Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series: Journalism

Praktik Mobile Journalism dalam Peliputan Jurnalis Voice of America di Indonesia Aryana Catur Rangga; Firmansyah; Dadi Ahmadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.5605

Abstract

Abstract: The rapid development of the times, affecting all forms of change and progress for society. Technological transformation in the field of communication and information dissemination is one of those affected by these changes. Cellphones or cell phones are a means of communication technology in the production of content. Mobile Journalism (MOJO) can be unique in terms of convergence and multimedia in journalistic practice professionally. MOJO practice is implemented by media companies with different practices, one of which is the Voice of America media, the Indonesian bureau. Using a qualitative research methodology and a constructivist paradigm, researchers explore how technology determines VOA journalists in the Reductionistic, Monistic, Neutralizing, and Technological Imperative spheres. MOJO is dissected through the case study method according to Robert E. Stake. Qualitative data analysis was carried out by interviews, document analysis, and observation. The results of the study show that MOJO helps journalists simplify their tasks, especially in the technical aspects. But it's not without drawbacks, for example coverage using a smartphone result not as good as if using a professional camera. In addition, the use of smartphones during coverage often gives an unprofessional impression, thereby affecting the trustworthiness of the informants during coverage. Abstrak: Perkembangan zaman secara pesat, memengaruhi segala bentuk perubahan dan kemajuan bagi masyarakat. Transformasi teknologi di bidang komunikasi dan penyebaran informasi menjadi salah satu yang terkena dampak perubahan tersebut. Handphone atau telepon genggam menjadi salah satu alat teknologi komunikasi dalam produksi sebuah konten. Mobile Journalism (MOJO) dapat menjadi keunikan tersendiri dari segi konvergensi dan multimedia pada praktik jurnalis secara profesional praktik MOJO diimplementasikan oleh perusahaan media dengan praktik yang berbeda-beda, salah satunya media Voice of Amerika biro Indonesia. Penelitian berparadigma konstruktivis dengan metodologi penelitian kualitatif, yakni mengeksplorasi bagaimana praktik mobile journalism pada jurnalis VOA. MOJO dibedah melalui metode studi kasus menurut Robert E. Stake. Analisis data kualitatif dilakukan dengan wawancara, analisis dokumen, dan observasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa MOJO membantu para jurnalis menyederhanakan tugas mereka khususnya dalam aspek teknis, melalui smartphone, seorang jurnalis bisa merekam dan/atau menyiarkan langsung peristiwa dari smartphone mereka. Namun bukan tanpa kekurangan, misalnya liputan menggunakan smartphone hasil video dan audionya tak sebagus jika menggunakan kamera profesional. Selain itu penggunaan smartphone saat liputan seringkali memberikan kesan tidak profesional sehingga mempengaruhi kepercayaan narasumber saat liputan.
Pembentukan Public Sphere dalam Game Online Fadhly Hafizh; Firmansyah; Dadi Ahmadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v3i1.6750

Abstract

Abstract. Public space is a medium for humans to be able to gather, have recreation, and also open a discussion room. Public space can occur in real life (real space) and in cyberspace (virtual space), this is because public space can be created anywhere, even in the world of online games, public space can be created by the players. One of the online games that has the potential to form a public space is the GTA V Online game, this can happen because in the GTA V Online game the players are connected to an internet network from all over the world and are also assisted by an additional feature, namely the voice chat feature. The purpose of this study is to determine the formation of the public sphere in the game GTA V Online, this study uses a qualitative research method with a case study approach, this research is then assisted by the public sphere theory of Jurgen Habermas. Habermas raises what he calls "institutional criteria", a character that conveys what Habermas meant by the theory of public space, the criteria are divided into three namely, disregard of status, domain of common concern, and inclusivity. The results of this study are the formation of public space in the online game GTA V which is carried out by the players. The results of this study include what Habermas calls institutional criteria, namely, disregard of status, domain of common concern, and inclusivity. Abstrak. Ruang publik (public space) menjadi media bagi manusia untuk bisa berkumpul, berekreasi, dan juga membuka ruang diskusi. Ruang publik dapat terjadi di kehidupan nyata (real space) dan di dunia maya (virtual space), hal ini karena ruang publik dapat diciptakan dimana saja, hingga dalam dunia game online pun ruang publik dapat diciptakan oleh para pemainnya. Salah satu game online yang memiliki potensi dalam pembentukan ruang publik yaitu game GTA V Online, hal ini bisa terjadi karena dalam game GTA V Online para pemain terhubung dalam satu jaringan internet dari seluruh dunia dan juga dibantu oleh fitur tambahan yakni fitur voice chat. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pembentukan public sphere dalam game GTA V Online, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekeatan studi kasus, penelitian ini lalu dibantu dengan teori public sphere Jurgen Habermas. Habermas memunculkan apa yang disebutnya sebagai “institutional criteria”, sebuah karakter yang mengantarkan apa yang dimaksud Habermas dengan teori ruang publik tersebut, kriteria tersebut dibagi menjadi tiga yakni, disregard of status, domain of common concern, dan inclusivity. Hasil penelitian ini yakni adanya pembentukan ruang publik dalam game online GTA V yang dilakukan oleh para pemainnya, hasil penelitian pada penelitian ini meliputi apa yang disebut oleh Habermas sebagai institutional criteria yakni, disregard of status, domain of common concern, dan inclusivity.
Hubungan antara Terpaan Pesan @gerakanbds dengan Perubahan Sikap Followers Mengenai Isu Palestina 1008002114, Aisya Hatami; Dadi Ahmadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v5i2.18618

Abstract

Abstract. Social media plays an important role in distributing information in the form of facts or opinions on Palestinian humanitarian issues over the past year. The @gerakanbds account is one of the accounts on Instagram that actively spreads messages containing facts as well as calls for the public to participate in helping the Palestinian cause. The urgency of this research is based on the emergence phenomenon of organizations that actively use Instagram in disseminating information about boycotts, divestments, and sanctions movements at a time when information is still biased in conventional media. This research aims to examine the significance of the correlation between exposure to @gerakanbds account messages and changes in followers' attitudes regarding Palestinian humanitarian issues. This study uses a quantitative method with a correlational approach. The selected population is accounts that are Instagram followers @gerakanbds as many as 92.6 thousand and the sample drawing using the slovin formula was obtained with a sample size of 100 respondents. The Uses and Effect theory is the basis of the theory with the assumption that messages conveyed through the media can have a certain effect on the recipient of the message. The data of this study was collected through the distribution of questionnaires and conducting Rank Spearman tests to analyze the relationship between the two research variables. The results of the study showed that there was a significant and positive relationship between exposure to @gerakanbds Instagram account messages and changes in followers' attitudes, namely in the form of a tendency to act (conation) in the BDS movement in real terms. Abstrak. Media sosial memegang peran penting dalam menyalurkan informasi berupa fakta ataupun opini mengenai isu kemanusiaan Palestina selama setahun terakhir. Akun @gerakanbds menjadi salah satu akun di Instagram yang secara aktif menyebarkan pesan berisi fakta juga seruan yang mengajak khalayak untuk turut serta dalam membantu perjuangan warga Palestina. Urgensi penelitian ini didasarkan pada fenomena kemunculan organisasi yang aktif memanfaatkan Instagram dalam menyebarkan informasi tentang gerakan boikot, divestasi, dan sanksi di saat masih biasnya informasi di media konvensional. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengkaji signifikansi korelasi terpaan pesan akun @gerakanbds dengan perubahan sikap followers mengenai isu kemanusiaan Palestina. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi yang dipilih adalah akun yang merupakan followers Instagram @gerakanbds sebanyak 92,6 ribu dan penarikan sampel menggunakan rumus slovin diperoleh ukuran sampel sebesar 100 responden. Teori Uses and Effect menjadi landasan teori dengan asumsi pesan yang disampaikan melalui media dapat memberikan efek tertentu bagi penerima pesan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan melakukan pengujian Rank Spearman untuk menganalisis hubungan yang terdapat antara kedua variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan dan positif antara terpaan pesan akun Instagram @gerakanbds dengan perubahan sikap followers yaitu berupa kecenderungan bertindak (konasi) dalam gerakan BDS secara nyata.
Co-Authors 1008002114, Aisya Hatami 10080021280, Herliana Widya Pratiwi Adhi Iman Sulaeman Agistia Nurfadilah Putri Al Mega Agung Priyono Ahmad Arif Nurrahman Ajeng Siti Fatimah Azzahra Akbar, Thoriq Ilham Alex Sobur Aliyah Nuraini Alya Khairunnisa Alya Ratna Dewi Anne Ratnasari Annisa Gunawan Ary Jamiat Fauzi Aryana Catur Rangga Atie Rachmiatie Chotijah, Nurul Corrylia Almira Rahma Raissa Danya Ageng Lestari Dedeh Fardiah dizza firnanda listiyanti Doddy Iskandar Doddy Iskandar Cakranegara Effendi, Muhammad Hanif Jabbar Ema Khotimah Erwin Harahap Fadhly Hafizh Faiq Muhammad Fauzan Falih Dwi Musyaffa Febrianty, Jessica Ferry Darmawan Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Hadian Afriyadi Herliana Widya Pratiwi Ilham Akbar Zam Zamy Ilham Akbar Zam Zamy indah novianti Indra Sukmaya Iskandar, Doddy Kiki Zakiah Darmawan Kusumalestari, Ratri Rizki Listiani, Endri M Subur Drajat M. E Fuady Male, Adam Truedy Maman Suherman Mediani Tri Rahmawati Muhamad Romzi Hamdika Muhammad Aldy Febiansyah Muhammad Reyzha Noorsyam Arkian Muthiah Umar Mutia Umar Natasya Giyar Dwisyafitri Neni Yulianita Nia Kurniati Nova Yohana O Hasbiansyah Oesman, Maya Amalia Raden Belva Dzakiyya Rafi Rahyanatuqolbi, Annisa Ratu Helga Sarahdiva Refi Maulana Yusuf Resmisari Dewi Resqy Sellva Budianti Rini Rinawati Rio Hadi Prawira RM Fauzi A Rubyanata Harahap Sabil M Sungkar Satya Indra Karsa Septiawan Santana Kurnia Sri Suwarsi Supriadi, Yadi Tia Muthiah Wulan Trigartanti Zulfebriges Zulfebriges