai α=0,05). Hal ini berarti terdapat hubungan tingkat kecemasan dengan produktivitas kerja. Berdasarkan hasil chi-square didapatkan nilai p=0,672 (p>dari nilai α=0,05). Hal ini berarti tidak ada hubungan tipe kepribadian dengan produktivitas kerja di PT. Pelindo IV (Persero) Regional IV Cabang Makassar New Port.
Efektivitas Penggunaan Program Mobile JKN Dalam Pelayanan Kesehatan Di RS Pendidikan Universitas Hasanuddin Makmur, Siti Fatimah Azzahra Sisila; Reza Aril Ahri; Nurgahayu
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.2093

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi banyak digunakan dalam dunia bisnis dan organisasi untuk mencapai efisiensi waktu dan biaya, sehingga setiap pengusaha dan organisasi harus memahami perlunya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan kerjanya. Oleh karena itu, penting untuk beradaptasi dengan tren teknologi saat ini. Salah satu instansi pemerintah yang sudah mengadopsi tata kelola digital atau e-Government adalah BPJS Kesehatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan program mobile JKN di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin Kota Makassar, dengan cara turun langsung ke lapangan untuk mendapatkan informasi dan melakukan observasi. Dari hasil penelitian yang diperoleh bahwa penggunaan mobile JKN di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin sudah terbilang efektif dikarenakan sekitar 90% pasien sudah menggunakan aplikasi ini untuk mendaftar secara online. Yang dimana adanya aplikasi mobile JKN ini bisa menghemat dan meringkas waktu tunggu pasien sehingga tidak terjadi tumpukkan di loket pendaftaran. Diharapkan pihak dari BPJS agar meningkatkan kapasitas jaringan dari aplikasi mobile JKN ini agar tidak terjadi gangguan jaringan pada saat pasien menggunakan aplikasi mobile JKN ini.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Produktivitas Kerja Perawat Ruang Inap di Rumah Sakit Ibnu YW-UMI Makassar Nova Selviani; Arni Rizqiani Rusydi; Reza Aril Ahri
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.2098

Abstract

Untuk melakukan peningkatan mutu pelayanannya, salah satu faktor yang paling penting diperhatikan oleh pihak Rumah Sakit adalah SDM. Pentingnya produktivitas kerja bagi perawat adalah bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan secara terus menerus bagi seluruh komponen rumah sakit dan peningkatan kualitas hasil kerja oleh rumah sakit. Dampak dari rumah sakit yang memiliki produktivitas rendah akan mengakibatkan turunnya jumlah pelanggan karena rendahnya kualitas pelayanan yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi, disiplin kerja, etos kerja dan keterampilan perawat ruang inap di rumah sakit Ibnu sina yw-umi kota makassar Tahun 2024. Jenis penelitian yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah jumlah pasien rawat inap satu bulan terakhir yaitu 778 dan diperoleh sampel sebanyak 265 responden. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan survei menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat, serta uji statistik chi square . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara produktivitas kerja dengan motivasi, disiplin kerja, etos kerja dan keterampilan perawat ruang inap, Standar nilai p-value yang digunakan adalah 0,05 yaitu pada motivasi pada uji statistik chi square dengan nilai p Value ( p = 0,0000 ), disiplin kerja yang diperoleh ( p =0,000), etos kerja ( p =0,013), dan keterampilan ( p =0,001). Dari hasil hasil diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara produktivitas kerja dengan motivasi, disiplin kerja, etos kerja dan keterampilan perawat ruang inap di Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Kota Makassar 2024
Hubungan Faktor Reinforcing Dengan Perilaku Seks Pranikah Remaja Desa Tinakin Laut Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah Mira M. Radjung; Fairus Prihatin Idris; Abd. Gafur; Yusriani; Reza Aril Ahri
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v6i2.842

Abstract

Premarital sexual behavior is any behavior that is driven by sexual desire either with the opposite sex or the same sex starting from behavior that is done with touch. This study aims to determine the Relationship between Reinforcing Factors and Premarital Sexual Behavior in Adolescents in Tinakin Laut Village, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi Province in 2022. This type of research uses unique and rigorous quantitative research with a cross-sectional approach design. The population in this study were all adolescents in Tinakin Laut Village, totaling 221 adolescents. The sampling technique used Nonprobality sampling with purposive sampling calculations by selecting samples from the population. using data analysis methods of univariate analysis and bivariate analysis with the chi-square test at a peer role level of 93% (α = 0.05). The results showed that there was no relationship between peer roles and reinforcing factors with premarital sexual behavior in adolescents in Tinakin Laut Village, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi Province in 2022 with a ρ value of 1,000. There is a relationship between the role of social media with Reinforcing Factors with premarital sexual behavior in adolescents in Tinakin Laut Village, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi Province in 2022 with a ρ value of 0.024. There is a relationship between the promotion of the role of sexual education with Reinforcing Factors of Premarital Sexual Behavior in Adolescents in Tinakin Laut Village, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi Province in 2022 with a ρ value of 0.017, There is no relationship between the role of parents with Reinforcing Factors of Premarital Sexual Behavior in Adolescents in Tinakin Laut Village, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi Province in 2022 with a ρ value of 0.126.
Pengaruh Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Tugas Pengawas Menelan Obat (PMO) Tuberkulosis Di Puskesmas Bara-Baraya Kota Makassar Clarisa Febrianti; Reza Aril Ahri; Andi Surahman Batara
Window of Public Health Journal Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v6i2.1240

Abstract

Based on data released by the Ministry of Health, the number of TB cases in 2019 in Indonesia was 203,100,000 people. The number of tuberculosis cases found was 543,874, and South Sulawesi Province was in eighth place with 19,568 cases. The number of TB cases shows that South Sulawesi Province has a fairly high number of TB cases. This study aimed to determine whether leaflet media influenced the knowledge and attitudes of tuberculosis drug swallowing supervisors at the Bara-Baraya Makassar Health Center, Makassar City. This type of quantitative research uses a quasi-experimental design with a one-group pre-post test design. The population was 41 respondents by determining the sample using the total sampling method and the tool used for data collection was a questionnaire. The analysis method includes univariate and bivariate analysis using the Wilcoxon test. The results of the study on the influence of leaflet media on knowledge and attitudes about the Duties of Tuberculosis Drug Swallowing Supervisors obtained  p value = 0.000 <a = 0.05, which means that there is an influence of leaflet media on knowledge and attitudes about the Duties of Tuberculosis Drug Swallowing Supervisors at the Bara-Baraya Makassar Health Center, Makassar City. From the results of this study, the researcher hopes that leaflet media can be used as a more effective medium in conveying health information so that it can improve knowledge and attitudes about the duties of drug swallowing supervisors about Tuberculosis.