Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL THINK-PAIR-SHARE (TPS) DAN JIGSAW BERBASIS SNOWBALL DRILLING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Larasati, Isma Puja Larasati; Herisa Hardiyanti Sholeha; Mochamad Guntur
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/4me5dr37

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbasis snowball drilling dan Jigsaw berbasis snowball drilling dalam meningkatkan kemandirian belajar matematika pada siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan quasi experiment tipe two group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga jumlah keseluruhan responden mencapai 120 orang. Instrumen penelitian meliputi angket kemandirian belajar matematika serta angket respon siswa terhadap kedua model pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui uji independent t-test dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik model TPS maupun Jigsaw berbasis snowball drilling memberikan pengaruh positif terhadap kemandirian belajar matematika, dengan nilai signifikansi 0,013 < 0,05. Meskipun hasil perhitungan N-Gain berada pada kategori rendah, jika ditinjau berdasarkan indikator, model TPS berbasis snowball drilling lebih mampu meningkatkan kemandirian belajar matematika dibandingkan model Jigsaw. Dengan demikian, keduanya terbukti efektif, tetapi model TPS memiliki keunggulan yang lebih besar dalam mendukung kemandirian belajar siswa.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS VIDEO ANIMASI DALAM MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SEKOLAH DASAR Fika Salsa Fatikha; Tria Aditia Nugraha; Herisa Hardiyanti Sholeha
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/gv0ecc35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbasis video animasi terhadap peningkatan literasi sains siswa kelas III sekolah dasar dalam pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one group pretest–posttest dengan 112 siswa SDN 1 Gempol dan SDN 1 Kempek sebagai subjek. Instrumen yang digunakan berupa 20 butir tes pilihan ganda literasi sains yang telah divalidasi untuk memastikan reliabilitas dan validitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji N-Gain untuk mengukur peningkatan hasil belajar dan regresi linier sederhana melalui IBM SPSS Statistics 29 untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest berada pada kategori rendah dan meningkat menjadi kategori sedang–tinggi pada posttest, dengan rata-rata N-Gain literasi sains sebesar 0,47 (kategori sedang). Uji regresi linier sederhana menghasilkan signifikansi p < 0,05 dan koefisien determinasi (R²) 0,520, yang menunjukkan bahwa model Discovery Learning berbasis video animasi berpengaruh positif signifikan sebesar 52% terhadap peningkatan literasi sains siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ini efektif diterapkan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan proses, penerapan, dan sikap ilmiah siswa secara menyeluruh. Penelitian ini relevan bagi guru, pengembang media pembelajaran, dan praktisi pendidikan dasar sebagai strategi pengajaran yang kontekstual, menarik, dan mampu memfasilitasi pembelajaran aktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi video animasi dalam model Discovery Learning, memberikan pendekatan inovatif yang mempermudah pemahaman materi abstrak, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan memperluas pemahaman tentang pemanfaatan media visual interaktif dalam literasi sains di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DENGAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI DAN  KEBIASAANBERPIKIR MATEMATIS SISWA SD  Sinta Sari; Mochamad Guntur; Herisa Hardiyanti Sholeha
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/xr5hvg51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model  pemelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan koneksi dan kebiasaan berpikir. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen, menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian mencakup siswa kelas V dari SD Negeri 1 Klayan dan SD Negeri 1 Adi Dharma, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui angket pretest dan posttest untuk mengukur kebiasaan berpikir dan koneksi matematis, serta angket respon siswa terhadap model  PjBL. Seluruh instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji regresi berganda untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PjBL terhadap peningkatan koneksi matematis dan kebiasaan berpikir siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penerapan  model pembelajaran tersebut dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis dan kebiasaan berpikir siswa SD. Dengan demikian model PjBL efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan pemahaman matematis siswa sekolah dasar.
Analysis of Students' Critical Thinking Patterns on Critical Thinking Ability: The Case of Elementary School Mochamad Guntur; Herisa Hardiyanti Sholeha; Ike Kurniawati; Astuti
Widya Accarya Vol. 14 No. 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1469.199-210

Abstract

This study aimed at comprehensively analyzing critical thinking patterns in elementary school students through the Grounded Theory method. The design used was a case study. This study involved 25 fourth grade students at Kedung Krisik Elementary School, Cirebon City. Data collection was carried out through critical thinking math test questions; and interviews between researchers and students after completing the test questions. The analysis process was carried out by giving tests to students. The results of this study reveals that students' critical thinking skills in mathematics at the elementary school are divided into three categories, namely CTA 3, CTA 2, and CTA 1. It could be seen that critical thinking skills in mathematics can be improved by practicing working on questions related to mathematics learning, especially in the form of contextual questions. The Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (CTA) critical thinking assessment models could be applied to measure critical thinking skills themselves.